Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 6 Dantian Istimewa (benang takdir)


__ADS_3

Sedangkan Xi Lilian saat ini telah berada didalam dimensi bintangnya.


“Lian’er lebih baik kau sekarang berendam dibawah air terjun surgawi itu, agar semua racun dalam tubuhmu bisa sembuh serta seluruh Meridian dan dantian mu juga terbuka, agar kau bisa segera berkultivasi.” Kata Wu Juan menyarankan kepada Xi Lilian.


“Hhmm, baiklah Gege, sepertinya saran Gege memang benar. Aku akan mulai meditasi sekarang juga Gege, daaahhh...” kata Xi Lilian kepada Wu Juan sambil berlari dan melambai-lambaikan tangannya.


“Haiiiisssss anak itu, benar-benar penuh semangat dan ceria. Semoga perjalanan mu menuju takdir mu saat ini tidak menemui halangan yang berarti Lian’er.” Gumam Wu Juan.


Saat ini Xi Lilian telah berada di bawah air terjun dan mengambil sikap lotus diatas batu putih yang bercahaya yang ada di atas permukaan air sungai dibawah air terjun, namun setelah beberapa saat Xi Lilian bermeditasi, batu yang ia duduki saat ini bergerak kebawah air dan hanya menampilkan bagian kepala Xi Lilian diatas permukaan air, meski begitu Xi Lilian tidak merasa terganggu dan tetep fokus dengan tujuannya.


Namun sesaat kemudian Xi Lilian merasakan seperti jutaan jarum menusuk seluruh tubuhnya dan terasa teramat sakit hingga Ia mengeratkan giginya untuk terus mempertahankan dirinya dan fokus dalam meditasi nya.


Hingga satu jam kemudian Ia mulai merasakan rasa sakit yang Ia rasakan berubah menjadi rasa dingin yang menyelimuti seluruh tubuhnya dan seluruh darah dan organ dalam tubuhnya seakan dibekukan dan seakan tertekan dengan suatu beban yang sangat besar dan berat, yang menghimpit dirinya yang membuat dirinya seolah-olah akan dihancurkan menjadi butiran debu.


Namun Xi Lilian terus mempertahankan kesadarannya hingga tiga hari lamanya, dan akhirnya rasa dingin dan himpitan beban yang besar itu seolah hilang dengan perlahan digantikan dengan hawa hangat yang begitu nyaman masuk ke dalam tubuhnya.


Akan tetapi hawa yang semula terasa hangat itu kian lama semakin panas dan bertambah panas setiap waktunya. Seluruh tubuhnya seperti terbakar dan meleleh karena rasa panas yang mendera dirinya itu.


Ia masih terus mencoba mempertahankan kesadaran sebisa mungkin terus berjuang dan menikmati rasa panas yang tengah mendera dirinya saat ini hingga tiga hari pun berlalu kembali.


Dan tak berhenti sampai disana. Ketika rasa panas yang menyiksanya selama beberapa hari ini mulai menghilang. Kemudian digantikan oleh rasa sakit akibat tulang tulangnya dipatahkan menjadi serpihan kecil kecil. Dantian nya juga dihancurkan hingga berkeping-keping, dan seluruh organ dalamnya dicabik-cabik hingga tak bersisa.


Xi Lilian yang merasakan betapa sakit dan menderitanya seluruh tubuhnya diremukkan Ia hampir saja tak bisa bertahan, Namun ketika Ia mengingat kembali akan semua rasa sakit dan penderitaan selama ini tubuhnya ini rasakan belum Ia balas dan dendam ibunya juga, Ia bertekad untuk terus bertahan meski apapun yang terjadi.


Dan ketika Ia semakin bertekad untuk menjadi kuat meski banyak yang menghalangi dan terus berjuang, kemudian rasa sakit karena seluruh tulang dan organ dalam nya hancur samar-samar Xi Lilian bisa merasakan seluruh organ dalam dan tulangnya terbentuk kembali dengan struktur jaringan dan tubuh yang lebih baik lagi, dan dantiannya juga mulai terbentuk dengan sangat lebar dibandingkan dengan yang semula, dengan susunan yang begitu aneh baginya karena membentuk susunan bola pelangi dengan inti dantian yang sangat luas dengan warna emas dan memancarkan cahaya putih yang menyilaukan dan di bagian pusat dantiannya terdapat warna hitam yang memancar juga mengelilingi seluruh seluruh dantiannya yang bagaikan bola pelangi itu.


Dan tepat ketika seluruh tubuhnya tersusun kembali menjadi lebih kuat dengan dantian istimewa yang telah sempurna terbentuk maka banyak energi qi yang menerobos masuk membanjiri seluruh dantiannya terisi penuh di setiap sisi warnanya itu membutuhkan waktu selama satu bulan dan seketika itu juga ada lonjakannya energi yang dahsyat dalam dimensi bintang hingga banyak kilat menyambar-nyambar, dan ukuran petir itu tak seperti petir pada umumnya, namun lebih dahsyat sepuluh kali lipat jika dibandingkan dengan petir pada umumnya.


