Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 201


__ADS_3

Dan beberapa saat kemudian Sang Kasim Bao juga telah kembali dengan Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng bersamanya.


"Salam hormat kepada Yang Mulia Kaisar, semoga selalu makmur dan panjang umur," salam Sang Jenderal Shen Guo Feng ketika dirinya telah berada dihadapan orang yang paling berkuasa di Negeri Wuxi ini.


"Jangan terlalu sungkan pada ku Guo Feng," balas Sang Kaisar Huo Yu Yuan dengan santai dan berusaha untuk membuat keadaan tidak terlalu tegang ataupun formal.


"Hamba tidak berani, Yang Mulia. Apakah ada hal yang perlu hamba tangani Yang Mulia," ucap Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng dengan sangat sopan.


Dan tidak seperti dulu lagi ketika Sang Kaisar memanggilnya secara pribadi, tentu saja mereka akan mengobrol dengan biasa saja tanpa harus memperhatikan etika dan formalitas.


Namun kali ini tampak sangat berbeda. Seolah Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng kini membatasi dirinya dan mulai menjauhkan diri dari Sang Kaisar yang merupakan sahabatnya sejak muda.


"Hahhh, Guo Feng... aku tahu kau sangat marah pada ku, Aku juga sangat bersalah atas segalanya. Apalagi melihat sikap putrimu...." belum sempat Sang Kaisar melanjutkan kalimatnya, namun sudah di potong oleh Sang Jenderal Shen Guo Feng.


"Maaf Yang Mulia, masalah itu tidak ada hubungan dan kaitannya sama sekali dengan Anda Yang Mulia,"elak Sang Jenderal Shen Guo Feng yang benar-benar tidak ingin membahas mengenai masalah ini lagi saat ini.


Lagi pula dengan membahas mengenai hal itu akan semakin membuat Sang Jenderal Besar merasa sangat kecewa dan juga sakit hati.


Dan itu juga tidak akan merubah dan mengahasilkan apapun baginya. Karena saat ini dirinya tidak hanya telah kehilangan Istri tercintanya namun juga kedua buah hatinya bersama Sang istrinya itu.


Kaisar Huo Yu Yuan yang melihat reaksi yang ditunjukkan oleh sahabatnya itu tahu betapa pedihnya penderitaan yang dialami oleh sahabatnya itu.


Sang Kaisar tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa menyesalinya dan merasa sangat bersalah terhadap Sang Jenderal Shen Guo Feng dan juga anak-anak nya.


Selain itu Sang Kaisar Huo Yu Yuan juga merasa sangat tertekan dan merasa tidak bisa mempertanggungjawabkan masalah ini dengan pihak Kekaisaran Wexia.


Namun karena Shen Guo Feng tidak ingin membahas masalah itu lagi. Jadi dirinya juga tidak bersikeras lagi.


Sang Kaisar pun mulai membahas apa yang menjadi tujuannya untuk memanggil Sang Jenderal untuk menemuinya.


"Guo Feng sebenarnya masih ada hal lain yang harus aku tanyakan pendapat mu." ucap Sang Kaisar Huo Yu Yuan.


"Silakan Yang Mulia sebutkan, lagipula Menteri ini juga tidak berhak untuk mempengaruhi keputusan yang Yang Mulia ambil. Hamba benar-benar tidak berani." ucap Sang Jenderal Shen dengan sangat membatasi diri dihadapan Sang Kaisar.

__ADS_1


"Omong kosong apa kamu ini? Tentu saja kamu bisa, karena kali ini juga mengenai Putri ketiga mu sendiri. Bagaimana menurutmu dengan gadis itu? Apakah dia cocok bersanding dengan Putra ku Huo Lin Dan atau justru sebagai pasangan dari Pangeran Huo Lin Jin?" tanya Sang Kaisar Huo Yu Yuan dengan nada suara yang tidak dapat diartikan.


