Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar

Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar
Buktikan seperti yang kau tuduhkan itu.


__ADS_3

“Apa kau sedang menyindirku, Morgan?” Prasetya menggeram marah, karena dirinya menganggap perkataan yang dilontarkan oleh sang adik, sedang menyindir. Namun, kenyataan yang ada justru Morgan sedang menyindir wanita yang diam-diam tak mengingin tali perjodohan ini.


“Anggaplah seperti itu karena dari yang aku lihat, kau sepertinya tak rela Perjodohan ini untuk putrimu yang tak pernah kau anggap.”


“Jangan sembarangan kau bicara, Morgan!” Prasetya membentak. “Untuk apa aku tak rela jika mendiang Ibu telah menjodohkannya, aku pun tak akan peduli dan tak ada untungnya bagiku.”


“Apakah dipikiranmu itu hanya putrimu yang tak tahu malu itu, hah!” geram Morgan sembari menarik kerah kemeja Prasetya. “Jika saja saat ini ayah sudah menyerahkan bukti kepada polisi, dipastikan dia mendekam di penjara, karena salah satu kasusnya dalam pasal pencemaran nama baik cucu kandung ayahmu sendiri itu, Kak.”


“Jelas-jelas bukan dia yang meracuni mendiang ibu, Morgan. Kenapa kau bersikeras menuduhnya tanpa bukti!” Prasetya tetap menolak kenyataan yang ada.


“Kau!” Kesabaran didalam diri pria itu habis, yang secara tak sengaja mendaratkan pukulan keras, sehingga sudut bibir sang kakak mengucurkan darah segar yang mengalir itu. “Buka matamu lebar-lebar bodoh! Jelas-jelas ayah pernah memberimu bukti, kau berusaha mengelaknya dan juga apa kau ingin aku mengeluarkan sebuah bukti tes DNA palsu dan asli, yang pernah ditukarkan oleh wanita itu, hah?”


Prasetya yang mengelap darah segar, tanpa sadar dirinya tak bisa membendung amarah yang diubun-ubun, “katakan itu denganku secara jelas, dan jika memang kau mempunyai dua bukti yang membenarkanmu, maka aku akan mempertimbangkan kembali keputusan, dan untuk soal perjodohan yang dilakukan oleh ayah aku tak akan keberatan asalkan Sonya —”


“Sudah berapa kali kukatakan. Perjodohan yang dilakukan oleh ayah murni, hanya untuk cucu kandungnya sendiri, dan murni untuk seorang anak yang tak dianggap olehmu ada. Camkan itu!” Morgan tanpa banyak kata menyela perkataan yang akan diproteskan kepada sang kakak, dipikir tak tahu apa bahwa kakaknya itu tak menerima perjodohan yang diperuntukkan Araela Ayudia Gayatri Smith.


Lalu sorot pandangan mata Morgan tertuju kearah, wanita yang selama ini membuat mendiang wanita yang dicintainya menderita, sembari mengingatkan jika memang dia berani berhadapan langsung istri Pramana Wiratama, karena ia sendiri pun tak akan tinggal diam jika bayi mungilnya terlukai kembali. “Kau dengar sendiri bukan? Apa yang kukatakan, tak akan bisa diganggu gugat, karena ayahku telah resmi mengikat bayi mungilku, seorang anak yang kebahagiannya kau renggut paksa, dan kalaupun kau ingin memprotes perjodohan ini. Maka bersiaplah berhadapan langsung dengan sahabat mendiang kakak iparku!”


“A —” Mayang mendadak bisu, dan sulit untuk bisa memprotes kepada dua pria itu. Namun, ia tak akan tinggal diam begitu, setelah mendengar ancaman mematikan, secepatnya bukti DNA asli yang mengatakan Sonya tak ada hubungan darah apa pun, harus segera bisa diatasi sebelum pria bodoh itu mengetahuinya.


S!alan, kalau saja kau tak mengatakan pada akakmu yang bodoh itu, sudah kupastikan aku terus meracuni pikirannya, dan sekarang ini aku tak bisa bertindak gegabah. Lagipula ada untungnya menyaksikan dua pria yang bertengkar hebat, untuk bisa menegoisasikan soal perjodohan itu Sonya juga harus mendapatkan bagiannya. Aku akan membuat putriku merebut semua yag menjadi milik anak dari wanita penyakitan itu!