Yang terus menyebar hingga tercipta lonjakan cahaya hitam dan putih melonjak keatas membentuk simbol Yin dan Yang di langit yang gelap penuh kilat itu dan disusun dengan warna pelangi mengelilingi tanda Yin Yang dan cahaya emas melintas bersinar terang berada di tengah-tengah menjadi titik pusat tanda Yin Yang.

__ADS_1


Wu Juan yang sedari awal telah merasakan kejanggalan ketika Xi Lilian melakukan meditasi ia pun menunggu dan mengawasi di dekat air terjun untuk memastikan keadaan junjungannya itu.


Hingga ia menunggu disana selama lebih dari satu bulan dan menjadi lebih terkejut lagi ketika ia melihat seluruh fenomena yang tengah terjadi, karena dalam seumur hidupnya baru kali ini menyaksikan fenomena semacam ini, meski ia pernah mendengar jika ada seseorang yang mengalami hal semacam itu, namun ia tak pernah melihatnya dan hanya menganggapnya sebagai cerita legenda semata yang hanya di karang oleh para tetua.


Dan konon katanya, hal semacam ini hanya terjadi selama kurun waktu 1000 tahun itu hanya ada sepasang saja. Yang artinya dalam 1000 tahun hanya akan ada dua orang saja yang memiliki dantian istimewa tersebut dengan konstitusi tubuh Yin dan Yang yang sempurna dan kekuatan tubuh serta mental yang kuat tanpa melalui proses penyucian tulang di lautan lava abadi.


Dan menurut legenda yang Ia dengar, yakni kedua orang yang mendapat konstitusi tubuh dan juga dantian yang istimewa merupakan sepasang yang terikat oleh ikatan benang takdir. Dan jika sepasang takdir itu bersatu maka itu akan menjadikan sebuah keseimbangan di dunia ini dan tidak akan ada kekuatan yang bisa menandingi mereka. Namun jika kedua takdir ini terpisahkan maka hanya akan ada kehancuran semata untuk saling berebut untuk mendapatkannya.


“Sungguh Gege tak menyangka kau lah sang pemegang takdir besar ini Meimei, aku berharap bahwa pasangan mu adalah dia. Jika tidak maka hanya akan ada kehancuran untuk kalian, bahkan aku mungkin akan binasa dengan mudah jika kau tak bisa bersatu dengan takdir besar mu ini.” Gumam Wu Juan merasa sangat rumit.


Ketika Wu Juan hendak melangkah lebih dekat ke arah Xi Lilian tiba-tiba terdapat dinding pembatas semacam segel tingkat tinggi yang tak sembarang orang bisa menembusnya dan hanya pasangan takdirnya saja yang bisa merasakan kehadiran pasangannya.


Tepat saat itulah sembilan kilatan petir yang amat besar itu menyambar tanda Yin Yang dengan segala atribut disekelilingnya yang tampak sepeti pelangi tersebut kemudian meluncur ke bawah menuju dimana Xi Lilian berada saat ini.


Dengan perasaan yang cemas, khawatir, takut berkecamuk dalam hati Wu Juan menyaksikan betapa mengerikannya petir penguji surgawi yang akan dihadapi oleh adik kecilnya itu yang di masa ini usianya baru menginjak 12 tahun.


Betapa mengerikannya jika dibayangkan, apalagi menyaksikannya dengan mata kepala sendiri, sungguh Wu Juan serasa ingin pingsan, tetapi ia juga khawatir dengan Junjunan kecilnya itu. Sungguh membuatnya dilema.


Pada saat itulah Xi Lilian menahan seluruh penyiksaan dari petir penguji surgawi ini dengan setengah mati, hingga ia tak bisa menahan suaranya untuk tidak berteriak sekeras mungkin.


Namun setelah sepuluh menit berlalu dan Xi Lilian berhasil menahan petir penguji surgawi itu kini tubuh nya terasa begitu ringan dan melayang di udara dengan Tetap dengan posisi Lotus nya, kemudian munculah sebuah simbol yin yang di telapak tangan kanannya dan juga munculah sebuah cincin yang terhubung benang transparan yang hanya bisa dilihat oleh dirinya dan pasangan takdirnya sendiri dan juga siapapun yang terikat kontrak jiwa maupun kontrak darah dengannya saja yang dapat melihat cincin Dangan benang takdir tersebut.


Setelah itu tubuh Xi Lilian kembali turun dan beberapa saat ada suara ledakan yang terjadi secara beruntun hingga tak terhitung jumlahnya.


Tepat saat Xi Lilian membuka matanya. Wu Juan yang tengah syok melihat seluruh rentetan kejadian dalam satu bulan lebih delapan hari itu tiba tiba terhuyung seperti akan jatuh pingsan, dan segera ditopang oleh Xi Lilian.


