
Sedangkan Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang telah mendengar permintaan Xi Lilian yang satu ini, Ia bahkan terdiam cukup lama untuk merenungkan dan mempertimbangkan semuanya secara cermat.
Karena bagaimanapun jika dirinya menyetujui permintaan Xi Lilian yang kedua ini, itu sama artinya dengan melepaskan dan mempertaruhkan reputasi Keluarga Besar Kekaisaran Wuxi ini.
Namun jika dirinya menolak permintaan Xi Lilian yang satu ini, maka dirinya juga harus siap untuk berhadapan dengan pihak Kekaisaran Wexia yang selama ini juga telah menuntut keadilan untuk Putri Kekaisaran mereka yang telah tiada gara-gara kesalahan dan kecerobohan dirinya sendiri dimasa lalu.
Mengingat akan hal itu, Sang Kaisar Huo Yu Yuan juga menjadi teringat akan kekuatan yang sangat besar yang dimiliki oleh Kaisar Xi Zhao Tian, dan kedua Putra nya yang begitu tak tertandingi, itu sungguh membuatnya merasa takut dan bergidik ngeri.
Di saat Sang Kaisar Huo Yu Yuan terdiam dan merenung, Sang Pangeran Huo Lin Jin menimpali.
Karena Sang Pangeran Huo Lin Jin merasa sangat bermusuhan dan juga membenci Xi Lilian, sehingga semua yang dilakukan oleh Xi Lilian. Dimatanya akan selalu merugikannya dan juga sangat keterlaluan. sehingga secara naluriah dirinya ingin selalu menghalangi dan menggagalkannya. Tanpa mau memikirkan konsekuensinya ataupun masalah yang lainnya yang kemungkinan besar akan menimbulkan masalah besar bagi dirinya sendiri.
Bahkan saat ini Pangeran Huo Lin Jin juga melakukan kesalahan yang besar karena dirinya melupakan identitas Xi Lilian dan juga Ibundanya yang merupakan keturunan resmi dari Kaisar Xi Zhao Tian, Sang Penguasa Negeri Timur, Kekaisaran Wexia.
"Kau, gadis sampah! Jangan bertindak terlalu jauh! Beraninya kau mengancam dan mendesak Ayahanda Kaisar untuk mendapatkan keadilan untuk mu dan ibumu yang berstatus rendahan itu. Lalu mengapa jika ibumu mati karena dibunuh? Itu karena dia layak untuk mendapatkan nya. Bahkan jika nyawa ibumu yang berstatus rendahan itu masih ada atau hidup sekalipun, dia sama sekali tak berharga dan hanya akan menjadi seorang pajangan saja di Kediaman Jenderal Besar. Jadi jangan berharap terlalu tinggi!" teriak Sang Pangeran Huo Lin Jin dengan emosi yang memuncak. yang membuat semua orang terkejut mendengarnya.
Terutama Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang kini telah frustasi dengan masalah mengenai kasus di kediaman Sang Jenderal Shen dan juga tuntutan dari Kekaisaran Wexia, kini justru bertambah parah lagi masalah yang harus dirinya hadapi gara-gara anak haram yang bodoh itu.
Setelah ucapan itu selesai dikatakan, seketika aura yang sangat mengerikan kembali memenuhi Aula Perjamuan Istana. dan menekan semua orang yang berada disana. Semua keluarga Kekaisaran Wexia seketika berdiri begitu juga dengan Shen Yu Lin. Yang mana Ia sangat marah karena Ibundanya telah direndahkan oleh orang bodoh seperti Pangeran kerajaan Wuxi ini.
Selain itu juga dapat terdengar beberapa suara yang terjadi secara hampir bersaman.
"Prraaakkk...!!" suara gelas giok putih yang sangat halus pecah. Yang dibanting oleh Sang Kaisar Xi Zhao Tian.
"Dhuar..." ledakan kekuatan spiritual qi tingkat langit segera menghantam dada Pangeran Huo Lin Jin. Yang seketika dilayangkan oleh Shen Yu Lin.
