
"Mei'er ada apa dengan mu? apakah ada yang terasa sakit? atau bagian mana yang terasa tidak nyaman? kamu tenang saja aku akan segara membawamu menemui tabib istana," ucap Sang Pangeran Huo Lin Dan yang tampak sangat khawatir.
Dan dengan relasi yang ditampilkan oleh Sang Pangeran Huo Lin Dan itu membuat semua orang menjadi semakin heran dan juga kebingungan.
"Sebenarnya ada hubungan apa, antara Pangeran Ketiga Huo Lin Dan dengan Nona muda ketiga dari kediaman Jenderal Besar Shen ini?" pikir semua orang,
Bahkan mereka beranggapan bahwa selama ini mereka telah menjalin hubungan yang tidak jelas. Dan tampaknya tidak hanya dengan Sang Pangeran Ketiga saja namun juga pada Sang Pangeran Mahkota juga.
Mendengar penuturan Sang Pangeran Ketiga, Sang Pangeran Mahkota Huo Lin Jin yang setengah mabuk dan kebetulan juga masih berada di sana bersama pengawalnya pun merasa sangat tidak senang.
"Adik ketiga, Apa yang telah kau lakukan pada gadis Pangeran ini?!" tanya Sang Pangeran Huo Lin Jin dengan nada yang sangat ketus.
"Kakak Pangeran pertama Apa maksud mu dengan menyebut Mei'er sebagai gadis milik mu? Lebih baik kakak pertama kembali dan istirahat. lihatlah keadaan mu, Jauh Bahakan telah begitu mabuk jadi kakak bicara Omong kosong disini." balas Sang Pangeran Huo Lin Dan pada sang kakak.
"Tentu saja Mei'er adalah wanita ku, karena mulai saat ini Mei'er akan menjadi calon selir pangeran ini." ucap Sang Pangeran Huo Lin Jin kejam pada Sang Pangeran Ketiga.
"Dan kau Mei'er, Ayo lebih baik kau ikuti Pangeran ini, Jika kau merasa tidak enak badan, kau bisa istirahat di Istana Tian yu milikku. Disana akan jauh lebih tenang jika dibandingkan dengan Kediaman milik adik ketiga, yang begitu berisik dan tidak bisa membuat mu istirahat dengan baik." lanjut Sang Pangeran Huo Lin Jin dengan ekspresi dan nada yang lembut dan menyejukkan.
Namun penuh akan sindiran untuk Sang adik ketiganya Sang Pangeran Huo Lin Dan. Yang telah diketahui oleh semua orang bahwa Sang adiknya yang tak berguna itu memiliki begitu banyak Selir di Kediamannya.
Melihat perkembangan situasi yang sangat tidak kondusif ini, benar-benar membuat Shen Sie Mei merasa sangat terkejut dan juga ketakutan. Bagaimana dirinya harus menangani masalah ini.
Shen Sie Mei sungguh tidak pernah menyangka jika Sang Pangeran Huo Lin Dan juga akan terkena sihir pemikat ini.
"Bukankah aku tidak memiliki perasaan dan kesan Baik untuk Pangeran ketiga? Lalu mengapa dia juga bisa terpikat oleh jimat sihir ini? Apakah ada yang salah? atau ada yang tidak ku sadari?" pikir Shen Sie Mei bertanya-tanya dalam benaknya.
Saking sibuknya Shen Sie Mei dengan pemikirannya sendiri kini suasana didalam Aula Perjamuan Istana benar-benar telah berkembang menjadi semakin liar dan tak terkendali.
Terlebih lagi dengan opini publik yang kini telah berkembang dengan mengemukakan pendapat secara simpang siur.
__ADS_1
Bahkan Xi Lilian yang kini sangat menikmati pertunjukan ini sangat terkejut ketika dirinya menyadari, bahwa Shen Sie Mei bisa mendapatkan benda sihir seperti itu.
"Benar-benar orang yang telah tersakiti dan hampir putus asa itu pasti bertindak sesuatu yang bahkan tidak bisa dipikirkan oleh orang biasa. Dan kelihatannya, dari kondisi ini gadis kecil itu justru kehilangan kendali dari kartu as nya tersebut. Hm... aku mulai menyukai pertunjukan ini," batin Xi Lilian seraya menikmati suasana riuh di dalam Aula.
