
“Jaga mulut kalian yang bau itu! Jangan sembarang bicara meskipun kita berada dikediaman kita sendiri. Akan tetapi mata dan telinga Kekaisaran bisa ada dimana-mana, kalian semua harus ingat itu!” kata Jendral Shen Guo Feng mengingatkan Adik-adiknya yang sering bicara tanpa disaring itu.
“Hei dengarkan ini Kakak ku yang baik, mereka tidak akan membuat masalah menjadi lebih runyam dengan mengirimkan mata-mata ke Kediaman kita disaat seperti ini. Karena mereka semua tahu bahwa Kediaman kita sedang siaga dari segala sisi, sehingga mereka akan berpikir puluhan kali untuk bertindak gegabah di Kediaman kita saat ini.” Kata Shen Guo Jun menanggapi Sang Kakak.
“Hahh... Terserah apa kata kalian saja, Yang penting aku sudah mengingatkan kalian. Dan kenapa kalian punya waktu untuk dihabiskan bersama? Apakah bisnis kalian sudah mendapatkan keuntungan besar?” tanya Sang Jendral Shen Guo Feng pada kedua adiknya yang biasanya selalu sibuk dengan urusannya sendiri.
Bahkan mereka bersaudara sangat jarang bisa saling bertemu, apalagi menghabiskan waktu bersama-sama seperti saat ini.
“Hai, lihatlah dan dengarkan apa yang baru saja Kakak Tertua katakan? Seolah kita yang tidak pernah punya waktu untuk bersama. Bukankah selama ini dirinya sendiri yang terlalu sibuk dan bahkan tampaknya Kakak Sulung kita ini lebih betah untuk tinggal di perbatasan dibandingkan menetap di kediaman sendiri. Bahkan kami juga sangat sulit untuk menemuinya, dan sepertinya lebih sulit bagi kami untuk menemui saudara tertua kami ini dibandingkan dengan bertemu Yang Mulia Kaisar,” ucap Shen Gong Mao dengan nada ironi.
“Baiklah, anggap saja seperti itu. Dan aku akui juga, bahwa selama ini aku memang telah abai terhadap keluarga sehingga keadaan Putra dan juga Putri ku sendiri, aku bahkan tak mengetahuinya sama sekali. Dan saat ini baru aku merasakan penyesalan yang begitu dalam.” Kata Jendral Shen Guo Feng dengan raut wajah yang berubah menjadi masam dan juga sedih.
“Sudahlah Kak, ada kami yang akan selalu membantu mu, agar hubungan mu dengan kedua keponakanku itu bisa membaik. Apalagi selama ini kami juga bersalah, karena tidak bersikeras untuk mengingatkanmu mengenai mereka.” Kami yakin jika kakak ipar masih ada, dirinya juga pasti akan membuat kalian ayah dan anak hidup dengan harmonis.” Kata Shen Gong Fu yang mengerti akan apa yang tengah dirasakan oleh Kakak Sulungnya saat ini.
“Hah... Lupakan masalah itu lebih dahulu, sekarang dengarkan kami, kami sengaja mencari kakak Pertama karena sebenarnya kami berdua baru saja mendapatkan sebuah informasi yang sangat penting.” Kata Shen Guo Jun memulai pembicaraan yang lebih serius.
__ADS_1
Sedangkan Sang Jendral Shen Guo Feng yang mendengar nada bicara sang adik yang terkesan serius dan tidak main-main maka dirinya juga segera menanggapinya dengan serius dan juga cermat.
“Lebih baik kita bicarakan diruang kerjaku saja, disana akan jauh lebih aman, dan juga lebih leluasa jika dibandingkan dengan disini. Masih banyak kemungkinan jika ada telinga yang mendengarnya.” Ucal Sang Jendral yang kemudian bergegas menuju ruang kerjanya.
Dan diikuti oleh ketiga saudara laki-laki nya dibelakangnya. Meskipun mereka bertiga sama sekali tidak tertarik dengan kursi pemerintahan namun tetap saja mereka mengerti dan mengikuti perkembangan apa saja yang telah terjadi di pemerintahan.
Dan bahkan mereka juga memiliki ilmu beladiri dan juga pengawal pertahanan yang cukup bagus, guna untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan juga saling melindungi Anggota Keluarga satu sama lain.
Sesampainya di ruangan kerja Sang Jendral mereka bertiga bahkan mengerahakan pengawal bayangannya masing-masing untuk tetap mengamankan wilayah dan juga ruangan itu dari para penguntit maupun mata-mata yang kemungkinan besar telah menyamar dan bertahan di kediaman mereka selama ini.
