Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
BAB. 153


__ADS_3

Dan pada akhirnya usaha yang dilakukan oleh Shen Sie Mei itu benar-benar membuahkan hasil. Sehingga dirinya bisa mendengar jika sosok gadis misterius itu menyetujui permintaannya.


Dia bersedia membebaskannya dengan syarat jika Shen Sie Mei harus menyerahkan dirinya sendiri ketika waktunya tiba. Dan tidak boleh mengingkari setiap kata yang Ia ucapkan sendiri. Sehingga Shen Sie Mei yang kini merasa senang tidak berpikir jika hal itu janggal karena syaratnya begitu mudah, dan kemungkinan saja dirinya bisa melarikan diri setelah misinya untuk membalas dendam pada saudaranya sendiri telah selesai.


Namun yang tidak di ketahui oleh Shen Sie Mei yang naif dan juga mudah terprovokasi itu adalah, dirinya tidak akan pernah bisa lepas dari Xi Lilian sampai kapanpun.


Karena Xi Lilian sedari tadi telah menanamkan mantra segel pengikat pada jiwa dan juga tubuh Shen Sie Mei. Jadi seberapa kuat keinginan Shen Sie Mei untuk melarikan diri atau berusaha menghindar dari dirinya. Maka itu tidak akan berguna sama sekali. Karena Segel itu akan membawa Shen Sie Mei kepada Xi Lilian dengan sendirinya,tanpa Ia harus repot-repot mencarinya.


"Kau memang sangat keras kepala dan berkemauan keras Nona. Jelas sekali jika kau adalah Keturunan Sang Jenderal Perang terkuat di Kekaisaran Wuxi ini. Maka baiklah aku akan memegang kata-kata mu itu. Tapi aku tidak yakin akan keberhasilan kau, apalagi dengan penampilan yang penuh memar dan juga tanpa sehelai rambut pun, itu bagaimana mungkin kau bisa memasuki Istana Kekaisaran dengan penjagaan yang begitu ketat?" kata Xi Lilian untuk mengingatkan Shen Sie Mei akan kondisinya yang buruk itu.


Shen Sie Mei yang baru mengingat akan keadaanya saat ini, seolah kembali mendapat pukulan yang keras dan sangat menyakitkan. Dan hal tersebut justru semakin membuatnya menjadi semakin ingin membalas dendam pada saudarinya sendiri.

__ADS_1


Karena kondisi yang dialami oleh dirinya saat ini itu terjadi akibat rencana licik Jiejie tersayangnya itu selama ini. Jadi dirinya tidak akan pernah mungkin melepaskan begitu saja ketika dirinya mengalami ketidakadilan. Tentu saja Ia akan menuntut balas semua yang telah Ia terima selama ini dari Sang Kakak yang membuatnya hancur seperti saat ini.


"Bagaimana pun caranya aku pasti akan membalasnya. meskipun harus menyamar sekalipun akan aku lakukan. Asalkan aku bisa menebus harga yang pantas darinya atas semua kerugian yang telah aku alami!!" ucap Shen Sie Mei penuh dengan ambisi untuk membalas dendam.


"Haiiiihhh... Nona Shen, aku melihat keadaan mu yang seperti ini diriku benar-benar marasa iba padamu. Pantas saja selama ini kau tumbuh menjadi gadis yang angkuh, begitu sombong dan juga tidak masuk akal, ternyata itu semua ada faktor pendorong nya. Baiklah kali ini aku akan sedikit berbaik hati kepada dirimu, dan aku akan menawarkan sebuah bantuan untuk mu. Aku bisa saja memulihkan tampilan dirimu seperti semula. Hanya saja hal itu, tentu saja tidak akan bertahan untuk selamanya. Selain itu kau juga akan membayar harganya ketika kau selesai menggunakan Pil Pemulihan yang ku miliki ini. Bagaimana? Apakah kau tertarik dengan itu? Jika tidak, itu juga tidak masalah. Lagi pula itu juga bukan urusan ku. Dan, yah...lebih baik kau bersiap saja jika kau ingin segera keluar dari tempat ini. Sebentar lagi akan ada seseorang yang akan membawa mu ke luar dan mengantarkan mu ke tempat tujuan mu," kata Xi Lilian yang kini tampak acuh tak acuh.