Yah saat ini Xi Lilian telah mengetahui, jika Shen Sie Mei kini tengah menggunakan sebuah jimat sihir pemikat yang biasanya di buat oleh orang-orang yang menguasai ilmu sihir dari kota kecil yang terisolasi di ujung paling Utara kekaisaran Wuxi ini yang terkenal sebagai Negeri Nanjiang. Karena selama ini, meskipun Kawasan Nanjiang ini terdapat pada wilayah Kekaisaran Wuxi, namun kenyataannya, pemerintah bahkan Kaisar sendiri tidak berani untuk mengusik maupun mengatur di daerah tersebut.
Karena para penduduk di kawasan tersebut rata-rata menguasai ilmu sihir dan juga racun yang hanya dapat di tawarkan oleh pembuat racun itu sendiri. Karena biasanya racun itu pasti akan menggunakan darah dari pembuatnya.
Oleh sebab itulah selama ini meskipun Negeri Nanjiang hanya sebuah kota kecil akan tetapi pertahanan mereka bahkan tidak mampu ditembus oleh ribuan pasukan tempur dari Kekaisaran itu sendiri.
Bahkan siapapun orang yang berusaha memasuki kawasan Nanjiang itu tanpa izin. maka bisa dipastikan tidak akan pernah bisa kembali dengan hidup.
Beralih kembali ke situasi di dalam Perjamuan Istana yang tengah diselenggarakan.
Saat ini di dalam Aula Perjamuan Istana, Shen Sie Lie dan seluruh keluarga besar Jenderal Besar Shen Guo Feng yang lainnya juga telah melihat perkembangan keadaan menjadi sejauh ini. Dan Shen Sie Lie benar-benar merasa sangat tidak menyangka dengan apa yang dirinya dengar sendiri dari pernyataan Sang Pangeran Huo Lin Jin yang ingin menjadikan Sang Adik bungsunya itu menjadi seorang Selir Pangeran, itu artinya Sang Pangeran pujaan hatinya itu ingin menikahi adiknya menjadi istri sahnya atau bisa dikatakan sebagai Putri Mahkota.
"Tidak bisa dibiarkan, Apapun yang terjadi hanya akulah yang boleh menjadi pendamping resmi Yang Mulia Pangeran Mahkota Huo Lin Jin. Tapi sepertinya itu tidak buru-buru juga, sekarang usia adik ketiga baru saja menginjak usia 11 tahun ini. Jadi masih ada tiga sampai empat tahun lagi baginya untuk bisa memasuki usia pernikahan," batin Shen Sie Lie yang merasa sangat tidak puas dengan kejadian yang telah terjadi.
Di sisi Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng yang menyaksikan putrinya yang telah ia usir itu diperebutkan oleh dua orang Pangeran, dirinya bahkan tidak merasa bangga sama sekali.
Terlebih lagi dirinya yang telah berpengalaman menghadapi begitu banyak trik dan juga belajar dari kejadian masa lalu keluarganya sendiri. Kini Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng tahu benar jika saat ini Putri bungsunya itu telah menggunakan semacam trik yang terlarang untuk bisa mencapai hal-hal seperti ini.
Terlebih lagi ketika Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng melihat penampilan Sang Putri bungsunya itu yang saat ini, dirinya benar-benar tidak bisa percaya bahwa itu adalah tubuh asli dari Putri kecilnya itu.
Apalagi perubahan besar ini terjadi hanya dalam waktu satu malam saja. Jadi logika Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng mengatakan bahwa semua ini hanya akan bertahan untuk sementara. Dan pasti akan berakhir dengan buruk.
Itulah sebabnya Sang Jenderal Besar Shen Guo di ingin melihat dan ikut campur dengan kehidupan yang telah di tentukan oleh putrinya itu.
Karena sejatinya Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng sungguh telah merasa sangat kecewa dan begitu teramat dalam kekecewaan nya itu pada Selir dan juga Putra dan Putri dari selirnya itu.
__ADS_1
Sehingga Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng merasa bahwa dirinya sudah tidak inggin lagi peduli dengan apa yang dilakukan oleh mereka semua, selama itu tidak menyakiti Putra Putri sahnya bersama Xi Yu Nian. Terutama pada putrinya Xi Lilian yang selama ini telah sangat menderita akibat ulah mereka semua. Dan termasuk dirinya sendiri.
Oleh karena itulah saat ini di hati Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng telah tumbuh kebencian dan juga rasa ingin membalas dendam pada semua orang yang telah membuat dirinya membenci dan putrinya sendiri dan mengabaikannya serta Putra Sulungnya yang sangat disayangi oleh mendiang istrinya itu.
