Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 55 Sang Jendral Akhirnya Mengetahui Semua Kebenaran


__ADS_3

Setelah itu barulah Jendral Shen membuka kotak itu. Yang mana didalamnya terdapat beberapa gulungan, dan sebuah buku memorial yang pernah dirinya lihat semasa istrinya masih hidup.


Tetapi Sang Jendral tak pernah bertanya dan membacanya meski sekalipun. Karena menurutnya itu tidaklah penting.


Namun begitu Sang Jendral membuka lembaran pertama dari buku itu. Disana tertulis dengan sangat indah kenangan saat pertama kalinya mereka berjumpa.


Lembaran kedua masih dengan kesan pertama pertemuan pertama mereka.


Lembar ketiga disana menyatakan bahwa mulai ada rasa ketertarikan dan kesamaan satu sama lain.


Dan lembaran-lembaran berikutnya masih menuliskan masa-masa indah mereka berdua hingga hari pernikahan mereka dan mulai menjalani kehidupan berumah tangga dengannya.


Hingga semuanya berubah ketika Ia menghianatinya dengan seorang pelayan yang selama ini istrinya rawat dan dia selamatkan dari jurang kematian.


Tapi malah dengan teganya menusuknya dari belakang. dengan cara merampas suaminya dengan tindakan yang sangatlah tidak bermoral.


Dan itu telah membuatnya tergores luka dihatinya. Sehingga dia mulai kecewa terhadap mereka berdua dan terutama pada sang suami yaitu sang Jendral Perang.


Yang dengan mudahnya termakan bujuk rayu wanita tak tahu malu itu. Hanya demi kenikmatan sesaat.


Dan tak hanya berhenti disana saja, lukanya bukanya sembuh. Justru semakin dalam dan perih ketika akhirnya Sang Jendral memutuskan untuk mengambil dua selir sekaligus diwaktu yang bersamaan, dan itu benar-benar membuatnya sangat kecewa karna sumpah setia orang yang sangat ia cintai hanyalah kebohongan belaka.


Hanya karena saat itu posisi dan jabatan Sang Jendral sedang dalam masa puncak gemilangnya, sehingga Sang Jendral dengan entengnya mengesampingkan bahkan melanggar janji dan sumpah setianya yang Sang Jendral Besar Shen ucapkan sendiri tanpa ada pemaksaan dari pihak Xi Yu Nian.


Bahkan dengan tenang dan juga mudahnya Sang Jendral Shen mengambil keputusan akan pengambilan kedua selir itu, tanpa berunding atau bahkan sekedar menanyakan pendapat dan juga perasaan sang istri Xi Yu Nian. Yang mana mereka masihlah terhitung pengantin baru.


Dan tepat pada titik dimana Sang Jendral resmi mengangkat kedua Selir nya. Disana pula Xi Yu Nian telah kehilangan rasa cinta dan kasihnya untuk sang suami.


Hingga pernah terbesit dalam pikiran Xi Yu Nian untuk pergi meninggalkan kediaman Jendral dan tak akan pernah kembali untuk berjumpa dengan lelaki pembohong besar dalam hidupnya.


Namun kenyataannya berkata lain, jika dia terpaksa harus bertahan disana. Karena kini Xi Yu Nian telah mengandung buah cintanya dengan seorang pendusta yang pernah Ia cintai.


Akhirnya Ia memutuskan bertahan demi buah hatinya. Dan menjalani hari-harinya hanya dengan janin dalam kandungan nya saja.

__ADS_1


Jendral Shen melihat bahwa semua tertulis disana bagaimana istrinya Xi Yu Nian menjalani hari-hari dalam kehidupannya ketika berada dikediamannya ini penuh dengan kepedihan yang tak pernah Ia ungkapkan ataupun keluhkan kepadanya.


Hingga saat yang membuat Jendral Shen begitu kaget lemas tak berdaya. Ketika ia membaca semua tulisan itu mengatakan ketika istrinya mengandung buah hatinya yang kedua pada awalnya semua sangat baik.


Namun begitu saja berubah menjadi kepayahan dan kesakitan yang Ia alami setiap harinya hingga menjelang kesakitan karena sebuah racun yang telah bersarang di tubuhnya tanpa Ia sadari.


Dan itu tak akan bisa disembuhkan karena sampai saat ini juga belum ditemukan penawar dari racun itu.


Namun meski begitu Ia tetap berjuang untuk mempertahankan kandungannya, karena memang usianya tak akan bertahan lama lagi akibat racun itu.


Ia tetap menyayangi anak-anaknya dan tak ingin terjadi apapun yang untuk pada mereka.


Meski saat ini Ia sudah kehilangan rasa cintanya dan kasih sayangnya untuk Jendral Shen Ia tetaplah menyangi kedua buah hati mereka.


Jendral Shen yang saat ini sudah tak bisa lagi membendung air matanya bak sungai yang mengalir deras melihat tulisan tangan istrinya yang Ia cintai ternyata begitu kesakitan dan menderita karena hidup bersamanya.


Karena ulah kedua selirnya yang dengan sengaja mencari masalah dengan istrinya tanpa sepengetahuannya bahkan itu membuatnya kehilangan kepercayaan dan cinta dari sang istri.


Setelah menyelesaikan membaca buku memorial yang ditulis istrinya. Kini Jendral Shen beralih pada sebuah gulungan surat yang terdapat banyak noda darah disana.


Karena setiap goresannya disana terlihat terseret-seret dipaksakan.


