Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 203


__ADS_3

"Ya kamu benar Bao Tua, Setidaknya dia juga tidak berbalik dan menjadi musuh Kekaisaran Wuxi ini. Itu sudah cukup dan sangat berarti bagi ku. Bahkan aku juga sangat bersyukur karenanya yang tetap selalu bijaksana." sahut Sang Kaisar Huo Yu Yuan menanggapi perkataan Sang Kasim setianya itu.


Namun di hati mereka berdua juga sangat tahu betapa besar nya upaya yang mereka gunakan untuk menghibur diri mereka, sebesar itu pula perjuangan mereka untuk menutupi rasa bersalah yang ada dalam hati mereka.


Terutama Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang selama ini sebagai pemeran utama yang membuat hancurnya kehidupan keluarga sahabatnya itu.


Bahkan rasa penyesalan mereka saat ini membuatnya tidak dapat berbuat apa-apa pada sang sahabat. Karena dirinya sangat takut jika dia benar-benar akan kehilangan Sang Jenderal Shen Guo Feng. Entah itu sebagai seorang sahabat, ataupun sebagai seorang Jenderal yang sangat setia terhadap dirinya.


Di saat Sang Kaisar Huo Yu Yuan masih larut dalam lamunannya sendiri tiba-tiba saja pintu ruang kerja Sang Kaisar Huo Yu Yuan kini diketuk seseorang dari luar.


"Tok, tok, tok.." suara ketukan pintu.


"Ada apa?" tanya Kasim Bao yang kini telah membuka pintu.


"Lapor kepada Tuan Kasim Bao,saat ini di luar gerbang Aula ini, ada dua orang yang merupakan tamu undangan dari perwakilan Mafia Black Star ingin menghadap Yang Mulia Kaisar, Apakah Yang Mulia berkenan mengizinkan mereka atau..." belum sempat Sang pengawal itu menyelesaikan Kalimatnya. akan tetapi telah didahului oleh respon Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang juga telah mendengarnya dari tempat duduknya.


"Persilahkan mereka masuk segera," ucap Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang dengan tenang.


"Siap laksanakan perintah Yang Mulia Kaisar." tegas Sang pengawal itu, yang kemudian segera berbalik badan dan pergi meninggalkan tempatnya berdiri saat ini untuk segera melaksanakan perintah sang majikan.


Tak berapa lama muncul lah dua orang dengan seragam khas Mafia Black Star lengkap dengan sepatu, sarung tangan serta topeng khusus yang hanya diki oleh para anggota Black Star Mafia.


Sebenarnya tidak ada yang istimewa dari semua kostum yang mereka kenakan selain senjata mereka yang selalu tersembunyi dari balik kostum mereka itu.


Yang membuatnya tampak sangat menarik dan unik adalah, karena sebenarnya seragam mereka merupakan seragam layaknya seragam Prajurit khusus militer di zaman modern yang sangat lebih efisien dan tidak menghambat gerak dan kinerja mereka semua seperti saat mengenakan jubah ataupun pakaian kuno yang sangat panjang dan juga berlapis-lapis itu.


"Salam hormat Yang Mulia Kaisar, semoga panjang umur," ucap kedua anggota Black Star Mafia yang saat ini tengah menghadap Sang Kaisar Huo Yu Yuan. dengan sikap yang sangat santai dan hanya menundukkan kepala sesaat saja


Karena bagi mereka, selam ini semenjak mereka menjadi anggota Black Star Mafia hanya pada Xi Lilian lah mereka akan bertekuk lutut dan memberikan penghormatan tertinggi dari mereka pada sosok penyelamat hidup mereka.

__ADS_1


Sang Kasim Bao sempat ragu dan juga menganggap bahwa para anggota Black Star Mafia ini benar-benar tidak menghargai majikannya sebagai seorang Kaisar.


