
Saat ini Xi Lilian telah di hutan sunyi tempat para anggota Black Star Mafia melakukan kultivasi tertutup. Ia pun telah menyiapkan makanan dan minuman didalam aula latihan.
Disana Xi Lilian telah membentangkan karpet yang begitu besar untuk alas duduk mereka semua nantinya, dan makanan serta minuman yang telah Xi Lilian siapkan telah tertata rapi di atasnya
Setelah selesai menyiapkan tempat di aula latihan Xi Lilian berjalan keluar menuju halaman dan ternyata disana telah ada beberapa orang yang telah keluar dari kultivasi tertutup mereka.
“Baguslah jika kalian bisa mencapai ranah kaisar yang agung tingkat menengah. Aku ucapkan selamat pada kalian semua. Yang telah berhasil menyelesaikan kultivasi kalian.” Kata Xi Lilian sambil berjalan menghampiri mereka.
“Terima kasih banyak Queen, semua ini berkat bantuan Anda, sehingga kami bisa sampai seperti sekarang.” Balas mereka semua saling bersahutan.
Tak berselang lama kini semakin banyak anggota Black Star yang telah menyelesaikan kultivasi tertutup mereka.
Hingga dalam kurun waktu 10 menit Xi Lilian menunggu semuanya telah berkumpul semuanya di halaman.
Begitu pula Chen Zhang Wen dan tabib Liu yang baru saja keluar dari kultivasi tertutup mereka.
Saat ini Chen Zhang Wen telah mencapai ranah tertinggi diantara mereka para anggota Black Star yaitu berada di ranah Bumi level 7 atau puncak. Sedangkan Tabib Liu berada di ranah Puncak Kaisar yang Agung.
Sebenarnya mereka semua tak menyangka bisa mencapai ranah kultivasi setinggi ini sedangkan selama ini orang yang terkuat di benua nanxuang ini ialah putra mahkota dari kekaisaran Li yang mana adalah kakak tertua dari Wang Jin Tian atau Mo Fei Tian suami dari Xi Lilian Yang berada di ranah Kaisar yang Agung level 2.
Bahkan mereka semua telah melebihi pencapaian dari putra mahkota Wang Yun Ji.
Pencapaian terendah dari mereka berada di tahap Kaisar Yang Agung level 4.
“Baiklah karena kalian semua telah berhasil menyelesaikan kultivasi tertutup kalian, maka ku ucapkan selamat atas pencapaian kalian ini yang cukup memuaskan. Tapi aku berharap dengan pencapaian kalian saat ini jangan sampai membuat kalian lupa diri dan daratan. Kalian juga tidak boleh menyalah gunakan kemampuan kalian ini untuk berbuat buruk pada orang lain yang tidak seharusnya kalian sakiti. Gunakan kekuatan kalian pada orang-orang yang benar-benar pantas mendapatkan nya.” Apakah kalian mengerti?” kata Xi Lilian panjang lebar.
“Terima kasih Queen, kami mengerti.” Jawab mereka serempak.
“Dan ingat jika kalian bertindak sewenang-wenang dengan kekuatan yang kalian miliki saat ini maka kekuatan kalian itu akan berbalik menyerang diri kalian sendiri.” Tegas Xi Lilian
Mereka yang mendengar peringatan dari Queen mereka langsung teringat akan siksaan yang akan mereka dapatkan dari simbol yang telah tertanam pada lengan mereka.
“Baik Queen kami berjanji, akan menggunakan kemampuan yang kami miliki dengan semestinya.” Balas para anggota Black Star.
“Baiklah untuk merayakan keberhasilan kalian kali ini aku telah menyiapkan jamuan makanan untuk merayakannya. Mari kita semua masuk ke aula latihan aku telah menyiapkan semuanya disana.” Kata Xi Lilian dengan semangat.
Mereka semua yang mendengar bahwa Xi Lilian telah menyiapkan jamuan makan malam bersama, untuk merayakan keberhasilan mereka, mereka semua menjadi sangat terharu atas apresiasi Tuan mereka yang begitu peduli terhadap mereka.
Meskipun Xi Lilian melarang mereka menyebutnya Tuan ataupun Nona, tapi bagi mereka Xi Lilian adalah Pemimpin dan Junjungan mereka.