Ketika saat ini melihat apa yang tengah terjadi pada Putri bungsunya itu justru semakin menumbuhkan rasa benci yang ada pada hatinya.
Bagaimanapun juga situasinya saat ini itu tidak akan menjadi lebih buruk dari pada rasa bersalah dan kehilangan Shen Yu Lin dan juga Xi Lilian, putra dan putri yang sangat berharga baginya.
Jadi masalah apapun dan juga reputasi buruk keluarga dan dirinya tidak lagi jadi masalah bagi Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng. Asalkan Dirinya bisa membuktikan pada semua keluarganya terutama kedua Anaknya dan juga Keluarga Kekaisaran Wexia bahwa tidak ada yang lebih penting baginya di dunia ini kecuali kedua anaknya dengan istri tercintanya Xi Yu Nian.
Sehingga saat ini Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng hanya memandang dingin dan acuh tak acuh dengan apa yang terjadi pada anak bungsunya itu dengan kedua pangeran Kekaisaran yang selama ini dirinya bela setengah mati dengan kesetiaan hingga bercucuran keringat dan juga darah untuk mempertahankan kejayaannya.
Namun apa balasan yang Sang Jenderal Besar yang setia seperti dirinya dapatkan dari seluruh pengorbanan selama lebih dari dua puluh tahun ini.
Hanya kehancuran dan rasah kehilangan serta penyesalan yang dirinya dapatkan sebagai balasan yang di berikan oleh Sang Permaisuri Kaisar yang Agung itu.
Jadi ketika Sang Kaisar Huo Yu Yuan memandang Sang Jenderal Besar yang selalu setia padanya itu justru mendapatkan balasan dengan tatapan mata yang sangat dingin dan rasa kekecewaan yang terpancar jelas dari tatapan mata itu. Serta sikap acuh tak acuh seolah tidak pernah saling mengenal sama sekali.
Dan perasaan dan persahabatan yang mereka bina semenjak usia kanak-kanak dan bahkan lebih dalam layaknya seorang saudara kandung yang terjalin diantara mereka, seolah tidak berarti atau bahkan seperti tidak pernah ada sama sekali.
Sang Kaisar Huo Yu Yuan juga tidak bisa menyalahkan mengenai sikap Sang Jenderal Shen kepadanya Yang tidak seperti dulu lagi.
Karena dirinya sangat sadar akan semua kesalahannya. Akibat kecerobohan yang dirinya lakukan dengan mempercayai Permaisuri nya dengan mentah-mentah telah berdampak sangat buruk terhadap kehidupan keluarga sahabat yang seperti saudaranya itu.
Bahkan dirinya saat ini juga sangat menyesal dan merasa bersalah pada sahabatnya itu. Apalagi selama ini dirinya juga terus mengandalkan sang sahabatnya itu untuk mengurusi segala masalah mengenai Kekaisaran yang dirinya pimpin saat ini.
Selain itu juga dia juga berhutang Budi pada mendiang istri dari sahabatnya itu yang telah membatu menyelamatkan Ibundanya yang kini sebagai Ibu Suri Kekaisaran Wuxi ini dari penyusup yang mengincar nyawanya dan Ibunya itu ketika itu di acara ulang tahun Yang Mulia Ibu Suri.
Namun sayangnya kejadian itu sampai saat ini juga belum diketahui dalang dibalik kejadian tersebut.
__ADS_1
Setelah menenangkan dirinya Sang Kaisar Huo Yu Yuan segera angkat bicara.
"khemmm... Zhen rasa untuk acara pembukaan Perayaan Festival Bunga tahun ini juga telah terselenggara. Hari juga sudah tidak pagi lagi, sebaiknya kita semua beralih ke aula makan kekaisaran untuk makan siang bersama dan setelah itu kita bisa bersantai sejenak, sebelum kita semua akan melanjutkan acara perburuan yang akan di ikuti oleh para Pangeran, Putri, Tuan dan Nona Muda Bangsawan maupun Pejabat dari seluruh Negeri di daratan Nanxuang ini nanti sebelum petang hari. Yang akan dilaksanakan di hutan Sunyi di kawasan terlindung di Kekaisaran Wuxi ini." ucap Sang Kaisar Huo Yu Yuan dan kemudian dirinya menyerahkan masalah selanjutnya pada Sang Kasim Bao yang bertugas mengatur jalannya acara pada perayaan tahun ini.