Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 76 Bukti Persekongkolan


__ADS_3

Dan gulungan yang kedua berisikan mengenai peringatan dari Sang Permaisuri Kaisar kepada Yun Xue Ruo.


Agar Ia selalu menyembunyikan identitas nya dan juga identitas Keluarga nya yang asli. Yang sebenarnya bukanlah bermarga Yun.


Melainkan bermarga Chui dari sebuah desa perbatasan yang awalnya bekerja sebagai jasa penghibur dan Opera keliling. Yang bersedia melayani pelanggannya juga.


Sehingga banyak anak dan keturunan dari keluarga Yun palsu ini tidak jelas akan asal-usulnya ayah mereka.


Dan masih ada beberapa gulungan lainnya yang mana semua itu bisa menjadi bukti kuat untuk menguak beberapa kasus di masa silam yang belum sempat terselesaikan.


Petugas dari Birokrasi Penyidik dan juga Petugas dari Yamen yang melihat barang bukti ini menjadi tercengang.


Ternyata selama ini seluruh kasus itu tidak terselesaikan akibat dari melenyapkan dan penyembunyian barang bukti yang sangat rapi.


Sehingga tidak ada yang akan mencurigai seorang Selir yang hanya berada di dalam kediaman saja sepanjang hari.


Namun yang tak mereka ketahui adalah, semua bukti itu Xi Lilian yang menemukannya dari Kediaman Permaisuri dan juga Kediaman Perdana Mentri Han.


Dan barulah Ia menggunakan trik penyamaran sebagai Selir Yun. Xi Lilian sengaja memancing pengawal bayangan dari Sang Jendral, saat Ia menguburkan semua barang bukti tersebut.


Jadi ketika Xi Lilian telah beranjak pergi meninggalkan tempat itu. Maka umpannya segera ditangkap oleh sang pengawal bayangan tersebut.


Hingga akhirnya semuanya bisa berakhir di tangan Sang Jendral Shen seperti saat ini.


Xi Lilian memang sengaja melakukan itu, karena Ia merasa tidak baik jika dirinya secara pribadi ataupun menggunakan nama mafianya, terlalu banyak ikut campur dalam urusan Keluarga Jendral jika tidak dimintai jasanya.


Karena Xi Lilian khawatir akan banyak publik yang curiga mengenai dirinya yang merupakan seseorang yang berada dibalik organisasi mafia yang sedang bersinar terang saat ini.


Selain itu Xi Lilian mencoba menghindari masalah yang tidak perlu. Yang menurutnya hanya akan membuang waktu saja.

__ADS_1


Sedangkan Sang Jendral Shen yang telah menyerahkan semua barang bukti yang dia dapatkan akhirnya Ia secara resmi menyerahkan jalannya penyelidikan dan masalah pengadilan pada pihak yang memang berkewajiban tersebut.


Terutama ketika dilakukan pengecekan terhadap putra serta putri dari Selir Yun, Sang Jendral juga tidak peduli sama sekali dan memilih untuk mencari kedua anak sahnya yang sedari kejadian terakhir kali Ia belum lagi bertemu dengan kedua anaknya tersebut.


Beralih dari kediaman Jendral yang tengah ramai akan penyelidikan dan penangkapan Selir Yun, berbeda dengan suasana di kediaman Xi Lilian yang kini tenang dan juga kondusif.


Karena penghuni dari kediaman yang diberi nama Kediaman Fanrong yang memiliki arti kemakmuran itu. Yang mana Xi Lilian memiliki sebuah harapan, agar Keluarganya yang tinggal disini bisa dikaruniai kemakmuran dalam hidupnya.


Dan saat ini para penghuni dari kediaman kemakmuran itu sedang melakukan sesuatu hal yang sangat membutuhkan ketenangan.


Ya saat ini Xi Lilian sedang melakukan pengujian sampel darah dan juga sampel rambut Shen Wu Lan terhadap salah satu keluarga Jendral.


Untuk membuktikan pemikirannya itu benar atau tidak.


Karena dari pengamatannya terakhir kali di Kediaman Jendral Xi Lilian menangkap gerak-gerik yang sangat mencurigakan.