Namun ketika dirinya menyadari bahwa yang berada dihadapan mereka saat ini merupakan utusan dari prajurit terlatih dan berkemampuan sangat tinggi, sehingga Kasim Bao masih bisa berpikir jernih untuk tidak menyinggung perasaan orang-orang itu hanya karena masalah sepele seperti ini. Apalagi Sang Kaisar Huo Yu Yuan sendiri tidak berkomentar apapun mengenai sikap mereka yang begitu tidak sopan menurutnya.


"Jangan terlalu sungkan tuan-tuan sekalian. Sekiranya ada hal penting apa yang bisa membuat anda berdua menemui Kaisar ini?" tanya Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang juga telah menenangkan pikirannya. Dan berusaha sebaik dan sebijak mungkin dalam menghadapi orang-orang dengan kekuatan yang sangat tinggi seperti dua orang yang berada dihadapannya saat ini.


Namun kedua orang itu juga tak memberikan jawaban ataupun respon apapun, itu membuat Sang Kaisar Huo Yu Yuan merasa sangat bingung dan keadaan juga menjadi semakin canggung.


Sehingga salah satu dari dua utusan Black Star Mafia angkat bicara.


"Yang Mulia, sebenarnya kedatangan kami kali ini sebenarnya bukan merupakan untuk mewakili anggota Black Star Mafia. Hanya saja ada seseorang yang ingin menyampaikan hal ini kepada Anda. dan selain itu orang tersebut juga memiliki pesan yang ingin disampaikan kepada Yang Mulia Kaisar Huo Yu Yuan." ucap salah seorang yang tampak lebih muda dan juga lebih berkarisma dari yang lainnya yang justru tampak sangat tenang dan bijaksana, apalagi diusianya yang tampak seperti seorang pria paruh baya.


Yah sebenarnya yang saat ini menemui Sang Kaisar Huo Yu Yuan adalah Sang ketua dari anggota Black Star Mafia yakni Feng An Wei dan juga Tetua Feng Zao Yu.


Yang mana keduanya adalah sama-sama pernah menjabat sebagai abdi dalam Kekaisaran Wuxi ini. Namun sayangnya seluruh kerja keras dan prestasi yang mereka lakukan itu justru dibalas dengan tindakan keji oleh Sang Kaisar, Ah lebih tepatnya karena hasutan Sang Permaisuri Xiao Mu Wen yang kini telah di tahan dalam penjara.


"Seseorang? Siapa? Apakah ada sesuatu yang diinginkan oleh orang yang mengutus kalian?" tanya Sang Kaisar Huo Yu Yuan sambil menerima sebuah gulungan dari tangan Feng An Wei secara langsung.


Karena Kaisar Huo Yu Yuan juga tahu, bagaimana kredibilitas dari para anggota Black Star Mafia yang selalu melakukan sesuai aturan dan tidak akan sembarangan menyerahkan apa yang ditugaskan padanya kepada orang lain yang tidak bersangkutan.


Apalagi jika dilihat dari gesture dan juga setiap tindakan dan ucapan orang-orang yang ada di hadapannya saat ini bukanlah seorang anggota biasa dari Black Star Mafia. Melainkan sosok yang memiliki kedudukan dan tempat yang tinggi. Bahkan auranya saja telah melampauinya yang merupakan seorang Kaisar dari Negeri tengah ini.


"Siapapun identitas orang itu tidak perlu kami ungkapkan. Akan tetapi mengenai apa tujuannya tentu saja Yang Mulia Kaisar akan bisa setelah membaca hal-hal di dalam gulungan tersebut. Namun sebelum itu, kami juga ingin menyampaikan pesan lisan dari orang itu untuk Yang Mulia Kaisar." ucap Feng An Wei secara profesional.


"Hmn, baiklah katakanlah!" ucap Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang tidak lagi ingin mengetahui identitas orang itu.


