
Paman dan bibi yang dimaksud yakni Pangeran Mahkota Kekaisaran Wexia dan juga istrinya Putri Mahkota.
Yang mana
Pangeran Mahkota Xi Mo Han juga merupakan Kakak tertua dari mendiang Ibunda Shen Yu Lin dan juga Xi Lilian yaitu Nyonya Besar dari Kediaman Jendral Besar Shen ini Xi Yu Nian.
Melihat siapa yang berbicara itu adalah Pangeran Pertama dari Kekaisaran Wexia yang datang bersama dengan istrinya Putri Mahkota diikuti oleh Jendral Besar Shen, kedua Selir nya serta anak-anak mereka.
“Salam kepada Paman dan Bibi Kekaisaran.” Kata Xi Lilian menunduk hormat dengan sangat anggun dan elegan saat Ia melihat bahwa Paman dan Bibinya telah datang.
Diikuti oleh Bibi Hong Mei dan juga Qingyu, yang juga merupakan orang dari Kekaisaran Wexia yang datang bersamaan dengan Nyonya mereka Xi Yu Nian ketika menikah di Kediaman Jendral Besar ini.
“Bangunlah Lian'er putriku, tak usah begitu sungkan pada kami. Karena kau juga adalah seorang Putri Kekaisaran Wexia. Apalagi kau sudah ku anggap seperti anakku sendiri.” Kata Putri Mahkota sambil memapah Xi Lilian untuk bangun kemudian memeluknya.
“Baiklah Paman dan Bibi Kekaisaran, kapan kalian datang, dan maafkan ketidaktahuan ku sehingga keponakan ini tidak bisa menyambut kedatangan Paman dan Bibi.” Kata Xi Lilian dengan nada penyesalan dan rasa bersalah.
“Itu tidak masalah Lian’er, kami merindukanmu, makanya kami berkunjung untuk menemui mu dan Gege mu ini. Tapi entah mengapa Gege mu yang sedari tadi pergi untuk memanggil mu agar ke aula utama tapi tidak pernah kembali lagi. Jadi kami memutuskan untuk menyusulnya kesini. Kata Pangeran Mahkota Xi Mo Han.
“Apakah Kakek dan Nenek Kekaisaran serta Paman Kekaisaran Kedua juga hadir?” tanya Xi Lilian antusias.
“Tentu saja sayang. Mereka akan tiba di Kekaisaran Wuxi ini nanti sore. Kami kemarin berangkat lebih awal karena kami sudah sangat merindukan kalian, kamu dan Gege mu Yu Lin.
Setelah mereka bercengkrama sebentar akhirnya Shen Yu Lin angkat bicara mengenai alasan keterlambatannya ketika menjemput adiknya untuk pergi ke aula utama.
“Maafkan Lin'er yang telah lancang membuat Paman dan juga Bibi Kekaisaran menunggu sangat lama. Itu semua karena ada beberapa pembuat onar yang menahan Lian'er dikediamannya ini." Kata Shen Yu Lin
__ADS_1
Mendengar kata-kata Shen Yu Lin yang sepertinya ingin mengadukan mereka pada Paman Kekaisaran nya membuat keempat pelayan Selir Yun menjadi sangat khawatir dan ketakutan setengah mati.
Karena dapat dipastikan mereka akan mendapat hukuman yang sangat berat karena telah menyinggung Keluarga Kekaisaran terkuat nomor 2 diseluruh Benua Nanxuang ini.
Begitu juga dengan Selir Yun yang kini juga telah berkeringat dingin. Karena Ia tau bahwa perbuatanya pada Xi Lilian kali ini akan ketahuan dan yang lebih parah lagi yaitu yang mengetahui tidak hanya pihak Kediaman Jendral Shen saja melainkan pihak Keluarga dari ibunya Xi Yu Nian.
Yang tak lain adalah Kakak Tertua nya yang sangat menyayangi Xi Yu Nian bagai mutiara berharga.
Sedangkan Jendral Besar Shen yang sedari tadi terdiam juga kini bisa menilai situasi yang tidak beres, selain itu Ia juga merasa tertekan karena iparnya itu mengetahui bagaimana kehidupan Xi Lilian di Kediaman nya bahkan hanya tinggal disebuah gubuk kecil dan terpencil yang jauh dari aula utama dan kediaman utama.
Melihat keadaan yang seperti ini Jendral Shen juga merasa menyesal telah mengacuhkan putri resminya itu.
Namun begitu juga sudah terlambat baginya, semua telah menjadi seperti ini. Ia tak biasa berkata apa apa untuk membela diri.
Karena itu memang kesalahannya yang telah terjadi hampir selama kehidupan Xi Lilian.
