Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 124 Penyusup Yang Sombong


__ADS_3

Hari semakin larut akhirnya para penghuni dimensi bintang pun memutuskan untuk mengistirahatkan diri mereka setelah beberapa hari terakhir ini mereka semua sangat dibuat khawatir dengan keadaan Yiran kecil.


Yang membuat mereka semua tidak bisa untuk istirahat sedikit pun, karena mereka semua benar-benar tulus dan juga menyayangi bayi kecil itu.


Dan terutama para majikan mereka Xi Lilian dan juga Mo Fei Tian yang selama ini telah banyak berjasa terhadap mereka.


Jadi mereka semua sebagai makhluk kontraktual mereka berdua tentu saja akan ikut menanggung semua yang dirasakan oleh Tuan mereka dengan sendirinya.


Karena diantara mereka tuan dan bawahan telah terjalin hubungan yang solid dan lebih tulus dibandingkan dengan hubungan kontratual antara yang lain.


Apalagi hubungan mereka tidaklah sebatas atasan dan juga bawahan, Namun juga sebagai satu keluarga yang hidup dengan penuh rasa sayang dan juga kepedulian yang telah lama terbina.


Namun saat ini semua telah kembali normal sehingga mereka bisa istirahat dengan baik dan tenang.


Akan tetapi berbeda dengan Xi Lilian dan Mo Fei Tian, mereka justru memilih untuk segera kembali keluar dari dimensi bintang.


Dan menyerahkan hal-hal mengenai Mo Lie Yiran kepada kelima kontraktual Xi Lilian.


Mereka berdua memutuskan untuk segera kembali keluar dari dimensi bintang karena mereka tidak ingin menimbulkan kecurigaan jika tiba-tiba saja mereka ditemukan menghilang dari kamar.


Terutama Mo Fei Tian yang saat ini dirinya dan keluarganya tengah tinggal di istana Kekaisaran Wuxi.


Jadi dirinya tidak ingin tampak mencolok dan menambah kewaspadaan dari mereka semua yang selalu berencana untuk melenyapkan dirinya.


Dan tepat saat Mo Fei Tian yang kala itu telah keluar dari ruang dimensi dan bersiap untuk merebahkan dirinya di ranjangnya karena saat itu masih tengah malam di dunia luar.


Tiba-tiba saja dirinya menyadari bahwa ada sekelompok orang yang berniat tidak baik terhadap dirinya.

__ADS_1


Akan tetapi Ia sama sekali tidak merasa heran, karena dirinya sering mengalami hal semacam ini, baik itu ketika dirinya berada di kediaman sendiri di Kekaisaran Li ataupun ketika ia sedang berada di luar.


Namun kali ini dirinya benar-benar diuntungkan karena dirinya dapat mendengar apa tujuan mereka menyerang dirinya kali ini secara langsung.


Sehingga Mo Fei Tian dapat dengan segera melakukan persiapan yang akan dirinya perlukan.


Bahkan suara orang yang ada diluar kediamannya saat itu terdengar begitu jelas di dalam pendengaran Mo Fei Tian yang super tajam.


Bahkan lokasi mereka para penyusup itu saat ini terhitung begitu jauh dari ruangan yang ditempati oleh Mo Fei Tian.


Dan bagi orang biasa pada umumnya tidak akan pernah bisa merasakan aura keberadaan mereka apalagi sampai bisa mendengarkan apa yang tengah mereka obrolkan.


“Hati-hati, jangan sampai kalian semua ketahuan dan tertangkap oleh para pengawal yang berjaga, baik itu pengawal dari Kekaisaran Wuxi maupun pengewal pribadi Pangeran bodoh itu.” Kata seseorang yang mengintruksikan beberapa orang pembunuh bayaran disana.


“Tenang saja Tuan, kami akan melakukannya dengan bersih, dan tidak akan meninggalkan kecurigaan apapun.” Jawab Sang ketua kelompok pembunuh bayaran tersebut.


“Serahkan semua itu kepada kami, dan kami akan menjamin jika semua nya akan beres malam ini juga.” Kata Sang Ketua pembunuh bayaran.


"Baguslah jika kalian paham akan hal itu, karena kami telah membayar kalian semua dengan sangat mahal, jadi kalian jangan pernah mengecewakan Tuan kami. Atau kalau tidak kalian akan tahu sendiri akibatnya. Apalagi Keluarga kalian bisa saja menjadi orang yang akan menanggung dari perbuatan kalian." ancam orang yang menyewa pembunuh bayaran itu.


"Baik Tuan kami akan melakukannya dengan sangat rapi dan juga tidak akan mengecewakan Anda," kata ketua pembunuh bayaran itu dengan sedikit gemetaran.


Akibat ancaman yang dilakukan penyewanya itu yang benar-benar membuat mereka semua takut akan keselamatan seluruh keluarga mereka.