__ADS_1
Dan sekaligus adik perempuan kesayangan mereka yang akan mereka jaga hingga nyawa mereka berpisah dengan raga.
Ketika mereka telah memasuki aula pelatihan mereka dikejutkan dengan banyaknya hidangan yang tersedia disana.
Bahkan berbagai jenis minuman dan makanan yang asing bagi mereka namun menarik serta menggugah selera makan mereka semuanya.
Padahal selama ini mereka sebelum mereka mengenal Xi Lilian mereka belum pernah makan makanan yang enak dalam jumlah yang sebanyak ini.
Jangankan untuk makan makanan enak bahkan mencari koin tembaga saja sangat sulit mereka dapatkan. Belum lagi kalau sakit. Bahkan mereka akan menahannya begitu saja
Karena begitu tidak mampunya mereka untuk memanggil tabib ataupun hanya sekedar membeli pil tingkat rendah.
Itupun terasa begitu berat karena saking mahalnya harga sebuah pil. Walaupun hanya tingkat rendah.
Namun semenjak mereka mengenal dan tinggal bersama dengan Xi Lilian mereka begitu terjamin kehidupannya.
Bukan hanya tidak kekurangan koin dan makanan, bahkan pil tingkat tinggi selalu mereka dapatkan secara percuma dari Xi Lilian.
Sungguh beruntung mereka semua yang bisa diperhatikan oleh Tuan mereka itu.
meskipun masih muda, cantik dan juga dari kalangan bangsawan, namun Xi Lilian tetap bisa menghargai seseorang. Tanpa pernah memandang status sosial mereka yang rendah.
Itulah yang membuat mereka semua untuk lebih membulatkan tekad mereka untuk bisa menjadi lebih kuat supaya mereka bisa melindungi junjungan kecil mereka itu, andaipun tidak bisa, setidaknya mereka bisa berguna dan tidak menjadi beban bagi tuannya yang telah berbaik hati mengubah keadaan dan kehidupan mereka menjadi lebih baik lagi, dan tidak akan dipandang sebelah mata dan diremehkan orang lain lagi.
Sedangkan Xi Lilian yang mendapatkan perlakuan seperti itu menjadi cemberut dan berujar.
"Hei... apa yang sedang Jiejie dan Gege semua ini katakan, mengapa menjadi begitu sungkan kepada ku, apa kalian sekarang sudah tak mau menganggap ku sebagai adik lagi. Hanya karena aku mengajak kalian semua makan bersama denganku?" Kata kata Xi Lilian bercanda dengan nada merajuk.
Mereka semua yang mendengar kata-kata Xi Lilian paham jika Xi Lilian tidak ingin suasana menjadi canggung. Akhirnya salah satu dari mereka mengakhiri kecanggungan itu.
"Hei...hei... kalian semua sudahlah jangan omong kosong lagi aku sudah sangat lapar ini. Tidakkah kalian melihat makanan yang sangat menggugah selera itu. Apalagi kalian semua tau betapa lezatnya masakan Lian'er kita ini. Aku sudah tidak sabar untuk menghabiskannya." kata Feng Yan untuk mencairkan suasana.
Dengan adanya Feng Yan yang meredakan kecanggungan itu dan membuat Xi Lilian kembali tersenyum cerah, dan mereka merasa sangat lega.
Akhirnya mereka semua sudah tak sabar untuk segera mencicipi seluruh hidangan yang telah Xi Lilian sediakan.
Dan mereka pun memulai makan bersama dengan khidmat dan sesekali diselingi canda tawa bersama.
Setelah mereka semua telah selesai makan bersama Xi Lilian pun mengumpulkan mereka kembali di halaman, dan memberitahukan bahwa mereka akan segera kembali ke markas atau kediaman Black Star Mafia.
__ADS_1
Setelah mereka semua berkumpul kemudian Xi Lilian mengintruksikan pada mereka semua untuk menutup mata.
Dan Xi Lilian pun menghapus memori mereka yang telah melakukan pelatihan selama bertahun-tahun di dimensi ini dan mengubahnya sebagai pelatihan kultivasi tertutup di kediaman yang telah Xi Lilian beli untuk mereka tinggali selama dua hari.
