
Akan tetapi sebelum Sang Tabib Kekaisaran Ding benar-benar pergi, Kasim Bao memangilnya kembali dan berpesan pada sang tabib tersebut agar tidak mengatakan kepada siapapun mengenai masalah Kaisar yang keracunan dan juga telah berhasil selamat dengan pil tingkat tinggi itu.
"Tuan Tabib, tolong tunggu sebentar!" panggil Kasim Bao.
"Apakah masih ada yang bisa saya bantu Tuan?" tanya sang tabib Kekaisaran Ding.
"Aahh...tidak. Begini maksud ku, kau adalah orang yang sudah sangat lama tinggal di dalam istana Kekaisaran ini. Kau juga tau dengan bagaimana bahayanya kehidupan didalam istana. Jadi aku harap Anda yang seorang Tabib terkemuka di Kekaisaran Wuxi ini bisa menjaga rahasia mengenai kondisi Yang Mulia Kaisar ini," kata Kasim Bao penuh harap.
Karena Ia benar-benar takut jika orang yang ingin mencelakai sang Kaisar ini menjadi waspada, dan berusaha untuk menghilangkan bukti, atau justru malah membuat ulah lagi dengan mencelakai Yang Mulia Kaisar tanpa sepengetahuan nya.
itu benar-benar hal yang paling tidak Kasim Bao inginkan terjadi pada junjungannya.
Sedangkan sang Tabib Kekaisaran Ding yang mengerti akan bagaimana bahayanya kehidupan didalam istana Kekaisaran itu mau mendengarkan apa yang dikatakan oleh Kasim kepercayaan orang nomor satu di Kekaisaran Wuxi ini.
Dan akhirnya Sang Tabib Kekaisaran Ding pun mengerti serta sangat setuju untuk merahasiakan semua itu.
"Tuan Kasim tak perlu risau kan hal itu, saya sebagai tabib juga menginginkan yang terbaik bagi Yang Mulia Kaisar," balas Tabib Ding dengan pengertian.
Karena Tabib Ding juga merasa, jika hal seperti ini memanglah sangat sensitif apalagi hidup didalam istana yang dipenuhi dengan intrik licik setiap penghuninya.
Bahkan sampai saat ini pun Sang Tabib Ding masih bertanya-tanya akan keberadaannya dan juga keadaan teman karibnya di Balai Obat Kekaisaran yang telah menghilang beberapa bulan ini.
Dan orang yang dimaksud Tabib Kekaisaran Ding itu tidak lain dan tidak bukan adalah Tabib Kekaisaran Liu.
Atau yang sekarang lebih dikenal sebagai Tetua Feng Zhao Yu oleh Xi Lilian dan para anggota Black Star Mafia nya.
Ketika Kasim Bao dan juga Xiu Cheng Li Pengawal Pribadi Kaisar mendengar jika Sang Tabib Kekaisaran Ding bersedia merahasiakan semuanya barulah mereka merasa tenang.
Dan membiarkan Sang Tabib Kekaisaran Ding itu untuk segera kembali ke tempatnya.
Sedangkan mereka berdua memilih untuk menetap disana karena ingin menjaga Kaisar Huo Yuan Yu sampai siuman.
"Cheng Li, menurut pendapat mu kira-kira siapakah orang yang tega berupaya menyingkirkan Yang Mulia Kaisar seperti ini?Apalagi orang itu telah meracuni Yang Mulia Kaisar sejak bertahun-tahun lamanya," tanya Kasim Bao.
"Aku memiliki beberapa orang tersangka dalam benakku. dan orang ini bahkan sangat dekat dan juga sama-sama memiliki kedudukan yang tinggi di dalam Kekaisaran Wuxi ini," kata pengawal Xiu Cheng Li menanggapi pertanyaan dari sahabatnya, sang Kasim Bao.
