
"Tunggu Jenderal Xia, Bagaimana jika Aku bersedia mengembalikan nama baik dan reputasi Putrimu dan juga selain itu mereka bertiga juga merupakan cucuku. Yang mengalir darah Keluarga Kekaisaran Li ini, Jadi bagaimana mereka semua bisa tinggal diluar istana. Aku berjanji pada mu jika aku sendiri yang akan merawat mereka bertiga dan menyayangi mereka. Apalagi selama ini aku juga sangat dekat dengan ketiga cucu kita itu. Akan tetapi aku memiliki satu hal darimu. Tolong berikan status yang layak bagi Permaisuri dalam kediaman keluarga Xia milik mu," Ucap Ibu Suri Sheng Qian Yu yang berusaha membujuk sang Jenderal Besar Xia.
Kedua Jenderal Xia yang mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Ibu Suri Sheng Qian Yu itu benar-benar merasa direndahkan, seolah mereka adalah seorang pengemis. Dan di saat mereka akan menolak semua yang dikatakan oleh ibu Suri Kekaisaran itu.
Tiba-tiba saja terdengar suara dalam benak mereka yang meminta agar mereka membiarkan ketiga Putra kembar itu hidup dan tumbuh dalam Istana Kekaisaran.
"Aku mengerti jika kalian tidak ingin menerimanya, akan tetapi ingatlah status dan juga identitas sebenarnya dari ketiga pangeran kecil itu. kalian jangan pernah khawatir akan keadaan mereka dikemudian hari. Kalian perlu tahu, bahwa cucu serta keponakan kalian itu bukanlah anak-anak yang sederhana dan mudah. Akan tetapi mereka memiliki takdir dan tanggung jawab yang besar bagi keutuhan dan juga keadilan dalam kehidupan di istana Kekaisaran ini. Maka biarkan mereka tumbuh dan menjadi semakin kuat di dalam Istana. Aku pastikan pada kalian jika mereka akan mencapai takdir mereka dimasa depan. Dan kalian tidak boleh menghalangi kemajuan mereka dengan rasa kasih sayang kalian." kata suara yang tiba-tiba mereka dengar dalam benak kedua Jenderal Xia tersebut.
Dan suara itu merupakan suara yang sangat familier dan terasa sama dengan Sang Ahli Ramalan yang tiba-tiba saja telah menghilang.
Setelah mereka mendengar penuturan Sang Ahli Ramalan itu akhirnya mau tidak mau mereka harus membiarkan ketiga Pangeran kecil itu tetap berada di istana.
Namun mereka tak akan melepaskannya dengan serta merta begitu saja.
"Yang Mulia, Kami hanya ingin kalian menegakkan keadilan pada putri dan juga ketiga cucuku. Serta pengakuan Sang Kaisar Wang Junsi kepada mereka. Dan kalian juga harus bersumpah, jika kalian tidak akan pernah berusaha menyulitkan dan juga mencoba untuk melenyapkan Ketiga cucuku. Selain Itu kalian juga harus menunjukan keadilan bagi keluarga kami dengan kasus yang telah wanita biadab itu dan ibunya lakukan kepada keluarga kami," kata Sang Jenderal Besar Xia dengan tegas.
Mendengar akan jawaban Sang Jenderal Besar Xia yang setuju dengan permintaannya untuk membiarkan Permaisuri Kekaisaran tetap menggunakan marga Keluarga Xia dan tidak dengan marga Aslinya. maka Ibu Suri Sheng Qian Yu segera memberikan kode kepada Putranya.
Sehingga Sang Kaisar Wang Junsi yang memang selama ini sangat patuh dan juga menuruti seluruh pengaturan dari Ibundanya itu segera paham. Dan Ia pun langsung menyanggupi permintaan Sang Jendral Besar Xia tanpa pikir panjang lagi. Bahkan ia tidak ingin memperhatikan Permaisuri nya yang kini telah pucat.
Karena Sang Permaisuri Xia Wu Mei tahu jika dirinya tidak akan mungkin bisa memiliki kesempatan untuk menolong Ibundanya.
"Baik, sesuai dengan Yang kau inginkan Jenderal Besar Xia. Semua Akan kembali dengan baik begitu juga status mereka bertiga. Yang tetap menjadi keturunan Kaisar dan Permaisuri pertama dengan status Resmi mereka sebagai putra tertua dari Kekaisaran Li ini yakni Pangeran di negeri selatan ini. Selain itu kau bebas untuk menghukum ****** yang menjijikan itu. Bahkan jika kau membunuhnya sekalipun. Itu tidak akan pernah ada hubungannya pada keluarga Kekaisaran Li ini." Ucap Sang Kaisar Wang Junsi dengan lantangnya. sesuai dengan yang diharapkan oleh Sang Ibu Suri Kekaisaran Sheng Qian Yu.