Setelah itu ia membawa mereka semua keluar dari ruang dimensi bintang menuju kediaman mereka.
Setelah sampai Xi Lilian pun akhirnya mengintruksikan untuk membuka mata mereka semua dan menyuruh mereka untuk kembali beristirahat di halaman mereka masing masing.
Kemudian Xi Lilian menempatkan Chen Zhang Wen sebagai ketua dari para anggotanya sebelum ia memutuskan pembagian mereka nantinya.
Sedangkan untuk Tabib Liu, Ia akan menjadikannya sebagai guru medis bagi para anggota Black Star sekaligus Tetua dari Paviliun medis yang akan Xi Lilian bangun.
Namun sebelum itu Xi Lilian juga akan mengajarkan beberapa ilmu medis yang belum di kuasai oleh Tabib Liu, terutama penggunaan teknik akupuntur.
Setelah memutuskan semua itu Ia menugaskan mereka untuk menjadi penganyom diantara para anggota Black Star, karena Xi Lilian percaya dengan pengalaman mereka menjadi seorang abdi di dalam Istana Kekaisaran, sehingga mereka lebih memahami sistematis yang perlu dilakukan. Sehingga nantinya akan memudahkan pergerakan mereka untuk membaur dengan lembaga-lembaga pemerintahan di setiap daerah hingga di setiap kekaisaran akan ia dirikan cabang dari Black Star Mafia nya ini entah dengan tersembunyi atupun secara terbuka.
Setelah nya Xi Lilian langsung pamit pada mereka untuk kembali ke kediaman Jendral.
Sebelum Xi Lilian pergi ia menyerahkan dua cincin penyimpanan untuk Tabib Liu dan juga Chen Zhang Wen.
Namun kali ini cincin penyimpanan itu khusus untuk menyimpan Koin emas saja untuk keperluan para anggota Black Star selama beberapa bulan hingga mereka bisa memulai membangun bisnis mereka.
Sedangkan cincin penyimpanan yang Xi Lilian berikan pada tabib Liu berisikan herbal herbal pada umumnya yang sering ada di pasaran dalam jumlah yang sangat melimpah, selain itu juga ada banyak pil penyembuh tingkat tinggi, pil stamina serta pil penawar segala racun. Untuk persediaan medis para anggota Black Star.
Kemudian ketika semua sudah selesai Xi Lilian langsung pergi dengan cara teleportasi langsung dalam kamar tidurnya.
Sesampainya di kamarnya Xi Lilian Menganti pakaiannya dengan gaun tidurnya.
Kemudian Xi Lilian membaringkan tubuh kemudian terlelap Hinga pagi harinya.
...****************...
Di pagi hari yang cerah di Kediaman Jendral Besar Shen telah terjadi keributan yang diperbuat oleh selir Yun yang sedari dini hari dirinya berlutut di depan paviliun utama tempat kediaman jendral besar Shen.
Ia bersikeras untuk memohon pengampunan untuk putri pertamanya, yang sejak semalam telah dipindahkan di gudang kayu bakar padahal keadaan nya kini begitu memprihatinkan karena luka bekas cambukan nya yang masih belum di tangani secara baik.
“Selir dimohon segera meninggalkan halaman Paviliun Utama. Saat ini Jendral Besar Shen sedang sibuk sehingga tidak bisa menyambut kedatangan Selir Yun.” Kata pengawal kepercayaan Jendral Besar Shen dengan tegas.
“Siapa kau? Berani-beraninya kau menyuruhku pergi. Apakah kau tak tau cara menghormati majikan mu? Beraninya kau bersikap angkuh dihadapan Nyonya rumah ini!” teriak Selir Yun dengan tak tau diri.
__ADS_1
“Saya hanya menjalankan perintah majikan saya. Mohon Selir Yun bisa mengerti situasi saat ini Jendral Besar Shen sedang tidak bisa diganggu sama sekali.
“Aku tidak peduli dengan urusannya, aku hanya ingin kamu memangilkan nya untuk menemui ku sekarang juga.” Teriak Selir Yun lagi.