"Plaakk, Pllaaakkkk...." tamparan keras yang Xi Lilian layangkan pada kedua pipi pangeran Huo Lin Jin, yang membuat kedua sudut bibir Sang Pangeran berdarah.
__ADS_1
Dan membuat Sang Pangeran Huo Lin Jin langsung tersungkur. Karena merasakan sakit di kedua pipinya dan juga dadanya.
Namun untung saja serangan ganas yang dilayangkan Shen Yu Lin tadi tidak diarahkan pada titik vital Sang Pangeran. Sehingga hanya mengakibatkan cidera bagian dalam, namun tidak begitu parah. Karena Shen Yu Lin juga bisa membatasi diri untuk menyerang lawannya yang tidak selevel dengannya.
Dan hal itu semua mengakibatkan suasana di dalam Aula menjadi sangat hening, bahkan mereka semua seolah tak berani bernafas dengan bebas.
Sedangkan dari kejauhan ada sosok pria paruh baya yang menyaksikan kejadian tak terduga itu menimpa Putra semata wayangnya dengan sang kekasih diperlakukan seperti itu, Ia merasa tidak bisa menerimanya begitu saja, Namun saat ini dirinya tidak bisa bertindak gegabah.
"Kurang ajar, beraninya mereka berdua menyerang Jin'er ku. Andai saja Keluarga Kekaisaran Wexia tidak berada di sini pasti akan ku musnahkan kedua bocah ingusan itu. Tapi anehnya mengapa aku merasakan jika aura kekuatan pemuda Shen Yu Lin itu tampak sangat kuat dan menakutkan? aku harus menyelidikinya, jika tidak akan menimbulkan masalah besar di kemudian hari. Dan gadis buruk rupa itu? Meskipun dirinya tidak memiliki aura spiritualitas qi sama sekali di dalam tubuhnya, tapi dia juga cukup kuat sehingga bisa menampar Jin'er ku sampai seperti itu. Apa yang sebenarnya terjadi? dia tampak sangat berbeda dengan apa yang dikatakan oleh para informan itu. Apakah selama ini gadis itu memang sengaja berpura-pura bodoh untuk menutupi jati dirinya yang sebenarnya. Ini benar-benar tidak bisa dibiarkan begitu saja," ucap pria paruh baya yang merupakan seorang Pangeran Agung Hou Sun Yao adik dari Sang Kaisar Huo Yu Yuan itu dalam benaknya.
Xi Lilian yang dapat mendengar semua keluhan dari Sang Pangeran Agung itu pun, kini terbit senyum menyeringai yang mengerikan dibalik cadarnya.
Namun saat ini belum saatnya bagi Xi Lilian untuk menghadapi bajingan tua itu. Jadi iya tidak begitu menghiraukannya lagi. Dan fokus untuk memberikan pengajaran pada Sang mantan tunangannya yang idiot itu.
"Pangeran....Kau mungkin saja berstatus tinggi, Tapi itu bukan berarti kau boleh memandang semua orang rendah di matamu. Dan sudah cukup bagimu menghina diriku selama ini dan aku masih bisa memiliki toleransi. Tapi ketika kau bahkan sampai berani menghina dan memandang rendah orang tua ku, terlebih itu Ibu ku. Maka Aku tidak akan pernah segan lagi untuk menghajar mu. Meski status mu sebagai Kaisar masa depan pun, aku tidak perduli. Karena pada dasarnya orang-orang seperti dirimu itu sesungguhnya sangat tidak layak menjadi seorang pemimpin suatu Negeri. Dan apakah kau sadar atau tidak jika segala ucapan dan juga perbuatan mu itu menunjukan nilai dan kualitas dirimu. Camkan itu baik-baik!" ucap Xi Lilian dengan dingin dan tegas. Dan segera mengalihkan pandangannya pada Sang Kaisar Huo Yu Yuan lagi.