__ADS_1
"Seberapa yakin dirimu akan ketiga orang yang kau maksud itu? Bagiku hanya satu orang yang sangat memungkinkan untuk bisa menyentuh langsung Yang Mulia Kaisar. Apalagi jika kecurigaan Yang Mulia Pangeran Kedua benar, orang itu meracuni Yang Mulia Kaisar melalui makanan dan juga minuman yang dikonsumsi oleh Kaisar maka orang itu adalah sosok yang selalu mengatur pola makan Yang Mulia Kaisar selama ini," kata Kasim Bao mengungkapkan kecurigaan nya.
"Jadi maksud mu irang itu adalah...." kata Pengawal Pribadi Kaisar itu tanpa menyebutkan nama pelakunya namun hanya memandang sang sahabat untuk mendapatkan tanggapan.
Dan Kasim Bao yang mengerti arti pandangan dari Sang pengawal bayangan kaisar itu hanya menganggukkan kepalanya untuk memberikan pernyataan jika tebakan sang sahabat itu tepat.
Disaat Kedua orang itu tengah berbincang membahas mengenai siapa tersangka yang meracuni junjungan mereka.
Pada saat itu juga Sang Kaisar Huo Yuan Yu sadarkan diri. Namun Sang Kaisar Huo Yuan Yu mengalami kebingungan seperti sedang sulit percaya akan sesuatu hal tapi juga merasa penuh harapan, agar apa yang dia rasakan ini benar-benar nyata.
Karena Kaisar Huo Yuan Yu, saat ini merasa jika seluruh tubuhnya terasa sangat nyaman dan Ia juga terasa sangat bertenaga, bahkan rasa sakit yang sebelumnya menderanya kini tidak lagi dirinya rasakan.
Akhirnya Kasim Bao yang melihat jika majikannya telah sadarkan diri dan juga merasa kebingungan memutuskan untuk menceritakan semua mengenai apa yang telah terjadi.
Tak lupa Sang Kasim Bao juga menceritakan semua hal mengenai Pangeran Kedua Huo Juan Zi yang memberikan kedua pil tingkat puncak itu khusus untuk Sang Kaisar.
Karena Pangeran Kedua Huo Juan Zi merasakan ada kejanggalan dari kesehatan tubuh Ayahanda nya itu.
Namun Pangeran Kedua tak ingin semua kebaikannya ini dilihat dan diketahui oleh Sang Kaisar.
Sehingga pil itu diberikan melalui Kasim Bao, dan bahkan menyuruh Kasim Bao untuk mengakui jika dia yang berinisiatif mencari nya sendiri demi Sang Kaisar.
Dia tidak pernah mau mengakui jasa orang lain untuk dirinya sendiri. Karena Kasim Bao bukanlah golongan orang yang munafik dan bermuka dua.
Atau bahkan mencari keuntungan untuk dirinya sendiri. Dan Sang Kaisar sangat puas akan hal itu.
Setelah Kasim Bao mengingat kejadian yang sangat mengerikan itu, dimana saat Sang Kaisar telah mencapai ambang kematian akibat racun namun berhasil ditarik kembali dari gerbang kematian itu berkat Pangeran Kedua yang telah berbakti.
Maka jauh dalam lubuk hati Kasim Bao bertekad untuk mendukung dan berusaha melindungi Pangeran Kedua Huo Juan Zi dengan seluruh kemampuannya.
Karena Sang Kasim kepercayaan Kaisar itu tau, jika Putra Kedua Kaisar adalah tipe orang yang melakukan sesuatu hal sesuai dengan hati nuraninya dan penuh dengan pemikiran serta memiliki alasan yang jelas.
Sehingga hal itu membuat Sang Kasim Bao tak ragu untuk melindunginya meski tanpa perintah dari Sang Kaisar Huo Yuan Yu sekalipun.
Seperti halnya saat ini, Kasim Bao yang menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri, jika tatapan Sang Permaisuri Kaisar ini benar-benar tidak berbohong sama sekali, dihadapan mereka semua yang ada disana.
__ADS_1
Kini Sang Kasim Bao tau bahwa. Sang Permaisuri saat ini telah menunjukan wajah aslinya.
