Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 7 Mengingat Jati diri


__ADS_3

Disebuah kamar yang nampak begitu elegan dan glamor dengan nuansa modern terlihatlah seorang gadis remaja yang cantik yang tengah tidur lelap. Namun dalam mimpinya Ia melihat suatu adegan yang ia rasa begitu familiar dan perasaannya mengatakan bahwa sosok wanita yang ada dalam mimpinya adalah dirinya sendiri.


Di dalam mimpi.


Pada saat itu sedang terjadi acara yang begitu meriah dengan segala ornamen serta atribut yang ada disana semua berwarna Merah yang melambangkan bahwa acara yang tengah berlangsung merupakan perayaan yang agung dan sakral.


Dan benar saja itu merupakan perayaan pernikahan Dewi alam semesta dan yang Maha Dewa atau Kaisar para Dewa.


Namun naas, ketika malam pengantin mereka yang seharusnya indah malah berubah menjadi sebuah petaka, akibat peperangan dua ras iblis yang bertentangan satu sama lain.


Yah, di kala itu terjadi peperangan besar antara ras demon melawan ras iblis dari dunia bawah. Meski mereka sama-sama dari golongan iblis tetapi mereka memiliki sifat yang berlawanan. Yang mana ras iblis penghuni dunia bawah bersifat licik, sombong dan juga selalu ingkar, namun berbeda dengan ras demon yang bersifat, tenang, tidak suka memprovokasi dan juga setia atau tepat janji.


Mereka berperang besar yang mengakibatkan kematian dan Kerusakan alam yang begitu parah hingga berakibat bagi kehidupan manusia fana.


Peperangan besar tersebut dipicu karena ras demon merasa dirugikan oleh ras iblis yang selalu ingkar dengan semua kesepakatan yang mereka buat.


Yang mengakibatkan kehancuran dimana-mana karena ulah mereka menggunakan kekuatan penuh mereka masing-masing.


Dan itu juga berakibat pada Dewi Alamam Semesta. Yang mana dirinya harus melakukan tugasnya saat itu juga untuk melindungi seluruh kehidupan dan kelestarian alam semesta ini.


Meskipun saat itu adalah acara yang sangat penting bagi dirinya dan juga pasangannya yang kini merupakan suaminya yang sah. Namun dengan kondisi yang begitu genting ini, membuat Di Lilian yang mana merupakan Dewi Alam Semesta harus menunaikan tugas yang wajib ia laksanakan.


Karena jika tidak, maka seluruh dunia akan hancur oleh ketidak seimbangan yang terjadi akibat dari perang antar ras yang terjadi.


Karena akan ada banyak pihak lain yang akan memanfaatkan keadaan yang tidak stabil ini untuk menguasai ataupun menjatuhkan satu sama lain.


akibat dari kerusakan di suatu dimensi maka akan berpengaruh juga dengan dimensi kehidupan yang lainnya.

__ADS_1


Ketika Dewi Alam Semesta memutuskan untuk mengambil tanggung jawabnya untuk menyelesaikan masalah yang tengah terjadi.


Ia Sampai lupa tak berpamitan pada sang suami yang kala itu masih menemani tamu pada perayaan, sedangkan saat itu ia tengah berada di kamar pengantin mereka sebelum merasakan panggilan tugasnya.


Dan ketika ia pergi pun dirinya masih mengenakan pakaian pengantinnya.


Sesampainya di tempat kejadian tak ada seorang pun yang memperhatikan segala peringatannya karena kedua ras tersebut telah terbakar emosi jadi tidak bisa mengontrol segala perbuatan mereka.


Selain itu, perseteruan tersebut telah memicu ras lain yang juga memiliki dendam pribadi dengan ras iblis dunia bawah, ikut serta memojokkan serta melawan ras iblis, terutama mereka dari kalangan ras siluman dan juga ras peri yang mana mereka merupakan saingan terberat selama ini untuk memperebutkan darah murni dari klan legendaris tertua di kalangan manusia dan Dewa.


Yakni klan Xin penguasa sesungguhnya dari istana langit. Yang mana dalam kisah legenda mengatakan bahwa siapapun yang meminum darah keturunan murni dari klan legendaris itu akan mendapatkan suatu keabadian atau barang siapa yang memiliki keturunan langsung dari gadis suci yang memiliki garis darah murni keturunan klan Xin maka anak itu akan menjadi seorang penguasa yang abadi.


Akibat dendam yang telah membara itu menjadikan pertempuran menjadi semakin sulit untuk dikendalikan. Dan jelas semua ini juga telah menyita perhatian dari para Dewa dan Dewi yang lainnya.


Akhirnya dengan segala situasi ini tanpa pikir panjang lagi Di Lilian atau sang Dewi Alam Semesta menggunakan seluruh kekuatan jiwanya untuk menyegel semua kekuatan yang saling beradu agar dapat teredam serta berupaya untuk menyegel seluruh ras yang saling bertikai dalam formasi pagoda belenggu secara terpisah agar tak ada yang akan bisa saling bertikai lagi.


