Garis Darah Terkutuk

Garis Darah Terkutuk
Kurasu sang Kegelapan


__ADS_3

"Sedikit lagi, aku akan tahu siapa identitas wanita bernama Yukio itu"


Mirai yang masih terbelenggu di dalam ingatan Tanuki, sedikit lagi akan menemukan siapa identitas gadis kecil berambut pirang yang ia lihat. Di dalam ingatan Tanuki, gadis itu begitu dekat dengan ayah dan ibu Aora, sementara dengan ayahnya Kizuna, gadis bernama Yukio itu bagaikan nona muda yang harus ayahnya jaga


"Bukankah mereka berteman? Kenapa dari gerak gerik Tanuki dan Ayah, terlihat seperti ada batas yang menghalangi mereka berteman? "


Mirai melihat, baik Tanuki dan Ayahnya memang berteman lekat dengan 3 bocah yang lain, namun di balik itu semua mereka seakan sangat menjaga etika didepan ketiga anak itu. Mirai ingat Aora pernah memberitahunya, bahwa ayah dan ibunya merupakan keturunan Clan bangsawan Sora. Clan Matahari, Clan Bulan dan juga Clan Salju, mungkin memang tugas Ayahnya dan Tanuki lah untuk menjaga ketiga anak bangsawan itu.


Jadi tidak diragukan lagi, kenapa sikap ayahnya begitu sungkan, bahkan ketika menghadapi anak seumurannya yang juga merupakan teman-temannya


"Ayah, bahkan dimasa kecilmu. Kau begitu kesepian"


Mirai hendak mengulik lebih jauh ingatan Tanuki, sedikit sudah ia mengerti kinerja sihir penghisap jiwa miliknya. Untuk itu, ia yakin bisa melihat ingatan Tanuki setelah tumbuh remaja dengan sedikit pengontrolan sihir. Setidaknya, Mirai harus mengetahui, siapa ibunya sekaligus wanita satu-satunya yang ayahnya cintai


"Sesikit lagi, aku akan tahu siapa ibuku"


Di alam bawah sadar Tanuki, Mirai mengaktifkan kekuatan Gyoku di tangannya. Ia bermaksud mempercepat ingatan Tanuki, dan bergerak menuju fase dimana Tanuki dan Kizuna sudah beranjak dewasa


Bamun, belum sempat ia mencapai tujuannya, kesadaran Tanuki terganggu, Mirai dapat melihat gulungan kabut hitam tebal memakan ingatan Tanuki beserta Mirai didalammnya


Sressssshhhhhh....


Kabut tebal berwarna hitam, seakan menghisap jiwa Mirai, membawanya ke ruang antah berantah yang dipenuhi kabut awan berwarna putih.


"Dimana ini? "


Mirai melihat sekeliling ruang hampa yang terpangpang luas didepannya, sambil terus waspada dengan sekelilingnya. Mungkinkah ini salah satu jurus ilusi Tanuki


" Dewi Salju, sudah lama sekali sejak terakhir kau menghianatiku, hem? "


Suara seorang laki-laki, yang entah berasa dari mana menggema di seluruh ruang aneh tempat Mirai terdampar. Mirai yang merasa panggilan itu ditujukan untuknya hanya bisa menautkan alis, bingung


" Dewi Salju? Siapa kau tunjukan wujudmu! "

__ADS_1


Mirai masih dalam posisi siaga, untung saja sihir masih bekerja diruang aneh ini. Untuk itu, oa segera mengaktifkan Gyokunya, dan bersiap menyerang pria yang masih belum menunjukkan wujudnya


Awan hitam pekat, yang Mirai yakini mirip dengan apa yang membelenggunya ketika kehilangan kendali 10 tahun lalu, gumpalan awan yang disebuat sihir kegelapan. Perlahan gumpalan awan itu menggerumul, dan membentuk sosok pria berwajah tegas dengan rambut hitam pekat membingkai setengah wajahnya


Mata semerah darah miliknya mengingatkan Mirai pada kekuatan aneh Aora, sementara ciri fisik pria didepannya itu begitu mirip dengan Xio, dengan pembawaan kalem tapi terkesan mengintimidasi lawan dengan tatapan tajamnya


"Siapa kau? "


Pria itu hanya tersenyum tipis kearah Mirai, sambil menapakkan kakikanya ke lantai, ia pun berjalan dengan tenang menuju ke arah Mirai


" Kau melupakanku? A... Benar juga, kau memang Dewi Salju, tapi kau berada dalam kehidupan berbeda denganku


Perkenalkan, Namaku Kurasu kau mungkin tidak asing saat mendengar namaku ini"


"Kurasu? "


Alis Mirai sesikit berkenyit, nama itu memang tampak familiar untuknya. Tapi dimana itu? Siapa sebenarnya pria berpakaian aneh didepannya?


