Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar

Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar
Si Pemain Halus & Rapi


__ADS_3

Membuat mereka terkejut mendengar pertanyaan yang diajukan oleh Prasetya tapi gadis itu, tetap tidak ingin memberitahukan perihal tentang sisi lain yang hanya beberapa orang mengetahuinya.


“Kenapa Ayah diam saja dan juga apa yang kalian sembunyikan dariku?” Prasetya menodong pertanyaan penuh selidik.


Sikap keras kepala putri kesayangannya tersebut membuat pria baya itu seperti tengah berkaca pada diri sendiri.


Apa yang dilakukan pada masa dulu lebih buruk dari putri kesayangannya tercinta dan sudah dipastikan pria baya itu tidak akan menemukan apa pun dari rasa penasarannya tersebut.


“Bukankah aku sudah mengingatkanmu untuk tidak mencampuri urusan yang bukan ranahmu meskipun aku mengizinkanmu, mengikutiku ke mana pun kakiku berpijak tanpa harus mengetahui rahasia yang kusembunyikan darimu!” sahut gadis itu bernada tegas dengan sorot mata dingin.


Prasetya dibuat bungkam setelah dia mendengar dengan sendiri jika gadis itu, masih belum bisa menerima kehadirannya meskipun maaf sudah didapatkan. Namun, dia masih belum bisa sepenuhnya masuk ke dalam kehidupan pribadi putri kesayangannya tercinta.

__ADS_1


“Baiklah aku mengaku kalah darimu, Sayang! Silakan lanjutkan arah pembahasanmu dengannya.”


“Dasar tidak sopan ya kau, Pras!” sahut pria senja dengan bibir mencebik kesal hingga dia mendapat pertanyaan ulang dari cucu kesayangannya tercinta.


“Jadi, mereka ... apa mengetahui perihal bahwa aku adalah ....”


“Tidak cucuku, Sayang ... Kakek berani jamin tidak ada yang mengetahui rahasiamu kecuali aku dan beberapa orang saja!”


Gadis itu belum puas mendapat jawaban yang terucap dari sang kakek bahkan dia merasa pertemuannya dengan omnya di sana seperti tengah direncanakan, dan terkejutnya Araela mengetahui bahwa kehidupan pribadi telah dipantau beberapa bulan sejak dirinya diumumkan sebagai pengganti raja kelak.


“Tentu saja untuk berjaga-jaga dari kejadian hal yang tidak diinginkan, tapi aku tidak menyangka justru sahabatku yang harus mengalami hal seperti ini!”

__ADS_1


Araela dibuat bingung dengan pernyataan dan tidak mengerti bagaimana kakeknya ini mengetahui kejadian menimpa sang raja? Bahkan kejadian tersebut benar-benar tertutup dan tidak terendus dari kabar luar, dan tidak ada yang berani menyebarluaskan jika tidak ingin mendapat amukan dari Pangeran Devander.


“Kakek mengerti apa yang menjadi pertanyaan dipikiranmu ... Kakek mengetahui hal ini dari mata-mata yang kukirimkan di kerajaan, bahkan sahabatku sendiri tidak mengetahui ada penyusup kirimanku di sana!”


Gadis itu terkejut bukan main ketika mengetahui jika sang kakek tidak lebih dari seorang mata-mata, yang sangat rapi memainkan perannya dalam hal penyusupan mata-mata tersebut.


“Itu berarti Kakek juga diam mengetahui apa yang telah dilakukan oleh bujang lapuk itu juga?”


Anggukan kecil membuat gadis tersebut benar-benar terkejut kembali dengan pernyataan bahwa pria senja duduk di kursi roda telah mengetahui, kekhilafan yang dilakukan oleh om yang dipanggil bujang lapuk sampai gadis itu tidak berkutik di hadapannya.


“Sejak kapan Kakek mengetahui hal ini? Jujur saja aku sangat takut untuk berkata jujur tentang bujang lapuk itu!”

__ADS_1


“Sejak pertengkaranmu dengannya ... Kakek menyelidiki semua tingkah laku kalian yang menjaga jarak dan alangkah terkejutnya aku mengetahui jika, dia melakukan sebuah kesalahan besar yang membuatmu tidak dapat memaafkan perbuatannya bukan?” Gunawan menegaskan sembari melontarkan pertanyaan dengan memberi dukungan cucu kesayangannya untuk menghukum putra bungsu karena dia ingin, Morgan mendapatkan cinta sejati agar tidak terbayang-bayangi oleh cinta pertama untuk mendiang sang menantu dan tidak mencintai wanita yang sama. “Tidak perlu mencemaskanku karena keputusan yang diambil olehmu ... Kakek akan selalu mendukung apa pun dilakukan olehmu!”



__ADS_2