
Bahkan selama setahun terakhir ini Sang Kakak dari tubuh Emilia Febi Amarta yang ditempati oleh jiwa Xi Lilian sebelumnya juga memutuskan untuk bergabung dengan Anggota Mafia yang didirikan mendiang adiknya itu.
Dan bahkan Ia berlatih dengan sangat keras hingga Ia saat ini bisa dikataka lebih menonjol dari para anggota yang lain.
Sehingga itu membuat Mario menjadi lebih yakin lagi untuk segera meninggalkan dunia ini dan kembali untuk menempati tubuhnya sendiri karena selama ini juga ia telah merasakan bahwa ada suatu kekuatan yang seakan menghisap jiwanya untuk meninggalkan raganya yang Ia tempati saat ini.
Hingga akhirnya di misinya yang terakhir ia berhasil menjadikan Mafia Black Star resmi diakui sebagai pusat kendali kedamaian dunia di mata internasional.
Karena dedikasi para mafiosonya yang baik dan kredibilitas yang selalu baik. Selain itu mereka selalu setia dan juga mengenang didalam hati mereka, akan jasa dan juga pengorbanan sang penolong mereka. Dan juga seorang yang membuat hidup seluruh anggota mafiosonya lebih baik dan berharga.
Dan sosok yang mengenalkan mereka semuanya bahwa masih ada cinta kasih yang tulus bagaikan keluarga di dunia ini.
Yang mana sosok itu pula yang telah menjadi pelita dalam kehidupan mereka yang gelap menjadi terang dan dapat meraih segala yang tak pernah mereka bisa mereka impikan sebelumnya.
Karena cinta kasih yang bagaikan keluarga kandung yang Sosok Emilia Febi Amarta berikan pada mereka lah yang mampu membawa mereka semua hingga sampai titik emas ini dengan seluruh semangat didalam jiwa mereka yang selalu berkobar demi panutan mereka itu.
Sehingga dengan semua kerja keras semua para mafiosonya, akhirnya bisa membuat Mario pergi dengan tenang dan segera menemui adik kecilnya kembali di dunia mereka yang sesungguhnya.
Setelah kembalinya Mario Sang Leader baru Black Star Mafia itu kembali menjadi pukulan berat bagi para Mafioso yang lainnya.
Namun berkat kata-kata terakhir Mario dalam misi terakhirnya yang mengorbankan dirinya sendiri demi menyelamatkan para mafiosonya dan juga tawanan yang menjadi sandera para penjahat dan juga mafia golongan kiri yang bersekutu untuk menghancurkan dan memusnahkan semua anggota Mafia Black Star.
Dengan memasang bom pada tempat penyekapan orang-orang yang dijadikan sandera tersebut.
Sehingga Mario yang telah mengetahui seluruh rencana mereka di akhir waktu penyergapan itu.
Akhirnya Ia memberikan sebuah kode bagi para mafiosonya untuk mundur dan keluar melalui jalur samping dan membebaskan para tawanan yang merupakan petinggi dari pemerintahan di negara yang mereka singgahi saat itu.
Namun sebelum Ia memutuskan untuk melakukan aksinya, Ia melakukan sambungan dengan alat khusus yang pernah dirancang oleh Emilia alias Xi Lilian ketika di dunia modern.
__ADS_1
Setelah Mario telah tersambung dengan seluruh perangkat yang digunakan oleh seluruh Mafioso Black Star Mafia. Kemudian Mario mengatakan dengan tegas dan juga lantang.
Suatu kalimat singkat namun begitu mengena di hati para Mafioso Black Star.
“Kalian semua, tetap lanjutkan perjalanan dan perjuangan kita, jangan menyerah. Jika kalian merasa lemah dan ingin menyerah maka ingatlah segala jerih payahnya dan pengorbanan adik kecil kita yang selama ini selalu menjadi pelita bagi kita semua. Terima kasih atas kebersamaan kita selama ini. Keluarga ku semua.” Kata Mario yang telah membulatkan tekad untuk segera mengakhiri misinya ini.
Setelah mengatakan itu semua Mario yang saat ini tengah berada di sebuah ruangan khusus kendali bom. Maka dari itu dia bisa melihat dan melacak keberadaan semua bom yang telah di sembunyikan dalam gedung itu.
Disana Mario juga bisa melihat semua sisa waktu yang tersisa sebelum bom itu benar benar meledak. Yang mana hanya menyisakan waktu kurang dari lima menit.
Sedangkan dalam gedung tersebut terdapat tiga buah bom yang untungnya saja semua bom itu berlokasi tidak jauh dari satu sama lain yang tepatnya berada di beberapa ruangan sekitar ruang utama gedung itu yang semula merupakan ruangan untuk para sandera ditahan.
Mario yang sangat cekatan akhirnya bisa memutuskan kendali dari semua bom itu dari pemicunya.
Namun sayangnya dia tidak bisa menghentikan bom itu untuk tidak meledak. Karena saat ini bom juga belum ia temukan semuanya.
