Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar

Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar
Menyatu Dalam Keadaan Mendesak


__ADS_3

Di dalam kamar hotel itu, terdapat seorang pria muda sedang menatap datar, di arahkan atas ranjang dan pergerakkan dari seorang wanita membuat, sang pria tersebut mengayunkan langkah kaki menghampirinya.


Bahkan Samuel tidak memedulikan tawa, serta suara yang diucapkan oleh wanita tersebut, mengingat dia sendiri tengah menjalankan perintah dari seseorang, sial lagi orang itu lebih licik dari putri kandungnya sendiri.


Di dalam kamar tersebut, Samuel memasrahkan tubuhnya yang sebentar lagi, akan dijamah kembali oleh Sonya yang menganggap dirinya Rewindra Wiratama.


“Aku baru mengetahui, kau tidaklah seperti wanita yang terlalu tamak Sonya! Bersiaplah kejutan pagi hari menantimu.” Seringai dingin tersungging di wajah Samuel, dia tidak sabar melihat reaksi raut wajah Sonya.


Mengetahui pria yang menghabiskan malam panjang bukanlah pria incarannya, melainkan bersama dengan dia sendiri yang dulu terhancurkan oleh ulah wanita tersebut.


*


*


*


Sementara itu, di kamar lain kondisi Rewindra semakin memburuk. Obat yang dicampurkan oleh Sonya benar-benar membuat, sang duda casanova tidak menahan gejolak hasrat dan pria itu harus segera ditangani.


“Maafkan aku, Om! Kondisinya semakin memburuk, tapi tetap saja tidak akan bisa membuatnya tenang dan jalan satu-satunya hanya itu. Aku sudah merendam tubuhnya dengan suhu air dingin dan itu, tidak akan bisa meredam gejolak hasrat karena obat yang tercampur dosisnya tinggi.”


“Apa tidak ada cara lain, El?” Pramana sendiri pun tidak tega, dengan kondisi putranya.


Elvaro menggeleng lemah.


“Aku akan keluar sebentar, tolong kau jaga sepupumu!” titah Pramana dingin.


Tujuan pria baya itu, tempat di mana sang ayah berkumpul dan mengobrol bersama raja dari kerajaan sebelah, sedangkan seseorang yang dicari-cari keberadaannya tengah berada di ruangan, di mana ada beberapa keluarga di ruangan tersebut.


“Sekali lagi Kakek menanyaimu … apa kamu marah karena telah menyembunyikan jati dirimu, Nak?” Gunawan, pria senja itu tidak bisa membaca raut wajah dari cucu kesayangannya tercinta.


“Berapa kali aku bilang kepadamu! Aku tidak bisa marah atas apa yang telah kamu lakukan, mengingat semua itu terjadi hanya untuk melindungiku bukan?”


“Ya.”


“Jangan cemaskan perasaanku karena aku tidak akan pernah bisa memarahimu. Meskipun alasanmu tidak bisa kuʼ pahami. Namun, kau adalah hidupku setelah mama.”


Saat si bujang lapuk akan membuka suara, terdengar suara lain yang berasal dari Pramana, bahkan pria baya itu terkejut melihat seseorang yang dicari ternyata berada di dalam ruangan itu.


“Gawat, Yah!”


“Ada apa, Pram?” William yang sedari tadi bungkam pun, akhirnya bersuara karena pria senja itu benar-benar tidak menerima kabar buruk yang menimpa sang cucu.

__ADS_1


“Windra, keadaannya semakin memburuk, Yah. Kalau tidak segera ditolong bisa berakibat fatal.” Tanpa merasa canggung, Pramana pun mengutarakan tujuannya datang ke ruangan itu.


“Lalu apa yang bisa menolong putramu?”


“Tentu saja dia, Yah!” jawab Pramana, sembari menunjuk ke arah seorang gadis, yang hanya menampilkan ekspresi dingin.


“Ayah tidak bisa memutuskan secara langsung, Pram … kau tidak melihat ada siapa saja di dalam ruangan ini, hah?”


“Maaf, Yah.”


“Aku sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh cucu tak diakuimu olehmu, Wan. Namun, aku juga tidak bisa melarang apa pun jika menyangkut tentangnya. Nikahkan mereka sekarang juga!” Raja Goerge memberi perintah. Namun, sang cucu itu berusaha memprotes keputusan yang diambil oleh dirinya.


“Kenapa mesti sekarang? Tidakkah ini terlalu cepat untukku?”


Gunawan pun mendapat persetujuan dari Goerge, mengingat hanya dia yang mampu menaklukkan hati seorang Araela.


“Maafkan keputusan yang diambil oleh Raja, Nak … Jika, tidak segera ditolong calon suamimu itu bisa saja, terjatuh ke dalam pelukan anak sundal itu … apa mau seperti itu?”


