Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab.73 Mengenalkan Xin Mu Ren Pada Shen Yu Lin


__ADS_3

Melihat keterdiaman sang adik dan ekspresi wajah nya yang berubah menjadi begitu buruk membuat Shen Yu Lin merasa sangat tertekan, seolah Ia tak rela jika sang adik yang sangat Ia sayang ini berekspresi sedih seperti ini.


Akhirnya Shen Yu Lin pun Menanyakan pada Xi Lilian mengapa dia tiba-tiba menjadi seperti ini.


“Ada apa Lian'er, apakah ada orang yang membuatmu terluka?" tanya Shen Yu Lin dengan lembut.


Sedangkan Xin Mu Ren yang juga memperhatikan perubahan sikap yang terjadi pada sepupunya itu menjadi ikut tidak senang.


Karena Xin Mu Ren tau benar akan sifat gadis cantik dihadapan nya saat ini. Karena bagi Xi Lilian tidak ada hal buruk apapun yang akan menyentuh batas emosional nya.


Berbeda jika itu tidak berkaitan dengan orang-orang yang Ia sayangi dan terutama keluarga nya.


Sehingga Xin Mu Ren pun ikut angakat bicara. Untuk meredakan suasana yang gelap di hati sepupunya itu.


“Kau bisa tenang, Ia akan menerima semua balasannya dengan setimpal, maka dari itu mereka tak layak untuk dapat memasuki ruang hatimu. Meski itu ruang kebencian dalam hatimu. Karena hatimu terlalu bersih untuk membenci mereka semua,” kata Xin Mu Ren dengan tenang.


"Lagi pula karma itu akan menghampiri nya cepat atau lambat. Namun dengan adanya kita, maka semu itu bisa lebih kita percepat. Bukankah begitu Lead?” lanjut Xin Mu Ren lagi.


Dan kata-kata yang keluar dari mulut Xin Mu Ren itu benar-benar berhasil mencairkan bongkahan batu didalam hati Xi Lilian.


Sehingga saat ini Xi Lilian kembali tersenyum dengan manisnya dan langsung memeluk Shen Yu Lin.


“Apa yang kakak sepupu katakan memanglah benar. Mereka benar-benar tidak layak. Setidaknya aku masih mempunyai seorang Gege yang menyayangiku. Dan juga seluruh keluarga dari pihak Ibunda, jadi aku tak perlu risau lagi sekarang,” kata Xi Lilian dengan penuh senyum cerianya.


Melihat Xi Lilian yang telah kembali ceria itu membuat Xin Mu Ren menjadi lega.


Namun berbeda dengan Shen Yu Lin. Ia yang baru saja menyadari bahwa sang adik kembali dengan seorang pria muda menjadi bingung dan bertanya-tanya akan pria muda yang Ia taksir berusia lebih tua 2-3 tahun dari usianya itu.


Shen Yu Lin tidak berpikir buruk ataupun curiga kepada adiknya. Karena Ia tau benar sifat dan karakter adiknya itu. Sehingga Ia tidak berpikiran jauh sampai ke sesuatu yang tidak-tidak.


Sedangkan Xi Lilian dan Xin Mu Ren yang mengetahui kalau Shen Yu Lin tengah dilanda kebingungan.


Akhirnya Xi Lilian memperkenalkan Xin Mu Ren terhadap Gegenya.


"Gege perkenalkan ini adalah Biao Xiong Ge kita, dan namanya adalah Xin Mu Ren yang merupakan putra pertama dari Paman Ketiga kita, yang merupakan Kakak kembar dari Ibunda,” kata Xi Lilian memperkenalkan kakak sepupu laki-laki kepada Kakak nya Shen Yu Lin.


Namun Shen Yu Lin masih bingung mengenai Paman Ketiga. Karena selama ini Ia tak pernah mengetahuinya sama sekali.


Xin Mu Ren yang melihat ekspresi kebaingungan masih melekat jelas di wajah sepupu lelakinya ini merasa harus menjelaskannya.


Sehingga Xin Mu Ren segera menjelaskan pada Shen Yu Lin secara detail. Mengenai siapa dirinya dan asal usulnya, sehingga mereka bisa menjadi saudara.


Seperti Ia yang menceritakan semuanya kepada Xi Lilian, Namun Ia tidak mengatakan bahwa dirinya dan Xi Lilian yang pernah melintasi dimensi.

__ADS_1


Kemudian setelah Shen Yu Lin mendengarkan penjelasan dari Kakak sepupu laki-laki nya itu, dia merasa takjub dan tidak menyangka bahwa Ia merupakan salah satu keturunan luar dari Klan istimewa dalam sejarah.