Entah hal ini baik atau buruk. Namun menurut Sang Kasim Bao yang menyaksikan dari samping. Dirinya merasa jika Sang Kaisar sedang menguji Sang Jenderal secara langsung. Dan menurutnya hal ini bisa memperburuk hubungan antara keduanya.


Karena bagaimanapun seorang ayah pasti tidak ingin putrinya dipandang sebelah mata dan juga diremehkan oleh orang lain, meskipun itu seorang Kaisar sekalipun.


Namun apa yang terjadi selanjutnya benar-benar berbeda jauh dari segala yang Kasim Bao perkirakan sebelumnya.


"Yang Mulia, bisa melakukan apa pun, Saya tidak akan berpendapat apapun lagi. Terlebih ketika saya memutuskan untuk mengirimnya keluar dari Kediaman Jenderal. Mulai saat itu pula dia tidak memiliki hubungan apapun lagi dengan seluruh anggota keluarga kediaman Jenderal kami. Dan setelah melihat perubahan yang begitu mencolok itu juga semakin meyakinkan hamba, bahwa tindakan hamba untuk mengusirnya dari kediaman itu sangat benar-benar." ucap Sang Jenderal Shen Guo Feng dengan terus terang dan terbuka.


Sang Kaisar dan juga Kasim Bao sungguh tidak bisa tidak tercengang dengan apa yang baru saja Sang Jenderal sampaikan.


Hingga pada akhirnya Sang Kaisar pun bisa merespon setelah tertegun beberapa saat.


"Baiklah kalau memang seperti itu. Tapi apakah kau mengetahui siapa orang yang diam-diam menjadi pendukung di balik gadis itu?" tanya Sang Kaisar Huo Yu Yuan yang seakan inggin memancing kejujuran dari sang sahabat.


"Hamba tidak tahu, tapi hamba hanya menemukan hal ini dan tidak bisa melacak siapa orang misterius yang berada dibelakangnya," jawab Sang Jenderal Shen Guo Feng sambil mengeluarkan sebuah gulungan dari dalam pakaiannya dan langsung menyerahkannya pada Sang Kasim Bao yang berada tidak jauh darinya.


Sang Kaisar mengernyitkan alisnya, dirinya benar-benar salut dengan kemampuan, dedikasi dan juga kesetiaan sahabatnya itu. Meski dirinya telah banyak dirugikan. Namun dirinya tetap profesional dan tidak mencampur adukkan masalah pribadi dengan urusan pemerintahan.


Kaisar Huo Yu Yuan merasa bahwa Sang sahabat kini telah berusaha menarik garis keras dan menghindar darinya.


Itu benar-benar membuatnya sangat sedih dan juga merasa sangat tidak nyaman dengan keadaan yang berubah menjadi canggung seperti ini.


Kaisar Huo Yu Yuan juga sadar jika ini semua bisa terjadi juga karena perbuatannya sendiri. Akibat keegoisan dan juga keteledoran yang dirinya lakukan hingga menghancurkan satu satunya orang yang selama ini membantu dan mendukungnya dalam segala hal.


"Hah...ini semua memang salah ku, memang sudah sepantasnya jika Guo Feng tidak akan mungkin bisa memaafkan aku. Namun aku akan lebih suka jika dirinya bisa marah ataupun berkelahi dengan ku, dari pada harus menjadi tertutup dan menjauh dari diriku. Guo Feng, Aku benar-benar tidak pernah menyangka hubungan kita yang begitu dekat bagaikan saudara itu justru berakhir seperti saat ini karena kesalahan yang ku perbuat. Bisakah kau memaafkan aku, Aku benar-benar telah menyesalinya." seru Sang Kaisar Huo Yu Yuan dalam hatinya.


Setelah Sang Kaisar Huo Yu Yuan menerima gulungan yang dibawa oleh Kasim Bao dari Jenderal Shen Guo Feng. Kini fokus Sang Kaisar Huo Yu Yuan pun teralihkan kepada sebuah gulungan yang berada di tangannya saat ini.


Ia membukanya dan membaca seluruh informasi yang terdapat dalam gulungan itu.


