Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 182


__ADS_3

Mereka berdua Ayah dan anak yang telah mendengar penuturan Xi Lilian mengenai, bukti-bukti, Anggota Black Star Mafia dan juga obat penawar racun untuk Kaisar, itu sangat mengejutkan mereka berdua Ayah dan anak.


"Tak ku sangka ternyata mereka yang meminta bantuan kepada para Anggota Black Star Mafia itu, hanya untuk mengungkap pelaku kejahatan untuk mecari tahu dalang dari pembunuh Putri Kekaisaran mereka. Jadi selama ini mereka bahkan sudah tahu lebih dulu mengenai masalah ini, dan bodohnya aku yang seorang Kaisar ini sebenarnya berusaha menutupi kebenaran demi mempertahankan reputasi dan harga diri Keluarga Kekaisaran Wuxi ini. Ini benar-benar konyol. Bahkan dengan aku bersedia mengalihkan tanggung jawab penyelidikan kasus ini kepada pihak Kekaisaran Wexia itu sama halnya dengan dirinya mempermalukan dirinya sendiri, dan menyatakan bahwa dirinya adalah Kaisar pemimpin suatu Negeri yang tidak kompeten dan tidak memiliki keadilan dalam hatinya. Lalu Muka apalagi yang masih ku miliki untuk menghadapi mereka semua. Dan Apa lagi yang gadis itu katakan mengenai obat penawar racun yang diberikan oleh Zi'er. Ternyata kerabat mereka bahkan telah membantu untuk menyembuhkan dan menarik diri Kaisar ini dari gerbang Kematian. Bukankah ini yang dinamakan dengan orang yang sombong dan tidak tahu balas budi. Jika aku benar-benar tidak memberikan semua bukti-bukti yang telah terkumpul itu. Dan terlepas dari itu semua, jika mengingat kekuatan besar yang Keluarga Kekaisaran Wexia miliki kemungkinan besar jika mereka bisa menghancurkan seluruh Kekaisaran Wuxi milik Kaisar ini dengan sangat mudah. Aku menyesal, benar-benar telah meremehkan lawan yang begitu tangguh," Batin Kaisar Huo Yu Yuan ketakutan. Bahkan saat ini wajahnya sudah sangat pucat dan keringat dingin mengalir di pelipis dengan derasnya.


Hal itu jelas sangat diperhatikan oleh semua hadirin yang berada di dalam Aula Istana Kekaisaran.


Sehingga mereka saling berdiskusi mengenai reaksi yang di tampilkan Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang tiba-tiba tampak begitu buruk.


Dan bahkan mereka tidak berani menebak apa yang telah mengganggu pikiran sang penguasa Negeri Wuxi ini sehingga tampak sangat tertekan dan ketakutan itu.


Hal yang tidak jauh berbeda juga dialami oleh Sang Pangeran Huo Juan Zi. Dirinya benar-benar tidak menyangka bahwa semua pekerjaan mereka selama beberapa hari terakhir ini sebenarnya dapat begitu berhasil karena adanya bantuan dari Kekaisaran Wexia.


Terlebih lagi orang yang memberinya beberapa pil tempo hari, merupakan saudara seperguruan dari Shen Yu Lin Putra Sulung Sang Jenderal Shen Guo Feng.


Akan tetapi dirinya merasa sangat familiar dengan pemuda yang tempo hari menemuinya dan tiba-tiba memberikan sebuah obat yang ternyata merupakan pil penawar racun untuk Sang Ayahanda Kaisar nya.


Setelah dirinya mengingat nama pemuda misterius yang disebut oleh Xi Lilian adalah Lian. Seketika dirinya teringat seseorang yang begitu terkenal beberapa saat yang lalu, dan masih menjadi incaran Paman Kekaisaran nya Huo Sun Yao.


"Apakah pemuda itu benar-benar, Tuan Muda Lian yang merupakan seorang pemuda genius yang telah membantu untuk menangani masalah Putra Mahkota dari Kekaisaran Zhong dan juga Sang Perdana Menteri yang merupakan pamannya, yang telah berkolusi dengan ras siluman, dan berambisi menguasai seluruh daratan Nanxuang ini dengan modus menyebar pusaka palsu melalui pelelangan terakhir kali." pikir Sang Pangeran Kedua Huo Juan Zi dengan cermat.

__ADS_1


"*Jika itu nyata, aku benar-benar tidak pernah menyangka jika pemuda genius yang dikenal sebagai Tuan Muda Lian itu sebenarnya adalah saudara seperguruan Tuan Muda pertama dari Kediaman Jenderal Besar Shen." gumam Pangeran Kedua Huo Juan Zi dengan suara yang lirih. Namun tanpa dia sadari justru malah terdengar oleh salah satu musuhnya.


