Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 12 Pohon Kehidupan (Bertemu Masalah)


__ADS_3

Setelah melihat seluruh isi dari dimensinya, ia menyadari bahwa istana air terjunnya yang dibangun oleh suaminya telah kembali dalam dimensi bintang.


Ia begitu bahagia karena istananya yang begitu megah dan sebagai lambang cintanya dan suaminya masih begitu kokoh dan indah tanpa termakan oleh waktu.


Saking bahagianya ia langsung berbalik dan memeluk Wu Juan.


"Gege apakah semua ini nyata? Apakah aku sudah berhasil menemukanya.. haahh... Katakan padaku Gege, katakan kalau ini bukan hanya tipuan semata Gege....” ucap Xi Lilian sambil menitikkan air mata saking senang sekaligus terkejut.


“Ini semua kenyataan dan bukan hanya ilusi semata Lian’er, selamat kamu telah berhasil, benar benar berhasil. Dan tinggal satu pecahan dimensi bintang yang terakhir yang harus kamu temukan.” Jawab Wu Juan sambil membalas pelukan adiknya itu sambil mengusap usap pucuk kepala Xi Lilian dengan penuh kasih sayang.


Kemudian setelah itu mereka berdua memasuki istana air terjun pelangi dan melihat seluruh detail bangunan istana zaman kuno yang begitu megah dan juga klasik yang sangat indah.


Mereka memasuki setiap ruangan yang ada untuk melepaskan kerinduan mereka dengan sisi dimensi ini.


Dan tidak hanya itu saja di dalam dimensi kini juga telah kembali pohon kehidupan kembar yang berada di halaman utama dari istana air terjun.


Mengapa disebut sebagai pohon kehidupan kembar, ini semu karena pohon kehidupan yang kini berada di halaman istana air terjun ini juga memiliki keterikatan dengan pohon kehidupan yang selama ini telah berada dipecahkan terkecil dari dimensi bintang ini.


Yang mana Pohon Kehidupan itu tumbuh pada puncak tebing dimana air terjun surgawi berada.


Sehingga dengan kembalinya dua pohon kehidupan di dalam ruang dimensi bintang ini itu juga sama halnya dengan meningkatkan energi qi yang ada di dalam dimensi bintang ini.


Maka dari itu dimensi bintang ini juga akan menjadi lebih stabil dan mencegah kebocoran energi akibat fluktuasi karena sesuatu hal tertentu.


Selain itu pohon Kehidupan ini juga berbagai manfaat yang mana tidak hanya berpengaruh terhadap ras manusia saja. namun juga seluruh ras yang ada di dunia ini termasuk juga Dewa ataupun Dewi.


Karena pohon kehidupan tersebut mampu meningkatkan vitalitas tubuh dan juga mengobati berbagai macam penyakit dan juga racun.


Selain itu buah dari pohon kehidupan ini bisa mempertahankan paras dan kondisi tubuh agar tetap muda meski usianya telah ratusan atau bahkan ribuan tahun meski tidak memiliki tingkat kultivasi yang tinggi.


Namun bagi siapa yang telah mencapai tingkat Kultivasi Divine maka penampilan mereka akan tetap selalu muda tanpa mengalami penuaan.


Selain kembalinya istana dam pohon kehidupan dalam dimensi bintang juga tampak bahwa kebun tanaman obat dan herbal lainnya serta kebun buah-buahan juga semakin luas hingga tak terhingga.


Selain itu juga ada hutan dan juga gunung yang penuh akan qi. Sehingga tingkat kepadatan qi di dalam dimensi bintang semakin tinggi.


Dan kualitas dari hasil kebun atupun air surgawi semakin meningkat pesat.


Saat selesai mengitari serta mengamati dimensi bintang, dan telah merasa lelah Xi Lilian kemudian mengajak Wu Juan untuk istirahat di mansion sambil istirahat dan ngemil ice cream dan buah-buahan segar sambil bercanda tawa bersama.


Setelah itu Xi Lilian naik ke kamarnya di lantai tiga mansion pribadinya dan langsung terlelap tidur, karena terlalu lelah.

__ADS_1


Keesokan harinya setelah Xi Lilian bangun dan melakukan aktivitas pagi seperti biasanya, Kemudian mandi serta berpakaian serba hitam lagi dan sarapan bersama Wu Juan, ia kembali keluar dari dimensi bintang.


Ketika ia telah berada di luar dimensi atau lebih tepatnya kembali ke hutan lembah gelap, ia begitu terkejut karena seluruh hewan maupun spirit beast mereka semua berkumpul tepat mengelilingi dimana tempat air terjun sebelumnya berada.


