Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 36 Memulai Pelatihan untuk Shen Yu Lin


__ADS_3

“Baiklah kalau Gege sudah siap maka aku akan membawa Gege menuju suatu tempat.


Gege pejamkan mata Gege kita akan segera ke sana.” Kata Xi Lilian sambil menggandeng lengan Shen Yu Lin kemudian masuk ke dimensi bintang di tempat pelatihan para anggotanya sebelumnya.


“Baiklah Gege bukalah mata Gege. Kita sudah sampai.” Kata Xi Lilian.


“Ini...kita ada dimana Lian’er? Apakah kita berada di tengah hutan?” tanya Shen Yu Lin.


“Gege benar, ini adalah hutan tempat guruku menyembuhkan dan mengajari Lian’er mu ini Gege. Dan di sini pula Lian’er melatih seluruh anggota Black Star Mafia.” Kata Xi Lilian dengan yakin.


“Ini sungguh luar biasa, bahkan energi qi spiritual disini sangat padat melebihi apa yang ada di tempat suci didalam Akademi. Baiklah Gege akan mulai berlatih di sini, dan apakah itu tempat latihan, dan benda apa itu kenapa sangat aneh sekali?” kata Shen Yu Lin sambil menunjuk arena latihan yang dibuat oleh Xi Lilian.


“Ini adalah arena latihan fisik, agar kita bisa meningkatkan kekuatan fisik serta pondasi kita agar bisa mengimbangi kekuatan kultivasi kita nantinya. Ayo Gege ikuti aku akan ku tunjukan caranya.” Kata Xi Lilian.


Setelah itu Xi Lilian memulai berlatih fisik bersama Shen Yu Lin. Dan mengajarkan beberapa hal yang tak diketahui oleh Shen Yu Lin.


Ketika Shen Yu Lin mengerti semua yang telah diajarkan Xi Lilian untuk melewati arena pelatihan era modern yang Xi Lilian siapkan. Kemudian Xi Lilian menghentikan latihan mereka.


Setelah itu Xi Lilian mengintruksikan agar gegenya bisa berlatih dengan giat di sini dan Xi Lilian juga tak lupa menyerahkan beberapa botol pil tingkat tinggi buatannya pada Shen Yu Lin.


“Gege terimalah ini agar lebih memudahkan saat Gege berlatih disini.” Kata Xi Lilian


Sambil menyerahkan 2 botol pil penyembuh yang setiap botolnya berisi 3 pil, 4 botol pil stamina sengan jumlah 4 pil setiap botolnya. Dan ia jug memberikan sebotol pil kultivasi tingkat tinggi yang berisi satu butir pil kultivasi.


“Lian’er, ini... Kau bisa dapat ini dari mana?” tanya Shen Yu Lin saat ia mengetahui bahwa semua pil yang diberikan adiknya itu adalah pil yang sangat langka.


“Tenanglah Gege, itu semua buatan ku. Dan aku tidak memberikan racun pada pil Gege tersebut.” Kata Xi Lilian sambil bercanda.


Mendengar bahwa semua pil yang ada di tangannya adalah buatan Meimei nya Shen Yu Lin justru semakin tercengang.


“Ka kau seorang Alchemist Lian’er? Apakah benar begitu??” kata Shen Yu Lin terlalu syok mengetahui betapa hebatnya adiknya itu.


“ Sudahlah Gege, lebih baik sekarang Gege mulai latihan terlebih dahulu, aku akan memasak buat makan siang kita nanti.” kata Xi Lilian sambil melangkah meninggalkan gegenya Yang masih terbengong.


Saat ini Xi Lilian pun menyiapkan makanan untuk Gegenya, selain itu ia juga memetik banyak buah-buahan juga untuk Gegenya.


Setelah selesai Ia langsung memanggil Gegenya untuk makan bersama. Sambil memberikan arahan pelatihan agar gegenya bisa segera meningkatkan kekuatannya.


Tak terasa dua bulan telah berlalu, dan saat itu Xi Lilian menyarankan pada Gegenya agar segera menyerap pil kultivasi nya dan segera melakukan kultivasi tertutup.