Selain itu yang lebih membuatnya lebih tertekan dan tak menyangka bahwa selama ini yang meracuni istrinya adalah selir pertamanya yakni Yun Xue Ruo yang telah mengakui dan menertawakan penderitaan istrinya setelah kelahiran anak keduanya bersama istri tercintanya itu.


“Haaahaaa... huuu.. huu... hikss....Bodohnya aku ini, bisa-bisanya aku mempercayai hasutan tak berdasar dari orang licik itu. Hingga aku sendiri telah membuat buah hati ku dengan Nian’er menderita. Dan malah memanjakan ****** itu dan anak-anak mereka.” Tangis Jendral Shen sambil meraung yang menyesali kebodohannya, dan segala tindakan kejamnya kepada Putri sahnya sendiri.


“Apakah Sekarang sudah terlambat bagiku untuk meminta maaf padamu Lian'er. Aku memanglah ayah terbodoh di dunia ini karena dengan mudahnya terhasut oleh omongan wanita sialan itu. Kau pasti telah sangat kecewa dan membenciku saat ini. Mungkinkah kau bisa memberikan maaf pada ayahmu ini Lian'er.” Racau Jendral Shen dalam tangisnya.


Setelah itu Ia mencoba untuk menenangkan diri dan mencoba unyt kembali fokus.


Kemudian Jenderal Shen mengambil beberapa gulungan yang masih ada di sana, ia melihat bahwa disana ada simbol dari organisasi pembunuh yang tengah ramai di perbincangkan dipenjuru ibu kota kekaisaran akhir-akhir ini.


Dan dia membukanya satu persatu yang ternyata itu adalah penjelasan dari serangkaian kejadian dan tindak kriminal yang dilakukan oleh Selir Yun dan disana juga disertai bukti-bukti yang sangat lengkap.

__ADS_1


Tak lupa juga bukti bukti perselingkuhan serta surat identitas anak selir Yun yang sesungguhnya.


Dan dalam salah satu bukti yang ada disana Sang Jendral menemukan sesuatu yang tidak asing baginya.


Yaitu separuh plakat perak yang serupa dengan potongan plakat perak yang di temukan oleh pengawalnya Yi'an kala itu, dan ini memang merupakan potongan dari plakat itu yang memiliki ukiran nama Han Ling Gou.


Dan semua itu sebenarnya adalah hasil dari penyelidikan dan pencarian bukti yang dilakukan Xi Lilian secara pribadi, selama ia menganggur di dalam kediaman Jendral.


Namun Xi Lilian hanya memberikan bukti kejahatan selir Yun yang berada dilingkup Keluarga Jenderal Shen saja, dan tidak dengan persekongkolan nya dengan Perdana Mentri Han dan Permaisuri.


Karena semua itu akan terungkap dengan sendirinya setelah terungkapnya identitas anak-anak selir Yun bersama Perdana Mentri Han.


Selain itu dia juga tidak memberikan bukti dari kejahatan yang dilakukan oleh Selir Duan yang telah Ia dapatkan juga.


Karena Xi Lilian merasa belum saatnya bagi dirinya untuk mengungkapkannya.


Karena sebelum itu terjadi Ia ingin membuat pembalasan yang setimpal bagi seorang penghianat besar seperti selir Duan itu.


Karena dia begitu tidak tahu diri, Ia bisa hidup tanpa beban masalah yang dulu dia tanggung berkat ibundanya.


Ibundanya pula yang membawanya untuk hidup lebih baik di dalam kediaman jendral ini.


Tapi Ia justru menikung ibunya dengan menjerat suami ibunya dan berakhir menjadi seorang selir dari suami ibunya pula.


Xi Lilian sangat tidak bisa mentolerir perbuatanya lebih dari Selir Yun, karena meskipun keduanya sama-sama menghabisi nyawa ibunya, tapi yang secara langsung bertanggung jawab atas rusaknya kepercayaan dan cinta ibunya adalah selir Duan, yang membuat ibunya menderita akibat semua pengorbanan dan kebaikannya yang disalahgunakan juga adalah selir Duan orangnya.


Selain itu Selir Duan juga berambisi untuk bisa mendapat kepercayaan Keluarga Kekaisaran Wexia dengan mengandalkan Giok Darah Murni yang Ia curi dari ibunya.


Dan ingin menguasai Kekaisaran Wexia dengan alasan Ia adalah orang kepercayaan dari mendiang Xi Yu Nian.


Namun yang tak perna dia sangaka bahwa Xi Yu Nian tidaklah sebodoh itu.


Karena jauh sebelum Xi Yu Nian mengetahui rencana liciknya itu terhadap keluarganya dan memanfaatkannya untuk mendapatkan dukungan dari keluarga orang tuanya.

__ADS_1


Xi Yu Nian telah lama saling bertukar informasi secara tersembunyi terhadap keluarganya. Sehingga Kaisar dan Permaisuri serta Kakak Kakak Pangeran nya dari Kekaisaran Wexia selalu menyediakan pengawal bayangan untuk nya dan mengganti semua orang-orang dari seluruh toko yang Xi Yu Nian miliki dengan orang orang mereka yang sangat terlatih.


Namun meskipun begitu semuanya masih memiliki celah sehingga Xi Yu Nian bisa keracunan dan juga untuk masalah aset yang di miliki Xi Yu Nian awalnya akan mereka akusisi dan akan Ia serahkan pada Putra Putri adiknya kelak kalau telah dewasa.


__ADS_2