
“Ah baiklah kalau begitu, sebagai tanda permohonan maaf dari ku, maka terimalah ini. Kau bisa menggunakan lencana giok ini untuk menghubungi ku dan juga jika kau membutuhkan bantuan maka datanglah dan tunjukan lencana itu pada salah satu orang di Paviliun Wucheng maka mereka akan segera membawa kau untuk menemui ku atau jika tidak, kau bisa katakan apapun yang kau ingin kami bantu, maka itu akan sama halnya mereka menerima perintah ku untuk membantu mengatasi semua masalah mu,” kata Tuan atau master dari Organisasi Merak Hitam itu.
Yang kemudian bergegas pergi dari hadapan Xia Wu Mei begitu saja. Bagaikan tak pernah ada seorang pun yang berada disana kecuali Xia Wu Mei sendiri.
"Haih... dimana pemuda tampan tadi? Begitu cepatnya Ia menghilang. Ia benar-benar seorang pria yang hebat. Bahkan diusia muda Ia sudah memiliki kemampuan yang sangat mengagumkan seperti itu. itu membuat diriku semakin terkesan dan juga jatuh hati pada pemuda tampan tadi." kata Xia Wu Mei sambil membayangkan kembali sosok wajah yang berkarisma dengan topeng setengah wajah yang Ia kenakan.
"Huft... sangat disayangkan aku lupa tidak menanyakan nama pemuda tadi,"gerutu Xia Wu Mei. pada dirinya sendiri
Xia Wu Mei yang di tinggal sendiri disana pun kini merasa agak penasaran dengan benda apa yang merupakan sebuah pemberian dari pemuda tampan yang juga telah menarik hatinya itu.
Dan akhirnya Ia bisa melihat serta memperhatikan lencana yang ada di tangannya saat ini dengan jelas.
Betapa terkejutnya Xia Wu Mei, ketika Ia menyadari bahwa apa yang tengah Ia pegang merupakan sesuatu yang sangat berharga bagi dirinya.
" Ini adalah..... Hahh... pemuda tampan tadi memanglah sumber keberuntungan bagi diriku. Maka aku akan memanfaatkan nya sebaik mungkin. Dan aku juga tidak akan segan ataupun sungkan untuk membuat mereka membantu diriku untuk melenyapkan gadis bodoh dan murahan itu dari jalan ku," gumam Xia Wu Mei.
"Selain itu aku juga akan memastikan bahwa akulah yang akan menempati posisi Permaisuri Kaisar Kekaisaran Li ini di masa depan," batin Xia Wu Mei dengan seringai licik tercetak jelas di sudut bibirnya.
Karena dia tahu bahwa Lencana Giok berlapis emas yang berlambangkan burung merak berwarna hitam itu merupakan sesuatu yang seharusnya hanya dimiliki oleh seorang Pemilik atau Sang Master dari Organisasi yang terkenal dengan pembunuh bayaran Merak Hitam.
Sehingga mulai saat itulah Xia Wu Mei yang merupakan seorang Putri dari seorang Selir rendahan dari Keluarga Jendral Besar Xia, merasa telah menemukan sebuah sandaran dan juga dukungan yang sangat besar serta begitu berarti bagi kehidupannya.
Bahkan Xia Wu Mei telah bertekad untuk memanfaatkan lencana itu untuk membantunya mencapai segala impiannya selama ini.
Dan tanpa rasa sungkan, bakhan Xia Wu Mei juga telah banyak terpikir rencana licik dalam otaknya yang licik untuk bisa menguasai Organisasi Merak Hitam itu, meski dengan cara apapun. Agar dirinya bisa segera bisa mencapai segala tujuannya.
__ADS_1
Terutama menyingkirkan Xia Yun Lie dan juga merebut semuanya yang menjadi miliknya selama ini dan kedepannya.
Apalagi dirinya juga sangat berambisi untuk bisa menjadi Putri mahkota dan juga Permaisuri Kaisar kelak.
Namun seiring waktu berjalan tanpa terasa dua pekan berlalu begitu saja. Dan bahkan Xia Wu Mei juga cukup sering berjumpa dan menghabiskan waktu bersama dengan Sang pemilik organisasi Merak Hitam. Hingga akhirnya tumbuh benih-benih cinta diantara mereka berdua.
Bahkan Xia Wu Mei yang selalu melihat betapa gagahnya dan juga tampannya wajah asli dari Sang Pemimpin Organisasi Merak Hitam merasa terpikat.
Bahkan apa yang mereka rasakan itu bahkan mampu membuat mereka berdua memiliki perasaan dan juga ketertarikan yang lebih, antara Sang Penguasa Pembunuh Bayaran Merak Hitam itu dengan Xia Wu Mei hingga mereka pun resmi menjadi sepasang kekasih.
"Mei'er setelah kita saling mengenal dan juga saling berbagi keluh kesah bahkan tak jarang kita menghabiskan waktu kita bersama, maukah kau menjadi kekasih ku? Aku sungguh-sungguh mencintai mu Mei'er," ungkap Sang Master Merak Hitam mengungkapkan perasaan nya terhadap gadis pujaannya itu.
Xia Wu Mei yang mendengar pengakuan dari sosok tampan yang ia kagumi pun langsung bersedia untuk menerimanya.
Apalagi dengan demikian dirinya lah yang lebih diuntungkan. terlebih selama ini ia juga telah berhasil menaklukkan sang Master Merak Hitam itu hingga tunduk dengan seluruh ucapan dan juga perintahnya.
