Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 105 Selir Duan Yu Yan Yang Tak Mau Mengaku


__ADS_3

“Entah apa yang kau katakan itu sesuai dari hatimu atau tidak, akan tetapi dari apa yang ku tahu dan telah dipastikan kembali apa yang baru saja kau katakan itu hanyalah isapan jempol belaka, bahkan semua orang juga akan dapat melihatnya jika mereka melihat apa saja yang kau lakukan pada pengawal suruhanku. Itu sudah sangat membuktikan bahwa kau adalah orang yang sangat munafik dan hanya peduli dengan kebikan dirimu dan orang-orang yang dekat denganmu saja tanpa mau mengerti mengenai orang lain.


"Aahh... Tuanku hamba mohon jangan salah paham terlebih dahulu, Selir ini bisa menjelaskan semua,” kata Selir Duan Yu Yan sambil memelas dan mencoba meyakinkan kembali Sang Suami agar bisa dibohonginya lagi.


Namun yang tidak pernah Selir Duan Yu Yan pikirkan adalah ketika Sang Jendral Shen benar-benar tidak terpengaruh oleh dirinya kali ini.


Karena saat ini Sang Jendral Shen Guo Feng tahu dengan pasti bahwa Sang Selir tengah berbohong.


Selain itu Sang Jendral Shen Guo Feng saat ini benar-benar telah mengetahui dan melihat warna asli dari kepribadian yang ditunjukan oleh Selir Duan Yu Yan selama ini, itu hanyalah kepalsuan.


Apalagi saat ini Sang Selir juga tetap tak mau mengakui kesalahannya, bahkan jika Sang Selir tetap tidak ingin mengakui jika dirinya telah mencuri banyak hal milik istrinya Xi Yu Nian.


Dan terutama adalah benda berharga pemberiannya yakni kipas tulang beruang perak level 4 tersebut.


Jenderal Shen Guo Feng tidak akan pernah melepaskan Selir Duan Yu Yan begitu saja. Dan menikmati kebebasan setelah apa yang telah Ia lakukan selama ini terhadap mendiang istrinya Xi Yu Nian dan juga kedua buah hatinya yang selama ini dirinya abaikan begitu saja. Akibat dari kebodohannya yang dengan mudahnya dimanipulasi dan dihasut oleh kedua Selir nya saat itu.


Dan saat ini Sang Jendral telah bertekad untuk menebus semua kesalahannya kepada kedua Putra dan juga Putrinya meski apapun yang terjadi. Dia akan bersikap sebagaimana mestinya sebagai seorang Ayah dan juga kepala keluarga.


Sang Jendral juga tidak akan berpihak ke orang yang salah lagi mulai dari sekarang. Karena dirinya menyadari bahwa sikapnya selama ini telah membuatnya kehilangan orang-orang yang paling dirinya cintai dan juga sayangi.


Seperti halnya saat dirinya kini tersadar bahwa dirinya tak hanya kehilangan istrinya namun juga seluruh cinta yang pernah istrinya serahkan hanya kepadanya. Namun kini dirinya baru menyadari jika dia telah kehilangan semuanya, cinta Istri dan juga kasih sayang dari kedua anaknya yang selama ini dirinya abaikan.


“Dimanapun seorang pencuri tidak akan pernah mau mengakui kejahatannya, dan begitu juga Kau,” kata Sang Jendral dengan sangat suram.

__ADS_1


Ketika dirinya mengucapkan itu dia juga terbayang akan kebencian yang dipancarkan dimata kedua anaknya Shen Yu Lin dan juga Xi Lilian Kepada nya.


“Tuanku tolonglah percaya terhadap Selir ini, bahwa Selir ini salalu tulus kepada seluruh penghuni Kediaman Jendral ini. Bagaimana bisa hamba akan mencuri dari mereka,” kata Sang Selir Duan dengan menunjukan ekspresi terluka dan juga tak menyangka.


Karena dia pikir Sang Jendral Shen Guo Feng akan segera berubah pikiran dan juga luluh ketika melihat dirinya yang sudah menunjukkan sisi lemahnya yang palsu itu.


“ Kau masih tidak mau mengaku rupanya, baiklah kalau begitu aku akan menuruti kemauan mu kali ini, jangan salahkan Aku, karena Kau sendiri yang memintanya.” Ucap Sang Jendral dengan senyum menyeringai dibibirnya.


Setelah itu sang Jendral memerintahakan sang pengawal terpercaya miliknya untuk menyeret dan menghukum Selir Duan Yu Yan dihadapan suruh Keluarga Besar Keluarga Shen.


“Yi'an lakukan hukuman keluarga bagi seorang pembohong dan juga pencuri barang majikan, dan bahkan berani berkata dengan maksud tidak baik atau menghasut terhadap anggota Keluarga Kediaman Jendral ini.” Kata Shen Guo Feng dengan yakin dan sangat lantang.


