Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 204


__ADS_3

Mendengar kata-kata cibiran dari orang utusan dari Black Star Mafia itu Sang Kasim Bao benar-benar menjadi semakin khawatir dan juga ketakutan.


Namun Sang Kaisar Huo Yu Yuan masih dapat mengendalikan diri dengan jauh lebih baik daripada bawahan setianya itu yang tengah terpukul dengan kenyataan.


Sedangkan Sang Kaisar masih ragu-ragu, dengan apa yang dikatakan oleh orang yang baru saja menjelaskan mengenai racun sihir Nanjiang itu.


"Bagaimana kau tahu dan juga bisa membuat penawar racun sihir itu jika selama ini dikatakan bahwa semua racun yang dibuat oleh para penyihir Nanjiang itu hanya mampu ditawarkan oleh seseorang yang membuatnya saja. Karena yang aku dengar semua racun serta penawar buatan mereka selalu dibuat dengan darah mereka. Jadi bagaimana mungkin kau bisa...." ucapan Sang Kaisar Huo Yu Yuan terhenti.


"Huhh... Jika memang tidak butuh penawar racun buatan kami katakan saja. Lagipula aku juga enggan memberikan begitu banyak ramuan berharga dengan cuma-cuma seperti ini. Lagipula di dunia ini apakah ada hal yang tidak memiliki kekurangan atau kelemahan? Jika kau tidak tahu dan tidak bisa menangani masalah yang di timbulkan oleh para penyihir Nanjiang. Itu bukan berarti di dunia ini tidak ada yang bisa mengalahkan dan mengetahui segala rahasia dan juga kelemahan mereka. Jika benar-benar tidak ada yang bisa menandingi yang mengalahkan mereka, Tentu saja selama ini mereka semua para penyihir keturunan Nanjiang tidak akan hanya telah berhasil mengambil alih Negeri Wuxi ini, atau Bahakan seluruh Negeri di daratan Nanxuang ini. Dengan mengandalkan kekuatan racun dan sihir yang telah mereka kuasai sejak lahir secara turun temurun itu. Bukankah akan sangat mudah bagi mereka untuk mempertahankan kekuasaan dan keamanan negeri jarahan mereka." ucap Tetua Feng Zao Yu dengan perasaan tidak puas dan juga merasa telah banyak membuang waktu untuk omong kosong bersama Kaisar dan bawahannya itu.


Mendengar apa yang diucapkan oleh Tetua Feng Zao Yu itu, Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang awalnya ragu kini juga merasa sangat masuk akal, dan kini Sang Kaisar juga merasa bersalah pada Sang Tetua Feng Zao Yu.


Namun Sang Kaisar Huo Yu Yuan tidak pernah berpikir jika yang dikatakan oleh Tetua Feng Zao Yu itu sesungguhnya memiliki setengah kebenaran dan setengah lagi hanya untuk lebih meyakinkan.


Karena selama ini memang salah satu anggota Black Star Mafia memang ada seseorang yang berasal dari kawasan Nanjiang. Dan bahkan status nya bukanlah sebagai penduduk biasa, melainkan Seorang pewaris yang memiliki garis keturunan asli dari leluhur Klan Penyihir Nanjiang.


Yang pada dasarnya mereka semua, awalnya merupakan Klan Penyihir golongan putih. Hanya saja karena sesuatu hal yang menyebabkan pemegang kekuasaan sementara saat ini menjadikan seluruh Klan Penyihir Nanjiang berubah haluan dan bahkan mereka dengan sengaja berusaha memusnahkan seluruh Klan asli dari Penyihir Nanjiang.


Sehingga kini pemegang Kekuasaan tertinggi di kawasan Nanjiang bukanlah keturunan murni dari Klan Penyihir Nanjiang. Karena saat ini yang memimpin para penyihir Nanjiang itu hanyalah seorang anak angkat yang secara tidak sengaja ditemukan dan diasuh layaknya anak sendiri oleh Kepala Suku Nanjiang terdahulu yang merupakan Kakek dari salah satu anggota Black Star Mafia yang bernama Shangguan Yun Ji, kang kini lebih di kenal sebagai Feng Wu Ji.


Tapi setelah semuanya Sang Paman angkatnya itu justru berkhianat dengan cara meracuni ayah dan kakeknya selama bertahun-tahun. Hingga pada akhirnya setelah memastikan jika semua berada di bawah kendalinya.


Kemudian tanpa sungkan-sungkan orang itu Shangguan Chong Yu justru berbalik untuk menikam dan memusnahkan seluruh Klan Keluarga yang telah membesarkannya dengan penuh Kasih dan sayang yang tulus.


