
"Apakah kalian baru menyesal sekarang? Mengeluh pun tak ada gunanya! Karena semua sudah terlambat. Seharusnya kalian bisa membuat keputusan yang bijak untuk diri kalian sendiri. Meskipun itu dari dua pilihan yang sama menyakitkannya bagi kalian berdua." kata Xi Lilian yang tiba-tiba berada didalam pondok yang mereka tinggali.
"Kamu.....kamu siapa? Kenapa kau bisa masuk kemari?" tanya Mu Annchi tergagap karena terkejut.
"Dan apa maksud mu berbicara seperti itu terhadap kami?! Selain itu kau juga tidak punya hak karena kamu hanya orang yang tak ada urusan nya sama sekali dengan kehidupan kami!" tukas Mu Annchi yang marah karena apa yang diucapkan oleh Xi Lilian barusan begitu menyinggung tepat di hatinya.
Namun Xi Lilian masih tetap diam dan selalu mempertahankan sikapnya yang tenang dan dingin seperti tidak terpengaruh sedikitpun dengan kemarahan gadis dihadapannya saat ini.
Karena Xi Lilian tahu betul bagaimana perangai gadis itu. Yang memang selalu bersikap angkuh dan juga culas seperti Ayahnya. Hanya saja dengan kondisi hidupnya selama ini ia hanya menjadi beban dan juga kelemahan bagi sang ibu dan juga Gege nya yang selalu menyayangi dan juga selalu menuruti kemauannya meski mereka harus mengorbankan segalanya demi keinginan gadis itu.
"Hahaha.... lihatlah ini, bahkan kalian juga tidak bisa mengenali ku yang selalu kalian semua rugikan. Terutama oleh dua orang yang kau sebut Ayah dan juga saudara laki-laki itu. Kalian bahkan sudah tahu jika orang tua sepertinya tidak layak untuk kalian jadikan panutan dan juga sokongan maupun sandaran hidup. Akan tetapi mengapa kalian masih berharap dan juga mempercayai nya dan memaksa Putra dan saudara laki-laki kalian satu-satunya ikut terjerumus dalam rencana kotor Han tua itu." kata Xi Lilian yang langsung menyadarkan kedua Ibu dan anak itu akan identitas gadis bertopeng yang berada di hadapannya saat ini.
"Anda adalah Nona Muda Resmi dari Kediaman Jenderal Shen?!" seru Mu Xin Yi, dengan terkejut.
Mereka berdua benar-benar tidak pernah menyangka jika pada akhirnya mereka bisa bertemu dengan sosok yang selama ini terkenal sebagai sampah dan pemborosan besar yang paling populer di Kekaisaran Wuxi ini.
Tapi meraka merasa jika aura orang yang berada di hadapannya itu tidaklah seperti seorang pengecut sama sekali.
Ia justru tampak anggun dan juga elegan secara bersamaan. Sehingga siapapun sulit untuk menolak pesonanya yang begitu memikat itu.
Tak berapa lama mereka terkejut, pada akhirnya mereka menyadari bahwa mereka telah banyak bersalah dan menyinggung gadis didepannya itu.
Meskipun gadis itu tak menjawab pertanyaan nya tadi. Namun mereka sangat yakin jika gadis yang ada di hadapan mereka saat ini adalah gadis yang mereka maksud.
Tanpa basa-basi Mu Xin Yi bergegas maju kehadapan nya dan berlutut mohon ampun kepada Xi Lilian.
__ADS_1
"Nona Shen mohon Ampunilah kami, terutama Putra serta Putri ku yang telah menyinggungmu dan juga seluruh keluarga mu. Namun jika kau ingin menghukum kami, maka lebih baik Anda menghukum saya saja. Saya lah yang bersalah." kata Mu Xin Yi dengan perasaan yang sangat merasa bersalah.
Namun sebelum Xi Lilian sempat merespon apapun, Ia sudah didahului oleh Mu Annchi.
"Ibu apa yang kau lakukan? Untuk apa kau berlutut seperti itu kepada gadis sampah ini, memangnya apa yang bisa dia lakukan terhadap kita? Apalagi dialah yang harus meminta maaf kepada kita karena telah berani menerobos kediaman kita ini," kata Mu Annchi dengan arogan dan juga tidak tahu diri.
"Diam, Apa yang kau katakan Nak?! Apakah kau sadar kita saat ini berada di mana, hah?" tukas Mu Xin Yi pada putrinya yang selalu bersikap keras kepala dan juga angkuh, seperti ayahnya.
"Nona ku mohon..." ucapan Mu Xin Yi tergantung karena telah di sahut oleh Xi Lilian.
