
“Omong kosong apa yang kamu katakan itu? Apa hubungannya dengan masalah Mustika ini. Kau jangan mmengada-ada. Akan ku bunuh kau sekarang juga.” Teriak Ming Huo Ran marah karena hampir seluruh rahasia mereka terungap oleh pemuda yang tak Ia ketahui identitas dan asal usulnya itu.
Kini Sang Perdana Mentri Kekaisaran Zhong yang tengah murka itu telah mengumpulkan seluruh kekuatan terbesarnya untuk menyerang Xi Lilian dan ingin segera menghabisinya.
Karena menurutnya Xi Lilian telah mengacaukan seluruh rencananya yang telah Ia susun bersama sang Kakak yang merupakan Permaisuri Kekaisaran Zhong saat ini telah hancur gara-gara mulut pemuda tanpa identitas itu pikirnya.
Dan saat serangannya Ia luncurkan kepada Xi Lilian, itu mengejutkan seluruh orang disana karena kekuatannya setara dengan kekuatan dari Jendral Perang dari Kekaisaran Wuxi ini batin mereka.
Namun yang lebih mencengangkan lagi serangan yang menurut mereka sangat dahsyat itu ditepis dengan mudahnya oleh pemuda yang mereka kira usianya baru menginjak 14-15 tahun itu.
Ini sungguh sangat luar biasa, bahkan serangan yang begitu mengerikan bisa dihadapinya dengan mengibaskan tangan saja.
Sebenarnya berada di ranah apa pemuda ini? Pikir mereka semua yang hadir disana dan menyaksikan secara langsung kejadian itu.
Setelah terlepas dari keterkejutannya dan kengeriannya, terhadap serangannya yang hampir menguras seluruh tenaga dalamnya yang Perdana Mentri Wu Huo Ran kira akan langsung menghabisi nyawa pemuda didepannya itu justru malah ditepis dengan hanya melambaikan sebelah tangan ini membuat Ming Huo Ran berpikir lagi.
Ia berpikir bahwa kali ini dirinya telah menyinggung seseorang yang tidak seharusnya. Dan tidak sepadan dengan kemampuannya. Pemuda itu terlalu tangguh bagi dirinya sendiri.
Dan Ia berusaha mencari jalan keluar dari masalah kali ini. Namun meski begitu Ia juga tidak ingin segala rencana nya terungap dan berakhir dengan kegagalan.
Setelah apa yang mereka korbankan selama ini yang tidak sedikit jumlahnya Perdana Mentri Wu Huo Ran ingin tetap bertahan.
Namun tiba-tiba terdengar suara yang memecahkan lamunannya itu.
“Bagaimana? Akan ku beri satu kesempatan lagi untuk kalian mengungkapkan semuanya sendiri yang mungkin itu bisa membuatku melepaskan kalian hidup-hidup untuk kembali ke kekaisaran kalian. Atau kah menungguku untuk mewakili kalian untuk menunjukan kebenarannya kepada semua orang atas apa tujuan kalian dengan melelang dan menyebarkan mustika palsu itu?” kata Xi Lilian dengan sangat santai.
“Tapi jangan harap untuk selamat jika setelah ku ungkapkan semua kedok kalian ini.” Lanjut Xi Lilian lembut dan tenang.
Seolah tidak menganggap serius masalah ini dan lebih seperti sedang bermain dengan anak kucing yang sangat manis.
__ADS_1
Shen Yu Lin yang melihat tingkah adiknya yang sangat menggemaskan itu bahkan tercengan dan tidak habis pikir.
Dengan keadaan yang seperti ini bahkan adiknya itu masih bisa bertingkah seperti sedang membujuk anak kecil yang sedang merajuk karena menginginkan permen.
Jendral Besar Shen yang melihat Putra Sulungnya terpaku melihat pemuda yang tengah berebat dengan anggota Kekaisaran Zhong itu menjadi terpikir sesuatu.
“Ada apa Lin'er? Apakah kau mengenali pemuda itu?” Tanya Jendral Shen kepada Shen Yu Lin.
“Aah tidak, aku hanya merasa kagum saja dengannya. Dan mulai saat ini dan selamanya aku akan selalu mengaguminya.” Kata Shen Yu Lin mantap.
“Bahkan kau tak mengenalnya, bagaimana bisa kau mengagumi orang itu begitu saja Gege? Apalagi dia hanya seorang pengelana yang tak tau asal usulnya.” Sinis Shen Jung Si.
“Apa yang kau tau, bukankah kalian tadi melihat bagaiman ia mematahkan Serengan orang kekaisaran Zhong itu yang bahkan hampir setara dengan kekuatan Ayahanda dengan remehnya ia melambaikan tangan dan memusnahkan serangan yang bahkan kalian tak bisa menanggungnya. Dengan usianya yang begitu muda telah memiliki kultivasi yang begitu tinggi, betapa geniusnya dia. Apakah masih tidak pantas untuk ku mengaguminya?!” Balas Shen Yu Lin tak kalah sinis dan tajam.
