
Kejadian di mana Rolando Wiratama hampir saja menjadi korban penculikan.
Tak lama kemudian Araela mengajak anak lelaki itu ntuk masuk ke dalam rumahnya yang mana ia tak sengaja mendengar suara keroncongan yang berasal dari Rolando.
“Apa kamu lapar, Sayang?” sebuah pertanyaan yang membuat anak lelaki itu menunduk malu karena ketahuan sedang menahan lapar.
“Kalau begitu kamu mau menemani Kakak belanja sebentar. Bisa?” yang tak lupa ia mengajak pun memutuskan untuk meminta anak lelaki itu menemaninya berbelanja di suatu tempat yang biasa dilakukan olehnya tersebut.
Ini pertama kalinya Rolando begitu senang ketika di ajak pergi ke suatu tempat. Ternyata ia di ajak ke tempat pasar tradisional yang di mana hanya orang-orang tertentu mengenal dirinya. Namun, hal tersebut sedikit membuat anak lelaki itu takut ke tempat asing itu karena ia juga teringat dengan seseorang yang telah meninggalkan rasa trauma yang mendalam.
Akan tetapi Araela yang ia panggil Kakak cantik itu pun selalu memberinya kekuatan untuk bisa menghadapi rasa trauma akibat bentakan dari seseorang benar-benar membuat mental Rolando sedikit terganggu.
“Oke, kamu pasti bisa, Sayang. Lawan rasa takutmu itu, jangan biarkan hal itu mengganggumu.” Itulah yang dilontarkan oleh Araela untuk memberi kekuatan padanya.
Setelah itu baik Araela mau pun Rolando saat ini telah tiba di antara orang-orang yang ada di pasar tersebut untuk membeli keperluan yang diinginkannya tanpa harus merepotkan orang lain.
Ia pun tak menyadari anak lelaki itu pun terlihat bahagia bisa berdekatan dengannya yang secara tak langsung Rolando Wiratama benar-benar merasa disayangi bahkan dicintai dengan tulus oleh dirinya.
Tak lama kemudian Araela mengajak anak lelaki itu kembali ke rumahnya setelah ia merasa cukup untuk berbelanja keperluannya yang tak lupa juga meminta Rolando untuk membantu membawakan barang-barang yang dibutuhkan sembari bertanya apakah anak lelaki sudah bisa melawan rasa takutnya atau belum.
Sebab ia sendiri berusaha memastikan keadaan mental di dalam diri Rolando Wiratama. “Sayang, apa kamu masih –”
Rolando yang memang masih mempunyai rasa takut itu pun memberanikan diri menatap wajah ke arah sang Kakak cantik tercinta. Di dalam mata itu ia tergugu melihat kecemasan di sana yang ternyata membuat hatinya tercubit melihat ketulusan dari Kakak cantik tersebut.
__ADS_1
“Apa aku boleh mengatakan jujur padamu, Kak?” tanya Rolando dingin. Namun, tatapan matanya tak lepas dari Araela Ayudia Gayatri Smith.
“Jika itu membuatmu lega, katakan langsung denganku. Jangan takut. Oke!”
“Aku masih takut bertemu dengan orang baru, Kak. Namun, bersamamu aku berusaha menghilangkan itu semua tapi ... Aku tetap tak bisa melawan rasa takut itu.”
Tak membalasnya Araela menghampiri anak lelaki itu dengan membawanya ke dalam sebuah dekapan erat yang membuat ia tak bisa melepaskannya dengan mudah. “Kamu pasti bisa, Sayang!”
Setelah dirasa tenang, akhirnya ia pun mengajak anak lelaki itu kembali ke rumahnya untuk membuatkan sarapan kesukaannya, sambil tetap terus mendengarkan semua curahan hati yang dilontarkan oleh Rolando Wiratama.
Sampai tiba di rumahnya ia pun terus mendengarkan semua celotehan dari anak lelaki tersebut, dan sedikit berpikir ternyata dibalik sikap dinginnya itu tersimpan kerinduan mendalam pada seseorang yang telah melahirkan ke dunia.
Jika hal ini membuatmu senang. Aku bisa menjadikan diriku seperti yang kau inginkan! Meskipun kau tak ku' lahirkan, tapi kasih sayangku tak akan habis setelah bertemu denganmu. Aku bertekad akan selalu mencintai dan menyayangimu sepenuh napas hidupku, Sayang.
Halo readers aku mau ngasih tahu kalau alurku ini maju mundur yak dan bukan berarti pemeran utama tak muncul akan ada saatnya pemeran utama muncul biarpun terkesan bertele-tele dan aku membuat alur ini sesuai dengan yang ada di dalam otakku!
Satu hal lagi mau enggak buku antologi yang ku kasih contoh seperti ini?
Itu ku jadiin Give Away novel ini-loh
Yakin enggak mau?
Ingin tahu caranya?
__ADS_1
Dm saja di akun othor_sii_tomboi
Ku tunggu yak kalian di sana
Di antologi ada cerpen tulisan tanganku loh
Penasaran dengan isinya
Segera tanya-tanya di sana
Sayang kalau di lewatkan
Jangan lupa juga mampir di sini yak
Ku tunggu kalian
See you next time
Love you
__ADS_1