"pergi dan lakukan sekarang juga, aku tunggu hasilnya sesegera mungkin!" perintah orang itu lagi yang tak lain adalah pengawal kepercayaan dari Pangeran Keempat Kekaisaran Li Pangeran Wang Xie Mo yang merupakan putra sulung Sang Kaisar Wang Junsi dengan Permaisuri Kaisar saat ini yakni Permaisuri Xia Wu Mei.


Setelah mendengarkan pembicaraan antara para pembunuh bayaran dan juga pengawal pribadi Sang Putra Kaisar Wang yang ke empat itu Mo Fei Tian mengeluarkan senyum smrik nya yang sangat khas yang akan membuatnya tampak mengerikan sekaligus menawan.

__ADS_1


“Oh jadi mereka benar-benar telah kehabisan dukungan sehingga mereka semua membutuhkan para Pasukan Khusus milik Keluarga Jendral Besar Xia yang selama ini diberikan Kakek Jendral (Ayah dari Ibundanya Xia Yun Lie yang merupakan mendiang Permaisuri Kaisar Wang terdahulu) kepada Ibunda Permaisuri, sesaat sebelum Ibunda menikah dengan Kaisar Wang yang pilih kasih itu dan menjadi Keluarga Kekaisaran Li." gumam Mo Fei Tian yang memiliki kilatan tajam dan juga mematikan dari matanya.


Namun kali ini dirinya merasa sedikit tertarik dengan hal ini.


Karena dirinya ingin tahu seberapa beraninya Sang Pemaisuri Xia Wu Mei dan juga Putranya itu. Sehingga mereka berani melakukan hal semacam ini ketika mereka semua sedang berada di wilayah Kekaisaran tetangga.


Bukankah dengan demikian mereka juga harus siap memerima konsekuensinya jika rencana buruk mereka itu dapat diketahui oleh orang luar.


Yang mana semua itu akan berdampak lebih besar terhadap kedudukan mereka kedepannya.


“ Aku benar-benar kagum terhadap mereka yang tidak kenal menyerah setelah kegagalan demi kegagalan mereka alami. Bahkan di saat seperti ini pun mereka masih saja mau membuat masalah dan berurusan dengan ku. Baiklah kalau begitu akan ku temani mereka untuk bermain-main sebentar. Dan mana mungkin aku bisa mengecewakan mereka yang telah membayar mahal orang-orang itu untuk bermain denganku. Buakankah tidak sopan jika aku mengabaikan mereka dan menyuruh para pengawal ku untuk mengusir mereka semua begitu saja,” Gumam Mo Fei Tian dengan sinis.


Setelah itu Mo Fei Tian yang kini dalam tampilan sebagai Wang Jin Tian langsung merebahkan dirinya di ranjangnya dan pura- pura sedang tertidur lelap.


Namun dirinya tak lupa untuk mengintruksikan pengawal bayangannya agar dirinya mengikuti rencananya.


“Zai, Zhu dan Lun kalian bertiga jangan terburu-buru bertindak. Biarkan mereka semua menemani ku bermain-main sebentar. Sedangkan kalian buatlah agar kedua kakak kembarku dan juga Ayahku tersayang itu terpancing, sehingga mereka dapat melihat pertunjukan istimewa yang disiapkan oleh istri dan anak tercintanya itu yang akan terjadi kali ini.” Ucap Mo Fei Tian pada Pengawal bayangannya melalui telepati.


“ Laksanakan Yang Mulia,” balas ketiganya kemudian pergi meninggalkan tempatnya masing-masing untuk menjalankan tugasnya.


"Baiklah semuanya sudah beres, aku akan menunggu mereka datang dan memulai pertunjukan. Ini akan menjadi lebih menyenangkan jika saja sang pelaku atau otak utama dari masalah malam hari ini juga dapat ikut melihat aksi yang mereka tampilkan," Ucap Mo Fei Tian dalam benaknya.


Dan kini apa yang Mo Fei Tian tunggu pun akhirnya datang. Bahkan mereka ke empat pembunuh bayaran yang dikirimkan kepadanya itu dengan sangat sombong dan angkuhnya mereka langsung masuk begitu saja melalui pintu utama.


Yang seakan menyiratkan bahwa mereka semua tengah meremehkan dimana keberadaan mereka saat ini, selain itu mereka juga berlagak tidak takut akan ketahuan atau ditangkap oleh para penjaga Kekaisaran Wuxi ataupun pengawal sang target mereka malam ini.


Sehingga hal itu membuat Mo Fei Tian semakin tertarik dan juga penasaran mengenai seberapa hebatkah dan besarnya nyali yang mereka berempat miliki, sehingga dengan sombong dan angkuhnya mereka memasuki salah satu kediaman di dalam istana selayaknya memasuki kamar pengantin nya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2