Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
bab. 160


__ADS_3

"Kalian berdua memang pelayan ku yang pintar, tidak salah kalau selama ini aku mempertahankan kalian di sisiku. Ingatlah ini, di masa depan jika aku telah berhasil menjadi Permaisuri Yang Mulia Pangeran Mahkota Huo Lin Jin, aku pasti tidak akan pernah melupakan bahwa kalian adalah seseorang yang setia padaku. Dan aku pasti akan memberikan manfaat juga bagi kalian berdua." kata Shen Sie Lie dengan sangat percaya diri.


Seolah semua takdir baik itu telah diputuskan dengan pasti hanya untuk dirinya sendiri.


"Terima kasih atas rahmat dari Nona, nubi berdua sangat tersentuh," balas kedua pelayan itu sambil berlutut dihadapan Shen Sie Lie.


"Eehm....Akan tetapi bagai mana dengan Nona Xi Lilian itu? Selama ini telah berbagai upaya orang-orang itu lakukan, untuk membuat pertunangannya dengan Yang Mulia Pangeran Mahkota terputus dan dibatalkan, selalu saja gagal," cetus Wanwan tanpa sadar.


"Huh... Apa pentingnya gadis sampah itu? Aku tidak percaya jika aku tidak bisa menyingkirkan nya dari Pangeran Mahkota Huo Lin Jin. Dia hanya menang dalam status Resmi saja. Selebihnya diriku seribu kali lebih baik dibandingkan dengan dia." ucap Shen Sie Lie dengan sinis dan juga penuh ambisi dalam pandangan matanya.


"Ya, ya tentu saja Nona Muda kami jauh lebih baik daripada sampah buruk rupa itu. Apalagi selama ini Yang Mulia Pangeran Mahkota Huo Lin Jin juga tidak pernah menyukai dirinya dan juga sangat ingin memutuskan hubungan pertunangan di antara mereka." kata si pelayan Wen Yu dengan semangat.


"Dan kali ini di acara perayaaan nanti, aku akan pastikan jika sampah itu akan tersingkir dari jalan ku dan Yang Mulia Pangeran Mahkota. Dan kalian jangan lupakan tugas yang talah akau berikan pada kalian berdua. Dan pastikan jangan sampai gagal. Apalagi saat itu kalian hanya perlu menyingkirkan sampah itu, sedangkan penghalang lainnya telah tersingkir dengan sendirinya." kata Shen Sie Lie mengintruksikan kedua pelayannya.


"Nona tenang saja kami akan melakukan sesuai dengan pengaturan Anda. Apalagi saudara nubi ini yang telah menjadi pelayan dalam istana bersedia membantu dalam rencana ini." kata Wen yu dengan lugas dan yakin.


"Baguslah, jadi aku bisa tenang menyaksikan pertunjukan yang menyenangkan itu." gumam Shen Sie Lie dengan menunjukan senyum puas.


"Hm, baiklah cepat selesaikan semua ini untuk ku. Karena aku masih harus menunjukan bakti ku terhadap ibu ku yang malang itu, sebelum aku pergi," kata Shen Sie Lie yang ingin segera bergegas.

__ADS_1


Sedangkan disisi lain Xi Lilian yang sedari tadi di bicarakan oleh Shen Sie Lie dengan kedua pelayannya. Saat ini Ia bahkan masih asik bercengkrama dengan Gege serta kedua pelayan setianya di kediaman pribadi miliknya.


Ia bahkan tidak memikirkan ataupun risau masalah perjamuan ataupun kompetisi apapun yang akan terjadi dalam perayaan nantinya.


Bahkan sedari tadi Xi Lilian sibuk menolak semua pelayan yang diatur oleh Bibi Hong untuk mengikuti dirinya di acara perayaan di Istana Kekaisaran.


Karena menurutnya itu benar-benar tidak dibutuhkan. Selain itu dia juga merasa hanya membawa satu pelayan saja sudah cukup untuknya.


"Sudahlah Bibi, ini semua tidak akan berhasil. Bagaimanapun kau membujuk Lian'er, dia pasti akan selalu punya alasannya sendiri untuk menolak. Biarkanlah Lian'er menentukan sendiri. Apalagi aku juga akan ikut dan juga akan menjaga serta melindunginya jika terjadi sesuatu.


"Gege benar Bibi, jadi jangan khawatir. Dan terima kasih juga karena Bibi Hong Mei selalu peduli terhadap diriku. Tapi kau juga tahu jika aku yang sekarang bisa melindungi diri ku sendiri. Jadi dengan Jiejie Qing yue di sisiku sudah cukup. Lagi pula aku juga tidak ingin terlalu mencolok dihadapan semua orang." kata Xi Lilian membujuk pelayannya itu yang sudah ia anggap sebagai keluarga sendiri.


