Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar

Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar
Wanita Sulit Dimengerti & Selalu Benar


__ADS_3

"Apa yang membuatmu tersenyum-senyum seperti ini, Nyonyaku?" Rewindra berbisik lirih sambil mendekap tubuh mungil itu dari belakang.


Mendengar bisikan disertai dekapan erat dari belakang membuat gadis itu, memberikan sikutan keras dan membuat sang suami meringis. Mengingat tenaga istri kecilnya tidak ada tandingnya, tapi jika dibandingkan di atas ranjang tentu saja dia pasti kalah jauh.


"Bukannya kau sendiri yang menyuruhku membersihkan diri! Tidakkah kau mengerti ... tubuhku seperti diremukkan olehmu. Aku bahkan tidak mengerti dengan tenagamu, yang membuatku kalah jauh jika itu di atas ranjang."


Manik mata Rewindra membeliak lebar ketika dia mendengar ucapan frontal yang terucap dari bibir ranum berbahaya itu bahkan pria itu, tidak bisa berkutik dengang tenggorokan yang terasa tercekat dirinya mengalah dan tidak berani membalas sahutan sang istri.


"Bisa minggirkan kedua tanganmu ini? Aku bagaimana mau membersihkan diri jika kau masih ada disini!" pinta gadis itu bernada tegas.

__ADS_1


Hal tersebut membuat Rewindra meninggalkan sang istri sambil bersungut-sungut, bahkan belum apa-apa istrinya itu seperti seorang cenayang yang selalu mengerti jalan isi pikirannya.


Araela yang masih berada di dalam kamar mandi pun tersenyum misteri ketika melihat, raut wajah mantan duda casanova yang merajuk seperti anak kecil menurutnya.


"Belum saatnya aku memasukkan kehidupanmu ke dalam hatiku! Meskipun begitu aku tidak pernah bisa menolak keinginanmu yang satu ini, tapi sekuat apa pun kau menaklukkan kebekuan di dalam hatiku. Pada akhirnya aku yang memulai membuka dan membangun komitmen bersamamu!" bergumam lirih dan tidak lupa dia mempercepat kegiatannya, sedangkan di atas ranjang kecil Rewindra benar-benar menunjukkan sifat aslinya di hadapan sang istri.


Sambil mengerucutkan bibirnya karena tingkah laku sang istri yang membuat pria itu gemas terhadapnya. Rewindra dibuat kesal dengan sikap dingin yang ditujukan untuk dirinya seorang.


Lima belas menit berlalu orang yang ditunggu-tunggu pun keluar dari kamar mandi. Lebih mengejutkan lagi yang membuat Rewindra tercengang dengan aroma yang menempel di tubuh sang istri.

__ADS_1


"Kamu mandi malam-malam, Nyonya?"


Enggan menyahut pertanyaan yang ditujukan untuk dirinya. Gadis itu pun memutuskan beranjak dari kamar pribadi, dengan melangkahkan kakinya mengarah di kamar sebelah yang di tempati oleh Rolando. Bukan sekadar menengok putranya yang terlelap di alam mimpi tapi dia juga akan berpindah, tempat tidur untuk menghindari keganasan akibat ulah sang suami tercinta.


Setelah mengunci pintu kamar tidur yang di tempati oleh Rolando. Gadis itu memutuskan menjelajahi jemari-jemari di atas laptop pribadi, sambil mengecek beberapa email yang sudah beberapa bulan tidak dibuka oleh dirinya.


Mengingat tidak ada seorang pun yang mengetahui seberapa besar penghasilan dari gadis bar-bar itu, bahkan dia benar-benar pandai menutup sebuah rahasia dimana hanya sang kakek tercinta yang mengetahui, sebuah rahasia yang seorang peretas handal tapi pengecualian tentang Ara yang seorang pebisnis sukses.


Kakek tercintanya itu sama sekali tidak mengetahui rahasia tentang jati diri yang, selama ini disembunyikan selain dia yang merupakan putri mahkota di sebuah kerajaan besar.

__ADS_1


Maafkan aku karena sudah menyembunyikan semua ini dari kalian semua! Bukan tidak ingin berbagi cerita, tapi aku ingin saatnya nanti tiba. Aku akan memperkenalkan diriku pada mereka yang hanya melihatku sebagai gadis bar-bar!



__ADS_2