Dan diantara kerumunan spirit beast itu Xi Lilian dapat melihat sosok Binatang ilahi Legendaris yang berjalan menuju ke arahnya, ya binatang Legendaris itu adalah seekor rubah putih berekor sembilan dia berkata.


“Selamat datang kembali Dewi Alam Semesta, kami rakyatmu telah lama menunggumu kembali. Maafkan kelalaian kami yang tak menyambut kedatangan mu dengan baik.” Kata rubah putih berekor sembilan sambil menunduk hormat kepada Xi Lilian diikuti seluruh hewan penghuni hutan yang ada disana.


“Tak usah sungkan Rou xie, aku bisa memahami kalian semua. Dan aku senang ternyata kau masih mengingat diriku ini, setelah sekian lama aku meninggalkan mu.” Kata Xi Lilian dengan lembut.


Setelah itu Rou Xie lebih mendekat pada Xi Lilian dan menyentuhkan pucuk kepalanya pada telapak tangan kanan Xi Lilian yang terdapat simbol Yin Yang, setelah itu muncul sinar biru tanda kontrak jiwa telah terjadi.


“Hamba mohon terimalah kembali hamba untuk mengabdi kepada anda sang Dewi Alam Semesta yang agung.” Ucap Rou Xie dengan tegas dan mantap.


“Aku selalu menerima mu Rou Xie karena Kau juga salah satu keluarga ku dan Gege Wu Juan. Terima kasih atas kesetiaan mu selama ini.” Balas Xi Lilian sambil mengusap pucuk kepala Rou Xie dengan lembut dan tulus penuh kasih sayang.


“Hormat kami semua kepada Dewi alam semesta semoga selalu bahagia.” Ucap seluruh Hewan spirit beast yang ada disana.


“Salam kalian semua aku terima, dan kembalilah kalian masing-masing di tempat asal kalian. Dan ingatlah pesan ku. Lindungilah sesama kalian dan lindungi pula kelestarian hutan ini agar kalian semua tetap aman dan sejahtera.” Kata Xi Lilian sambil ia memfokuskan kekuatan pada telapak tangan nya dan muncul sinar hijau.


Kemudian ia arahkan ke seluruh hutan, kemudian tanaman di hutan itu berubah menjadi lebih subur dan tumbuh dengan cepat dan buahnya sangat lebat sehingga cukup untuk kehidupan kalian semua.


Dan seluruh hewan yang ada merasa tubuh mereka semua menjadi lebih bertenaga dan dalam keadaan kenyang.


“Rou Xie lebih baik kamu masuk ke dalam dimensi bintang agar tak menimbulkan kerusuhan di kota kekaisaran karena orang melihatmu.” Kata Xi Lilian dengan lembut namun juga tegas.


“Baiklah Dewi Alam se.....” belum selesai Rou Xie menjawab sudah di sahut oleh Xi Lilian dengan tampang garang dan nada dingin.


“Panggil aku seperti dulu atau kau juga boleh memanggilku Lian’er.” Kata Xi Lilian tak terbantahkan sama sekali.


“Baiklah Meimei, kamu juga berhati hatilah.” Kata Rou Xie dan langsung membuat Xi Lilian tersenyum manis dalam cadarnya.”


Setelah itu Xi Lilian tidak langsung kembali ke kediamannya di Manor Jendral. Tapi dia menuju ke pusat Kota Kekaisaran.


Setelah sampai di Kota Kekaisaran karena masih terlalu pagi, akhirnya ia memutuskan untuk mencari sebuah penginapan, namun sebelum itu ia mengganti cadar hitam nya menjadi sebuah topeng perak setengah wajah, agar tidak dicurigai oleh orang-orang.


Saat Xi Lilian telah menemukan sebuah penginapan ia segera memesannya dan membayar keseluruhan biaya Kamar sewanya.


Ketika ia hendak naik ke lantai dua, karena kamar yang ia sewa berada di lantai dua dan lantai pertama adalah sebuah rumah makan.


Tiba-tiba saja ia mendengar sesuatu hal yang menarik baginya. Dan sesaat kemudian ia duduk di sebuah bangku meja kemudian ia memesan teh dan kudapan ringan, guna untuk mendengarkan hal yang lebih.

__ADS_1


“Hai tuan muda Chao apakah kau yakin dengan ucapanmu itu? Kata salah satu pemuda.


“Tentu saja, bagaimana tidak. Apa kamu bodoh sehingga tak bisa membedakan mana yang asli dengan yang palsu?” kata tuan muda Chao menanggapi.


