
“Wanita itu adalah kekasih dari Samuel Rajendra Nasution,” jawab David tegas. Namun tak lama kemudian David menanyakan suatu hal pada dirinya.
“Jangan bilang kau pernah bercinta dengan wanita itu, Win.” Terkanya yang begitu penasaran dengan sahabatnya tersebut.
Akan tetapi Louser yang sedari tadi diam menyimak pun angkat bicara dengan menyahut tebakan yang dilontarkan oleh David. “Kau benar, Vid. Malah sudah dua kali Rewindra bercinta dengan wanita itu.”
Hal tersebut membuat Louser mendapat tatapan yang begitu dingin dari Rewindra Wiratama. Namun ia enggan memedulikan tatapan yang di tujukan untuk dirinya.
“Apa!” teriak David yang juga mendapat tatapan dingin Rewindra. “Kau tak tahu dia wanita yang harus di hindari.”
“Apa maksudmu, Dav?” Rewindra begitu penasaran dengan pernyataan yang dilontarkan oleh sahabatnya tersebut.
“Intinya mulai sekarang kau harus segera mungkin menjauhi dari wanita itu sangat berbahaya dan mematikan.” David menjawab sambil memberi peringatan pada sahabatnya untuk berhati-hati dengan wanita bernama Sonya.
“Pantas saja dia sampai berani memukul anak kecil. Kau tahu Dav anak sahabatmu itu hampir menjadi korban,” sahut Louser sembari menceritakan kejadian yang menimpa Rolando.
“Win, kau itu harus berhati-hati jika berhadapan langsung dengannya.” David begitu kesal dengan tindakan Rewindra. “Jangan lupa kau dan dia menjadi patner di atas ranjang, Win!”
“Kau benar, Vid. Dia sudah terikat dengan wanita itu. Aku sungguh heran mengapa dia bisa bertekuk lutut dengannya.” Louser terlihat begitu geram dengan tingkah laku dari Sonya.
“Yang terpenting untukmu, Ser. Kau harus selalu menjaga dan melindungi Rewindra agar tak jatuh ke dalam pesona wanita tersebut.”
Ingatan David menerawang ke arah seseorang yang pernah di cintai oleh dirinya pada masa pertama kali mengenal gadis tersebut, dan si@lnya gadisnya itu di khianati oleh seseorang yang membuat darah David mendidih.
Alasan David membenci Samuel karena telah menorehkan luka pada gadisnya tersebut yang sampai sekarang masih di cintainya dalam diam.
Lamunannya buyar ketika Rewindra membuka suara, dan menanyakan pada dirinya alasan mengapa David begitu keras menyuruhnya untuk menjauhi diri dari seorang wanita yang bernama Sonya.
“Dav, alasanmu menyuruhku untuk menjauhinya karena apa?”
__ADS_1
“Maaf, Win! Aku bukannya tak ingin berbagi kesedihan denganmu. Hanya biarlah hal itu menjadi bagian dari masa laluku!” Jawaban dari David tak membuat Rewindra puas.
Rewindra meyakini jika sahabatnya tersebut memendam suatu hal yang tak ingin di ketahui oleh orang lain termasuk dirinya sendiri.
“Jadi sampai sekaranga kau masih belum bisa move-on dari seorang wanita yang pernah kau sukai itu, heh!” Ejekan dari Rewindra sukses membuat David mengumpat geram karena apa yang dilontarkan oleh sahabatnya itu memang benar.
Bahkan sampai sekarang David tak pernah sedikit pun mendengar kabar tentang gadis yang saat ini masih bersemayam di relung hatinya terdalam.
Kamu ada di mana? Semenjak kabar berita tentangmu yang di tuduh membunuh istri dari Kakekmu sendiri sampai sekarang pun aku tak pernah menemukan jejakmu. Maaf selama ini aku hanya bisa menjadi lelaki yang pengecut.
Rasa penyesalan itu pun selalu menghantui pikiran David, bahkan ketika melihat raut wajah tangisan akibat pengkhianatan yang dilakukan oleh Samuel membuat darah di dalam tubuhnya mendidih.
Jika Tuhan mempertemukannya kembali. David bersumpah akan menjaga dan melindungi gadisnya dari seorang wanita yang begitu sangat berambisi melakukan sesuatu hal buruk pada Araela Ayudia Gayatri Smith. Seseorang yang pernah menjadi bagian masa lalu David Dominic Pomi.
“Lalu kau datang kemari bukan hanya sekadar curhat masalah anakmu ‘kan, Win?” tanya David sambil menerka jika kedatangan sahabatnya pasti ada tujuan lain.
“Aku butuh sesuatu yang bisa menyegarkan otakku, Dav!” jawab Rewindra sambil memijit keningnya yang terasa berdenyut itu.
“Kau seperti tak tahu kelakuannya saja, Vid,” jawab Louser acuh.
David akhirnya mengalah karena tak bisa menang berdebat dengan Rewindra yang lebih memilih pamit meninggalkan keduanya untuk tetap terus mencari dan melacak keberadaan gadisnya sebelum menjadi target incaran dari Sonya.
“Maaf aku tak bisa menemanimu berlama-lama. Apa kau tak keberatan, Win?” pamit David seraya menepuk pelan pundak Rewindra, yang beralih menepuk pelan pundak Louser. “Ingat dan camkan baik-baik jauhkan Rewindra dari wanita yang bernama Sonya karena aku tak ingin dia jatuh ke tangan yang salah.”
Selesai berpamitan sembari memberi ancaman untuk Louser. David pemilik Bar meninggalkan tempat pertemuan yang membuat Louser dipenuh sebuah tanda tanya besar.
Tak lama kemudian Rewindra meminta Louser untuk mencarikan seorang wanita yang bisa membuatnya puas di bawah kungkungannya.
.
__ADS_1
.
.
.
.
Hai-hai ketemu lagi hari senin
Oh iya aku cuman mau bilang sama kalian untuk rasa mengucap terima kasih karena sudah mau mampir membaca dady Duda ini
Aku sebagai othor_sii_tomboi akan mengadakan GA untuk pembaca setia
Mau tahu caranya?
Gampang cukup ikutin kisah Dady Rewindra si penjelajah segala l0bang 😝😝
Aku kasih bocoran dikit ya GA dari aku adalah novel cerbungku yang berkolaborasi dengan beberapa penulis hebat lainnya
Aku akan memilih dari kalian yang selalu setia komen, gift vote dan tentunya selalu memantau
Jadi jangan sampai lewatkan ya
Sayang banget kan kalau di lewatkan
See next time
Jangan lupa kembang kopi vote
__ADS_1
Love you