"Orang itu hanya berpesan kepada Yang Mulia "Semua orang memiliki mata, dan setiap apapun yang terjadi tentu saja akan dapat terlihat. Meski sekuat apapun mencoba menutupinya, tidak akan mungkin tidak ada sepasang mata pun yang tidak melihatnya." itu pesan yang beliau sampaikan pada Yang Mulia Kaisar," ucap Feng An Wei yang menirukan ucapan yang di katakan oleh Shen Yu Lin untuk disampaikan kepada Kaisar Huo Yu Yuan.


Yah, sebenarnya Shen Yu Lin hanya ingin memperingatkan pada Sang Kaisar Huo Yu Yuan untuk tidak lagi berlaku curang dalam menangani kasus ibunya. Ataupun masalah dan kerugian yang telah ditimbulkan oleh orang-orang tertentu yang merugikan banyak orang. yang bahkan hampir berimbas pada seluruh rakyat Kekaisaran Wuxi ini. dan jika terjadi kesalahan lagi dengan Sang Kaisar maka tidak menutup kemungkinan jika semuanya akan berbaik pada dirinya sendiri di kemudian hari.

__ADS_1


Dan Sang Kaisar Huo Yu Yuan pun seketika paham dan bahkan terkesiap ketika mendengar pesan yang tersirat itu. Meski kata-katanya tampak sangat biasa, namun makna yang terkandung dalam pesan tersebut bahkan hampir membuat Sang Kaisar berlutut ketakutan. dan seolah dirinya merasa terancam oleh kekuatan yang sangat besar yang setiap saat mengawasi dirinya.


"Siapa sebenarnya orang yang mengirimkan pesan ini? Mungkinkah itu orang Kekaisaran Wexia? Tidak mungkin aku tahu benar bagaimana tempramen Kaisar Xi Zhao Tian. Dia tidak akan mungkin mengirimkan pesan seperti ini, apalagi dia bisa mengatakan secara langsung bahkan secara terbuka terhadap dirinya. Jadi siapa sebenarnya Orang dibalik semua ini?" pikir Sang Kaisar dalam benaknya.


Namun sesaat kemudian Sang Kaisar Huo Yu Yuan juga segera pulih dalam kesadarannya. Dan segeralah menanggapi perkataan Orang dari Black Star Mafia yang masih berada di hadapannya saat ini.


"Baiklah, Zhen mengerti. Lagipula Zhen juga tidak berencana untuk melakukan kecurangan sedikitpun." ucap Sang Kaisar dengan tatapan dan sikap yang tegas. Yang seolah ingin menunjukan Keagungan dan Kekuasaannya.


Namun hal itu justru diabaikan oleh kedua orang dari Black Star Mafia itu. Malah langsung disela oleh seorang lagi yang tampak seumuran dengan dirinya.


"Selain itu orang itu juga mengutus Tuan ini untuk memeriksa sisa sihir dan memberikan ini sebagai penangkal benda sihir dari gadis yang kini menjerat putra Yang Mulia Kaisar." ucap tetua Feng Zao Yu yang dengan segera mengulurkan sebuah bungkusan yang tiba-tiba muncul di telapak tangannya kepada Sang Kasim Bao yang berada tidak jauh darinya.


Sambil menerangkan cara penggunaanya kepada Sang Kasim Bao dengan sangat mendetail.


"Ini merupakan penangkal khusus untuk jimat sihir pemikat yang dimiliki gadis Shen itu. hanya saja hanya ada satu. Jadi Yang Mulia Kaisar Huo Yu Yuan harus memilih siapa orang yang ingin Yang Mulia Kaisar Huo Yu Yuan selamatkan dari pengaruh sihir pemikat yang juga akan mengikat jiwa seseorang yang telah tersihir jika terlalu lama dibiarkan begitu saja. Dan kemungkinan orang yang terkena sihir itu bisa kehilangan kendali atas keinginannya ataupun benar-benar kehilangan kewarasannya untuk selamanya karena telah berhasil dikendalikan oleh pengguna jimat sihir itu. dan cara penggunaan penawar ini bisa di jadikan bahan pembuat batang dupa ataupun diletakan pada tungku pemanas ruangan selama kurun waktu tiga hari berturut-turut. dan jika sehari saja terlewatkan maka tidak akan semudah itu lagi untuk menangkal sihir pemikat itu. yang kemungkinan justru akan semakin kuat menyerang orang yang terkena sihir pemikat itu." ucap Sang mantan tabib Kekaisaran itu yang kini dikenal sebagai Tetua Feng Zao Yu itu dengan datar dan juga tidak tampak emosi apapun dalam raut wajahnya.