Itu juga yang menyebabkan Feng Wu Ji yang merupakan satu-satunya keturunan Klan penyihir asli yang tersisa bisa berakhir tragis, sebelum dirinya bisa bergabung dengan anggota Black Star Mafia.


Dan mengapa dirinya bisa selamat dan keluar dari kawasan Nanjiang itu juga berkat Sang Kakek nya Shangguan Ning An menyerahkan artefak teleportasi yang selama ini Sang Kakek simpan secara pribadi tanpa diketahui oleh siapapun termasuk Ayah Shangguan Yun Ji yang merupakan anak kandungnya. Dan itu terbukti berguna dan sangat membantu nya di saat genting seperti pada saat pemusnahan Klan mereka terjadi.

__ADS_1


Oleh karena itu, selama ini Feng Wu Ji ini selalu terkesan lebih serius dan juga sangat berhati-hati dalam bertindak. Bahkan dirinya sangat waspada terhadap masalah sekecil apapun. selain itu dirinya juga selalu berusaha dan berlatih sangat keras untuk bisa menjadi orang yang cukup kuat untuk menuntut balas dan mencari keadilan untuk seluruh Klan nya yang dimusnahkan begitu saja oleh orang-orang yang tidak tahu diri itu.


Apalagi sejak awal diri juga telah mengatakan semua hal mengenai jati dirinya terhadap Xi Lilian. Sehingga Xi Lilian juga memiliki cara serta teknik tersendiri untuk membuat Feng Wu Ji ini menjadi lebih cepat berkembang dan memiliki pencapaian yang luar biasa dari hampir semua segi. Bahkan Xi Lilian juga memberikan beberapa teknik rahasia mengenai sihir dan racun mematikan yang dirinya kuasai dan ciptakan sendiri.


Dan itu semua juga mendapatkan dukungan dari seluruh anggota Black Star Mafia dan bahkan Shen Yu Lin serta Feng An Wei juga justru ikut berlatih bersamanya.


Meski mereka berdua tahu, bahwa mereka tidak memiliki bakat sihir secara alami,atau bawaan. Tapi demi mendukung Feng Wu Ji mereka tetap berupaya agar saudaranya itu tidak merasa terasingkan oleh seluruh keluarga besar Black Star Mafia.


Dan berkat semua orang yang memandangnya dengan sangat positif dan tidak mengucilkannya karena identitas khususnya itu Feng Wu Ji juga menjadi semakin bertekad untuk menjadi lebih kuat untuk bisa melindungi semua orang yang ia anggap sebagai keluarga nya itu.


Bahkan tanpa ragu-ragu Feng Wu Ji juga sering menunjukan teknik rahasia Klan Penyihir Nanjiang miliknya pada para anggota Black Star Mafia, agar jika suatu saat nanti ada masalah yang berkaitan dengan para penghianat Nanjiang itu mereka semua memiliki persiapan meski tidak bisa mengatasinya dengan sempurna.


Karena Feng Wu Ji memang memiliki tujuan untuk membalaskan dendam nya pada orang-orang yang telah bermain licik terhadap Klan Keluarga nya serta merebut kembali apa yang seharusnya menjadi hak nya sebagai seorang pewaris satu-satunya dari Klan Penyihir Nanjiang.


Kembali ke Kaisar Huo Yu Yuan yang kini benar-benar telah diyakinkan oleh Sang Tetua Feng Zao Yu. Dan tidak lagi memiliki pikiran yang negatif pada kedua utusan Black Star Mafia itu.


Karena bagaimanapun juga, walaupun dirinya adalah seorang Kaisar. Namun dirinya juga tidak berani secara terang-terangan menyinggung dan membuat masalah dada dua sosok yang sangat Agung yang ada di hadapannya saat ini.


Sedangkan Feng Zao Yu dan juga Feng An Wei yang merasa jika urusannya dengan Sang Kaisar yang merupakan mantan atasannya itu telah selesai, kini tanpa basa-basi lagi mereka berdua segera pamit dan langsung menghilang dari hadapan Sang Kaisar Huo Yu Yuan tanpa menunggu jawaban.


Dan hal itu sekali lagi membuat Sang Kaisar Huo Yu Yuan dan juga Kasim Bao kembali terkejut hingga ingin pingsan.


"Bahkan mereka bisa muncul dan menghilang secara tiba-tiba, bukankah kemampuan teleportasi semacam itu hanya di miliki orang-orang yang memiliki tingkat kultivasi di atas ranah Langit? Jadi apakah mereka sehebat itu?" gumam Sang Kasim Bao sambil terus terbengong.