Yah sebenarnya gulungan tersebut berisi semua informasi yang menyangkut Shen Sie Mei setelah keluar dari kediaman Jenderal. Namun di dalam sana tentu saja tidak dapat melacak bagaimana cara gadis itu bisa berubah sedemikian rupa hanya dalam waktu satu malam.

__ADS_1


Melainkan sebuah informasi yang mengatakan dimana gadis itu tinggal setelah keluar dari kediaman Jenderal. Dan juga sosok misterius yang memiliki kekuatan sihir hitam yang tiba-tiba muncul ketika gadis Shen itu hendak menuju istana.


Yang kemungkinan besar mereka memiliki perjanjian khusus sehingga sosok itu bahkan bisa memberikan sesuatu yang tampaknya sangat berguna bagi Shen Sie Mei itu. Dan selain itu masih ada beberapa hal lainnya lagi yang dijelaskan dalam gulungan tersebut


Setelah Sang Kaisar Huo Yu Yuan melihat dan membaca keseluruhan dari gulungan tersebut Ia pun tak ayal langsung mengernyitkan dahinya dalam-dalam.


Seolah sedang berpikir sangat keras. Namun setelah itu Sang Kaisar Huo Yu Yuan pun segera mengalihkan perhatiannya kembali pada Sang Jenderal Shen Guo Feng.


"Guo Feng, apa maksud mu menyerahkan hal ini kepada ku? Tidakkah kau takut jika keluarga mu akan terancam hancur?" tanya Sang Kaisar Huo Yu Yuan dengan heran dan tak mengerti.


"Hamba sudah mengatakan sebelumnya. bahwa gadis itu bukanlah bagian dari Keluarga Jenderal lagi. Dan bukankah Yang Mulia Kaisar juga tahu Jika Keluarga Hamba kecil ini telah hancur sejak lama? Dan bahkan sejak bawahan ini mulai membangun rumah tangga semuanya juga sudah hancur tak bersisa. Terlebih saat ini tidak ada lagi yang ku miliki. Hanya saja hamba yang rendah ini memohon satu hal pada Yang Mulia agar tidak melibatkan Keluarga adik-adik hamba yang merupakan keturunan dari Jenderal Besar Shen sebelumnya. Yang juga merupakan salah satu tokoh pelindung sekaligus pendiri Kekaisaran Wuxi ini. Terlepas dari itu meski Yang Mulia Kaisar mau menghukum atau menghancurkan hamba pribadi itu tidak akan jadi masalah bagai hamba. Toh hidup hamba sudah tidak berharga lagi tanpa adanya cinta dari mendiang Nian'er dan anak-anak hamba dengannya. Hanya saja Hamba tidak akan pernah rela dan tidak akan pernah tinggal diam jika kehidupan keluarga Adik-adik hamba juga di usik oleh siapapun itu. Walaupun...." ucap Sang Jenderal Shen Guo Feng terhenti oleh ucapan yang tegas.


"Guo Feng, Aku tahu aku salah. Aku tidak akan pernah membuat kehidupan keluarga kalian hancur begitu saja. Terutama dirimu, kau Juga merupakan sahabat baikku dan sudah ku anggap sebagai adik ku sendiri mana mungkin aku akan bertindak seperti itu!" ucap Sang Kaisar tegas dan dengan tatapan nanar tak percaya karena sahabatnya sendiri telah begitu menjauh dan mengasingkan dirinya layaknya hanya sebatas seorang atasan dan bawahan semata. Ini sungguh sebuah hantaman yang sangat luar biasa dalam hati Sang Kaisar Huo Yu Yuan. Bahkan melebihi ketika dirinya mengetahui penghianatan Sang Permaisuri Xiao Mu Wen terhadap dirinya.


Di saat Sang Kaisar terdiam dan termenung dalam pikirannya sendiri, kini Sang Jenderal Shen segera undur diri, setelah ia selesai dengan tujuannya menemui Sang Kaisar.


