Garis Darah Terkutuk

Garis Darah Terkutuk
Kehilangan Kendali


__ADS_3

"I..... Ini? "


Pandangan ketua Zen masih terpaku dengan dokumen di tangannya. Merasa ada sesuatu yang tidak beres, Ketua Zen pun menuntut penjelasan dari Tanuki


" Apa maksudnya ini, Tanuki? "


Mendengar sahabatnya begitu penasaran, ia hanya bisa tersenyum. Ketua Zen telah masuk dalam rencananya


" Itu adalah profil anggota Tengu, aku bahkan mengorbankan 1 batalion terbaik Cops Merah untuk menyelidikinya.


Seperti yang kau lihat Zen, pemimpin organisasi itu adalah Yora, putra Ketua desa terdahulu Aoryu" ucap Tanuki lantang, ia seakan ingin mengumumkan kepada setiap orang yang duduk di ruangan itu


Pandangan Tanuki kini tertuju pada Aora, mendengar ucapannya barusan pria bermasker itu tampak terkejut. Tentu saja, bagaimanapun orang yang tengah diburu Sora adalah saudaranya sendiri, dan Aora bahkan tidak tahu bahwa Yora membentuk organisasi seperti itu


"Tidak mungkin" gumam Aora


Merasa puas, Tanuki melanjutkan penjelasannya, tentu dengan seringai licik khasnya


"Tengu, terdiri dari 4 orang anggota. Seperti yang kalian dengar tadi, salah satu anggota sekaligus pemimpin mereka berasal dari Sora. Dia adalah Yora, buronan Sora sejak 15 tahun yang lalu


Mereka tidak menggunakan nama asli mereka, melainkan bergerak dengan menggunakan Code name secara rahasia


Xio dia adalah Leader, sementara orang yang bernama Nee dia adalah pembunuh berdarah dingin yang terkenal di dunia kejahatan, yang aku tahu ia berasal dari Negeri Hoshi

__ADS_1


Zou, anggota selanjutnya yang mengurus masalah sabotase, sensor serta intelijen, ia berasal dari Tsuki


Dan ada salah satu anggota wanita di grup itu, aku masih belum mengetahui identitas atau wajahnya, yang jelas dia memiliki Code Name Yuki


Semua anggota Tengu, bergerak dengan tujuan tertentu, nama mereka bahkan ditakuti semua penjahat di Negeri ini"


Tanuki menjelaskan secara rinci, apa yang tertulis di dokumen yang ia bawa.


Baik Foto Xio, Nee Dan Zou terpangpang jelas disana. Namun hanya satu, foto Mirai sama sekali tidak bisa Tanuki dapatkan


"Apa sebenarnya tujuan mereka, kenapa mereka menyerang desa-desa kecil di negeri Sora? " Tanuki memanas-manasi keadaan


Ia sengan mengarahkan semua tuduhan ke arah Tengu dan membuat Sora mengarahkan serangan untuk menangkap mereka dengan me yalahkan Tengu


"Aora, apa kau pernah mendengar kabar saudaramu? Setelah menjadi buronan 15 tahun yang lalu, ia sama sekali tidak pernah tertangkap oleh prajurit Sora?


Dan apa sekarang? Ia bahkan memimpin grombolan penjahat untuk mengancam Negerinya


Bukankah seharusnya tanggung jawabmu, untuk menghentikan saudaramu?


Setidaknya lakukan itu untuk mempertahankan nama baik ayahmu


Bagaimana bisa pewaris darah bangsawan, salah satunya menjadi penjahat dan buron. Aoryu dan Yoshiro, benar-benar payah mendidik anak mereka, bahkan setelah mereka matipun..... " ucap Tanuki

__ADS_1


Brakkkkkkk


Aora menggebrak meja, ia begitu kesal dengan ucapan Tanuki. Baginya Tanuki boleh mengejeknya, tapi tidak untuk kedua orang tuanya terutama sang Ayah yang begitu ia hormati


"Aku berjanji, di hadapan semua orang aku sendiri yang akan menangkap Yora, dan membawa ke Sora. Tapi ingat Tuan Tanuki....


Keasalahan yang aku buat ataupun Yora buat, jangan sekali-kali kau kaitkan dengan Ayah dan ibuku


Kau tidak berhak menyebut nama ayahku, bahkan dengan mulut busukmu itu


Bahkan apa yang kedua orang tuaku lakukan, mereka orang-orang yang tidak boleh kau remehkan!!!! "


Aora menatap Tanuki tajam dengan mata merah menyalanya, aura hitam muncul di sekujur tubuhnya. Emosi dan amarah menyelimuti Aora, kekuatan sihir yang tidak sengaja aktif dari Gyokunya menjalar ke segala arah dan membuat suasana menjadi mencekram


Tangan Aora mengepal kuat, ia tidak terima jika orang yang paling ia hormati itu di seret dalam masalah seperti ini. Bagaimanapun perbuatan Yora bukan kesalahan kedua orang tuanya, Yoralah yang memilih jalan kegelapan dan mengkhianati semua orang


Hening...... Semua orang di ruangan itu begitu takut dengan tatapan tajam Aora, bahkan untuk Ten dan Rou


"Aora? Apa yang terjadi denganmu.... Tatapanmu..... " gumam Rou tidak percaya, ia seakan melihat Aora seperti orang lain, tatapannya menyoratkan kegelapan hebat dari sorot mata merah menyalanya


Sementara Tanuki hanya diam, tatapan menyeramkan Aora seakan mengunci mulutnya rapat.


" Jadi inilah yang terjadi, jika keturunan pilar kehilangan kendali tubuhnya?

__ADS_1


Kekuatan moster sesungguhnya " gumam Tanuki


__ADS_2