Jendral Shen yang mendengar penuturan Putra Sulungnya juga setuju dengan pemikiran putranya itu. Bahkan dihatinya terbesit harapan untuk putra sulungnya itu menjadi seorang yang lebih tangguh dari dirinya sendiri dan bagus juga jika putranya itu bisa belajar dari pemuda pengembara itu.
Sedangkan Shen Jung Si yang mendengar perkataan Shen Yu Lin itu terdiam dan tak bisa berkata untuk menanggapinya.
Saat ini Ia fokus memikirkan cara untuk menarik pemuda yang telah bertikai dengan kekaisaran Zhong tersebut, yang tak lain adalah Xi Lilian agar Ia mau untuk bergabung menjadi pasukan militer khususnya agar dirinya lebih mudah untuk menggulingkan Kekuasaan Kaisar Kekaisaran Wuxi saat ini yang tak lain adalah kakaknya sendiri.
Supaya segera jatuh pada Putra Mahkota yang sebenarnya merupakan putra kandungnya dengan Permaisuri Kaisar saat ini.
Agar dirinya segera bisa memegang seluruh kendali Kekaisaran dengan mengandalkan putranya Pangeran Mahkota.
“Pemuda ini benar-benar hebat, bahkan dia bisa mengetahui informasi dengan sedetail itu dan dengan mudahnya memojokkan orang besar seperti Keluarga Kekaisaran Zhong itu. Ia sangat cocok menduduki posisi prajurit khusus tingkat tinggi agar semua rencana ku bisa berjalan lancar dengan segala informasi yang dapat dia temukan kedepannya.” Batin Pangeran Pemangku Kaisar Huo Sun Yao.
Begitu juga perdana Mentri Han dan beberapa orang berpengaruh lainnya ingin menaklukan dan mengikat Xi Lilian dengan menikahkan putrinya mereka pada Xi Lilian yang mereka kira seorang pria muda.
Sedangkan Xi Lilian yang mendengarnya dan memahami keinginan orang-orang serakah itu benar-benar membuatnya muak dan juga jijik.
__ADS_1
Ingin rasanya Xi Lilian membumi hanguskan mereka semuanya saat ini juga. Tapi Ia tak boleh melakukan semua itu.
Beralih kepada Perdana Mentri dan Pangeran Mahkota Kekaisaran Zhong yang merasa diremehkan dan ditantang secara terang-terangan oleh seorang pemuda yang belum cukup umur menjadi sangat marah.
Karena mereka berpikir jika dia masih bisa mengalahkan Xi Lilian itu.
Apalagi jika dipikirkan ulang mereka datang ke Kekaisaran Wuxi ini juga tidak cuma-cuma.
Melainkan mereka telah mempersiapkan segala hal untuk menghadapi semua yang terjadi seperti saat ini.
Mereka berpikir jika mereka bisa menghabisi Xi Lilian dengan semua perajurit dan pengawal bayangan tingkat tinggi yang mereka bawa.
Namun yang mereka tak ketahui adalah, bahwa pemuda yang mereka remehkan itu bisa menjungkir balikan dunia ini dengan kekuatannya sendiri.
Apalagi hanya untuk membasmi seluruh pendekar milik mereka yang hanya seperti semut Dimata Xi Lilian.
“Haah... Jangan begitu omong besar. Kau hanyalah seorang pemuda ingusan yang masih bau susu ibumu, apa yang bisa kau lakukan kepada kami yang jumlahnya lebih banyak dari pada dengan dirimu!” Kata Perdana Mentri Kekaisaran Zhong itu dengan sombong dan angkuh.
“Lagi pula sampai sekarang kau belum juga menunjukan bukti yang kau katakan, apakah kau tidak takut dihukum karena telah memfitnah dan mencemarkan nama baik dari seorang Keluarga Kekaisaran yang terhormat ini?” Tanya Pangeran Mahkota Gu Mo Han.
“Fitnah atau bukan kalian sendiri mengetahuinya Pangeran. Dan baiklah, kalian sendiri yang memilih dan juga kalian juga yang memaksaku untuk melakukannya. Maka aku tak akan sungkan lagi pada kalian. Dan kuharap kalian tak menyesali keputusan kalian ini.” Kata Xi Lilian dengan tegas dan dingin.
Selain itu ia juga mengeluarkan sedikit aura pembunuhnya, dan itu cukup untuk membuat mereka semua bertekuk lutut.
Bahkan sudah banyak yang pingsan karena aura yang Xi Lilian keluarkan.
Karena mereka tidak bisa menahan aura kekuatan Xi Lilian yang hampir habis kesabarannya untuk menghadapi orang-orang sombong dan tak tau malu itu.
Setelah itu Xi Lilian kembali berkata dengan nada mendominasi dan dingin.
__ADS_1
“Ini kesempatan terakhir yang aku berikan, apakah kalian ingin berubah pikiran atau tidak?”
Tanya Xi Lilian sambil menarik kembali aura pembunuh yang Ia keluar tadi.