Namun Shen Yu Lin tetap tidak berlebihan dalam menanggapi hal itu, dan masih bisa mengendalikan diri agar tetap fokus.


“Jadi saat ini Kakek Buyut tengah sakit dan bahan obatnya sulit di temukan, sehingga mengharap bisa bertemu dengan seluruh anak dan cucunya,” gumam Shen Yu Lin karena merasa sedih.


"Ya itu adalah tujuan utama ku mencari kalian semua ke dunia fana ini," kata Xin Mu Ren.


"Karena kami semua khawatir jika Kakek Buyut tidak sempat melihat kalian, Ketika Ia pergi nantinya," gumam Xin Mu Ren dengan sangat lirih dan menahan kesedihannya.


Namum meskipun Xin Mu Ren hanya bergumam, Xi Lilian dan juga Shen Yu Lin bisa mendengarnya dengan jelas.


Karena Shen Yu Lin memang memiliki kelebihan dalam pendengarannya yang lebih tajam, melebihi kultivator biasa.


Dan sesungguhnya keistimewaan yang dimiliki oleh Shen Yu Lin karena pendengarannya yang sangat tajam dan juga bisa mendengarkan dari jarak yang sangat jauh.


Sedangkan Xi Lilian yang telah mendengarkan gumaman Sang Kakak yang telah Ia kenal sejak di zaman modern itu menjadi begitu tertekan.


Sehingga Xi Lilian bertekad untuk segera memurnikan pil khusus untuk Kakek Buyut nya.


Meski Ia masih membutuhkan satu bahan lagi. Yang mana bahan tersebut merupakan salah satu bahan utama untuk pemurnian pil pemulihan jiwa, sehingga bisa mengembalikan entitas tubuh Kakek Buyut nya agar revitalisasi nya kembali normal seperti sedia kala.


Setelah mengalami cidera akibat penggunaan energi batin dan jiwanya untuk mengakses segel terlarang demi membuka portal dimensi lain.


Karena hal itu juga sangat menyalahi aturan yang dimiliki oleh sang penjaga dimensi, karena jika tidak bisa mengendalikan sepenuhnya kekuatan itu.


Mengingat akan semua hal tersebut kini membuat Xi Lilian mengerti akan satu hal.


Xi Lilian mengerti mengapa tadi suaminya sempat melamun setelah mendengar cerita mengenai pembukaan segel portal dimensi.


Karena Xi Lilian tau bahwa suaminya pernah bertemu seseorang yang juga merupakan penyelamatnya ketika Ia menjalani siksaan petir surgawi tingkat Nirwana yang mana saat itu proses pengangkatan dan penobatan dirinya sebagai Kaisar Dewa.


Namun salah satu dari Klan Dewa ada yang merasa tidak terima. karena menurutnya, dia lah yang lebih berhak mendapatkan penobatan itu.


Sehingga Dewa itu mengerahkan kemampuan Formasi Pengganda Kekuatan untuk diarahkan pada Petir Surgawi tersebut, agar dapat memusnahkan Mo Fei Tian yang kini tengah menjalani siksaan dari Petir Surgawi untuk pengangkatannya sebagai Sang Kaisar Dewa Yang Agung.


Hingga tiba-tiba muncul satu sosok yang tidak diketahui apakah dia seorang pria atau kah wanita, yang mengenakan tudung menutupi seluruh wajahnya dan tiba-tiba memblokir formasi yang dikirim oleh Dewa Kehancuran itu dan mengarahkan pada segel portal yang sosok itu buat menuju suatu dimensi yang kosong tanpa adanya satu kehidupan pun disana.


Dan setelah itu sosok bertudung dan berpakaian seba putih tadi seketika menghilang bersamaan sebuah kilatan cahaya yang mengarah pada Dewa Kehancuran.


Yang mana itu mengakibatkan sebuah segel kutukan dan juga penghancur pusat dantian dan seluruh meridian nya.


Sehingga seluruh rentetan peristiwa itu membuat seluruh Dewa dan Dewi yang hadir terhenyak dalam ketakutan.

__ADS_1


Karena mereka tahu bahwa segel itu bahkan tidak hanya menyegel tubuhnya saja, melainkan juga menyegel jiwa dari Sang Dewa Kehancuran itu.


Dan itu artinya, dia hanya akan menjadi manusia biasa saja selama sisa hidupnya karena Ia telah kehilangan pusat dan inti dari kekuatannya.


meskipun Sang mantan Dewa Kehancuran itu mati dan jiwanya mengalami reinkarnasi, maka ia akan tetap menjadi seorang sampah kultivasi. Karena tidak akan pernah lagi memiliki dantian atau bahkan Meridian pun tak ada.