"Pantas saja tadi pemuda yang baru berusia 14 tahun itu memiliki aura spiritual Qi yang sangat tinggi, Yang bahkan aku sendiri tidak bisa mendeteksi berada ditingkat berapa kultivasi nya saat ini. Dan betapa pandai nya dia dalam menyimpan rahasia selama ini, dengan hanya menekan kekuatannya hingga ke ranah Perajurit Penempa Qi level 4. Benar-benar pemuda yang sangat dalam. Betapa tidak, bukankah selama ini dia diketahui telah menempuh pendidikan di Akademi Kekaisaran, lalu dari mana dirinya bisa begitu beruntung bertemu seorang master yang begitu hebat. Ini sungguh di luar dugaan," batin Pangeran Kedua Huo Juan Zi*.


Berpikir jauh mengenai pemuda pertama dari Kediaman Jenderal Besar Shen itu membuat Sang Pangeran Kedua menjadi menghela napas yang dalam.


"Haaahh..... semua keturunan dari Kekaisaran Wexia ini memang memiliki hal yang spesial. Bahkan Nona Muda Xi Lilian yang benar-benar tidak memiliki kemampuan spiritual qi, namun dirinya juga cukup tangguh, bahkan kekuatan fisiknya sangat kuat, sehingga bisa memberikan tamparan yang begitu nyata kepada kakak ku tersayang," ucap Pangeran Huo Juan Zi dengan nada ironi dan lirih.


Disaat Sang Pangeran kedua Huo Juan Zi yang kini sudah mulai menenagkan diri. kembali lagi dirinya teringat dengan keputusan Sang Ayah, yang membuatnya sangat kecewa.


Bukan hanya tidak menyelesaikan masalah kasus ini sama sekali akan tetapi Sang Kaisar Huo Yu Yuan juga telah mengalihkan penangan khusus ini kepada pihak Kekaisaran Wexia dan tidak memberikan kesempatan kepada dirinya, putranya sendiri untuk menuntut keadilan atau bahkan balas dendam pada Sang Permaisuri Xiao Mu Wen. Yang selama ini selalu meresahkan seluruh penghuni Harem. Terlebih sikapnya pada sang Ibu dan juga para selir Kekaisaran beserta para keturunannya.


Bahkan dirinya juga berulang-kali mengalami situasi kritis dan hampir Kehilangan nyawa akibat rencana licik Sang Permaisuri Xiao, Putra Mahkota dan juga Paman Kekaisaran nya sendiri.


Namun di sisi Sang Kaisar Huo Yu Yuan sendiri kini dirinya benar-benar menyesal dan hanya berharap agar ia bisa memulihkan keadaan dan menyetujui permintaan kedua yang Xi Lilian ajukan.


Dirinya benar-benar tidak pernah berharap jika keadaan akan menjadi seburuk ini.


"Mengapa semua menjadi seperti ini, Aku sungguh tidak pernah mengira jika perbuatan egois akibat kecurigaan ku pada sahabat kecilku Shen Guo Feng, menjadikan bumerang yang menghancurkan semuanya. Bahkan aku yakin jika saat ini Guo Feng pun tak akan pernah bisa percaya terhadap diriku lagi, Karena aku telah menghancurkan kehidupan nya dengan mengirimkan seorang wanita ****** sebagai Selirnya. sehingga membuatnya kehilangan istri dan juga dibenci oleh anak-anak nya. Dan saat ini semua kekacauan itu kembali menyerang kepada diriku sendiri, semuanya telah dihancurkan dengan tangan ku sendiri." Batin Sang Kaisar Huo Yu Yuan dengan dipenuhi kesedihan kecemasan dan juga penyesalan.

__ADS_1


"Tidak...! Tidak...!! Ini semua karena wanita berbisa dan tukang selingkuh hingga melahirkan anak haram itu. Aku harus membalas dan menghukum mereka bertiga dengan tangan ku sendiri. Yah, benar. Aku tidak bisa menyerahkan kasus ini pada Kekaisaran Wexia. Karena aku harus membalaskan skor ini sampai tuntas. Sampai pasangan laknat serta anak haram itu sendiri yang memohon untuk mengakhirinya penderitaan dalam hidupnya." gumam Sang Kaisar Huo Yu Yuan.


Karena Sang Kaisar dari Negeri Tengah ini, kini telah membulatkan tekadnya untuk menuntaskan skor nya, terhadap orang-orang yang selama ini sangat Ia percaya dan juga iya lindungi dengan segenap hati, ternyata justru mereka juga lah yang dengan teganya mengkhianati kepercayaannya dan cinta kasihnya. Bagaimana mungkin dirinya akan melepaskan mereka begitu saja.


Dan Kaisar Huo Yu Yuan walau bagaimanapun dirinya juga yakin jika Xi Lilian akan menyetujuinya, karena jika tidak. Maka Ia tidak akan pernah membuka mengenai kebenarannya.


Kini Ia justru merasa Jika Xi Lilian sengaja mengingatkannya mengenai itu semua, karena Ia masih berbelas kasih dan tidak ingin mempermalukan serta menghancurkan Kekaisaran Wuxi ini dengan terbongkarnya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh Ibu Negara Kekaisaran Wuxi itu sendiri. Selain itu Xi Lilian juga memberikan kesempatan bagi dirinya agar bisa memperbaiki diri dan menebus segala kesalahan yang telah dirinya sebagai seorang Kaisar perbuatan dimasa lalu dengan cara menegakkan keadilan sampai tuntas dan tanpa pandang bulu ataupun melindungi orang yang bersalah. Meskipun orang itu merupakan anggotaKeluarga Kekaisaran Wuxi sendiri.


