
Dan untuk penampilan pertama merupakan perwakilan dari Kekaisaran Li yang akan diwakili oleh seorang Nona Muda pertama dari Keluarga Jenderal Xia yang juga turut hadir dalam Perayaan Festival Bunga ini. karena sejatinya Sang Jenderal Tua Xia juga merupakan salah satu dari pejuang perdamaian pada dua setengah dekade silam yang juga sama halnya dengan Mendiang Jenderal Tua Shen. Mereka merupakan rekan seperjuangan untuk memperjuangkan perdamaian dari seluruh Kekaisaran.
Dan selain itu saat ini status Klan Keluarga Xia yang memiliki kesetaraan dengan Keluarga Kekaisaran Li itu sendiri. Jadi sangat wajar jika seluruh keturunan mereka baik Tuan maupun Nona muda kediaman mereka sangat menonjol dan juga termasuk generasi yang genius banyak lahir dari keluarga yang berbudaya dan menjunjung tinggi kebenaran dan juga kejujuran.
Pada kesempatan kali ini Nona muda pertama yang bernama Xia Ning Shui berkesempatan untuk menunjukan kepiawaiannya dalam melakukan tarian pedang yang selama ini selalu menjadi topik yang hangat dibicarakan oleh kalangan pemuda dan pemudi di Kekaisaran Li, karena memang tarian pedang yang dilakukan oleh Nona Muda Xia Ning Shui selalu berhasil mencuri perhatian semua orang.
Disaat Xia Ning Shui telah berada diatas mimbar, tak lupa dirinya memberikan penghormatan pada seluruh Penguasa Negeri dari Benua Nanxuang.
"Salam hormat, kepada seluruh Penguasa Negeri di Benua Nanxuang, Semoga panjang umur dan juga selalu diberkahi kemakmuran bagi seluruh negeri nya. Yang Muda ini bernama Xia Ning Shui mengucapkan Selamat dan salam perdamaian dan kebahagiaan untuk seluruh penguasa dan rakyat seluruh negeri." ucap Xia Ning Shui dengan tegas.
"Bangkitlah. Dan silahkan tampilkan bakat Nona Xia untuk memeriahkan acara hari ini," ucap Yang Mulia Kaisar Wang Junsi mewakili seluruh Kaisar yang berada disana.
"Terima kasih Yang Mulia, atas kesempatan yang Yang Mulia anugerahkan kepada Nona ini untuk mewakili Kekaisaran Li dari Negeri Selatan. Akan tetapi bolehkah jika Nona ini memohon untuk bisa berkolaborasi dengan seseorang dari Kekaisaran Wuxi ini Yang Mulia?" tanya Xia Ning Shui pada Sang Kaisar.
"Oh, Nona Xia ingin berkolaborasi dengan siapa? Jika orang yang Nona Xia tunjuk itu bersedia maka Zhen secara alami akan mempersilakannya," jawab Sang Huo Yu Yuan dengan bijaksana.
"Terima kasih kepada Yang Mulia, Nona ini sangat berharap agar bisa berkolaborasi dengan seorang Nona Muda yang berada disana yang mengenakan cadar dan juga jubah putih," ucap Xia Ning Shui menunjuk Xi Lilian.
Sebenarnya Xia Ning Shui menunjuk Xi Lilian sebagai rekan kolaborasi bukanlah bermaksud buruk sama sekali. Dirinya hanya sangat penasaran dengan Xi Lilian, karena sedari awal dirinya melihat sosok bercadar yang selalu tampak tenang namun juga sangat elegan dan misterius itu.
Terlebih lagi dirinya sangat ingin membuktikan bahwa tebakannya mengenai gadis yang selalu di olok-olok oleh semua orang sebagai seorang sampah itu tidaklah benar.
Bahkan dirinya bisa melihat jika auranya bahkan mirip dengan sepupu laki-laki ketiganya. yang juga selalu dipandang hina oleh semua orang, padahal statusnya sangat tinggi.
"Bagaimana Nona? Apakah Anda bersedia dan memberikan kehormatan kepada Nona ini?" tanya Xia Ning Shui dengan lugas pada Xi Lilian.
Dan itu benar-benar membuat kegemparan dan juga bisik-bisik gosip segera merebak dari seluruh rakyat Kekaisaran Wuxi yang telah mengetahui seluruh rumor buruk mengenai Xi Lilian.
Bahkan seluruh Keluarga Besar Jenderal Shen juga ikut tercengang dengan apa yang baru saja mereka dengar.
__ADS_1
Mereka merasa jika hal ini pasti akan berakibat buruk bagi keluarga mereka. bahkan Sang Jenderal Shen Guo Feng sendiri merasa agak tidak yakin dengan kemampuan Putrinya itu.
Namun di sisi lain ada dua orang yang merasa sangat senang akan hal itu. Karena mereka berpikir jika dengan demikian akan mempermalukan Xi Lilian yang terkenal sampah dan tak punya bakat apapun.
