
Sementara itu, di sisi lain setelah berdebat dengan sang ayah justru kaki Morgan melangkah ke tempat yang baru saja didatangi oleh bujang lapuk tersebut.
Tujuannya datang ke tempat tersebut untuk menenangkan diri karena pria itu telah membuat bayi mungil-nya kecewa akan sikapnya.
Selama ini dirinya mati-matian dan berjanji untuk tidak mendatangi tempat tersebut. Namun, kali ini kakinya dilangkahkan ke tempat yang paling dibenci oleh mendiang kakak iparnya.
Maafkan aku baby karena telah membuatmu kecewa, tapi aku melakukan ini karena tak ingin terjadi sesuatu kepadamu. Sudah cukup dia yang membuatku tersiksa dan terhukum rindu.
Tanpa disadari ada seorang wanita yang sebaya dengan tengah memperhatikan, langkah kakinya bahkan wanita itu terkejut melihat kedatangannya ke tempat tersebut.
Wah-wah, tidak kuʼ sangka akan bertemu dengannya di sini. Setelah sekian lama akhirnya aku pastikan akan membuatmu bertekuk lutut kepadaku. Karena hanya kau yang kuʼ mau.
Wanita misterius itu berjalan melenggak-lenggok tak lupa di dalam gelas yang ia bawa telah dicampur obat peranggsang dengan dosis begitu.
__ADS_1
Telah lama wanita itu menginginkan seorang Morgan Gayatri Smith. Sebab, selama ini tidak ada seorang pun yang bisa menaklukkan hati dingin bujang lapuk tersebut.
“Halo, kita berjumpa kembali ya, Sayang,” sapanya dengan nada dibuat-buat.
“Apa yang kau lakukan di sini?” Morgan sendiri pun begitu terkejut melihat kedatangan, seorang wanita yang sama sekali tak pernah berhenti mengejar dirinya.
“Justru itu yang ingin kuʼ tanyakan kepadamu.”
Wanita itu, tergelak ketika dirinya mendengar sarkasan yang diucapkan oleh pria di depannya ini, tanpa berbasa-basi ia menyodorkan gelas tersebut. “Minumlah kau pasti butuh ini bukan?”
Tanpa meragu bujang lapuk itu pun menyambar cepat gelas sodoran dari wanita itu tanpa membuang waktu pria itu, dengan tandas meneguk gelas bahkan dirinya tak menyadari seringai licik tersungging di wajah cantik wanita tersebut.
Melangkahkan kakinya kembali di sebuah ruangan pribadi yang dipesan tanpa sadar wanita tersebut mengekor dibelakang, siapa yang menduga saat berada di ruangan sama tubuh kekarnya tiba-tiba merasakan hawa panas yang menjalar, dan membuat bujang lapuk itu menyadari bahwa dirinya dijebak oleh wanita yang telah mengunci ruangan pribadinya.
__ADS_1
Satu kata yang hanya bisa diungkapkan oleh bujang lapuk itu. “Sialan … dia ingin menjebakku dengan trik murahan seperti ini. Kau tak akan pernah bisa mendapatkan apa pun yang kau mau.”
Tidak ingin dirinya terlihat begitu dengan terpaksa bijak lapuk membiarkan wanita tersebut bermain-main sebentar sebelum hawa panas menjalarnya.
Hati wanita itu bersorak ketika mendapati sang pujaan hati tengah memejamkan mata, tanpa permisi ia pun duduk di pangkuan sambil meranggsang dengan menyentuh bagian sensitif pria incarannya itu.
Sebentar lagi aku akan memilikimu dan membuatmu terjerat pesonaku karena hanya kau satu-satunya pria kuʼ mau.
Tanpa disangka-sangka bujang lapuk itu mendorong kasar tubuhnya dan alangkah terkejut ia mendapati aura kegelapan di dalam diri seorang Morgan Gayatri Smith.
“Jangan berpikir aku mau tidur bersamamu dengan trik murahan ini. Sampai kapan pun aku tak akan bisa kau, dapatkan karena selama ini aku hanya menganggapmu sebatas teman.”
“Kau tidak akan bisa membuka pintu itu karena ....
__ADS_1