Sehingga tanpa basa-basi lagi Sang Kaisar Huo Yu Yuan segera berdiskusi kembali dengan Xi Lilian mengenai pengalihan hak penyelidikan kasus berantai ini.


"Ehm... Nona Xi Lilian, bagaimana kalau masalah penyelidikan dan pengadilan Kaskus berantai ini, tetap dilakukan oleh pihak Kekaisaran Wuxi kami? Karena setelah saya periksa dan pertimbangkan kembali, akan sangat banyak kasus yang terkait dengan orang-orang yang sama dengan kasus meninggalnya mendiang Ibunda Anda, Putri Xi Yu Nian. Selain itu ini juga bentuk penebusan kesalahan dimasa lalu dari pihak Keluarga Kekaisaran Wuxi kami terhadap Kekaisaran Wexia dan juga Keluarga Jenderal Besar Shen, yang telah dirugikan selama belasan tahun lamanya. Dan terlebih lagi Zhen juga telah mengatakan bahwa Zhen akan mengabulkan tiga permintaan Nona Xi Lilian sebagai bentu kompensasi atas kerugian yang anda derita selama menjalani pertunangan dengan salah satu Pangeran dari Kekaisaran Wuxi ini. Bagaimana menurut Nona Xi Lilian mengenai hal ini?" ucap Sang Kaisar Huo Yu Yuan mencoba membujuk Xi Lilian, dan tanpa. peduli dengan bagaimana penilaian dari seluruh orang yang hadir saat ini.


Yang terpenting untuk dirinya lakukan saat ini adalah berusaha untuk mempertahankan sedikit nama baik yang tersisa dan juga keutuhan Kekaisaran Wuxi ini dan Deklarasi Perdamaian antara seluruh Kekaisaran tetap terjaga dengan baik. Karena jika tidak, maka Ia sangat yakin jika Kekaisaran Wuxi inilah yang akan mengalami paling banyak kerugian. Baik secara materi dan moril.


Sedangkan disisi Pangeran Kedua Huo Juan Zi, dirinya merasa sedikit terkejut dengan perubahan pemikiran Sang Ayah, yang biasanya tidak akan pernah bersikap merendah seperti itu. Namun dirinya juha bisa mengerti jika akhirnya Ayah nya itu berubah dari pemikiran awalnya. Selain merasakan tekanan yang besar dan juga perasaan bersalah yang menghantui Ayah nya itu. Ia sangat yakin jika Sang Kaisar Negeri Wuxi ini tidak akan pernah mempermalukan dirinya sendiri dengan menarik kembali kata-kata yang telah Ia ucapkan sendiri.


Tapi sejujurnya jauh didalam lubuk hati Sang Pangeran Kedua Huo Juan Zi merasa sangat bersyukur dan juga senang dengan keputusan yang diambil oleh Sang Ayah pada akhirnya.


Dan Xi Lilian yang mendengar apa yang diucapkan oleh Sang Kaisar Huo Yu Yuan kini sedikit tersenyum, dan bahkan tidak terkejut sama sekali. Karena dia bisa yakin hal seperti ini akan terjadi. Dan setidaknya Xi Lilian juga merasa jika Kaisar Huo Yu Yuan tidaklah terlalu dibutakan akan gengsinya.

__ADS_1


"Hmn, tidak sia-sia aku bertaruh dengan sedikit informasi untuk menekan mental mereka dan membuka pemikiran kolot yang dimiliki oleh Sang Kaisar Huo Yu Yuan itu. Selain itu bagus bagi Sang Kaisar yang bisa menentukan pilihannya dengan bijak sana. Andai kata tidak, Aku juga tidak akan pernah segan untuk melakukan semuanya dengan caraku sendiri tanpa perlu pusing memikirkan bagaimana nasib Kaisar Huo Yu Yuan dan seluruh Kekaisaran Wuxi ini yang terancam musnah dari peradaban. Namun sayangnya masih saja aku harus mempertahankan kedamaian dunia ini. Agar tidak terjadi pertempuran dan juga kerusakan yang akan berdampak pada kehidupan seluruh makhluk hidup di alam semesta, khususnya di wilayah daratan Nanxuang ini," batin Xi Lilian yang merasa bahwa keputusan Sang Kaisar tanah Wuxi ini masih sangat rasional.


"Terima kasih atas kemurahan hati Yang Mulia Kaisar. Namun yang muda ini merasa tidak pantas untuk menyusahkan Yang Mulia Kaisar dan seluruh menteri yang terlibat, hanya untuk menangani kasus pribadi kediaman kami. Mungkin akan lebih baik jika saya mengambil alih...." ucapan Xi Lilian terpotong.


__ADS_2