"Karena semua sudah hamba sampaikan apa yang menjadi tujuan hamba saat ini. Maka hamba ini mohon undur diri terlebih dahulu. Salam Yang Mulia Kaisar, semoga panjang umur." uccap sang Jenderal Shen Guo Feng dengan datar. Dan seolah tidak peduli dengan Sang Kaisar yang kini masih termenung dan merasa bersalah terhadap dirinya.


Namun apa boleh buat, bagaimanapun kuat dan tangguhnya Sang Jenderal Shen, tetap saja dirinya tidak akan mampu menahan kesedihan kekecewaan dan juga kebencian pada dirinya sendiri dan terutama pada orang-orang yang secara langsung maupun tidak langsung telah membuat kehidupannya hancur sehancur-hancurnya seperti saat ini.


Jadi tanpa peduli Sang Kaisar mengizinkannya pergi atau tidak, dirinya tetap melangkah keluar dari ruangan kerja Sang Kaisar Huo Yu Yuan, dan tanpa menghiraukan apapun lagi.


Karena sejujurnya setelah semua masalah mengenai kasus yang telah menyebabkan lenyapnya nyawa mendiang Xi Yu Nian istrinya itu selesai ditangani. Maka Sang Jenderal Shen Guo Feng akan segera mengundurkan diri dan menyerahkan Jabatannya yang menjadi kebanggaan bagi dirinya selama ini. Dan akan hidup bebas dengan berkelana kemanapun. Dan mengikuti kedua Putra dan Putri resmi nya kemanapun mereka berdua pergi.


Meskipun dirinya harus melakukannya dengan cara sembunyi-sembunyi. Karena Sang Jenderal Shen Guo Feng sudah sangat bertekad, untuk menebus kesalahannya dan melindungi mereka berdua dengan sekuat tenaga nya.


Andaikan dirinya harus bertaruh nyawa sekalipun dirinya tidak peduli. Dan dia sangat rela jika harus Meti demi anak-anaknya.


Sedangkan Sang Kaisar Huo Yu Yuan kembali membatu ketika dirinya menyaksikan sikap serta keinginan Sang sahabat yang ingin menjauhinya itu.


"Begitu keji dan tak tahu diri kah diriku ini sehingga tega membuat orang yang selama ini selalu membela dan juga setia bersamaku dalam suka dan duka itu terluka begitu dalam. Ini semua memang salah ku, Dia tentu saja berhak marah bahkan membunuh ku, karena telah menghancurkan hidup dan kebahagiannya bersama orang-orang yang dicintainya," gumam Sang Kaisar Huo Yu Yuan sambil menyaksikan kepergian Sang sahabat, Jenderal Shen Guo Feng.


"Yang Mulia jangan menyalahkan diri Anda sendiri, budak tua ini yakin jika Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng juga paham akan kebenaran yang sesungguhnya. Budak tua ini juga tahu bahwa Sang Jenderal Shen Guo Feng adalah sosok yang sangat bijaksana dalam menilai suatu masalah. Buktinya Tuan Jenderal masih bersedia memberikan gulungan tersebut dan menyerahkan sepenuhnya masalah Putri bungsunya itu kepada Yang Mulia. Bukankah itu telah menunjukan bagaimana setianya dan juga ketulusan beliau pada Yang Mulia Kaisar. Jika tidak Sang Jenderal pasti akan menggunakan kesempatan besar ini untuk membalas dendam pada semua orang yang telah bersalah pada dirinya dan juga keluarganya. Hanya mengandalkan pasukan yang berada ditangannya ditambah dengan pasukan pengawal pribadinya, tentu saja hal itu akan sangat mudah baginya untuk membumi hanguskan setiap keluarga Yang bersalah. Bahkan tak terkecuali Keluarga Kekaisaran Wuxi ini," bujuk Sang Kasim Bao yang mencoba menenangkan majikannya Sang Kaisar Huo Yu Yuan.

__ADS_1


Yang saat ini tengah dilanda masalah yang tidak ada habisnya, baik maslah pemerintahan maupun masalah pribadi.


__ADS_2