“Li Lian’er kau... Kau...kau.. sungguh monster yang sesungguhnya.. hah..haah...hahhh” kata Wu Juan terbata dengan mengambil dan membuang nafas beberapa kali untuk menenangkan dirinya dari segala kejadian yang baru saja dirinya saksikan secara langsung.


“Apa maksudmu Gege, mana ada monster secantik aku ini.” Balas Xi Lilian dengan bercanda.

__ADS_1


“Yah kau benar Lian’er, aku jadi meragukan mu sekarang sebenarnya Monster cantik didepan ku ini sekarang berusia berapa? Lihatlah tubuhmu itu bahkan pakaianmu sudah tidak sesuai lagi dengan mu. Terasa aneh diusia mu yang belia ini tapi tubuhmu bagaikan.... Ah sudahlah Gege pergi dulu. Dan kau cepatlah ganti bajumu itu, sungguh tidak pantas.” Kata Wu Juan sambil membalikkan badannya.


Karena saat ini wajah dan telinga nya telah merah merona akibat menyaksikan perubahan fisik pada junjungannya itu yang menurutnya sungguh tidak sesuai dengan usianya.


Setelah mendengar kata-kata dari wu Juan seketika itu juga Xi Lilian melihat tubuhnya sendiri, dan benar saja apa yang dikatakan Gegenya itu. ini sungguh tak sepantasnya.


"Mengapa tidak di kehidupan di masa modern dan masa kuno ini ia mempunyai tubuh yang super seksi seperti ini, terlebih lagi ini, mengapa diusianya yang baru 12 tahun tubuhnya sungguh sangat menggoda iman begini, bahkan ketika dirinya berusia 24 tahun di dunia modern bahkan tubuhnya tak menggoda seperti ini.” Batin Xi Lilian


“Apa salah dengan diriku ini, kenapa tubuhku... Huuhh.. Apalagi aku juga tidak bisa melakukan operasi plastik di sini, lalu bagaimana aku bisa menyamarkan tubuhku yang menonjol ini.. huuuffft sungguh membuatku frustasi.” Gumam Xi Lilian yang merasa tak berdaya.


Sedangkan di suatu tempat yang tak diketahui, ada seorang pria tampan yang tengah meditasi, namun tiba-tiba ia membuka matanya dan melihat jari manis di tangan kanannya, dan terlihatlah sebuah cincin dengan benang transparan yang menjuntai


“Kau telah kembali sayang, maka tunggulah aku sebentar lagi aku pasti akan menemui mu. Dan tak akan pernah melepas mu lagi. Dan pada saatnya tiba tak akan pernah ada yang bisa memisahkan kita lagi.


Dan lihat ketika semua pecahan dimensi bintang mu telah kembali utuh maka jangan harap kau bisa menghindari diriku, karena aku sudah begitu merindukanmu sayang, maka tunggulah aku sebentar lagi akan menemui mu, dan itu pasti.” Kata pria misterius yang mengenakan topeng separuh wajah itu.


Setelah itu ia memangil seorang bawahannya. Atau lebih tepatnya hewan kontrak nya.


“Wu jin, kirimkan lah petunjuk pada penjaga dimensi itu mengenai lokasi keberadaan pecahan dimensi bintang berada dan pastikan agar dia membimbing wanitaku untuk segera menemukan pecahan dari dimensi bintang itu. Dan juga jangan lupa kan bahwa Phoenix es penjaga dimensi bintang itu harus selalu menjaga dan melindungi istriku dengan nyawanya sekalipun.


“Baik tuan, akan saya laksanakan sekarang juga, hamba undur diri tuan.” Kata Wu jin.


“Pergilah Wu jin, berikan kabar baik pada sahabatmu ini.” Kata sosok misterius itu.


Setelah kepergian hewan kontraknya sekaligus sahabatnya sang naga emas itu, Sosok misterius itu yang merupakan seseorang yang telah menciptakan dimensi bintang tersebut sekaligus suami dari Xi Lilian dikehidupan yang lalu.


Yah orang itu adalah Mo Fei Tian sang kaisar dewa, atau sang pemimpinnya para Dewa dan Dewi di dunia atas yang disegani oleh siapapun. Dirinya juga pergi dari tempat itu dan kembali di dunia fana.


Ia menempati raga dari pangeran ke tiga Wang Jin Tian yang tak dianggap oleh kaisar karena segala rumor buruk yang dia ciptakan sendiri.

__ADS_1


Karena ia tak ingin memiliki masalah dengan wanita-wanita bangsawan yang suka menggoda pria berpangkat tinggi. Apa lagi kalau pria itu tampan itu yang membuatnya berakhir dengan sandiwaranya sebagai orang bodoh, tak berbakat, serta buruk rupa yang ditelantarkan oleh ayahnya sang kaisar Wang Junsi dari kekaisaran Selatan atau kekaisaran Li.


__ADS_2