Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 88 Kerja Sama Tim Yang Bagus


__ADS_3

Setelah mereka memastikan Sang Permaisuri Kaisar telah ditahan dan diikat dengan benar menggunakan rantai khusus yang akan membuat Sang Permaisuri Xiao tidak bisa menggunakan kekuatannya didalam tahanan ini. Agar tidak menimbulkan kekacauan dan berusaha untuk kabur dari tahanan.


"Yang Mulia semua sudah beres," lapor salah seorang petugas.


"Baiklah, kalian boleh kembali ke tempat kalian untuk melakukan proses pengadilan selanjutnya. Aku dan Panglima Xuan akan menghadap kepada Yang Mulia Kaisar terlebih dahulu." balas Sang Pangeran Kedua.


"Laksanakan Yang Mulia," jawab Sang Menteri Pengadilan yang baru saja melapor.


Kemudian setelah itu beberapa pasukan Menteri Pengadilan Negeri dan juga Anggota Kementerian Yamen juga segera kembali ke pos masing-masing untuk segera melakukan proses pengadilan yang selanjutnya.


Sedangkan Sang Pangeran Huo Juan Zi dan juga Panglima Xuan Yu Ming masih menetap di dalam sel tempat Permaisuri Xiao saat ini ditahan.


"Yang Mulia Pangeran, apakah kita perlu menghancurkan kultivasi nya saat ini juga?" tanya Panglima Xuan Yu Ming.


"Tidak perlu terburu-buru akan hal tersebut, yang harus kita lakukan sekarang adalah mencari tahu bagaimana dia bisa menyembunyikan tingkat Kultivasi nya selama ini?" jawab Pangeran Kedua dengan tegas.


"Ya, Anda memanglah bijaksana Yang Mulia, karena dengan begitu, semua orang bisa melihat siapa Sang Permaisuri Negeri ini yang sesungguhnya. Selain hal itu bisa membuktikan kebohongannya dan juga kebejatannya, akan tetapi kita juga akan terbebas dari tuduhan melakukan pelanggaran prosedur Pengadilan dan kecurangan dalam proses penyelidikan karena telah melumpuhkan kultivasi Sang Permaisuri Negeri Wuxi." balas Panglima Xuan Yu Ming.


"Anda adalah partner kerja yang menyenangkan Panglima Xuan. Selain cekatan dan profesional, namun Anda juga cepat tanggap dan satu pemikiran dengan ku," puji Pangeran Kedua Huo Juan Zi dengan tulus.


Meskipun mereka sambil berbincang, namun keduanya masih tetap melakukan pencarian sesuatu yang digunakan oleh Permaisuri Xiao untuk menyembunyikan Kultivasi.


"Suatu kehormatan bagi bawahan ini untuk bisa bekerja sama dengan Yang Mulia, meski usia Anda masih sangat muda, akan tetapi pemikiran dan juga pengalaman Anda lebih mumpuni dibandingkan dengan kami," jawab Panglima Xuan Yu Ming merasa tersanjung.


Tak lama kemudian Sang Panglima Xuan Yu Ming yang memiliki penglihatan yang tajam dan juga teliti menemukan sesuatu yang mungkin saja berkaitan dengan apa yang dicari oleh Pangeran Kedua Huo Juan Zi.

__ADS_1


"Yang Mulia mungkinkah manik giok ini yang Anda cari?" tanya Panglima Xuan Yu Ming sambil menunjuk pada sebuah hiasan rambut Sang Permaisuri yang tampak tidak mencolok dibandingkan dengan hiasan rambut yang lainnya.


Pangeran Kedua Huo Juan Zi yang mendengar perkataan Ketua Mentri Birokrasi Yamen itu pun segera mengalihkan pandangannya tepat pada benda yang ditunjuk oleh Sang Panglima Xuan Yu Ming.


"Pantas saja, Ia bisa menyimpan rapat-rapat mengenai kemampuannya ini, ternyata selama ini dia menggunakan giok leluhur Klan Song, pasti ini adalah pemberian dari Paman ku yang baik itu." Kata Pangeran Kedua dengan sinis dan ada kilatan kejam yang melintas dipandang matanya


"Yang Mulia lebih baik kita segera mengamankannya dan segera meninggalkan tempat ini. Agar ketika Wanita ini sadar dia tak akan lagi membuat masalah dengan kita nantinya," kata Panglima Xuan Yu Ming mengingatkan.


"Anda benar, Panglima," kata Pangeran Kedua Huo Juan Zi menyetujui saran dari Panglima Perang itu.


Setelah itu Pangeran Kedua langsung mengambil manik giok milik Leluhur Keluarga Neneknya,yang merupakan Ibu Suri Kekaisaran Wuxi ini.


"Sungguh mengesankan, ternya selama ini Permaisuri Xiao ini telah mencapai ranah raja yang tangguh level 2. Aku tidak heran, jika ia bisa bersikap begitu angkuh dan juga sombong selama ini. Ternyata Ia memang memiliki kemampuan." kata Pangeran Kedua Huo Juan Zi dengan dingin dan sinis.


"Tapi ini sangat Aneh bukan? bukankah tadi ketika masih berada di dalam Istana Phoeniex kenapa permaisuri tidak membuat keributan yang besar, bahkan ia tampak begitu tak berdaya ketika harus meloloskan diri dari kedua petugas kami?" tanya Panglima Xuan Yu Ming merasa bingung.