Justru banyak orang yang merasa sangat kagum dengan sikap gadis yang tidak memiliki jejak kekuatan spiritual sedikitpun itu dari dalam dirinya
Bahkan mereka sangat menyayangkan nasib dari gadis yang begitu baik dan tangguh itu yang tidak bisa untuk mengembangkan budidaya Qi spiritual untuk kultivasi dan bahkan wajahnya yang buruk rupa yang konon tidak bisa disembuhkan sama sekali, meski telah mengundang tabib terkenal sekalipun.
Jika Tidak mereka semua pasti akan menjodohkan putra mereka pada gadis itu, karena status gadis Xi Lilian itu cukup tinggi dan bisa mereka manfaatkan untuk mendukung Keluarga mereka kedepannya.
Xi Lilian yang mengerti maksud dan isi pikiran semua orang yang ada disana benar-benar merasa sangat muak. Ia pun segera kembali fokus dengan permintaannya yang kedua tadi, yang sampai saat ini belum juga mendapatkan jawaban dari Sang Kaisar Huo Yu Yuan.
Sehingga Xi Lilian kini kembali berinisiatif untuk bertanya pada Sang Kaisar Huo Yu Yuan.
"Maaf Yang Mulia Kaisar, yang muda ini terpaksa harus menegur kesalahan Yang Mulia Pangeran dihadapan Yang Mulia Kaisar secara langsung. Dan yang muda ini juga masih berharap keputusan Yang Mulia Kaisar mengenai permintaan kompensasi yang kedua yang telah yang muda ini sebutkan sebelumnya. Andaikan Yang Mulia Kaisar memang tidak bersedia sekalipun, itu tidak akan ada masalah bagi yang muda ini. karena keluarga kami pasti akan melakukannya, dan di saat itu dilakukan....." ucap Xi Lilian yang sengaja dia menggantungkan kata katanya.
__ADS_1
Akan tetapi Sang Kaisar Huo Yu Yuan juga tahu maksud dari perkataan Xi Lilian tadi, tapi dirinya pasti akan sebisa mungkin menutupi sebagian hal agar nama baik keluarga Kekaisaran nya tetap aman dan tidak tercoreng.
Pikir Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang merasa masalah ini tidak seserius yang dirinya pikirkan di awal.
Dan bahkan saat ini dirinya merasa jauh lebih tenang dan juga sedikit tersirat meremehkan dimatanya terhadap keputusan yang telah Xi Lilian ambil. Karena bagaimanapun semua bukti telah berhasil mereka kumpulkan di tangannya.
Sehingga Sang Kaisar Huo Yu Yuan segera menjawab pertanyaan Xi Lilian.
"Nona, Xi Lilian memang cerdas. Dan saya yakin jika Anda dan keluarga Kekaisaran Wexia pasti akan segera menemukan dan mendapatkan keadilan bagi mendiang Putri Xi Yu Nian. Dan kami dari Kekaisaran Wuxi ini akan dengan senang hati untuk membantu jalannya penyelidikan masalah kasus tersebut," ucapan sang Kaisar Huo Yu Yuan dengan senyum licik yang tak bisa di sembunyikan dari mata Xi Lilian.
Namun dari kejauhan Pangeran Kedua Huo Juan Zi merasa ada yang aneh dengan tindakan Xi Lilian yang tiba-tiba menyerah dan malah menawarkan untuk melakukan penyelidikan sendiri ini benar-benar di luar dugaannya.
Karena sedari awal Xi Lilian terlihat sangat menitik beratkan masalah ini. Dan seolah dirinya telah mengetahui dalang sebenarnya dari kasus ini. Dan bahkan gadis kecil itu tampak sangat yakin bahwa dalang dari maslah ini adalah orang dalam di Kekaisaran Wuxi ini. Tapi mengapa tiba-tiba saja gadis itu berubah pikiran? Ini sangat aneh menurut Pangeran Kedua Huo Juan Zi.