Mendengar semua yang dikatakan oleh tetua Feng Zao Yu itu membuat Sang Kasim Bao tercengang bahkan ketakutan hingga tangannya yang kini menerima benda yang diserahkan padanya itu tanpa sadar telah bergetar dan keringat dingin telah memenuhi dahinya. Tatapan panik dan tak menyangka itu seketika diarahkan kepada majikannya, Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang kini juga tidak jauh berbeda dengan keadaan yang dialami oleh Kasim Bao.


"Apa...Apakah benar yang Anda katakan ini Tuan?" tanya Sang Kasim Bao dengan gelagapan.


"Apakah Aku masih perlu bercanda untuk masalah seperti ini? Jika saja bukan karena orang itu yang berbaik hati pada kalian, maka aku tidak akan sudi untuk mengurusi masalah ini, selain tidak ingin terlibat aku juga tidak akan rela kehilangan berapa banyaknya ramuan herbal langka yang berusia ribuan tahun yang telah susah payah kami dapat hanya untuk disia-siakan seperti ini." gerutu Tetua Feng yang telah kehilangan ketenangannya setelah setiap ucapan nya yang memiliki tujuan baik itu diragukan bahkan sampai dipertanyakan oleh orang. Itu benar-benar membuatnya sangat kesal.


Andaikan saja itu dulu ketika dirinya masih berstatus sebagai salah seorang tabib di Institut Tabib Kekaisaran maka dirinya pasti tidak akan pernah bersikap seperti ini, Namun saat ini keadaan telah berubah. Dan jauh lebih baik bagi dirinya. Jadi Tetua Feng Zao Yu tidak ingin selalu diremehkan dan dipertanyakan oleh orang lain lagi mengenai kemampuannya. Apalagi saat ini kemampuan medisnya sudah sangat meningkat pesat berkat nona penyelamat hidupnya yang kini telah ia anggap sebagai cucunya sendiri.


"Ahh... tidak tidak, bukan begitu maksud ku. Tuan, hanya saja, aku sangat terkejut akan efek yang dapat di timbulkan oleh benda sihir itu. Jadi tanpa sadar, bisa bereaksi seperti itu." ucap Sang Kasim Bao buru-buru. Karena Sang Kasim Bao tidak ingin menyinggung orang yang berkemampuan hebat ini, dan menambah masalah bagi junjungannya.


Selain itu Sang Kasim Bao juga tidak ingin jika barang yang sudah ada ditangannya saat ini tiba-tiba akan diambil kembali oleh Tuan hebat dihadapan mereka saat ini.


"Jadi apa? Apakah kalian pikir benda sihir yang berasal dari wilayah Nanjiang seperti itu akan mudah untuk ditangani? Tidakkah kalian semua tahu bagaimana penilaian orang-orang terhadap para penyihir Nanjiang itu? Bisa kah kalian meremehkan kemampuan mereka untuk meracuni ataupun menerapkan sihir yang mereka kuasai secara turun temurun itu? Dan situasi kalian saat ini masih bisa dikatakan beruntung, karena mendapatkan racun sihir yang terbilang ringan dan tidak mengancam nyawa hidup seseorang. Namun jika tidak ditangani juga semua juga tidak akan jauh berbeda akhirnya dengan orang-orang yang terkena sihir yang lebih ganas lagi," cibir Tetua Feng Zao Yu

__ADS_1


__ADS_2