Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar

Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar
Kecewanya sang putri mahkota


__ADS_3

S!al! Mengapa perkataan yang dia ucapkan sama sekali tak ada ubahnya, dengan dulu dan sekarang kata itu membuatku merasa bungkam dibuatnya, dan juga sebenarnya gadis itu seperti apa? Yang membuat kakek menjodohkanku dengan gadis ini? Bahkan tanpa harus dijodohkan gadis pilihan kakek, membuat diri ini terjerat cinta dan sudah kuputuskan aku akan mengambil alih, atas garis takdir jodoh kami yang tertunda. Hanya gadis bar-bar ini telah membuatku terjerat cinta, maka sebisa mungkin aku harus bisa menaklukkan, hati-nya dan meruntuhkan dinding yang berdiri kokoh. Bantu dady-mu ini ya boy? Karena dady sedang mewujudkan mimpimu, untuk mempunyai bunda seperti, yang didalam diri kakak cantikmu ini bukan?


Mobil yang dikemudikan oleh Rewindra telah sampai, di sebuah rumah sederhana tanpa berterima kasih gadis tersebut, masuk ke dalam rumah yang membuat pria itu, terkejut melihat seseorang tengah berjalan menghampirinya dengan melipat kedua tangan di dada.


“Ada angin apa yang membuatmu datang kemari?” tanya Morgan dingin. Tak lupa bujang lapuk itu masih teringat dengan, tanda keunguan yang terpampang nyata di ingatannya. “Baby … masuklah ke dalam rumah! Karena Om-mu ini ada perlu dengannya.”


“Om ….


“Jangan membantah, Baby.” Menitah kembali dengan sorot mata dingin, serta nada yang terlihat tegas.

__ADS_1


Mau tak mau gadis tersebut, masuk ke dalamnya tanpa memedulikan sapaan dari, penjaga yang tengah membungkuk hormat.


Sementara itu, di tempat yang sama, saat ini terdapat dua pria beda generasi, tengah saling menatap dengan raut wajah dingin masing-masing, bersamaan itu Morgan melayangkan sebuah pukulan mendarat di wajah Rewindra, dan membuat pria berjulukan duda casanova itu terkejut, dengan tindakan dilakukan oleh sahabat papa-nya tersebut yang tiba-tiba mendapat pukulan.


Menyebabkan sudut bibirnya, mengeluarkan darah segar mengalir tak begitu banyak, tanpa mengetahui penyebab utama sahabat papa-nya, memukul si duda casanova tersebut.


“Itu sepadan atas perbuatanmu yang kau lakukan kepada bayi mungilku.” Bahkan pria baya itu meradang, ketika mendengar si duda casanova, memanggilnya dengan sebutan om. “kuingatkan hal ini untukmu, jangan pernah memanggilku dengan menyebutku om. Karena aku tidak menikah dengan tantemu.”


“Lalu atas dasar apa? Kau memukulku seperti ini?” tanyanya sekali lagi. Namun, ternyata duda casanova itu, tak menemukan apa pun disana. Sedangkan di dalam rumah saat ini, gadis tersebut merasa kecewa dengan tingkah laku, yang dilakukan oleh om kesayangan-nya tercinta. Tanpa alasan yang jelas tiba-tiba memukul, sang atasan tak lain papa kandung dari Rolando Wiratama dan untuk mencegah tindakan dilakukan oleh om-nya itu. Terpaksa Araela pun meminta bantuan kepada sang kakek untuk menghentikan tindakannya.

__ADS_1


“Kakek ….


“Ya, cucuku!” Menyahut panggilan dari cucu-nya dengan menyerngit bingung, mana kala pria senja itu melihat raut wajah yang dikeluarkan oleh sang cucu tercinta. “Ada apa dengan raut wajahmu ini, cucuku?”


“Coba Kakek lihat di luar rumah … di sana putramu sedang memukul orang.” Araela mengadukan, tindakan yang dilakukan oleh Morgan. Karena gadis itu pun merasa dikecewakan dengan tingkah laku dari om kesayangan-nya.


Mendengar aduan dari sang cucu membuat Gunawan memijit pelipisnya yang, tiba-tiba berdenyut dengan tindakan dilakukan putra bungsunya itu.


Sebab, tindakan yang dilakukan oleh sang putra bungsu bisa mendatangkan bahaya besar karena ada mereka yang begitu siap membawa kembali putri mahkota ke negara asalnya.

__ADS_1


__ADS_2