Ia telah menyaksikan sang istri Dewi Alam Semesta, telah mengeluarkan segala kekuatannya yang tersisa hingga mengorbankan kehidupannya untuk memulihkan keadaan alam seperti sedia kala .


Dan menghapus segala permusuhan yang ada untuk mengembalikan keadaan alam yang telah hancur kembali seperti semula sebelum terjadinya pertarungan antara kedua ras tersebut.


Karena sang Kaisar Dewa telah menyaksikan pengorbanan sang istri Ia kemudian berlari ke arahnya untuk menopang tubuh istrinya yang ambruk dalam pangkuannya.


Pada saat itulah mereka menyatakan kasih sayang dan cinta mereka untuk yang terakhir kalinya, dengan penuh ingatan masa-masa indah yang mereka lalui bersama.


Dan juga kenangan saat Mo Fei Tian memberikan dimensi bintang untuk nya. Sebagai bukti cinta dan tulusnya dirinya pada sang Dewi Alam Semesta ini.


“Terima kasih suamiku, kau selalu ada di setiap aku membutuhkanmu. Dan maafkan aku harus pergi saat ini, berjanjilah padaku bahwa kau akan terus hidup bahagia walau tanpa kehadiran ku lagi. selamat tinggal A Tian aku sangat mencintaimu”. Kata Di Lilian sang Dewi Alam Semesta dengan terbata-bata.

__ADS_1


“Tidak Lian’er kau tak boleh pergi dariku, kau akan selalu bersamaku dan menjadi Permaisuri ku untuk selamanya. Aku mencintaimu sangat mencintaimu Lian’er. Tetaplah bersamaku, jangan tinggalkan aku istriku." Teriak Kaisar Dewa dengan histeris dan juga pilu.


“Semoga kita di pertemukan di kehidupan selanjutnya suamiku, maafkan aku.” Itulah kata kata terakhir sebelum Di Lilian menghembuskan nafas terakhir kalinya.


“Istriku aku bersumpah tidak akan ada wanita lain dalam hidupku selain dirimu kembali padaku” Teriak sang Maha Dewa kemudian ia melakukan gerakan tangan yang begitu cepat hingga terlihatlah cahaya di telapak tangannya dan ia arahkan pada inti kehidupan dari jiwa istrinya yang masih bersemayam pada tempatnya.


“Dengan izinku, dan cahaya kehidupan ini, aku Mo Fei Tian yang Maha Dewa Agung, memberkati jiwamu Di Lilian untuk bereinkarnasi dan menjalani kehidupanmu hingga kau temukan takdir hidup mu yang semestinya.” Teriak Mo Fei Tian dengan lantang dan mengirimkan jiwa sang istri ke dunia fana untuk bereinkarnasi.


Setelah menyaksikan hal tersebut Xi Lilian juga menyaksikan seorang bayi perempuan yang sangat cantik di kediaman Jendral besar Shen Guo Feng dari istri sah nya yang bernama Xi Yu Nian. Yang diberi nama Shen Lilian.


Namun setelah kelahirannya, sang ibunda tiba-tiba saja meninggal dunia dan itu membuat sang Jendral Shen Guo Feng merasa sedih dan akibat hasutan para selirnya yang mengatakan bahwa kematian Xi Yu Nian karena telah melahirkan anak pembawa sial.


Itulah sebabnya ia tak lagi di beri marga shen oleh sang ayah dan ia mengunakan marga dari ibunya yaitu Xi.


Dan bukan hanya berhenti disitu saja penderitaan bayi mungil tersebut. Karena setelah itu ia hanya diasuh oleh pelayan setia ibunya yang telah meninggal. dan hidup dengan kekurangan. Hingga tumbuh menjadi gadis remaja yang selalu disiksa oleh orang-orang rendahan.


Setelah melihat sepenggal kisah dalam mimpinya itu Xi Lilian terbangun dengan perasaan sedih, rindu, terharu dan juga marah karena pada akhirnya ia melihat kebusukan para selir itu juga kecewa karena ayahnya begitu bodohnya sehingga Ia percaya begitu saja dengan perkataan para selir ****** itu.


Dan dalam ingatan tubuhnya masih ada satu orang yang peduli dengan dirinya yaitu Gege kandungnya yang saat ini berusia 14 tahun dan sedang berada di akademi kekaisaran untuk menimba ilmu.


“Haaahhh, aku jadi ingin bertemu Gege Shen Yu Lin aku ingin tahu seperti apa dirinya sekarang.” Gumam Xi Lilian


“Namun aku juga merindukan mu A Tian, suamiku apakah kau masih mengingat ku saat ini.” Gumam Xi Lilian sambil menitikkan air matanya, karna rasa rindunya yang mendalam.


Bahkan orang yang sedang berada jauh darinya pun juga merasakan hal yang sama.


“Aku bahkan telah merindukanmu sejak kau meninggalkanku saat itu sayang. Sabarlah sebentar lagi aku akan menemui mu sayang.” Ucap Mo Fei Tian.

__ADS_1


__ADS_2