"Mungkinkah itu juga berkat bantuan dari Black Star Mafia itu Yang Mulia. Karena tadi saya sempat memperhatikan gerakan Permaisuri Xiao yang telah bersiap melancarkan serangan dan jurus-jurusnya. Akan tetapi tidak pernah berhasil sebanyak Sang Permaisuri Xiao mencobanya." ucap Panglima Xuan menjelaskan.


Pangeran Huo Juan Zi yang juga merasa janggal akhirnya dirinya juga sependapat dengan Panglima Xuan.


Bahkan jika benar itu berkat bantuan dari Black Star Mafia juga, ia sangat merasa berhutang budi pada organisasi Black Star Mafia itu. karena telah banyak sekali bantuan yang mereka dapatkan selama ini.


"Ya, aku rasa apa yang Panglima Xuan katakan memanglah benar. Dan saat ini kita hanya perlu fokus untuk menangani Pangeran Huo Lin Jin dan juga Pangeran Agung Huo Sun Yao itu agar mereka tidak memiliki kesempatan untuk mengambil jalan untuk meloloskan diri," kata Pangeran Kedua Huo Juan Zi dengan aura yang kelam karena Ia merasa benar-benar marah.


Karena Pangeran Huo Juan Zi selama ini tak pernah menyangka jika Sang Paman yang selalu dekat dan juga perhatian terhadap Ayahanda Kaisar nya merupakan seorang yang bermuka dua.

__ADS_1


Yang tega mencelakai saudaranya sendiri demi sebuah kedudukan dan juga kekuasaan yang tinggi.


"Yang Mulia Pangeran Kedua tenang saja kami akan pastikan sebisa mungkin jika pasukan Elang Merah akan bisa mengendalikan dan juga meringkus pasukan militer yang mereka bina selama bertahun-tahun itu. Sehingga dengan begitu mereka tak akan memiliki jalan lain untuk memutar dan melepaskan diri dari kasus ini. Dan nanti setelah melaporkan semua hasil dari Penyelidikan hari ini pada Yang Mulia Kaisar. Maka saya akan membawa Tim Prajurit Unggulan Yamen untuk menyusul ke lokasi tersembunyi itu." kata Panglima Xuan Yu Ming penuh tekad.


"Terima kasih Panglima Xuan Anda memang benar-benar bertanggungjawab atas kasus ini. Dan lebih baik Anda tetap waspada dan juga berhati-hati karena dari data mereka memiliki jumlah yang tidak sedikit. Karena dengan 2000 orang pasukan yang berkemampuan cukup tinggi. Itu juga akan sangat merepotkan," kata Pangeran Kedua Huo Juan Zi mengingatkan rekan kerjanya tersebut.


Namun yang mereka semua tidak ketahui adalah. Seluruh pasukan militer tersembunyi itu telah di tangani oleh para anggota Black Star Mafia yang selama ini telah berhasil menyusup dan menyamar menjadi anggota pasukan militer tersembunyi milik Pangerang Huo Lin Jin itu.


Dengan cara melakukan sabotase pada seluruh bahan makanan mereka dengan racun pelemah tubuh, buatan para anggota Black Star Mafia. Yang mana racun itu tidak akan mudah untuk di deteksi.


Dan efeknya juga hanya untuk sementara. setidaknya obat itu akan bisa bertahan selama satu bulan. sehingga secara bertahap kekuatan mereka semua akan menurun.


Setelah mereka berdua selesai dengan apa yang mereka lakukan dalam sel tahanan tersebut dan juga menuntaskan pembahasan yang baru saja mereka bicarakan itu, akhirnya Pangeran Kedua dan Panglima Xuan segera keluar dari area tahanan.


Barulah kemudian mereka Sang Pangeran Kedua dan juga Kepala Birokrasi dari Yamen itu bergegas menuju ke ruang kerja milik Kaisar Huo Yuan Yu untuk melapor dan menunjukkan semua bukti yang mereka dapatkan hari ini.


Baik itu bukti yang didapatkan dari kediaman Perdana Mentri Han, Kediaman Jendral maupun yang berasal dari Istana Phoeniex milik Permaisuri Xiao.


Setelah memberikan laporan dan juga menyerahkan seluruh bukti yang mereka dan seluruh Petugas Penyidik baik dari Pengadilan Negeri Wuxi maupun Kementerian Yamen, mereka pun kembali setelah dipersilahkan oleh yang Mulia Kaisar.


Sehingga Sang Pangeran Kedua akhirnya menyatakan bahwa dirinya juga akan menemani keberangkatan, Panglima Xuan Yu Ming menuju lereng gunung Shang Wu sebelah Barat daya untuk ikut menangani masalah pasukan militer tersembunyi milik Pangeran Mahkota itu.


Sedangkan Sang Panglima Xuan Yu Ming yang awalnya mencegah Sang Pangeran Kedua untuk ikut bersamanya, karena mengingat bahwa esok hari merupakan perayaan penting bagi para Pangeran dan juga Putri.


Kini Sang Panglima Perang itu hanya bisa pasrah dengan keputusan Sang Pangeran yang kekeh untuk memilih pergi bersamanya menyelesaikan tugasnya dan tanggung jawabnya sebagai Mentri Penegak Hukum Negara itu.

__ADS_1


Akhirnya mereka sepakat untuk segera berangkat menuju lokasi tersembunyi itu setelah mereka membersihkan diri dan juga menyiapkan pasukan militer masing-masing.


__ADS_2