Mendengar kata-kata yang diucapkan oleh gadis misterius dihadapannya itu, kini Shen Sie Mei merasa seolah mendapatkan angin segar setelah Ia terjatuh dan terkepung oleh asap yang tebal. Dan tanpa memikirkan akibatnya serta kemungkinan resiko yang harus dirinya tanggung Shen Sie Mei segera saja menyetujuinya. Bahkan dengan tidak sabar Ia meminta gadis yang belum Ia ketahui identitas nya itu untuk segera memberinya pil yang dia maksud.


"Apakah kau yakin? Pil ini hanya mampu bertahan kurang lebih selama dua pekan. Yang mana itu artinya kau hanya mempunyai waktu selama kurang dari itu, Dan kau akan membayar untuk semua yang telah kau dapatkan. Dan terlepas dari itu baik kau berhasil atau tidak dalam membalaskan dendam mu itu, aku tidak tanggung lagi. Selain itu kau harus ....." ucapan Xi Lilian terpotong oleh Shen Sie Mei yang sudah tidak sabaran itu. Sehingga dirinya tidak mau mendengarkan penjelasan Xi Lilian lagi.


Padahal Xi Lilian ingin menjelaskan resiko yang harus Shen Sie Mei tanggung setelah dirinya mengambil dan menyerap pil pemulihan semetara itu. Namun Shen Sie Mei justru salah paham dan mengartikan dengan maksud yang berbeda.

__ADS_1


Shen Sie Mei beranggapan jika dia perlu membeli pil tersebut dengan harga yang mahal.


"Tentu saja aku sangat yakin. Apalagi yang perlu aku pikirkan?? Jika aku bisa segera menghancurkan orang yang selama ini merupakan musuh dalam selimut itu." kata Shen Sie Mei dengan sangat tegas.


"Heeehhh... lihatlah kau begitu tidak sabar untuk bisa memilikinya. Bahkan kau tidak tahu apa yang akan terjadi setelah itu. Tapi itu tidak masalah sama sekali untuk ku. karena kau memang pantas mendapatkannya setelah apa yang kalian lakukan pada ku dan juga mendiang Ibunda ku," batin Xi Lilian sambil menyeringai kejam.


"Ohhh...Baiklah Nona Shen, kalau begitu kau akan mendapatkan nya. Akan tetapi apakah kau benar-benar yakin ingin mengambil pil ini?" tanya Xi Lilian kembali untuk memastikan.


"Sudah ku katakan jika aku sangat serius ingin mendapatkan pil itu!! Mengapa kau masih harus bertanya lagi? Apakah kau tidak rela memberikan pil itu kepada ku hah?!!Kalau begitu Aku akan membayarnya dengan mahal setelah aku sampai di Kediaman nanti. Karena disanalah kami menyimpan seluruh harta pribadi yang kami miliki. Jadi kau tak perlu takut jika aku akan mengambilnya secara gratis. Karena Ibuku adalah orang yang kaya raya." kata Shen Sie Mei dengan sombong dan juga angkuh.


"Kau hanya belum tahu saja jika semua harta yang kalian klaim sebagai milik kalian itu adalah barang-barang yang ibu kalian curi dari harta peninggalan Ibunda ku, Baik itu yang berasal dari aset yang hidup maupun harta mahar yang dibawa ketika Ibundaku menikah dengan Kediaman Jenderal. Bahkan kau berani menyombongkan semua itu dihadapan ku. Bukankah ini sama halnya dengan menaruh kotoran di muka sendiri?? benar-benar idiot tak terkalahkan. Bahkan dia tak bisa mengenaliku sama sekali sedari tadi. Sungguh tingkat kepekaannya sangat minim. Tapi itu tidak masalah bagiku, karena kami telah mengambil semuanya. bahkan kediaman itu saat ini juga sudah beralih kepemilikan dibawah tangan Gege Yu Lin. Dengan demikian aku akan melihat apa yang akan gadis konyol ini lakukan ketika dirinya mengetahui kebenarannya nanti." batin Xi Lilian dengan senyum sinis yang sangat samar.

__ADS_1


Sehingga tidak disadari oleh Shen Sie Mei yang kini tengah berbangga diri dengan menyombongkan harta-harta nya yang tidak Ia ketahui bahwa semuanya telah diambil kembali oleh pemiliknya.


__ADS_2