Dilihat dari cara berpakaiannya, pria benama Kurasu terkesan sangat kuno. Kimono Hitam menjuntai yang sedikit rumit, biasanya di gunakan keluarga raja atau bangsawan ketika melakukan ritual istimewa. Tapi dilihat dari postur wajahnya, ia tampak tidak lebih tua dari Nona Shiyuu, seniornya di rumah sakit Sora


Akan ku katakan, jauh sebelum kau menerima reinkarnasi berulang ulang, kau adalah kekasihku. Dewi Salju


Jadi sudah sepantasnya kau kembali kepelukanku, sayang"


Ucapan pria itu memang terdengar elegan dan menawan. Tapi Mirai hanya bisa berdecih, siapa dia? Beraninya memanggilnya dengan sebuta konyol seperti itu


"Cukup! Aku tidak mengerti ucapanmu, entah itu reinkarnasi atau apapun hal konyol yang kau katakan, aku tidak peduli


Aku Mirai, aku bukan Dewi Salju seperti apa yang kau katakan! "ucap Mirai tidak terima


Namun, hanya dalam kedipan mata Kurasu didah berada tepat di hadapan Mirai. Tatapan dinginnya seakan menusuk kedalam mata seindah lafender milik Mirai.


Mirai hendak menjauh dari laki-laki aneh itu, namun tangan dan kakinya seakan membeku dan tidak bisa ia gerakan

__ADS_1


"Apa ini? Kenapa tubuhku sangat sulit aku gerakkan? "


Mirai hanya bisa menatap tajam pria didepannya, sedangakan Kuarsu hanya memandang Mirai dengan tatapan yang sulit diartikan


" Cepat lepaskan Aku! Atau-"


Mata Mirai membulat sejalan dengan ucapan yang belum sempat ia lanjutkan, tangan dingin pria itu menyeruak mengusap pipinya lembut


"Aku merindukanmu" ucap Kurasi dengan wajah datarnya, tapi Mirai dapat merasakan setiap kata yang ia ucapkan benar-benar dipenuhi oleh emosi kerinduan


10.000 tahun, waktu yang dibutuhkan Kurasu untuk bertemu kembali dengan reinkarnasi Dewi Salju. Baik rupa dan tatapan yang ia ingat dari wanita yang ia cintai itu, sangat mirip dengan Mirai yang tengah berdiri membeku didepannya


"Hentikan omong kosongmu itu! Dan jauhkan tangamu dari wajahku! "


Mirai tidak bisa berbuat banyak, yang ia dapat lakukan hanyalah mengintimidasi lawan dengan kata-katanya. Tapi, Kurasu seakan tidak memperdulikan ucapan Mirai, tatapannya seakan masih tenggelam didalam sosok Mirai yang begitu Mirip Dewi Salju


" Kenapa? Kenapa kau mengkhianatiku? Kenapa? " ucap Kurasu Pelan


Dengan senyuman penuh arti, ia menciptakan pedang dengan sihirnya, dan langsung menusuk tubuh Mirai


Brasssshhhhh.....


" Arkh"


" Kali ini! Sudah waktunya kau membayar semua perbuatanmu, dan kembali sebagai milikku seutuhnya! "


Meski di dunia ilusi, Mirai dapat merasakan tajamnya pedang menusuk tubuhnya. Ia mungkin tidak dapat berganti dengan clon salju miliknya, bagaimanapun dunia tempatnya ia berada saat ini benar-benar di bawah kuasa pria bernama Kurasu itu


" Jadilah milikku, dan datanglah kehadapanku saat aku dibangkitkan sepenuhnya


Jika kau menolak takdirmu, aku akan mulai mempermainkan orang-orang yang sangat kau hargai dikehidupan ini! "bisik Kurasu pelan, ia seakan tidak peduli rasa sakit yang Mirai rasakan karena ulahnya


" Jika didunia ini kau masih memiliki perasaan yang sama dengan saudaraku, aku mungkin akan membunuh reinkarnasi Yorasu dan Aorasu lebih dulu

__ADS_1


Tunggu saja....


Aku akan membalas penghinaan yang pernah mereka berikan kepadaku! "


__ADS_2