
“Katakan pada ulat busuk itu untuk tak mengikuti dan mengganggu kehidupanku! Karena aku terluka maka dia akan berhadapan dengan seseorang yang lebih mencintaiku. Ingat dan camkan itu!” tanpa menolehkan ke belakang Araela mengajak rekan kerja dengan Rolando meninggalkan sepasang kekasih yang tengah menjadi pusat perhatian.
Hal tersebut membuat dada Samuel berdebar hebat ketika mendengar Ela mengatakan orang yang di cintai oleh gadisnya itu.
El, secepat ini-kah kamu melupakanku? Maaf jika aku pernah melukai hatimu. Namun, kamu jangan cemas karena aku tak akan mengganggu kehidupanmu yang sekarang. Perlu kamu tahu aku akan selalu menjaga dan melindungimu dari kejauhan.
Tak ingin Sonya menjadi curia Samuel mengalihkan pikiran dan hati dengan mengajak sang kekasih menemani berbelanja, di tambah ia ingin kekasihnya tersebut berkata jujur pada dirinya.
“Ayo aku akan menemanimu berbelanja tapi ....” Samuel menjeda karena ingin melihat reaksi dari Sonya yang berusaha menutupi sebuah rahasia disembunyikan oleh dirinya.
“Apa?” Sonya semakin yakin jika Samuel begitu meragukan kepercayaan yang selama ini ia bangun.
“Aku ingin kamu jujur padaku semua hal yang tak ku’ ketahui, Sayang! Bisa?” pinta Samuel dengan raut wajah yang terlihat serius.
“Apa maksudmu, Sam!” bentak Sonya dengan menggeram marah.
__ADS_1
Samuel yang mendengar nada bentakan dari Sonya membuat ia semakin yakin bahwa wanita di sampingnya ini menyimpan sebuah rahasia besar yang tak ingin di ketahui oleh dirinya.
Mengembuskan napas gusar terpaksa Samuel tak lagi memaksa Sonya untuk berkata jujur, meskipun pikirannya masih dipenuhi tanda tanya besar, sambil tangannya yang berada di atas setir kemudi mengarahkan ke tempat Mall untuk menemani sang kekasih berbelanja.
Rasa sakit yang ditorehkan oleh Samuel. Membuat Araela Ayudia Gayatri Smith begitu sangat membenci pria yang pernah menjadi bagian masa lalunya itu.
Mengapa harus bertemu denganmu lagi? Tak tahu ‘kah aku menyembuhkan luka yang kau torehkan butuh waktu lama. Luka hati yang tak ada apa-apanya dibandingkan dengan luka dari Papa.
Menyebabkan ingatan Araela tertuju pada kejadian yang mengubah segalanya, bahkan membuatnya membenci ketidakadilan yang selalu di rasakan oleh Ara itu sendiri.
Yang tanpa di sadari oleh Araela. Sonya saudara tirinya itu merencanakan sesuatu untuk membuat hatinya terluka. Karena sejak lama Sonya telah jatuh hati pada Samuel tapi lelaki tersebut tak pernah sedikit meliriknya.
“Apa bagusnya dia berpacaran dengan anak pembawa si@l itu? Lihat saja nanti aku pastikan kau dengan kekasihmu itu tercerai berai karena rencana yang ku’ susun rapi tak akan pernah salah.” Sonya bermonolog sembari manik matanya tak lepas dari target yang sedang diincar oleh dirinya.
Yang mana kembali dengan sepasang kekasih tersebut sedang berjalan-jalan untuk melepaskan beban yang di emban oleh mereka di suatu taman bermain.
__ADS_1
“Terima kasih ya, El,” ucap Samuel penuh cinta.
“Terima kasih untuk apa, Sam?” Kening Araela mengernyit bingung ketika mendengar nada yang tak biasa dilontarkan oleh Samuel.
Sebab Araela merasakan sesuatu yang sulit di jelaskan oleh raut wajahnya.
“Terima kasih karena kamu sudah mau membuka hatimu untukku, El.” Nada tulus dari Samuel membuat Araela semakin ragu.
Tak lama kemudian keduanya pun menghabiskan waktu bersama terlepas dari itu baik Ara mau pun Samuel tak menyadari ada Sonya yang tengah merencanakan hal licik untuk membuat kedua hati sepasang dua insan terluka.
Di mana awal puncak pengkhianat yang dilakukan oleh Samuel itu terjadi ketika Araela ingin memberikan kejutan ulang tahun kekasihnya. Namun, yang didapatkan olehnya justru pengkhianatan yang membuat ia mengubah semua kepribadiannya.
Di apartemen milik Samuel terdapat dua sahabatnya sedang mengantar seseorang yang membuat ia membencinya.
“Ayolah, Sayang jangan terburu-buru untuk pergi dari sini,” bisik Sonya dengan nada sensual.
__ADS_1
“Jangan mendekatiku seperti itu!” ucap Samuel berdecih sinis. “Lalu kenapa kalian membawanya masuk ke apartemenku, hah?”