Yah orangbitu tidak lain adalah kedua kakak beradik Shen Sie Lie dan juga Shen Sie Mei. keduanya merasa sanagt senang dan terbantu oleh orang yang bernama Xia Ning Shui itu untuk bisa menjatuhkan nama baik Xi Lilian agar selalu dipandang rendah oleh semua orang dari seluruh kekaisaran.
Sehingga tujuan mereka untuk mendapatkan Sang Pangeran Mahkota Huo Lin Jin akan jauh lebih besar lagi.
Sedangkan Xi Lilian yang mendapatkan tawaran untuk berkolaborasi bersama seorang gadis yang cukup menarik baginya itu juga bukanlah masalah yang buruk.
Karena sejujurnya dirinya sedari awal juga telah memperhatiakan karakteristik dari gadis yang menyambutnya untuk berduet itu juga sangat berbeda dari para gadis lain yang hanya bisa berpura-pura dan selalu menjilat pada orang yang berpengaruh.
"Dengan senag hati Xi Lilian menyambut tawaran baik dari Nona Xia Ning Shui" ucap Xi Lilian dengan sangat tenang dan jelas.
Bahkan Shen Yu Lin pun ikut bahagia dan mendukung sang adik kesayangannya itu untuk tampil, agar bisa menampar semua mulut para sampah yang selalu berkoar-koar itu.
Mendengar jawaban dari Xi Lilian itu kemabli menambah kehebihan yang terjadi di Aula Perjamuan Istana Kekaisaran itu.
Dan benar saja, saat ini Sang Pangeran Mahkota Huo Lin Jin kini sudah sangat gelisah dan tak sabar untuk bereaksi.
"Xi Lilian, dasar sampah berani-beraninya kau menerima ajakan untuk unjuk bakat ini? Tidakkah kau sadar jika kau hanya akan membuat semua keluarga mu malu. Jika kamu memang tidak peduli dengan dirimu sendiri, Aku tidak peduli! Tapi jangan sekali-kali kau berani menunjukan mukamu dihadapan ku. Aku bahkan sangat malu untuk bisa mengakui dirimu sebagai tunanganku, jadi lebih baik kamu jangan lagi menambah masalah dan mempermalukan diriku! Apakah kau mengerti?!" teriak Sang Pangeran Huo Lin Jin yang tak bisa menahan amarahnya.
Amukan Sang Pangeran Mahkota itu begitu mengejutkan semua orang yang ada disana, Bahkan Sang Kaisar Huo Yu Yuan dan juga Permaisuri Xiao Mu Wen benar-benar merasa malu dan seolah kepala mereka akan segera meledak setelah mengetahui jika putranya itu begitu impulsif.
Saat ini Xia Ning Shui juga merasa sangat bersalah pada Xi Lilian, karena dirinya lah gadis itu mengalami penindasa. di depan umum seperti ini.
Bahkan Sang Jenderal Shen Guo Feng dan juga Shen Yu Lin juga merasa sangat marah akan sikap Sang Pangeran Mahkota Huo Lin Jin yang telah mempermalukan putri dan adik mereka di depan seluruh keluarga Kekaisaran dari Benua Nanxuang beserta para pejabat dan rakyatnya.
Terlebih lagi seluruh Keluarga Kekaisaran Wexia, mereka sangat marah akan ucapan dari Pangeran Huo Lin Jin itu, yang semena-mena dan menyakiti hati Lian'er kecil kesayangannya merek semua. Bahkan saat ini mereka ingin segera menghanchurkan kekaisaran kecil dari dunia fana ini. Namun semua itu mereka tahan karena mereka mendapatkan peringatan dari Xi Lilian Sang permata kecil dalam kehidupan mereka.
__ADS_1
Tepat Shen Yu Lin akan angkat bicara untuk membela Sang Adik yang telah di permalukan itu tiba-tiba saja suara seorang gadis yang sanagt lembut namun sangat datar, tegas dan dingin terdengar menyapa pendengaran semua orang yang gadir disana tanpa kecuali.
"Saya menerima ajakan dari Nona Xia untuk menampilkan pertunjukan, apa masalahnya dengan Anda Yang Mulia Pangeran Huo Lin Jin? Jika Anda merasa malu karena hubungan pertunangan itu, Mengapa Anda tidak meminta untuk membatalkannya saja? Ah dan ya, seingat saya bukankah adapun pertunangan ini bisa terjadi itu karena pihak Anda yang mengajukan lamaran pada saya waktu itu?! Bahkan saya sama sekali tidak mengharapkan adanya hal-hal yang begitu serius seperti itu dengan orang yang memiliki tempramen buruk seperti Anda. Selain itu bukankah selama ini yang berbuat sangat memalukan adalah Anda sendiri? Anda tau bahwa Anda telah bertunangan dengan saya, akan tetapi Anda malah berkencan dengan seorang gadis keturunan gundik yang diselundupkan masuk dalam Kediaman Jendral kami oleh orang yang memiliki status terhormat akan tetapi hatinya lebih mengerikan daripada iblis itu. Benar-benar tidak pernah bisa berkaca diri sebelum Anda bisa berkata jika saya memalukan." ucap Xi Lilian tanpa adanya keraguan sedikitpun..