__ADS_1
Oleh karenanya semenjak saat itu Sang Permaisuri tetap memiliki marga Xia dan ketiga pangeran hidup di dalam pengawasan sang Ibu Suri Kekaisaran.
Hingga beberapa tahun kemudian sang Ibu Suri Kekaisaran Sheng Qian Yu tiba-tiba me derita sakit keras. Yang tidak diketahui penyebabnya dan tidak ada yang bisa menyembuhkan. Dan itu semua disebabkan oleh Sang Permaisuri Xia Wu Mei yang memiliki dendam terhadap Ibu mertuanya itu. Karena dirinya harus Kehilangan Ibunya gara-gara ulah mertuanya itu.
Dan selama bertahun-tahun lamanya, sang Permaisuri Xia bahkan terus berusaha untuk melenyapkan Ketiga Pilar Kekaisaran Li itu. namu selalu saja gagal. Hingga saat para Pangeran kembar itu berusia sepuluh tahun.
Sang Permaisuri Xia Wu Mei berhasil mencelakai Putra ketiga Kaisar yakni Pangeran Wang Jin Tian saat di acara perburuan musim semi. Yang selalu diadakan olah sang Kaisar. Hingga menyebabkan Sang Pangeran Wang Jin Tian mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya.
Namun sayangnya yang tidak mereka ketahui adalah saat itu sebenarya juga bertepatan dengan masuknya jiwa Sang Kaisar Dewa Mo Fei Tian untuk menempati tubuh wadahnya. Dan jiwa Sang Pangeran Ketiga terbelah menjadi dua yang kemudian kedua jiwa itu kembali pada tubuh asli mereka untuk menyempurnakan jiwa dan juga kemampuan dari Sang Pangeran Pertama Wang Yun Ji dan Pangeran Kedua Wang Xue Min.
Maka sebab itulah mulai sejak saat itu terjadi perubahan yang sangat signifikan terhadap Ketiga Pangeran tersebut. Yang mana mereka bertiga menjadi semakin kuat dan juga cerdas.
Namun Sang Pangeran Ketiga justru memilih menyembunyikan kemampuannya dan berpura-pura menjadi buruk rupa akibat kecelakaan saat perburuan musim semi tersebut. Selain itu dirinya juga mengubah tempramen nya yang semula sangat sopan antun dan digemari oleh para putri maupun nona muda. Kini menjadi Pangeran yang bodoh dan juga sembrono serta kejam dan tidak tahu aturan sehingga banyak orang yang berubah membenci dan mengolok-olok dirinya.
Hingga akhirnya mereka pun berhasil mendapatkan informasi keberadaan Sang Paman Kekaisaran yang mereka cari selama ini. Bahkan mereka juga telah memindahkan sang Kaisar dari Kekaisaran Li yang sesungguhnya di dalam istana yang mana selama ini tidak ada yang tahu mengenai hal itu kecuali mereka bertiga. Dan para bawahan setia mereka.
Bahkan mereka mengecoh para pasukan dari organisasi Merak Hitam yang bertugas menjaga tubuh Paman mereka selama ini dengan sebuah boneka pengganti yang dibuat oleh Sang Pangeran Ketiga Wang Jin Tian.
Sehingga mereka para anggota Merak Hitam tidak ada yang menyangka bahwa yang mereka jaga selama ini hanyalah sebuah boneka sihir saja.
Sedangkan keadaan Sang Kaisar Wang yang sebenarnya yang kerap merek sebut sebagai Paman Wang Lin Yu itu kini telah siuman dan hampir pulih berkat bantuan Wang Jin Tian. akan tetapi ada sebuah racun ya g telah lama bersarang dalam tubuhnya yang belum bisa terdetoksifikasi secara sempurna.
Hanya saja itu tidak begitu berarti bagi Sang Paman, Karena ia merasa jika dirinya telah benar-benar merepotkan dan juga berhutang nyawa pada ketiga keponakannya itu.
__ADS_1
Bahkan selama ini Sang Pangeran Agung Wang Lin Yu juga sering berkeliaran di sekitar Istana Kekaisaran, akan tetapi mereka semua para anggota Keluarga Kekaisaran Li tidak ada yang menyadari akan keberadaannya disekitar mereka.