Sehingga semua pemicu telah berhasil di kendalikan olehnya. Maka Mario langsung bergegas menyusuri seluruh ruangan yang terdapat bom dan langsung mengambilnya dengan gerakan yang gesit namun tidak memicu bon tersebut untuk segera meledak.
Hingga waktu tersisa 1 menit 23 detik akhirnya Mario berhasil mendapatkan bom itu. Dan langsung membawa bersamanya berlari menyusuri tangga dan menuju ke roof top dari gedung empat lantai itu.
Untungnya berkat pelatihannya selama ini dan juga jiwanya yang berasal dari seorang kultivator hebat itu sangat membantunya untuk segera mecapai puncak gedung itu dengan berlari dengan sangat cepat.
Dan jika ada yang melihat mario bisa berlari sekencang itu seperti terseret oleh angin. maka mereka akan sulit untuk percaya, karena semua itu seolah diluar logika mereka semua.
Sehingga setelah mencapai rooftop Mario langsung bergegas masuk dalam helikopter milik mafianya yang memang selalu mereka gunakan dan bawa saat menghadapi keadaan darurat seperti ini contohnya.
Begitu Ia memasuki helikopter tersebut. Ia segera berkata pada pilotnya yang juga merupakan salah satu dari Anggota Mafioso Black Star Mafia.
“Cepat kau keluar, dan menuju ke tempat para mafioso yang lainnya. Karena saat ini mereka membutuhkan mu untuk membantu mereka untuk meretas sistem dipintu samping. Dan jangan pernah biarkan mereka semua berhasil menghalangi jalan kita. Pergi dan laksanakan dengan baik. Terima kasih untuk perjuangan selama ini yang kita lakukan bersama, entah saat masih bersama Lead Emilia ataupun setelahnya,” kata Mario tegas memerintahkan bawahannya untuk melaksanakan tugasnya dengan baik.
__ADS_1
Sedangkan pilot itu yang bernama Gama, saat ini dia merasakan bahwa ada sesuatu yang berbahaya.
Dan dalam hatinya Ia merasa sangat khawatir akan sesuatu hal mengenai leadernya saat ini.
Apalagi setelah Ia menerima pesan dari leadernya itu melalui perangkat rahasia Mafia mereka selama ini.
Yang mana itu semua seolah-olah adalah pesan terakhir Sang Leader untuk mereka semua.
Namun keadaan saat ini yang memang cukup serius dan juga bahaya, kerena menyangkut para Petinggi Pemerintahan suatu Negara. Maka dia dituntut untuk profesional dan tidak boleh melakukan kelalaian sedikitpun.
Maka dari itu Ia terpaksa untuk menuruti perintah Leadernya itu. Yang mana dalam hatinya dia tidak ingin beranjak dan tetap membersamai Leadernya itu.
Setelah Mafioso yang bernama Gama itu turun dengan membawa semua alat yang Ia butuhkan maka dia langsung mengucapakan sepatah kata pada atasannya itu.
“Terima kasih king, atas kerja keras Anda selama ini. Kami semua berharap untuk kebaikanmu Kakak. Kau adalah teladan kami, seperti Queen Emilia kau akan selalu berada dalam hati kami semua. Karena tanpa adanya Kakak kami juga tak bisa jadi apa-apa,” ucap Gama dengan meneteskan air matanya.
Entah mengapa Ia tiba-tiba ingin mengatakan semua itu, namun hatinya seolah berkata bahwa dia akan kehilangan sesuatu yang sangat berharga yang berkaitan dengan sosok terdekatnya itu, yaitu leadernya saat ini.
Ya, selama ini Gama dan juga Mario memanglah cukup dekat. Bahkan semenjak Gama dibawa oleh Emilia ke dalam mafianya. Mario lah yang selalu melatih dan memberitahu akan segalanya mengenai keahlian, dan juga berkat Mario juga Gama bisa mengendalikan semua ketakutannya yang selama ini menghantuinya, dari kehidupan masa kecilnya yang selalu menjadi bahan bulian para teman sebayanya.
Bahkan semua saudaranya juga selalu menganggapnya sebagai seorang pengecut yang tak berani membalas setiap tindakan tercela yang selalu dia dapatkan.
Hingga akhirnya Gama dibuang oleh Kakek nya. Setelah kedua orang tuanya meninggal akibat kecelakaan dan Ia harus berakhir terlunta-lunta di jalanan dan selalu dibuli dan dikerjai oleh para anak jalanan yang lainnya.
Hingga akhirnya Gama ditemukan oleh Emilia dan dibawa oleh Emilia kembali ke markas Black Star Mafia. Sehingga Gama bisa mengenal semua orang-orang yang memiliki nasib yang tak jauh berbeda dengan dirinya.
Sehingga dari sana mereka bisa belajar dan berlatih bersama. Bakhan Emilia yang telah kaya sejak muda dengan hasil jerih payahnya sendiri tanpa sepengetahuan orang tuanya itu.
Sehingga dengan uangnya itu Emilia menyekolahkan mereka semua hingga lulus sarjana.
__ADS_1
Bahkan dari mereka semua para mafiosonya tidak berpendidikan rendah. Karena rata-rata mereka telah bergelar Doktor yang selalu menjadi label yang menyertai nama mereka.