Oleh sebab itulah Mo Fei Tian selalu mencari tahu siapa sebenarnya orang itu, yang merupakan pahlawan penyelamat baginya.


Namun sayangnya sampai saat ini Mo Fei Tian belum juga berhasil untuk menemukan penyelamat hidupnya itu.


Setelah Xi Lilian mengingat kejadian dikehidupannya yang dulu itu. Ia merasa menjadi lebih bertekad untuk bisa menyembuhkan Kakek Buyut nya agar bisa menyelidiki hal itu.


Karena mungkin saja Sang Kakek Buyut mengetahui sesuatu atau mengenal seseorang yang memiliki kemampuan dan ciri-ciri yang sama dengan sosok kala itu.


Kemudian Xi Lilian menanggapi gumaman Kakak sepupunya tadi.


Ren Ge, aku janji akan berusaha sebisa mungkin untuk memurnikan pil pemulihan jiwa bagi Kakek Buyut sesegera mungkin. karena aku masih kekurangan satu bahan lagi untuk bisa memurnikannya," kata Xi Lilian jujur terhadap Xin Mu Ren dan juga Shen Yu Lin.


Sedangkan mereka berdua yang mendengar kata-kata Xi Lilian benar-benar tercengang dan sekaligus memiliki harapan bagi Sang Kakek Buyut.


Karena setidaknya untuk memurnikan pil itu membutuhkan paling tidak 7 bahan utama yang sangat langka dan juga beberapa bahan penunjang lainnya. Meski tidak termasuk langka tapi juga termasuk mahal.


Namum Xi Lilian bahkan memiliki hampir keseluruhan bahan obat-obatan yang dibutuhkan untuk memurnikan pil pemulihan jiwa bagi Kakek Buyut


Setelah perkenalan dan menceritakan alasannya datang mencari mereka, dan pembahasan mengenai herbal yang dibutuhkan untuk pembuatan pil obat bagi Sang Kakek Buyut, akhirnya Xin Mu Ren menyadari malam hampir menjelang pagi.


Sehingga itu membuatnya merasa bersalah kepada Xi Lilian dan juga Shen Yu Lin karena telah membuat mereka tidak bisa istirahat tepat waktu.


Xi Lilian yang mengetahui mengenai pemikiran dari Xin Mu Ren kemudian Ia segera meminta Sang Kakak Shen Yu Lin untuk mengantarkan sepupunya itu ke paviliun khusus untuk tamu agar Xin Mu Ren bisa segera istirahat.


“Gege lebih baik kalian berdua segera kembali untuk istirahat, dan tolong sekalian antarkan Biao Xiong Ge ke paviliunnya agar Ia juga segera beristirahat. Karena hari sudah mau pagi.” Kata Xi Lilian yang pura-pura mengantuk.


Dan kedua pria muda itu tau bahwa sang adik itu telah menyindir mereka dan menganggap mereka lemah dan tidak bisa bertahan jika tidak segera beristirahat.


Dan itu membuat kedua pria tampan itu saling pandang dan mengangguk.


Kemudian hal yang terjadi selanjutnya adalah, kedua pria tampan itu menjewer telinga gadis kecil yang tak lain adalah Xi Lilian sambil berkata.


“Bagus...sangat bagus, bahkan gadis kecil seperti mu memandang kami sepeti orang lemah. Lihatlah apa yang bisa kami lakukan kepadamu. Dasar gadis tengil,” kata Xin Mu Ren dan Shen Yu Lin bersahutan sambil menjewer kedua telinga Xi Lilian di masing-masing sisi.


Sedangkan Xi Lilian yang sedang dijewer telinga nya oleh kedua pemuda yang merupakan kakak dan juga sepupunya itu justru malah tertawa terbahak-bahak.


“Kalian berdua sungguh kompak dan juga lucu....hhhaaaaha ha ha...,” kata Xi Lilian menangapi aksi kedua pria muda itu.

__ADS_1


“Haahh baiklah para Gege ku yang tampan, cepat lepaskan telingaku dan kembalilah untuk beristirahat sejenak. Karena besok masih ada hal yang harus kita urus,” kata Xi Lilian lagi.


Barulah setelah itu mereka berdua segera melepaskan jeweran mereka pada telinga Xi Lilian. Kemudian segera berpamitan pada Xi Lilian untuk kembali dan istirahat.


__ADS_2