Bahkan Sang Ibu Suri Sheng Qian Yu yang kini juga sudah semakin sekarat dan hanya bisa terbaring tak berdaya di tempat tidur, tidak lagi bisa mengenali Sang Pangeran Agung Wang Lin Yu ketika Ia menyamar menjadi salah seorang Kasim di kediamannya.
Bahkan Sang Pangeran Agung Wang Lin Yu juga sering membantu ketiga keponakannya untuk mengawasi Sang Permaisuri Xia Wu Mei. Dan oleh karenanya rencana mereka selama ini untuk menjebak dan menyingkirkan para Pangeran kembar itu selalu saja gagal.
Hingga saat ini. Bahkan rencana Sang Permaisuri Xia Wu Mei kembali digagalkan oleh mereka Ketiga Pilar Kekaisaran Li. bahkan seluruh kebusukannya selama dua dekade lebih telah dibongkar dihadapan Sang Kaisar Wang Junsi tanpa sepengetahuan dari Sang Permaisuri Xia Wu Mei.
Namun mereka bertiga masih belum mengatakan kebenaran mengenai Paman mereka Wang Lin Yu yang telah di temukan dan berada diantara mereka selama ini bahkan dalam keadaan yang jauh lebih baik dari apa yang mereka semua ketahui.
Flashback Off
"Bagaimana Yang Mulia Kaisar Wang Junsi? Apakah aku sudah mendengar semuanya yang dikatakan pembunuh Yan Bao itu? selama puluhan tahun kebenaran yang selama ini tertutupi oleh trik dan juga wajah cantiknya, serta rengekannya yang akan selalu menjadi keputusan mutlak bagimu. Benar-benar pengorbanan cinta yang begitu besar dan juga dalam. Namun tidak tahunya kau telah tenggelam dalam tipuannya dan juga cinta palsunya itu. Bukankah begitu?" tanya Sang Pangeran Kedua Wang Xue Min pada Ayahanda tercintanya itu.
"Bahkan jika saat ini kau masih tidak mempercayai semua kenyataan ini, itu tidak ada kaitannya sama sekali terhadap kami. Karena cepat ataupun lambat, semua trik kotor yang pernah kalian lakukan itu akan menjatuhkan kalian dengan sendirinya. Dan kedudukan mu saat ini akan segera kembali pada pemilik aslinya." ucap sang Pangeran Pertama Wang Yun Ji dengan sangat dingin. seolah dirinya mengatakan hal tersebut selayaknya ia menghadapi para musuhnya di Medan Perang.
Sangat Kaisar Wang Junsi yang mendengar seluruh rangkaian kejadian dimasa lalu itu benar-benar telah gemetaran dan juga tak pernah menyangka jika istri dan juga anak yang dirinya sayangi selama ini bukanlah miliknya sendiri. Melainkan milik seorang Pembunuh Bayaran yang selama ini mengincarnya dan juga mantan bawahan Kakak Sulung nya yang telah lama hilang Ia lenyap kan.
Ia benar-benar tak menyangka, hingga tak bisa berkata-kata. Bahkan dirinya juga sangat sulit untuk menyangkalnya. Karena selain dari apa yang di katakan oleh anak buah pembunuh bayaran milik kekasih dari Permaisuri nya itu juga disertai bukti-bukti yang telah di kumpulkan oleh Ketiga Pangeran kembar itu.
"Mengapa di saat seperti ini kau justru hanya bisa diam? Apakah karena kau terlalu mencintai mereka itu yang membuatmu tak berdaya dan merasa lemah? Benar-benar ironis bukan, Yang Mulia Kaisar Wang Junsi Yang Agung?! Apa perlu aku harus mengingatkan padamu jika aku telah melepaskan mu, Dan kini kau bisa bebas berbicara sepuas hatimu Yang Mulia Kaisar." kata Pangeran Ketiga Wang Jin Tian yang penuh akan sindiran.
Karena Sang Pangeran Wang Jin Tian memang telah memulihkan suara serta menghilangkan kurungan yang ia gunakan untuk menahan Sang Kaisar Wang Junsi tadi.
__ADS_1
Meskipun begitu, Sang Kaisar Wang Junsi benar-benar hanya terdiam. Dan tidak bertindak apapun untuk sementara waktu. hingga akhirnya Ia terjatuh dan bersimpuh dan tampak seperti orang linglung.