Dan dalam hatinya Pangeran Kedua Huo Juan Zi juga merasa sangat tidak setuju dengan keputusan yang diambil oleh Ayah Kaisar nya itu. Karena bagaimanapun dirinya juga memiliki dendam dan tujuan sendiri untuk membalas segala perbuatan buruk dari Permaisuri Xiao Mu Wen.
Disaat Sang Pangeran Huo Juan Zi serius memikirkan alasan Xi Lilian berubah pikiran. Kini Xi Lilian telah juga telah memberikan tanggapannya pada Sang Kaisar Huo Yu Yuan.
"Baiklah, kalau memang demikian. Semoga Yang Mulia Kaisar Huo Yu Yuan tidak akan memiliki keluhan atau penyesalan setelahnya. Karena bagaimanapun akan sangat mudah bagi saya dan Keluarga Kekaisaran Wexia kami untuk memutuskan hukuman dan juga menuntut seluruh keluarga dan kerabat dari pelaku utama dari kasus berantai ini." kata Xi Lilian yang penuh teka-teki.
Yang membuat Sang Kaisar Huo Yu Yuan dan juga Pangeran Huo Juan Zi merasa jika ada sesuatu yang tidak beres dari makna yang tersirat dalam ucapan gadis Xi Lilian itu.
Benar saja, apa yang mereka takutkan sungguh-sungguh terjadi. Karena mereka tahu, bahwa dalam kata-kata Xi Lilian tadi pasti ada makna tersembunyi. Dan kini kedua ayah dan anak itu bisa mendengar alasan nya dalam benak mereka. yang membuat mereka tercengang dan bahkan Sang Kaisar Huo Yu Yuan segera menyesal hingga tersedak dengan kata-kata nya sendiri.
"Karena Yang Mulia Kaisar sudah menyetujuinya, kalau begitu, mohon Yang Mulia Kaisar Huo Yu Yuan bersedia untuk segera menyerahkan kembali semua bukti-bukti kejahatan yang telah ditangan Yang Mulia. Saya meminta bukti, baik yang di temukan di Kediaman Jenderal Besar Shen dan seluruh bukti yang secara pribadi diserahkan oleh anggota Black Star Mafia yang sengaja Keluarga Kekaisaran Wexia kami sewa untuk membantu penyelidikan kasus ini pada awalnya. Jika Yang Mulia Kaisar masih tidak bersedia dengan hal ini atau berusaha menyembunyikan bukti-bukti utama dari kasus ini, Maka seharusnya Yang Mulia Kaisar bisa tahu konsekuensinya kan?
Ahh... apa yang aku katakan ini, maafkan atas tindakan lancang yang muda ini telah lakukan,Yang Mulia. Karena yang muda ini bisa sangat yakin jika Anda adalah sosok Kaisar yang sangat adil dan bijaksana. Sehingga hal semacam itu tidak akan mungkin terjadi. Apalagi jika dilihat-lihat kembali, Yang Mulia Kaisar juga tidak memiliki alasan untuk melindungi dalang utama dari kasus berantai ini kan? Atau kalau tidak Yang Mulia telah bersedia mengampuni orang yang telah lama meracuni Yang Mulia Kaisar dengan begitu mudahnya. Tapi memaafkan juga merupakan hal yang sangat Mulia, Jadi patut bagi seseorang yang seperti Anda masih bersedia memelihara ular berkepala dua di sekeliling Anda. Ah... jadi akan sangat sia-sia saja obat penawar racun uang telah susah payah kakak seperguruan dati Gege ku itu. seharusnya tuan muda lian itu tidak perlu memberikannya pada Yang Mulia Pangeran Kedua, jika hanya akan terbuang percuma oleh orang yang tidak bisa belajar dari kesalahan dan tetap bertahan dengan sumber marabahaya dan kemalangan seluruh Negeri Tengah dan Kekaisaran Wuxi ini." ucap Xi Lilian panjang lebar dalam benak Kaisar Huo Yu Yuan dan juga Pangeran Huo Juan Zi.
__ADS_1