__ADS_1


“Aku tetap mengikuti perkataan yang dilontarkan oleh suamiku ... jika memang kau mempunyai bukti yang kuat, bahwa putri kandungku tak mengalir darah keluarga Smith ... Aku dengan senang hati akan mengangkat kaki dari mansion, tapi jika kau tak bisa membuktikannya seperti tuduhanmu, maka bersiaplah untuk kutuntut pasal pencemaran nama baik.”


Morgan tak akan bisa dibodohi begitu saja, karena ada seseorang yang menjadi kartu as, untuk membuat wanita itu menyesal telah berhadapan dengan sisi gelapnya. “Aku tak akan takut dengan ancamanmu, dan kupastikan kau yang akan menyesali semua perbuatanmu.”


Setelah mengatakan hal tersebut, dengan membawa kemarahannya, didalam mobil Buggati La Voiture Noire miliknya. Morgan melampiaskan semua amarah yang diubun-ubun, memukulkan kedua tangannya diatas setir kemudi, tanpa memedulikan darah segar yang mengalir disela-sela jarinya.


Kenapa susah sekali ntuk menyadarkanmu, Kak. Kau benar-benar dibutakan oleh cinta palsumu, sehingga kau sendiri tak bisa membedakan antara cinta setia dan palsu, seperti yang pernah dilakukan oleh mendiang kakak ipar. Kepergiannya kala itu membawa semua cinta, luka, rasa kecewa yang menjadi satu, bersamaan dengan ruh dan raganya ke tempat yang indah.


Tempat indah yang dimaksud oleh dirinya, merupakan tempat dimana terdapat jiwa-jiwa yang begitu tenang, dan teduh termasuk ia yang pernah mendapat amanah diemban untuk dirinya.


Ketika itu saat dirinya sedang terlelap, tapi didalam mimpi ia sedang berjalan-jalan di suatu tempat, yang begitu sangat indah sampai-sampai suara memanggil namanya terdengar begitu sangat merdu ditelingannya. “Morgan....”


“Maaf membawamu datang kemari, Morgan.” Suara lembut yang memabukkan, tak dapat membuat pria itu menjadi tenang, setelah sekian lama suara itu bisa terdengar kembali oleh pria itu.


“kenapa harus meminta maaf denganku, Kak?” Morgan memberanikan diri menyahut, permintaan maaf dari wanita yang sampai sekarang mengisi hatinya.


“Sekali lagi maafkan aku, karena sampai di tempat ini pun, aku tak bisa membalas rasa cintamu untukku, dan aku sangat tahu kau mencintaiku lebih besar cintaku untuk kakakmu, tapi maaf aku tetap tak bisa berpaling dari kakakmu, meskipun di tempat ini aku membawa seluruh lukaku dan cintaku, tetap saja tak akan pernah bisa sa membalas rasa cintamu, Morgan.”


“Sudah kukatakan kau tak perlu meminta maaf denganku seperti ini, Kak. Lagipula aku bisa memahami perasaan hatimu, yang selamanya tak mungkin bisa dipaksakan untuk membalas rasa cintaku, dan juga aku sangat yakin suatu hari nanti kakakmu akan menyadari arti cinta darimu yang sesungguhnya. Maafkan aku yang dulu tak bisa menyelamatkanmu, dari kekejaman yang dilakukan oleh dirinya, dan hatiku begitu sangat sakit melihat tak keberdayaanmu, ditambah saat kau hamil karena perbuatannya sendiri pun. Aku sungguh tak begitu tega melihatmu menderita siksaan lahir dan batin.”


Morgan pria yang menjadi iparnya, hanya bisa menatap sendu, dan tak akan pernah melupakan, kekejaman sang kakak yang ama sekali, enggan menganggap wanita cantik didepannya ini, sebagai bagian dari keluarga Smith.

__ADS_1


“Aku sekarang belum bisa tenang seperti ini, Morgan. Mau kah kau memenuhi permintaan terakhirku? Maka anggaplah sebagai bentuk penebusan rasa bersalah ku, yang tak bisa membalas cintamu.”


.


.


.


.


Cinta Sendiri


Blurb :


Mencintai tanpa dicintai... Kedekatannya selama ini dengan sahabat abangnya hanya dianggap sebagai adik, tidak lebih.


Anggita Nur Anggraini, biasa disapa Gita telah jatuh cinta pada sahabat almarhum abangnya. Akan tetapi, cintanya bertepuk sebelah tangan. Bahkan dia sampai merelakan kehormatannya, sayangnya lelaki itu tetap tidak melihatnya.


Apakah cintanya akan berbalas?


__ADS_1


__ADS_2