Mendengar balasan yang menohok itu kini semua orang yang ada disana menjadi teringat kembali mengenainkasus yang menimpa Kediaman Jenderal Shen Guo Feng yang tengah diperbincangkan oleh semua negeri itu.
Kini Mereka juga semakin mengerti, dengan apa yang sebenarnya terjadi, dan kemungkinan besar motif dari kasus ini adalah untuk sapat memonopoli dukungan dan juga kekuasaan dari pihak tertentu.
Dan semuanya justru semakin tampak sangat jelas jika ini berkaitan dengan pihakbputra mahkota yang inggin mendapatkan kekuasaan penuh atas kedudukandan tahta.
Meskipun mereka semua yang ada di sana tidak pernah menyebutkannya, akan tetapi dalam hati mereka masing-masing telah mendapatkan pemahaman yang sama akan kasus itu.
"Oh apakah kau pikir setelah kau berkata seperti itu disini. Apakah menurutmu kau sudah cukup hebat? Baiklah kalau seperti itu aku juga tidak ragu lagi untuk memutuskan hubungan pertunangan ini. Dan aku harap kamu gadis buruk rupa jangan pernah menyesalinya. Karena aku tidak akan pernah perduli lagi dengan apa yang akan kamu lakukan, meskipun kamu menangis dan memohon untuk kemabli kepadaku, maka Aku tidak akan pernah mau. Cam kan itu?
"Saya jamin hal itu tidak akan pernah terjadi sama sekali," ucap Xi Lilian dengan sanat yakin.
"Baikah itu bagus, aku juga sudah muak jika harus melihat wajah buruk rupa milikmu itu." ucap Sang Pangeran Huo Lin Jin, yang kemudian ia alsegera bergegas menghadap Ayahanda Kaisar nya, Tanpa memperdulikan sedikitpun mengenai reaksi dan juga perasaan Sang Kaisar Huo Yu Yuan.
Yang mana saat ini Sang Kaisar Huo Yu Yuan benar-benar merasa sangat frustasi dan juga tertekan akibat ulah anak haram dari Permaisuri nya itu.
Dirinya sangat takut dan juga terancam karena saat ini bukan hanya ada Keluarga Jenderal Shen saja yang sedari beberapa waktu lalu menuntutnya untuk memberikan keadilan dari dirinya. Bahkan tepat disebelah tempat duduknya juga merupakan dukungan terkuat dari gadis yang di hina oleh putra haram sialan itu.
Bagaimana caranya dirinya harus menjelaskan mengenai ini semua dengan Kaisar Xi Zhao Tian yang merupakan keluarga Kakek Xi Lilian dari pihak mendiang ibunya yang meninggal akibat kesalahannya di masa lalu.
"Ayahandanya, Ananda mohon rahmat kebijakan dari Yang Mulia Ayahanda untuk bersedia memutuskan pertunangan antara Ananda dengan Nona dari Kediaman Jenderal Besar Shen." ucap Pangeran Huo Lin Jin yang kini tengah berlutut dihadapan Sang Kaisar Huo Yu Yuan dan juga Permaisuri Xiao Mu Wen, yang kini benar-benar mengalani ketakutan yang teramat sangat.
Kaisar Huo Yu Yuan yang juga telah menyaksikan bagaimana keadaan hingga saat ini, dia mau tak mau harus segera menanggapi dan juga mengambil keputusan yang terbaik. Agar tidak lagi membuat marah Kekaisaran Wexia.
"Bagaimana menurut Nona Muda Xi Lilian mengenai permohonan Pangeran Huo Lin Jin mengenaibpemutusan petunangan di antara kalian?" tanya Sang Kaisar Huo Lin Jin.
__ADS_1
"Huuuhhhh.... Apanya yang perlu ditannya kan lagi? Bukankah semuanya sudah sangat jelas? Apakah kalian tidak bisa memahaminya, semua yang dikatakan oleh cucu perempuan kesayangan ku itu? kalau tidak maka akan ku perjelas saat ini, Bahwa cucu ku tidak pernah sekalipun mengharapkan adanya perjodohan yang didasarkan oleh pemaksaan sepihak, seperti yang telah pihak kalian lakukan selama ini dengan mengandalkan kekuatan dan kekuasaan. Dan apakah masih belum cukup bagi kalian untuk merenggut nyawa ibunya, dan bahkan kalian masih menjeratnya dengan sedemikian rupa untuk kepentingan pribadi kalian sendiri? Jika memang Anda sebagai Kaisar tidak bisa memberikan keadilan pada kami, Maka harus saya sampaikan jika Acara Perayaan Festival Bunga ini tidak akan pernah diteruskan ataupun diadakan di masa depan. Karena tidak akan ada lagi kata perdamaian dengan kalian para tiran yang keji dan tidak memiliki hati sama sekali. " ucap sang Sang Kaisar Xi Zhao Tian yang kini telah lepas kendali dan tanpa sengaja mengeluarkan aura penindasan yang sangat kuat