Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar

Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar
Obrolan Bujang Lapuk & Bayi Mungil-nya


__ADS_3

Malam hari sebelum acara itu dimulai, Araela saat ini sedang berada di rumah sang kakek tercinta, untuk membicarakan perihal pertunangan tersebut.


Bahkan sejak malam obrolannya dengan sahabat mendiang sang mama tercinta dia mulai memikirkan tentang pernyataan tentang bahwa, hanya dirinya satu gadis yang akan diratukan oleh seseorang begitu menerima kehadiran Araela itu sendiri.


Sampai kedatangan seseorang membuyarkan lamunan gadis tersebut. “Apa kamu sudah siap pergi ke pestamu, Baby?”


Morgan si bujang lapuk itu yang membuyarkan lamunan bayi mungilnyai itu, sudah beberapa lama dia tidak mengobrol seperti sekarang.


Siapa yang menyangka ekspresi raut wajah Araela menjadi datar, ketika dia mendengar pertanyaan tentang acara pesta tersebut.


“Ayolah, Baby-ku ... jangan berekspresi seperti itu di hadapanku ... sudah beberapa minggu aku tidak mengobrol denganmu.”


“Kau sendiri yang sudah membuatku kecewa. Jadi, jangan salahkan aku jika kau menemukan diriku yang seperti sekarang.”


“Maaf, Baby.”


Gadis itu mendengkus kesal, ketika dia mendengar ucapan maaf yang terlontar dari bibir, bujang lapuk di hadapannya ini. “Untuk apa kau menanyakan tentang pesta pertunangan itu, Om?”


“Hanya memastikan kamu baik-baik saja di sana, Baby.”


Mendengar raut wajah yang cemas di dalam Morgan, membuat gadis tersebut memicing mata dinginnya, di mana dia dapat melihat sesuatu sedang disembunyikan oleh bujang lapuk itu.


“Aku tidak selemah yang ada di dalam pikiranmu, Om ... mengenai datang atau tidak itu bukan urusanmu ... seharusnya kau mengingat kesalahan yang telah diperbuat olehmu.”


Tubuh bujang lapuk itu menegang, sesaat bayi mungilnya menyinggung tentang kesalahan yang telah terjadi, tapi bagaimana gadis di hadapannya ini mengetahui apa yang telah dia lakukan. Hal tersebut mengganggu pikiran Morgan Gayatri Smith.

__ADS_1


“Bagaimana bisa, Baby?”


“Aku sekarang bukan bayi mungilmu, Om ... menjaga diri sendiri pun sangat bisa ... tidak ada yang kuʼ ketahui semua tentangmu.”


Entah mengapa bujang lapuk tersebut, tidak bisa berkutik ketika sang bayi mungilnya, memberikan tatapan sorot mata yang begitu dingin.


“Apa kamu marah denganku, Baby?”


“Aku hanya heran denganmu saja, Om. Mengapa harus mendatangi tempat terkutuk itu, hah! Kau juga sangat mengetahui aku begitu benci, melihatmu melangkahkan kaki di sana.”


Bujang lapuk itu pun bersimpuh, sambil memandang raut wajah bayi mungilnya, dengan sorot mata penuh penyesalan mendalam. “ma ... af, Baby ... aku sangat menyesal atas semua perbuatanku!”


“Berdirilah jangan bersimpuh di hadapanku!”


Bahkan bujang lapuk itu menulikan nada perintah yang meminta berdiri. Namun, dia enggan melakukan hanya karena ingin mendapat maaf dari bayi mungilnya.


Akhirnya bujang lapuk itu memenuhi permintaan Araela, sembari terus meminta maaf dan membuat gadis itu, berdecak kesal karena tingkah laku Om-nya ini.


“Kau ingin mendapat maaf dariku?”


Morgan mengangguk pasrah.


“Bawa dia yang kau hancurkan hidupnya ke hadapanku! Apa pun caranya kau harus bisa menemukan keberadaannya, lalu aku akan mempertimbangkan maafku untukmu, Om!”


“Aku sudah melakukan apa yang kau minta, Baby. Namun, ak ....”

__ADS_1


“Itu urusanmu ... jangan meminta bantuan anak buah kakek ... aku tidak mau kakek kepikiran tingkah lakumu.”


Araela tidak hentinya memberi peringatan untuk sang bujak lapuk, untuk tidak terlalu mencemaskan pada saat acara pertunangan tersebut, mengingat gadis itu akan datang sebagai tamu bukan sebagai pemilik pesta.


Tanpa disadari kejutan besar menanti kehadiran gadis tersebut.


.


.


.


.


.


Pemandu Hati Pengganti


Author: Chika Ssi


Pradha Ratnamaya seorang model ternama terpaksa menggantikan adik kembarnya untuk menikah, karena sang adik meninggal dunia. Sebelum pernikahan berlangsung, Pradha menemui Abipraya (calon suaminya) untuk membuat sebuah kesepakatan.


Keduanya menjalin hubungan tanpa cinta. Satu bulan setelah pernikahan, Abirama (kakak kandung Abipraya) pulang dari luar negeri. Rama adalah cinta pertama Pradha. Seiring berjalannya waktu, cinta yang lama terpendam pun kembali mencuat ke permukaan. Akhirnya, keduanya menjalin hubungan terlarang di belakang Abi.


Akankah cinta terlarang Pradha dan Rama dapat bersatu? Atau Pradha berubah pikiran dan memilih mempertahankan rumahtangga demi karir?

__ADS_1



__ADS_2