“Mana kami bisa tahu sedangkan kami sendiri tidak punya kesempatan untuk melihatnya. Memangnya apa yang membuatmu yakin bahwa pusaka keluarga Zhuo yang sedang marak diperbincangkan itu palsu.” Kata yang lain lagi


“Ini, sebenarnya aku kemarin mendengar di balai pelelangan Liyun mengumumkan barang-barang yang akan di lelang dua pekan lagi. Dan salah satunya adalah mustika bintang paras yang asli.” Kata tuan muda Chao tersebut.


Setelah mendengarkan mengenai pusaka mustika bintang paras ini Xi Lilian merasa ada yang aneh dan tidak semestinya.


Mustika bintang itu seharusnya adalah miliknya dan ada di dalam ruang dimensi bintangnya.


“Mengapa mustika itu bisa ditemukan bahkan ada yang mengaku bahwa mustika bintang merupakan pusaka keluarga Zhuo. Aku harus tanyakan ini kepada Gege Wu Juan.” Gumam Xi Lilian.


Setelah itu Xi Lilian bergegas menuju kamar yang telah ia pesan. Setelah mengunci pintunya dan memastikan tak ada orang dalam ruangan ia langsung masuk ke dalam dimensi bintang.


“Gege, Gege ada di mana? Gege ada yang ingin ku tanyakan ke Gege dan ini penting.” Seru Xi Lilian sambil berkeliling mencari keberadaan Wu Juan.


“Ada apa Lian’er, apa yang ingin kamu tanyakan?” balas Wu Juan yang tiba-tiba berada di belakang Xi Lilian.


“Gege, apakah Gege tau dan masih menyimpan mustika bintang paras didalam dimensi ini? Ataukah ada di pecahan dimensi yang lain?” tanya Xi Lilian dengan tidak sabar.


“Tentu saja mustika itu masih ada, karena mustika itu hanya ada satu di dunia ini dan hanya orang yang ditakdirkan yang bisa menyentuh dan menggunakan hanya kamu seorang Lian’er, dan mustika itu masih tersimpan dengan baik di dalam istana air terjun pelangi. Apakah kamu ingin mengambilnya?” kata Wu Juan menjelaskan.


“Baiklah, mari kita lihat dulu Gege.” Kata Xi Lilian bergegas menuju istana air terjun pelangi.


Setelah beberapa saat akhirnya Xi Lilian dan juga Wu Juan, telah sampai pada tempat penyimpanan mustika bintang paras.


Dan benar saja, ternyata mustika bintang paras ini masih tersimpan utuh disana.


“Tetapi kenapa orang-orang itu tersebut mengatakan jika seolah olah mustika ini memang berada di tangan mereka? Ini pasti ada yang salah.” Kata Xi Lilian.


“Bisa saja ini suatu jebakan agar kamu sebagai pemilik satu satunya mustika yang asli akan muncul dan menunjukan mustika yang asli agar mereka leluasa untuk merebutnya darimu, tapi itu sangat tidak mungkin, karena mustika itu telah terikat dengan jiwa mu, sehingga tidak akan bisa pusaka ini dirampas begitu saja, dan andai kata mustika ini tidak melekat langsung padamu juga hanya bisa tersimpan bersama benda yang juga terikat dengan jiwamu Lian'er. Dan contohnya adalah dimensi bintang ini." kata Wu Juan dengan yakin.


Ataukah mungkin juga ada motif lain yang akan mencelakakan banyak orang yang tidak tahu akan kebenaran benda yang mereka maksud sebagai pusaka bintang paras ini Lian'er.” Kata Wu Juan mengungkapkan pemikirannya.


“Menurutku juga begitu Gege, sepertinya ada seseorang yang ingin mencapai suatu tujuan tertentu dan ini membutuhkan banyak mangsa agar terpikat untuk memperebutkan barang tersebut, karena merasa masing-masing yang mereka miliki adalah mustika yang asli, maka pada akhirnya akan menyebabkan perselisihan dan terjadi perpecahan serta peperangan.” Gumam Xi Lilian.


“Hhaaaahhhhh...... Lebih baik kamu selidiki semua ini Lian’er karena Gege rasa ini juga ada kaitannya dengan musuh-musuh mu." kata Wu Juan memperingatkan Xi Lilian.


“Gege benar, aku akan segera kembali dan menyelidiki kasus ini, dan aku juga akan secepatnya membangun Organisasi Mafia ki lagi sebagai kekuatan juga sebagai pendapatan untuk Gege Yu Lin kedepannya.” Kata Xi Lilian.

__ADS_1


“Baiklah aku keluar dulu Gege.” Seru Xi Lilian pada Wu Juan sambil berlari meninggalkannya.


Setelah kembali di kamar penginapan Xi Lilian kemudian mandi dan juga berkemas, setelah itu ia keluar dari penginapan tersebut, dan berjalan menuju pasar yang tak jauh dari penginapan tersebut.


__ADS_2