"Bibi juga ada benarnya Lian'er, selama ini kau selalu diabaikan dan tidak pernah diberi kesempatan untuk bisa menghadiri perjamuan apapun. Bahkan aku juga takut jika aku tidak bisa memperhatikan dan menjaga mu dengan baik di perayaan. di Istana Kekaisaran nantinya." kata Qing Yue yang masih mencoba membujuk Xi Lilian agar membawa pelayan tambahan, untuk melayaninya di perjamuan nanti.


Karena Qing Yue juga tau, jika para putri bangsawan diperbolehkan membawa pelayan lebih dari satu orang. dan pada umumnya mereka akan membawa 3 sampai 4 orang pelayan bagi seorang Nona keturunan resmi. Dan 2 sampai 3 orang bagi para anak keturunan Selir.


"Jiejie aku tahu maksud kalian itu sangat baik padaku. Tapi aku punya perhitungan sendiri, jadi hanya dengan Jiejie saja bersama ku itu sudah sangat cukup. Apalagi Aku juga hanya percaya pada kalian saya. selebihnya aku tidak," kata Xi Lilian memutuskan.


"Yah... Sekarang Lian'er telah tumbuh menjadi dewasa, Bibi akan menghargai keputusan Lian'er. Dan lebih baik kalian segera sarapan, tadi Bibi sudah membuatkan hidangan khusus kesukaan Lian'er dan juga Lin'er di meja makan. Karena Bibi yakin jika sebentar lagi Sang Jendral Besar Shen akan segera membawa keluarga nya untuk k memasuki Istana Kekaisaran. Jadi kalian jangan sampai tertinggal." kata Bibi Hong Mei yang akhirnya memilih menyerah dan memahami keputusan Xi Lilian yang hanya akan membawa Qing Yue sebagai pelayan pendampingnya dalam acara perayaan di Istana Kekaisaran nantinya.

__ADS_1


"Emh, baiklah Bibi. Terima kasih karena bibi selalu peduli terhadap kami terutama terhadap Lien'er kecil ku, aku sangat berhutang budi pada Bibi karena Bibi bersedia hidup menderita demi merawat dan membesarkan Lian'er ku sampai menjadi seperti sekarang terima kasih banyak Bibi dan juga kau Qing Yue," kata Shen Yu Lin sambil membungkuk memberikan penghormatan kepada kedua pelayan pengasuh Xi Lilian itu.


"Tuan Muda, Anda tidak perlu begitu. Nubi berdua ini tidak pantas dan tidak bisa menerima hal besar semacam ini. Dan juga kami melakukan ini dengan tulus. terlebih lagi nubi sangat menyayangi Nona Muda seperti anak kandung ku sendiri. sudah sepantasnya bagi nubi membalas jasa dati mendiang ibunda Anda berdua. Putri Xi Yu Nian sangatlah baik terhadap kami berdua ketika semasa hidupnya. Bahkan saat ini Tuan dan Nona muda putra dan putri yang beliau lahirkan juga sama baiknya seperti mendiang Putri Xi Yu Nian." kata Bibi Hong Mei mewakili dirinya dan juga Qing Yue yang kini mereka kembali mengenang kebaikan yang dilakukan mendiang majikan mereka terdahulu. yang membuatnya sedih dan menyesal karena mereka tidak bisa menjaga dan juga melindunginya.


Xi Lilian yang mengerti dengan suasana hati kedua nya kini segera merengkuh mereka berdua dalam pelukannya dan tak lupa Ia mengajak keduanya untuk bisa makan bersama dengannya dan juga Sang Gege.


"Sudah, sudah Bibi dan Jiejie lebih baik kita semua segera sarapan bersama-sama. setelah itu kami harus segera pergi ke Kediaman Jenderal," kata Xi Lilian sambil menuntun keduanya menuju ruang makan.


"Ya," kata Shen Yu Lin sambil berjalan mengikuti dua gadis dan seorang wanita paruh baya itu.


Setelah beberapa lama, merekapun segera menyelesaikan makan mereka. Dan akhirnya Xi Lilian segera berpamitan pada Bibi Hong Mei karena ia bersama gegenya dan juga Qing yue akan segera berangkat menuju kediaman jenderal.


Dan setelah berpamitan, akhirnya ketiganya segera menuju Kediaman Sang Jenderal Besar Shen dengan cara teleportasi.


Begitu mereka tiba di suatu sudut taman yang sepi di dalam Kediaman Jenderal akhirnya mereka segera bergegas menuju ruang aula keluarga.


Karena Xi Lilian dan Shen Yu Lin yakin jika mereka semua akan berkumpul di ruangan tersebut.


Namun saat dipertengahan jalan tiba-tiba saja Xi Lilian mendengar suara seseorang dalam benaknya.

__ADS_1


__ADS_2