“Baik laksanakan perintah Tuan Besar, 50 kali pukulan papan akan segera kami lakukan untuk semua kejahatan yang telah Anda sebutkan tersebut Tuan Besar.” Balas Yi’an tak kalah lantangnya seperti majikannnya.


“ Tuan Besar? Mengapa hamba juga dihukum, hamba hanya berusaha melindungi Putri hamba agar tidak di perlakukan tidak senonoh oleh mereka saja, tidak ada maksud lain.” Ucap Selir Duan membela diri.


“Apa kau yakin tidak ingin mengakui segala kesalahanmu itu? Jika memang begitu tambahkan lagi hukuman baginya menjadi 80 cambukan, dan segera kirim Shen Sie Mei ke kuil keluarga di Pegunungan Sunyi setelah mencukur semua rambutnya itu,” kata Sang Jendral Shen Guo Feng dengan dingin.


“Ampun Tuanku, belas kasihanilah hambamu ini Tuan, hamba benar-benar tidak melakukan kesalahan-kesalahan apapun dan jangan kirim putri kita ketempat yang terpencil itu ku mohon padamu suamiku.” Kata Selir Duan dengan berderai air mata.


“Baiklah jika kau masih bersikeras dengan kebohongan mu itu, Akan ku bantu kau untuk kembali mengingat kesalahanmu yang kemungkinan telah menggunung itu, sehingga kau tak mampu mengingat semuanya sendiri.” Kata Jendral Shen Guo Feng dengan jijik memandang Selir Duan.


Dia benar-benar tak habis pikir dengan dirinya sendiri, bagaimana bisa dirinya dulu bisa begitu percaya dan dibutakan oleh ular seperti wanita di hadapannya itu.

__ADS_1


“Tuan? Apa maksud Anda? Hamba mana berani mem....” kata Selir Duan terhenti ketika ingin mengelak.


“Cukup kau mengatakan bahwa kau tak berbuat sesuatu yang salah. Dengarkan ini baik-baik maka kau akan tahu dimana letak kesalahan mu nantinya. Sekarang kau keluarkan kembali kipas yang kau gunakan untuk menyerang kedua pengawal ku tadi,” perintah Sang Jendral dengan mengeluarkan aura membunuhnya terhadap sang Selir.


Sedangkan Selir duan yang telah mendapatkan tekanan yang begitu mengerikan, ia menggigil bahkan sekujur tubuhnya telah dibasahi oleh keringat dingin. Dan secara spontan kembali mengeluarkan kipasnya tadi.


Selir duan masih sangat ketakutan akan aura yang dikeluarkan oleh Sang Jendral. Saat ini Ia seolah-olah telah berada di tebing yang bisa kapan saja Ia terdorong dan jatuh ke dalam jurang yang tak berdasar dan juga gelap, yang membuatnya begitu takut dan tak berani untuk bergerak sedikitpun. Jika dia bergerak maka kematianlah yang akan menyambutnya.


Setelah Sang Jendral menyaksikan bahwa Sang Selir saat ini telah terdiam dan tidak lagi membantah maka dia mulai angkat bicara.


“Selir Duan pernahkah kau berpikir, jika suatu ketika semua kelakuan dan perbuatan buruk yang telah kau lakukan itu justru akan berbalik menimpamu sendiri?” tanya Sang Jendral Shen Guo Feng.


“Aa apa mmak maksudd Tuan Besar ini? Hamba benar-benar tidak mengerti apapun?” jawan Selir Duan Yu Yan.


“Seperti kali ini, sedari awal kau tak mau mengakui bahwa kau telah mencuri kipas tulang hewan ini. Dan kau bersikeras bahwa benda ini adalah milik mu. Bukankah begitu?” Tanya Sang Jendral Shen Guo Feng lagi.


“Itu..,iii itu se sebenarnya...,”


“Berhentilah untuk mengelak dan membuat pembelaan diri yang tidak akan ada gunanya itu. Apakah kau tahu bahwa ada kenangan yang sangat berharga dibalik sebuah kipas tulang ini? Apakah kau ingin mengetahui kisahnya? Heh.... Tenang saja kali ini kau sangat beruntung sehingga kau bisa mendengarkan nya secara langsung dari seseorang yang membuatnya. Dengarkan ini baik-baik maka setelah itu kau akan


menyesali semua kata-kata mu tadi.


Selir Duan Yu Yan yang telah mendengar Sang Jendral Shen Guo Feng berkata demikian, ini dirinya memiliki sebuah firasat buruk, yang entah apa itu akan tetapi akan membuat dirinya dalam masalah yang sangat besar.

__ADS_1


__ADS_2