Sebelum mengatakan sesuatu lebih lanjut kini Shen Guo Jun mengambil sebuah gulungan surat dan diserahkan kepada Sang Kakak Tertuanya itu.
Dan barulah setelah itu Ia menjelaskan mengenai informasi yang mereka dapatkan sore tadi ketika dirinya tengah berada di kedai teh yang sedang laris dan juga diminati banyak penduduk Ibukota Kekaisaran Wuxi.
Dimana lagi jika bukan salah satu kedai yang dimiliki oleh Xi Lilian dan juga para anggota Black Star Mafia.
__ADS_1
“Sore ini ketika kami berdua tengah berada di kedai teh, tanpa sengaja kami berdua bertemu dengan Yang Mulia Pangeran Kedua dan juga Panglima Xuan Yu Ming disana yang akan membahas sesuatu hal yang juga berkaitan dengan kasus yang tengah menimpa keluarga kakak pertama. Sehingga keduanya mengudang kami untuk ikut bersama mereka menuju ruang private di kedai tersebut. Yang akhirnya mereka berdua menitipkan gulungan surat itu kepada kami yang ditujukan untuk Kakak Pertama.” Kata Shen Gong Mao mulai menjelaskan.
“Dan selain itu Yang Mulia Pangeran Kedua dan juga Sang Panglima Perang Xuan juga menjelaskan secara garis besar keadaan yang tengah terjadi saat ini, di dalam istana Kekaisaran. Yang mana saat ini Yang Mulia Permaisuri Xiao telah di tahan di penjara bawah tanah didalam istana. Karena dari penyelidikan banyak ditemukan bukti-bukti yang terkait dengan banyak kasus. Dan yang menjadi prioritas utama saat ini adalah masalah pasukan militer yang dimiliki oleh Permaisuri Xiao dan juga Putra Mahkota serta ayah kandungnya yang ternyata adalah Pangeran Agung Huo Sun Yao. Dan pasukan yang berada di tempat tersembunyi tersebut, merupakan pasukan militer yang mereka persiapkan sebagai sarana yang akan dikerahkan untuk melakukan kudeta terhadap Yang Mulia Kaisar. Sehingga mereka meminta bantuan Kakak Sulung untuk mempersiapkan pasukan militer Kakak untuk mengantisipasi dan juga menghalau pasukan pemberontak itu jika mereka gagal untuk melakukan peringkusan terhadap pasukan mereka. Dan untuk lebih jelasnya lebih baik Kakak Sulung segera membaca surat yang telah mereka titipkan kepada kami tadi.” Sambung Shen Guo Jun melengkapi apa yang dikatakan oleh adiknya tadi.
Sedangan Sang Jendral Shen Guo Feng yang mendengar penuturan kedua adiknya itu merasa sangat terkejut dengan identitas Sang Putra Mahkota yang sesungguhnya dan juga mengenai situasi darurat yang tengah terjadi saat ini.
Sang Jendral Shen Guo Feng sebelumnya tidak pernah menyangka jika perkembangan kasus yang diajukan olehnya bisa mencapai ke tahap yang begitu rumit dan juga darurat negara seperti saat ini.
Namun kini Sang Jendral Shen Guo Feng juga merasa lebih tenang. Karena semua upaya untuk menangani kasus ini juga mendapat bantuan dari para Anggota Black Star Mafia yang terkenal sangat kuat dan tangguh.
Apalagi setelah membaca keseluruhan isi dari surat yang dikirimkan oleh Sang Pangeran Kedua dan juga Pangeran Perang Xuan Yu Ming kini Sang Jendral Shen Guo Feng bisa memahami lebih jelas lagi mengenai keseluruhan situasi di Kekaisaran Wuxi saat ini.
Terutama mengenai perkembangan dari kasus Permaisuri Kaisar yang bahkan telah melebar ke berbagai kasus lainnya yang selama ini berhasil ditutup dan juga disembunyikan dengan rapi.
Dan yang lebih baik lagi dari keadaan ini adalah Sang Pangeran Mahkota saat ini belum mengetahui mengenai keadaan Ibundanya yang telah ditahan.
__ADS_1
Dan bahkan dia juga belum tahu bahwa pasukan macan putihnya telah diketahui dan hampir dibekukan oleh pasukan militer Elang Merah dari birokrasi Yamen dan juga prajurit militer khusus kekaisaran yang dipimpin oleh Yang Mulia Pangeran Kedua.