Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar

Duda Casanova Terjerat Cinta Gadis Bar-bar
DCTCGB


__ADS_3

Tak di sadari oleh Sonya penjaga bayangan Araela mengikutinya diam-diam sambil memantau pergerakannya.


Sebab, Sonya sendiri begitu dendam pada Araela yang telah mengganggu kegiataannya dengan pria yang begitu sangat menggaiirahkan ketika pria itu bercinta dengannya.


Si’alan mengapa harus mengganggu kegiatanku, hah! Dasar anak pembawa sial!


Sudut bibir Sonya berkedut dengan menyeringai sinis. Ia memutuskan akan membuat perhitungan pada saudara tirinya tersebut.


Bermonolog lirih ia telah merencanakan sesuatu yang berhubungan dengan Araela. “Tak perlu bersusah payah mencarimu lagi. Saatnya membuat perhitungan denganmu. Selamanya kau tak akan pernah bisa lepas dari genggaman tanganku!”


Tak lupa jemari lentiknya menekan nomor ponsel orang suruhan yang ia tugaskan mencari keberadaan anak pembawa sial itu tak perlu dicari kembali. Namun, rencana yang telah di susun rapi itu tak akan pernah gagal untuk membunuh orang yang Sonya benci itu.


Panggilan tersambung dengan arah seberang yang mana membuat Sonya menanyakan laporan dari orang suruhannya itu. “Bagaimana apa kau dan rekanmu berhasil melacak keberadaannya?”


“Mohon maaf, Nona! Saya belum berhasil melacak keberadaan orang yang Anda maksud.” Laporannya dengan berhati-hati karena orang suruhan Sonya sangat mengetahui kepribadiannya.

__ADS_1


“Kalian mencari satu orang saja tak becus!” hardiknya dengan geram.


“Sekali lagi mohon maaf, Nona.”


“Aku punya tugas lain untukmu dan rekanmu. Ingat kali ini jangan sampai gagal. Jika tidak nyawamu sebagai gantinya. Mengerti!”


“Baik, Nona! Lalu saya harus melakukan apa, Nona?”


“Nanti aku menghubungimu kembali.”


Meninggalkan kantor Rewindra Wiratama yang tak di sadari bayangan penjaga Araela mendengarkan obrolannya dengan orang suruhannya tersebut.


“Apa kau mendengar semua pembicaraan mereka?” Jojo penjaga bayangan yang selalu mengikuti Nona Muda sejak kecil begitu geram dengan tingkah laku dari Sonya yang tak lain saudara tiri dari Araela Ayudia Gayatri Smith.


“Yang penting kita harus selalu menjaga dan melindungi, Nona Muda! Jika tidak Tuan Besar akan sangat marah karena kelalaian kita menjaganya.” Arjun menegaskan pada rekannya untuk selalu berhati-hati dalam melindungi Nona Mudanya.

__ADS_1


Menganggukan kepala yang sangat setuju dengan pernyataan yang dilontarkan oleh mereka. Sampai akhirnya mereka pun kembali ke posisi masing-masing untuk menutupi identitas asli dari Araela. Tak ada seorang pun yang mengetahuinya.


Di dalam kantor suasana kembali normal, setelah Sonya wanita tersebut berhasil keluar dari kantor tanpa paksaan. Namun, menyimpan dendam yang begitu besar untuk Araela.


Tak membuatnya takut dengan ancaman yang selalu mengintainya karena ia sangat yakin tak pernah sedikit jera mencelakainya.


Menghampiri Rolando yang masih duduk dengan mendaratkan bokongnya di sebelah anak lelaki tersebut. “Jangan takut semua sudah aman.”


“Terima kasih, Kak.” Lirih dan pelan agar tak seorang pun yang mendengarnya. Namun, masih bisa terdengar di telinga Araela yang mana ia hanya mengangguk kepala.


“Kamu kesini ingin bertemu dengan siapa, Sayang?” tanya gadis itu yang mana justru mendapat sambutan perut keroncongan dari anak lelaki tersebut.


“Maaf!” Menduduk, Rolando sedikit malu karena perutnya berbunyi di waktu yang tak tepat.


“Ya, sudah kalau begitu, ayo ikut Kakak akan menemanimu sarapan.”

__ADS_1


Tanpa di sadari oleh keduanya mendapat perhatian dari karyawan yang menggosipkan dirinya. Namun, ia sama sekali tak pernah memedulikan tentang gosip yang selama ini masuk ke dalam kedua telinganya.


__ADS_2