“Oh ada masalah apa, sehingga membuat Lian'er kita harus mementingkan nya dibandingkan dengan kehadiran kami.” Kata Xi Mo Han sinis dan merasa tidak senang.
Setelah mendengar Pamannya bertanya demikian sehingga Shen Yu Lin akhirnya menjelaskan semuanya dari awal sampai akhir. Dan juga menceritakan secara detail mengenai kehidupan Xi Lilian di Kediaman Jendral ini.
“Begitulah Paman, sebenarnya sudah sejak lama kami ingin kembali ke Kekaisaran Wexia tapi kami masih berpikir dan menghargai ayah kami Tuan Jenderal Besar Shen yang terhormat itu.” Kata Shen Yu Lin merasa tak berdaya dan juga kemarahan menjadi satu.
Pangeran Xi Mo Han mengetahui kehidupan kedua keponakannya yang sangat menyedihkan itu pun merasa sangat marah dan juga terbesit rasa bersalah yang teramat besar dihatinya.
Karena Ia tak bisa menjaga keturunan terakhir dari adik kesayangannya.
__ADS_1
“Aku ingin melihat orang seperti apa yang dengan beraninya memperlakukan Putra dan Putri kesayangan ku dengan sangat tidak manusiawi.” Teriak Putri Mahkota Xia Jian Jia murka.
Dan Ia pun melihat orang-orang sekeliling nya dan berakhir dengan pandangan lurus pada kedua Selir Jendral Shen.
Sedangkan Pangeran Mahkota Xi Mo Han yang melihat kotak yang berisi pakaian yang dibawa oleh Bibi Hong Mei pun menjadi marah dan semakin kecewa dengan Jendral Shen.
“Hong Mei, katakan padaku apakah kotak yang kau pegang itu adalah yang Yulin maksud pemberian dari Selir Yun itu?!” Kata Xi Mo Han dingin yang sarat akan kemarahan yang teramat sangat.
“Ampun Yang Mulia Pangeran Mahkota, benar apa kata Yang Mulia. Ini adalah pakaian yang dikirimkan oleh Selir Pertama Jendral Besar Shen.” Kata bibi Hong Mei dengan tertunduk.
“Apa-apaan ini, apa maksudnya memberikan pakaian dengan bahan kualitas rendah ini yang bahkan para rakyat biasa di Kekaisaran Wexia kami tak mau mengenakannya. Kenapa Tuan Putri kami harus memakai barang murahan seperti itu, apalagi ini dengan jahitan seperti ini akan mudah rusak dan sobek. Apakah kalian ini memang sengaja ingin mempermalukan Putri dari Kekaisaran Wexia kami?” Marah Putri Mahkota Xia Jian Jia yang telah melihat pakaian yang dikirimkan untuk Xi Lilian.
“Bibi tenangkan amarah bibi, itu tidak baik untuk kesehatan Bibi.” Kata Xi Lilian dengan sangat lembut dan juga tulus.
Sedangkan Selir Yun yang telah mendapatkan teguran keras seperti itu kini semakin lemas dan keringat dingin telah membanjiri seluruh tubuhnya. Hingga akhirnya Ia terjatuh. Dan terduduk dihadapan Jendral Besar Shen.
Jendral Shen yang melihat Selirnya sampai seperti itu merasa semakin tertekan. Oleh karenanya Ia mencoba untuk menenangkan suasana yang memanas ini.
“Kakak ipar ini mungkin saja hanya kesalahpahaman pahaman saja dan pakaian itu pasti telah tertukar dengan yang lainnya. Nanti kami akan menukarnya kembali kata Shen Guo Feng pada pangeran Mahkota Xi Mo Han.
“Menukar katamu? Apakah kamu pikir Lian’er kami pantas menerim brang bekas seperti itu? Aku sungguh sangat kecewa denganmu, kau tidak hanya mengkhianati adikku, dengan melanggar sumpah mu dihadapan kami dan kau juga telah menelantarkan anak-anak yang telah Nian'er lahirkan untuk mu.” Kata Xi Mo Han dingin dengan aura dingin yang Ia keluarkan yang sungguh mencekik semua orang disana kecuali Xi Lilian dan Shen Yu Lin.
Karena Xi Mo Han lupa bahwa Ia kelepasan mengeluarkan aura kekuatan yang selama ini Ia sembunyikan.
Karena Ia dan keluarganya masih harus bersembunyi dari para ras yang memburu Klan mereka.
__ADS_1
Namun kini karena kemarahan nya yang tak terbendung karena orang-orang yang Ia sayangi disakiti dan di injak-injak oleh orang lain, itu yang membuatnya kelepasan mengeluarkan aura agungnya.