Tanpa berpikir panjang, Araela menerima keputusan yang diambil oleh para tetua, bahkan gadis itu meminta pernikahan mereka dirahasiakan karena dia tidak ingin, orang-orang memandangnya sebagai seorang yang begitu tamak.


“Wil, kau harus selalu ingat apa yang diinginkan oleh anak nakal ini. Bagaimana kau tidak keberatan dengan permintaannya?”


William Wiratama pun begitu senang, tanpa ragu pria senja itu pun langsung memenuhinya. “Terima kasih, Nak. Sekarang temuilah, dia di sana ada sepupunya dan kau bisa mengatakan permintaan Kakek pada Varo?”


“Ada di mana kakakmu, Boy?” Gunawan membuka suara, dengan nada dingin.


Bujang lapuk yang tak lain adik kandung Prasetya pun, tidak kalah dingin dari sang ayah yang sedang menanyakan keberadaan sang kakak. “Entahlah, Yah … aku sendiri pun tidak tahu dia ada di mana!”


“Hei, bujang lapuk! Kau itu tidak sopannya dengan ayahmu sendiri.” Dahlia istri Pramana merasa geram dengan tingkah laku, sahabatnya yang tidak pernah akur dengan kakak kandungnya sendiri.


“Kau seharusnya tidak mencampuri urusan pribadiku, Li.”


Perdebatan mereka pun dihentikan oleh, deheman suara yang berasal dari sang raja.


Mereka semua pun menunggu kabar, di mana terdapat seorang gadis, yang sedang berperang dengan batinnya.


Beberapa menit berlalu, gadis itu pun telah sampai di sebuah kamar, di mana terdapat seorang pria yang tengah terbaring lemah di atas ranjang.


“Apa yang bisa menolong dia?” Tanpa berbasa-basi, Araela pun langsung mengutarakan tujuannya datang ke tempat itu.


“Jalan satu-satunya hanya itu … jika tidak segera ditolong bisa fatal.” Elvaro menegaskan, bahwa tubuh Rewindra sudah tidak bisa dikendalikan dirinya sendiri.

__ADS_1


“Bisakah menunggu setengah jam lagi? Karena masih ada yang perlu diurus!”


“Jangan lama-lama, Nona.”


Sekitar dua puluh lima menit berlalu, status gadis itu pun telah berganti menjadi, seorang istri dari Rewindra Wiratama yang mau tidak mau, dia akan membebaskan rasa sakit yang menimpa pria berstatus suaminya.


“Rahasiakan tentangku pada semua orang! Kau paham bukan apa yang diminta oleh kakekmu?”


Gadis itu pun mendekati ranjang, di mana pria yang berstatus suaminya itu terlelap, tapi ternyata Araela pun ditarik dan tubuh mungilnya menimpa tubuh tegap itu, sehingga malam ini dia benar-benar menyerahkan sebuah mahkota pada, seorang pria yang sama sekali tidak dicintai oleh gadis bar-bar tersebut.


*


*


*


Pagi hari pun datang, gadis itu terbangun terlebih dahulu, sambil meringis menahan sakit Araela pun tak menyangka, dia telah bersatu bersama seorang pria dengan julukan duda casanova, bahkan beberapa bagian tubuh mungilnya tercetak begitu jelas hasil karya dari Rewindra Wiratama.


Sebelum pria itu terbangun, gadis itu harus bergegas keluar dari kamar, untuk menuju ke kamar di mana terdapat Sonya yang begitu terkejut, dengan seorang pria paruh baya dan Samuel kekasih yang tidak anggap oleh wanita itu.


“Apa yang kau lakukan di sini, Sam?” tanya Sonya geram. “Bukankah seharusnya aku berhasil mendapatkan dia!”


“Aku di sini hanya menjalankan perintah-nya, Sonya … tidakkah kau ingin mengetahui siapa dia bagimu?”


.


.


.


.


.


.


Pernikahan Rahasia Anak SMA 2


Author: LichaLika


Zara Adelia, gadis cantik dan juga seorang Nona muda yang masih duduk di kelas 12 SMA, terpaksa menjalani pernikahan rahasia dengan seorang pria yang lebih dewasa darinya. Ia dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang pria dari kalangan sederhana, kedua orang tua Zara sangat yakin jika pria tersebut bisa membuat Zara bahagia. Pria tersebut tak lain adalah guru olahraga sekaligus guru BP nya di sekolah. Sedari dulu Zara sangat tidak menyukai guru olahraga nya itu.

__ADS_1


Akankah Zara bisa hidup bahagia bersama pria yang bukan pilihannya? Nyatanya sehari-hari Zara harus berhadapan dengan suami sekaligus guru olahraga nya di sekolah. Mungkinkah cinta mulai bersemi di antara mereka?



__ADS_2