"Pada awalnya aku dan Gege ku masih bersimpati terhadap kalian Ibu dan kedua anak, sehingga kami membawa kalian kemari dan memberikan penawar racun pada kalian berdua. Namun sayangnya sikap kedua putra dan juga putri mu yang tidak tahu diri itu membuat ku berubah pikiran. Maka jangan salahkan Aku jika setelah ini kalian akan menanggung apa yang semestinya kalian dapatkan. Dan seharusnya kalian juga sadar jika kalian juga salah satu penyebab kematian ibunda ku akibat keegoisan dan keserakahan kalian sekeluarga. Maka bersiaplah karena setelah ini aku pasti akan mengirim kalian bertiga ke penjara tempat dimana suami atau ayah kalian itu mendekam. Terlebih lagi saat ini semua orang juga tahu bagaimana reputasi keluarga kalian yang sesungguhnya. Jadi aku tidak yakin jika akan ada seseorang yang mau membantu kalian keluar dari penjara kelak. Terlebih lagi saudara laki-laki mu yang merupakan seorang penghianat Kekaisaran Mu Zhang Jun itu," kata Xi Lilian dengan dingin dan juga ia bahkan tidak sedikit pun melepaskan pandangannya pada Mu Xin Yi untuk mengamati setiap perubahan ekspresi nya.
Terlebih disaat wanita paruh baya itu mendengar saat ia mengucapkan Nama yang sangat familiar itu.
Dan benar saja ketika Mu Xin Yi mendengar nama Mu Zhang Jun disebut seketika dirinya membeku dan juga terkejut.
Jauh didalam lubuk hatinya Mu Xin Yi seolah tak percaya akan hal itu, tapi Ia juga merasa kecewa jika hal itu benar-benar terjadi.
Mu Annchi yang mendengar pembicaraan antara Xi Lilian Sang, Ibu dirinya kini mengerti dengan situasi mereka saat ini. Dan dia menjadi sedikit menyesal karena tak bisa mengendalikan dirinya dan juga menyinggung gadis didepannya saat ini lebih jauh lagi.
Namun dirinya tak kehabisan ide, begitu Ia mendengar bahwa dirinya beserta ibu dan juga Gege nya akan di jebloskan dalam penjara, Ia merasa ketakutan. Dan Ia pun dengan cepat berpura-pura meminta maaf pada Xi Lilian.
"No, Nona Muda Shen maaf kan atas perilaku ku yang kurang pantas barusan, Aku mohon agar kau jangan memasukkan hal itu kedalam hati. Yakinlah aku tidak bermaksud seperti itu sama sekali," kata Mu Annchi yang mencoba mengubah situasi saat ini.
Terlebih lagi dirinya tidak akan pernah ingin masuk ke dalam penjara seperti Ayahanda nya.
__ADS_1
"Hmn...? Kau tahu aku adalah orang yang berprinsip. Dan terlebih aku akan melakukan semua yang telah ku katakan. Termasuk kata-kata ku tadi," Ucap Xi Lilian dangan dingin dan mantap.
"Tidak Nona, saya mohon lepaskan kedua anakku dan hukumlah aku semau Anda," ucap Mu Xin Yi penuh tekad.
"Sungguh beruntung kalian memiliki seorang ibu yang selalu berada disisi mu dan bersedia melindungi mu dengan seluruh hidupnya. Tapi dari apa yang aku lihat kalian terutama kau gadis, kau tak tahu bagaimana cara menghargai dan juga bersikap baik terhadap ibu mu ini," ucap Xi Lilian dengan dingin
"Bukan be..." ucap Mu Annchi terpotong.
"Aku tak butuh alasan dan juga pembenaran diri darimu. Jadi luangkan waktumu untuk menikmati kebebasan mu yang sebentar lagi akan hilang ini," kata Xi Lilian dengan datar tanpa memperhatikan bagaimana reaksi dan juga kemarahan dari Mu Annchi yang tertahan.
Namun Xi Lilian mengalihkan pandangannya pada Sang wanita paruh baya yang bersimpuh di hadapannya.
Ia juga membuat formasi penghalang diantara mereka agar apa yang akan Xi Lilian bicarakan dengan Mu Xin Yi tidak terde gar oleh gadis naif dan sombong itu.
Dan setelah beberapa saat mereka berbicara mengenai beberapa hal penting. Akhirnya Xi Lilian memutuskan untuk meyelesaikannya dan segera pergi meninggalkan kedua ibu dan anak gadis yang malang itu diruangan tersembunyi tersebut.
Namun begitu Xi Lilian keluar dari bagian belakang markas Black Star Mafia dirinya sudah disambut oleh Feng Nana dan juga Feng An Wei.
"Gege, jiejie kalian disini?" tanya Xi Lilian.
"Ya, kami menemui mu untuk melaporkan hasil misi kami pada mu Lian'er," balas Feng An Wei.
"Ya terlebih lagi Aku menemukan bahwa ada sesuatu hal yang tidak biasa yang terdapat di kediaman yang di tinggali oleh Shen Sie Mei saat ini." sambung Feng Nana.
"Baiklah ikuti Lian'er keruangan ku Gege dan juga Jiejie, kita bahas disana. Oh ya, Apakah Gege Lin ada di markas juga?" tanya Xi Lilian sambil bergegas menuju ruangannya.
__ADS_1
"Ya, Yu Lin juga baru saja kembali." balas Feng An Wei.
"Baiklah mari bergegas," ucap Xi Lilian sebelum ia melakukan teleportasi langsung ke ruang kerjanya.