Karena keributan yang terjadi sebelumnya itu menarik seluruh perhatian dari seluruh keluarga, baik para Tetua ataupun Keluarga Jendral Shen yang lain yang juga memang di Kediaman Jenderal itu.


Namun selama ini mereka berempat hidup dengan rukun, dan tidak ada yang memperebutkan posisi Tuan atau Kepala Keluarga.


Karena mereka menyadari kemampuan mereka masing-masing.


Dan mereka juga memiliki keahlian dan ketertarikan pada hal yang berbeda-beda.


Jadi tidak ada yang saling berselisih diantara ke empat putra Kakek Jendral.


Namun ketika saat kejadian yang terakhir kalinya itu Xi Lilian menangkap sesuatu yang membuatnya bertanya-tanya dalam hati.


Karena dari yang Xi Lilian lihat, bahwa Paman ke empatnya sedari awal memperhatikan Shen Wu Lan dengan sangat intens.

__ADS_1


Jika dilihat secara saksama maka akan terlihat jelas bahwa didalam sorot matanya itu terpancar perasaan kasih sayang yang begitu besar dan juga terdapat suatu harapan besar yang ingin diungkapkan.


Bahkan tampak jelas di matanya jika orang itu ingin melindungi dan memberikan yang terbaik pada Shen Wu Lan.


Dan Xi Lilian tau betul, bahwa pandangan yang demikian itu merupakan bentuk rasa kasih sayang dari seorang Ayah kepada Putrinya.


Oleh sebab itulah Xi Lilian ingin membuktikannya dan juga mengungkapkan kebenaran yang ada, pada saat yang tepat.


Hingga akhirnya saat ini Xi Lilian yang ditemani oleh Xin Mu Ren sedang melakukan tes DNA terhadap sampel darah dan rambut dari Shen Wu Lan dan Paman ke empat Shen Gong Fu. Serta sampel dari Sang Jendral Besar Shen sendiri tentunya.


Yang telah Xi Lilian dapatkan dari anggota Black Star yang Ia utus.


Sedangkan Xin Mu Ren yang mengetahui jika sepupu perempuan nya ini telah membentuk organisasi mafia kembali dan juga dengan nama yang sama menjadikan Xin Mu Ren tambah bersemangat dan antusias.


Dan saat ini Xin Mu Ren dengan sigapnya membantu proses tes DNA yang dilakukan oleh Xi Lilian di salah satu paviliun yang telah Xi Lilian rombak menjadi ruang khusus medis dan juga tempat Xi Lilian melakukan penelitian serta tempat Xi Lilian mengajarkan ilmu kedokteran kepada tetua Feng Zhao Yu selama ini.


Disana Xi Lilian melalukan proses pengujian dengan terampil dan cekatan sehingga dalam waktu dua jam saja Ia telah mendapatkan hasil yang Xi Lilian inginkan.


Dan berdasarkan hasil dari pengujian kecocokan DNA dari ketiganya dapat Xi Lilian nyatakan bahwa Shen Wu Lan merupakan putri kandung dari Paman ke empatnya Shen Gong Fu.


Xin Mu Ren yang melihat hasilnya dari pengujian tersebut merasa tercengang.


Karena Ia merasa bahwa betapa hebatnya seorang wanita yang bisa menyembunyikan hal sebesar ini selama belasan tahun berumah tangga.


Dan bahkan seluruh anak keturunan yang wanita itu lahirkan, tidak ada satupun yang merupakan keturunan biologis dari sang suami.


Ia berpikir entah wanitanya yang terlalu pintar dan licik atau sang pria yang begitu bodohnya hingga tak bisa melihat dan memahami dari situasi yang ada.


Setelah itu Xin Mu Ren mengelus dada seolah merasa prihatin dengan nasib Sang Jendral besar yang telah di tipu mentah-mentah oleh gundik orang lain yang mana selama ini dirinya jaga dan Ia sayangi sepenuh hati.

__ADS_1


Namun tidak tahunya Ia hanya dimanfaatkan sebagai alat untuk menutupi kebusukan selirnya sendiri.


__ADS_2