Sedangkan Sang Kaisar Huo Yu Yuan kini tengah dilanda rasa iri dengan pencapaian orang-orang yang baru saja bertatap muka dengan dirinya tadi.


"Akankah aku bisa berkesempatan untuk memiliki tingkat kultivasi yang setara dengan mereka?" batin Sang Kaisar.

__ADS_1


Dirinya merasa sangat iri dan frustasi. Karena betapa Ia mencoba dengan berbagai macam harta dan sumber daya. Namun kekuatan dan tingkat kultivasi nya mogok dan terhenti di ranah raja menengah selama hampir satu dekade ini dirinya tidak lagi mendapatkan terobosan dan pencapaian lagi dalam kultivasi. Dan itu membuat Sang Kaisar Huo Yu Yuan merasa bahwa dirinya sangatlah lemah. Ketika dirinya menyaksikan kedua orang yang baru saja menghilang dari hadapannya.


...****************...


Meninggalkan Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang tengah dilanda kegalauan dan perasaan tak berdaya itu.


Kini di sisi terpencil dari taman belakang kekaisaran yang sangat di datangi oleh para penghuni istana. di sebuah Gasebo yang cukup luas dan tertutup oleh rimbunan semak dan juga tanaman bunga yang kurang terawat, duduklah Sang Pangeran Agung Huo Sun Yao yang justru tampak sedang sangat kebingungan dan juga frustasi karena sampai sekarang dirinya masih belum mendapatkan kabar apapun dari Sang permaisuri Xiao Mu Wen.


Padahal dirinya sedari awal telah memberikan pesan padanya yang dirinya sisipkan di bawah tempat duduknya di Aula Perjamuan Istana tadi. Dan ini sudah lewat hampir Tiga Jam Ia bahkan belum mendapatkan tanggapan apapun baik dari wanitanya dan juga putra semata wayangnya itu.


"Sebenarnya apa yang tengah terjadi? Mengapa Wen'er dan juga Jin'er belum juga membalas pesan ku? Ini tidak seperti biasanya. Apa yang sebenarnya tengah mereka lakukan?" pikir Sang Pangeran Agung Huo Sun Yao bertanya-tanya dalam benaknya.


"Yang Mulia, ucap seorang bawahan yang tiba-tiba muncul dan membuyarkan lamunan Sang Pangeran Agung Huo Sun Yao.


"Bagaimana?" tanya Sang Pangeran Agung Huo Sun Yao pada bawahannya itu.


"lapor Yang Mulia, saat ini Yang Mulia Pangeran Mahkota Huo Lin Jin baru saja kembali ke Istana Timur, dari ruang kerja Kaisar. Dan tampaknya Yang Mulia Pangeran Mahkota Huo Lin Jin tampak agak linglung karena berselisih dengan Pangeran Huo Lin Dan memperebutkan gadis ketiga dari Kediaman Jenderal Shen Guo Feng. Sedangkan untuk Yang Mulia Permaisuri... beliau....." ucap bawahan itu ragu-ragu dan takut jika Tuannya itu akan sangat marah dengan hasil laporannya.


"Ada apa? Cepat katakan! Apakah terjadi sesuatu pada Wen'er?" cecar Sang Pangeran Agung Huo Sun Yao tak sabar.


"Ma...maaf Yang Mulia, bawahan ini tidak berhasil menemui Yang Mulia Permaisuri. Karena saat ini istana Phoenix tengah dijaga sangat ketat oleh para pasukan bayangan. Demi tujuan. menjaga keamanan Yang Mulia Permaisuri yang saat ini tengah istirahat karena sakit," ucap bawahan itu tertunduk dan dengan suara yang pelan.


Namun meskipun begitu Sang Pangeran Agung Huo Sun Yao tetap mendengarnya dengan sangat jelas. Dan reaksi yang ditunjukkan sama persis dengan apa yang diperkirakan oleh bawahannya sejak awal.


Sang Pangeran Agung Huo Sun Yao sangat marah, karena bawahannya itu benar-benar tidak dapat diandalkan sama sekali.


"Apa Yang kau katakan? Kamu benar-benar tidak becus." Sang Pangeran Agung Huo Sun Yao mengeram marah. bahkan urat leher lengan dan dahinya sangat menonjol yang menandakan bahwa saat ini Sang Pangeran Agung tengah menahan seluruh emosi nya.

__ADS_1


__ADS_2