Shen Yu Lin yang mendengarkan saran adiknya, Ia langsung melakukan seperti yang dikatakan oleh Xi Lilian.


Shen Yu Lin akhirnya kembali ke kediaman yang telah disediakan oleh Xi Lilian khusus untuk Gegenya ketika berlatih disana.

__ADS_1


Setelah memasuki ruangan itu Shen Yu Lin langsung mengambil posisi lotus dan segera menyerap pil kultivasi dan langsung melakukan kultivasi.


Sementara itu Xi Lilian kembali ke mansion nya untuk menemui putri kecil nya.


Ternyata saat ini Mo Lie Yiran tengah bermain bersama dengan Rou Xie dan Hua Jian Mei, dan Xi Lilian pun segera menghampiri mereka bertiga.


“Yiran kecil, ibu sangat merindukanmu. Apakah kau juga merindukan ibumu ini?" kata Xi Lilian sambil mengambil Mo Lie Yiran dari gendongan Hua Jian Mei.


“Syukurlah kau kemari Lian’er, sepertinya putri kecilmu ini memang sangat merindukan mu dan Tuan. Soalnya dari pagi Yiran kecil susah makan dan selalu menangis jika berada di dalam kediaman.” Kata Rou Xie kepada Xi Lilian.


“Begitukah? Jadi Yiran kecil merindukan ibu ya...” Kata Xi Lilian sambil menggoda dan mengajak main putri kecilnya itu.


“Terima kasih Jiejie kalian berdua telah banyak membantu ku dan aku juga selalu merepotkan kalian semua.” Kata Xi Lilian dengan tulus.


“Hei... Apa yang kau katakan Lian’er, tentu saja kami akan melakukannya tanpa kamu minta sekali pun. Jangan begitu sungkan dengan kami. Kau adalah keluarga yang paling kami sayangi. Apapun itu akan kami lakukan demi kebahagiaan mu Lian’er.” Kata Hua Jian Mei.


“Benar apa yang dikatakan Mei’er , kami semua akan melakukan apapun itu demi kebahagiaan mu bahkan kami rela menukar nyawa kami agar kau bisa bahagia” kata Bai Lang sang harimau putih.


“Dan lagi pula kau sendiri yang mengatakan kalau kita ini adalah keluarga, jadi di dalam keluarga tidak ada kata terima kasih karna semua yang kita lakukan adalah yang semestinya.” Kata Yuan Long menimpali.


“Baiklah kalian benar. Dan aku sangat beruntung memiliki keluarga sebaik kalian.” kata Xi Lilian.


Dan pada saat itu juga terdengar ocehan seorang bayi, yang ternyata Yiran kecil juga ingin ikut menanggapi mereka semua.


Mendengarkan suara lucu khas bayi membuat mereka semua tertawa gembira.


Dengan suasana yang menyenangkan setiap harinya hingga tanpa terasa Xi Lilian telah menemani putri kecil nya selama satu setengah bulan dalam dimensi bintang.


Akhirnya Xi Lilian memutuskan untuk keluar dari dimensi bintang karena ia tak ingin membuat orang lain curiga terhadap dirinya.


Saat Xi Lilian telah kembali ke luar ternyata hari sudah siang dan menjelang waktunya makan siang.


Saat ini karena ia keluar sendiri tanpa Shen Yu Lin, akhirnya ia memutuskan untuk mengeluarkan boneka peniru. Yang akan ia gunakan sebagai pengganti gegenya Shen Yu Lin untuk sementara waktu sampai pelatihan gegenya selesai.


Setelah itu Xi Lilian dan boneka Shen Yu Lin keluar dari pondok belakang kediaman yang Xi Lilian tempati.


Setelah itu boneka Shen Yu Lin pergi barsama pengawal pribadinya Shen Yu Lin meninggalkan Xi Lilian.


Namun saat telah beberapa langkah, dari pondok Xi Lilian, salah satu pengawal Shen Yu Lin angkat bicara.


“ Mengapa Tuan Muda pertama lama sekali berada di kediaman Nona Muda ketiga?


Apakah ada masalah yang terjadi atau Nona ketiga mengadu sesuatu.” Kata pengawal itu yang juga bisa di dengar oleh Xi Lilian.