Dan karena Kasim Bao yang sudah tidak tahan akan sikap angkuh dan juga sombong dari Permaisuri Xiao ini akhirnya Kasim Bao pun angkat bicara dan berseru dengan sangat lantang dan keras dihadapan Permaisuri Kaisar dan seluruh orang yang berada di ruang Aula Tamu di Istana Phoeniex yang selama ini dihuni oleh Permaisuri Xiao itu untuk membacakan Dekrit Kaisar.
Dan semua orang yang mendengar seruan dari Sang Kasim kepercayaan Kaisar itu langsung bergegas berlutut dan juga menundukkan kepalanya, untuk mendengarkan isi dari Dekrit resmi yang Kaisar turunkan itu.
...Dekrit Kaisar...
...Zhen, Kaisar negeri Wuxi Hou Yuan Yu. Dengan Dekrit resmi ini, Zhen menyatakan bahwa Zhen telah memberikan titah serta perintah resmi kepada Mentri Hukum Hou Juan Zi untuk memimpin seluruh anggota pasukan dan juga perajurit militer dari Pengadilan Negeri Wuxi dan juga lembaga terkait Kementrian Hukum dan Tindak Kriminal Yamen....
...Yang telah mendapatkan kuasa penuh dalam melakukan penyidikan, penyelidikan dan juga mengusut kasus yang berkaitan dengan turunnya Dekrit penganugerahan Selir terhadap Mentri setia Zhen yang juga telah banyak berjasa bagi tanah Kekaisaran Wuxi ini, yakni Jendral Perang Wuxi "Shen Guo Feng"....
...Agar seluruh kasus yang menimpa keluarganya dapat diusut dengan teliti dan menyeluruh hingga tuntas hingga seluruh pihak yang terkait....
...Dan bagi siapa saja yang melanggar, mengelak, atau bahkan menolak bahkan berusaha kabur dari proses penyidikan dan penyelidikan dan proses hukum lainnya sesuai aturan dan prosedur yang berlaku....
...Maka itu sama halnya dengan pemberontakan. Dan akan dijatuhi hukuman layaknya pemberontak Kekaisaran. Dengan hukuman eksekusi seluruh Klan dan Keluarga laki-laki maupun perempuan. Tak terlepas para selir, gundik serta budak dalam kediaman itu....
...Dan bagi para pelayan dan pekerja kediaman akan dikirim sebagai budak tingkat sembilan atau budak dengan tingkat terendah dan khusus untuk budak perempuan akan di kirim ke pos militer perbatasan sebagai budak seumur hidup, dan tidak bisa kembali dan pergi kemanapun kecuali dia telah mati....
...Demikian titah yang telah Zhen turunkan. Hendaklah menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagai mana mestinya....
...Zhen yang bertanda tangan Kaisar Negeri Wuxi...
...Hou Yuan Yu....
Setelah mendengarkan adanya Dekrit Kaisar awalnya Permaisuri Xiao sudah terkejut dan meringis di dalam hati.
Karena Ia benar-benar tak pernah menyangka jika kasus itu akan berkembang seserius dan sebesar ini, bahkan dia masih sempat-sempatnya berpikir jika kasus ini hanyalah kasus rumah tangga biasa dan akan berlalu begitu saja.
Bahkan dirinya juga sudah beranggapan bahwa Yun Xue Ruo itu telah mati, sehingga kasus ini akan ditutup begitu saja seperti kasus-kasus yang sebelumnya.
Sang permaisuri yang awalnya masih bisa percaya diri akan bisa lolos dari kasus ini, kini benar-benar telah dibungkam dengan kenyataan yang seperti ini.
Ditambah lagi sang permaisuri juga belum mengetahui jika banyak bukti kejahatannya telah terungkap dan berada di tangan pihak Kementerian Yamen.
__ADS_1
Sang Permaisuri yang sebenarnya sangat takut akan terbongkarnya semua rencana dan yang telah Ia dan juga kekasihnya lakukan untuk memastikan kekuasaan Putra Mahkota agar tetap aman.
Namun Permaisuri Xiao mencoba untuk menenangkan dirinya dan juga bersikap seperti biasa dan tidak terjadi apapun pada dirinya.