Dan bahkan tak jarang bagi mereka berdua untuk saling menyalurkan hasrat mereka satu sama lain. Untuk mencapai kepuasan dan kenikmatan dunia yang telah membutakan mereka.
Hingga akhirnya saatnya telah tiba untuk melakukan perayaan pernikahan Sang Kakak yang paling Xia Wu Mei benci dengan Sang Pangeran Mahkota Wang Junsi.
Disaat itu pula, dirinya juga baru mengetaui jika dirinya kini tengah berbadan dua dan mengandung benih cintanya dengan sang kekasih.
Namun hal itu tetap saja tidak menyurutkan segala ambisi yang Xia Wu Mei yang ingin kan. Terutama untuk segera menjadi Selir Putra Mahkota dan masuk ke istana putra mahkota, dan dengan perlahan dirinya akan berusaha merebut semua yang dimiliki oleh Sang Kakak perempuannya Xia Yun Lie, termasuk juga kedudukan dan juga gelarnya.
Sedangkan Sang Master dari Merak Hitam yang awalnya memiliki misi dan tujuannya sendiri dalam membangun organisasi pembunuh bayaran itu menjadi terkecoh dan juga berubah arah menjadi seperti apa yang di inginkan oleh Xia Wu Mei.
__ADS_1
Karena semula Sang Master Merak Hitam mendirikan pasukan pembunuh bayaran itu hanya untuk menegakkan keadilan bagi dirinya dan terutama bagi sahabatnya yang sangat banyak berjasa dan juga seorang penyelamat bagi dirinya yang mana sampai saat ini masih terbaring koma.
Akibat cidera fatal pada beberapa organ dalamnya dan juga pusat dantiannya yang terjadi karena membantu untuk melindungi dan juga menyelamatkan nyawanya, ketika terjadi penyergapan mendadak yang mereka alami lima tahun yang lalu setelah mereka berhasil membawakan kemenangan bagi Kekaisaran Li ini.
Namun dengan kejamnya orang-orang licik yang berkedok Keluarga. Yang sebenarnya adalah seseorang musuh dalam selimut yang selalu berbuat keji terhadap keluarganya yang lain karena mereka sangat haus akan tahta dan kekuasaan.
Sehingga tak heran jika ada seseorang yang berusaha untuk melenyapkan Sang Pangeran Mahkota Kekaisaran Li Yang sesungguhnya dan juga termasuk dirinya sendiri yang merupakan sahabat sejak kecil dari seorang Putra Pertama Kaisar Wang Zhuo Jue yakni Pangeran Mahkota Wang Lin Yu.
Ya, identitas nya yang sebenarnya dari seorang master Merak Hitam tidak lain dan tidak bukan adalah panglima perang termuda kekaisaran Li, Mu Zhang Jun.
Satu-satunya Tuan Muda Keluarga Mu yang tersisa. Setelah terjadinya pembantaian misterius yang dialami Keluarganya, dan hanya menyisakan dirinya dan juga seorang adik perempuan yang bernama Mu Xin Yi yang juga telah lama menghilang setelah kejadian tragis itu terjadi dan belum ditemukan keberadaan hingga saat ini.
Dan selama ini dirinya bisa bertahan hidup itu juga berkat perlindungan dari Sang Putra mahkota Kekaisaran Li yang sesungguhnya yang merupakan keturunan resmi dari Sang Permaisuri Kekaisaran dan juga Kaisar Wang Zhuo Jue.
Bahkan tak hanya itu, ia masih bisa bertahan hidup sampai saat ini, itu juga karena Sang sahabatnya yang merupakan Putra Mahkota wang Lin Yu itu melindungi nyawanya dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk menghalau serangan gabungan dari lawan yang membuat Sang Pangeran Mahkota Wang Lin Yu cidera sangat parah hingga saat ini belum pernah membukaa matanya untuk sedetik pun semenjak kejadian penyergapan kala itu.
Namun semua usahanya dan juga tujuan awalnya yang ingin membunuh Pangeran Mahkota Wang Junsi dan juga semua upayanya selama ini untuk mengumpulkan semua bukti terkait dengan penyergapan kala itu yang dilakukan oleh orang-orang suruhan dari Selir Agung yang merupakan Ibu kandung Putra Mahkota Wang Junsi. Dan juga niat awalnya ingin membantu Putra Mahkota yang sesungguhnya untuk bisa kembali ke Istana Kekaisaran dan menyembuhkannya hingga pulih kini justru teralihkan dengan ambisinya yang merupakan hasil hasutan dari Xia Wu Mei.
"Maaf kan aku Pangeran, karena aku lebih memilih untuk memperjuangkan cinta dan juga kehidupanku. namun kamu tenang saja aku pasti akan membalaskan dendam mu terhadap Pangeran junsi dan selir agung Chao Wen Yue, yang telah membuat mu seperti ini. namun sebagai balasannya kau harus menyerahkan Tahta Kekaisaran Li pada kami dan seluruh keturunan kami kelak," kata Mu Zhang Jun sambil memandangi sang sahabat yang hanya teronggok di ranjang selama bertahun-tahun ini.
Dan kemudian Mu Zhang Jun juga memanggil bawahan setianya untuk mengintruksikan perintahnya.
"Luo Yan masuklah!" panggil nya pada orang kepercayaan nya di dala. Organisasi Merak Hitam.
"Ya Tuan, hamba disini," jawab Luo Yan.
__ADS_1
"Tolong, kamu segera kirim Yang Mulia Lin Yu ini ke gubuk sederhana kita di perbatasan hutan. Dan jangan lupa juga untuk kirim Seorang Penjaga dan juga seorang pelayan paruh baya untuk merawatnya."