__ADS_1


Setelah mendengar hal yang ditanyakan oleh pengawal itu boneka Shen Yu Lin hanya memandangnya dengan tajam. Dan menjawabnya dengan singkat dan sinis.


“Apa masalah mu?” kata boneka Shen Yu Lin dingin dan penuh aura penekanan.


Dan itu semua berhasil membuat mereka para pengawal Shen Yu Lin bergidik ketakutan.


Hari itu berjalan begitu saja, meski Selir Yun telah membuat keributan beberapa kali dalam Kediaman Jendral karena ingin membebaskan putrinya dari hukuman pengasingan.


Namun segala upayanya tak ada yang berhasil bahkan Jendral besar Shen tak menghiraukan perkataan Selir Yun sama sekali.


Hingga ia menyuruh pengawalnya untuk mengurung Selir Yun agar tidak berulah kembali. Dan tidak memperbolehkan siapapun untuk menemuinya.


Sedangkan di paviliun Lily hingga malam mulai larut selir Duan Yu Yan bersama putra putrinya sedang merayakan kehancuran selir Yun, yang selama ini selalu menekan mereka.


Dan membuat mereka menjadi terkucilkan jika mereka menghadiri suatu perjamuan di luar kediaman.


Hingga tanpa terasa waktu berlalu begitu saja, hingga tengah malam telah menyambut. Barulah mereka semua membubarkan diri, dan kembali ke paviliunnya masing-masing.


Hingga sesosok yang dari tadi menunggu dan mengamati keadaan dan suasana yang terjadi dalam Paviliun Lily dari atas atap akhirnya turun, karena kebetulan tidak ada penjaga yang berjaga di depan Paviliun Lily itu membuat sosok itu lebih leluasa menerobos masuk ke dalam paviliun.


Karena saking mabuknya Selir Duan Yu Yan, ia bahkan melepaskan kewaspadaannya.


Hingga Ia tak mengetahui jika ada orang yang telah menerobos masuk hingga kamarnya.


Sehingga pada saat itu lah sesosok yang ternyata adalah Xi Lilian akhirnya memberikan obat tidur pada Selir Duan.


Setelah Ia memastikan bahwa semua sudah aman, Xi Lilian mulai mencari sesuatu yang Ia inginkan, setelah lama mencari hingga di kolong tempat tidur tetep saja tak menemukannya.


Namun saat Ia melihat sebuah lukisan Ia merasa ada yang di tutupi di balik lukisan tersebut karena jika di lihat penempatan lukisan itu terlihat miring dan tidak menempel pada dinding kayu Paviliun itu.


Saat Ia membalik lukisan tersebut terdapat sebuah buntalan kain yang sangat mencurigakan.


Setelah Xi Lilian memeriksanya ternyata itu adalah barang yang sedari awal Ia cari.


Disana terdapat beberapa surat tanah dan juga aset milik mendiang ibunya dan yang utama adalah, giok darah yang membuktikan pemiliknya merupakan keturunan yang memiliki darah murni dari klan Xin.


Yang mana sebenarnya Klan Xin merupakan keberadaan yang misterius yang awalnya sangat berjaya di dunia atas, tepatnya di istana langit.


Namun karena suatu peristiwa besar yang mengharuskan bagi seluruh anggota Klan Xin menyembunyikan diri dari dunia.


Dan itulah awal mula adanya kerajaan Xi yang merupakan keluarga besar Xi Lilian.


Mereka menyamarkan diri sebagai manusia fana dan tidak memperlihatkan identitas asli mereka agar tidak menonjol dan membuat seluruh dunia curiga.

__ADS_1


Dan dengan giok darah itu bagi siapa saja yang memiliki darah murni dari Klan Xin maka akan bisa membuka Temat rahasia dari istana langit yang saat ini di pimpin oleh Kaisar Dong Lou zou dan permesurinya Su Zu Lan.


Yang dulunya adalah orang kepercayaan Tuan Tua Xin yang di berikan mandat agar Ia memimpin dan menjalankan pemerintahan istana langit di saat para Klan Xin harus mengasingkan diri.


__ADS_2