Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 50 Kegemparan Di Kekaisaran Wuxi


__ADS_3

Sedangkan Xi Lilian yang mengerti isi pikiran mereka menjadi tersenyum canggung dan berusaha mencari alasan yang tepat.


“Jadi tebakanku benar ya karena melihat dari ekspresi kalian aku yakin bahwa tebakanku telah tepat sasaran. Kalian memang pekerjaan keras sehingga pagi-pagi sekali kalian sudah tidak sabar menyusun rencana untuk mengungkap kebusukan mereka itu.” Kata Xi Lilian sambil cengengesan.


Mendengar penjelasan Xi Lilian mereka juga merasa sangat masuk akal.


Karena setiap harinya mereka selalu menangani masalah konspirasi dari kalangan bangsawan maupun pejabat pemerintahan.


Setelah itu mereka semua akhirnya mulai sarapan pagi bersama sambil sesekali membahas masalah ringan yang telah terjadi belakangan ini di Kekaisaran Wuxi.


“Jadi semua itu ulahmu Lian’er” tanya Feng Ling pada Xi Lilian.


“Dia duluan yang mengusikku Gege, jadi aku hanya memberikan buah panenan dari apa yang dia tanam.


Dan siapa tahu kalau semua itu menarik perhatian publik yang merasa bahwa ia memang pantas mendapatkan balasan seperti itu setelah mereka banyak merenggut kesucian para gadis dari rakyat biasa untuk menjadi alat pemuas birahinya.” Kata Xi Lilian dengan berapi-api.


“Ya aku dengar juga seperti itu Lian’er. Bahkan kata mereka sampai saat ini anak-anak gadis mereka tak pernah ada yang kembali.” Kata Feng Zhao Yu .


“Itu semua karena mereka gadis-gadis korban pelecehan yang Ia lakukan, Ia sekap di sebuah kediaman kecil di tengah hutan belantara tanpa adanya makanan yang memadai bahkan banyak dari mereka yang hamil dan telah melahirkan di usia yang masih sangat muda. Sehingga banyak dari mereka yang mati dan dibuang begitu saja untuk makanan binatang buas di hutan bersama bayi-bayi mereka yang baru saja dilahirkan.” Kata Xi Lilian yang berubah menjadi dingin dan sangat suram.


“Bagaimana kau bisa mengetahui semua itu Lian’er?” tanya Shen Yu Lin penasaran.


"Karena aku yang menemukan mereka dan membantu salah satu dari mereka untuk melahirkan anak kembar. Bahkan keadaan mereka semua lebih menyedihkan dari seorang pengemis sekalipun.” Kata Xi Lilian dengan sangat prihatin ketika mengingat saat itu.


“Lalu dimana mereka sekarang dan bagaimana keadaannya. Apakah kau tak akan melakukan sesuatu untuk mereka Lian’er? Tanya Feng An Wei.


“Mereka saat ini tinggal disebuah kediaman di pinggiran ibukota. Dan tenang saja aku sudah mengatur sesuatunya untuk mereka. Lebih baik saat ini kita lanjutkan pembahasan kalian semua tadi ketika aku datang. Apa telah terjadi sesuatu?” tanya Xi Lilian yang pura-pura tidak mengetahui semua yang terjadi.


Yang mana sebenarnya Xi Lilian telah mengetahui seluruh ceritanya. Namun Ia masih mendengarkan dengan seksama apa yang mereka jelaskan padanya.


“Jadi bagaimana menurutmu Lian’er? Karena ini semua sangat aneh jika perdana Mentri itu melepaskan begitu saja mereka semua Apalagi hanya dengan syarat agar tak menjual namanya jika terjadi masalah. Dan seakan Ia telah memprediksikan sebuah masalah yang akan menimpa mereka.” Kata Feng An Wei meminta pendapat Xi Lilian.


“Tentu saja itu akan mereka lakukan Wei Ge, karena Ia akan menjadikan mereka semua sebagai kambing hitam yang siap dikorbankan disaat dia menginginkannya. Dan dengan begitu Ia bisa melenyapakan mereka semua tanpa harus mengotori tangan mereka. Sehingga tujuannya akan tercapai, selain namanya tetap bersih dari segala tuduhan dia juga bisa mempertahankan citranya." Kata Xi Lilian dengan santai.

__ADS_1


"Setelah itu mereka juga bisa memanfaatkan keadaan yang sedang memanas akibat rentetan kejadian buruk yang menimpa kediaman Jendral Besar Shen yang mana selama ini menjadi satu-satunya rival terkuatnya di pemerintahan. Hanya dengan membuat semua orang berpikir buruk dan menciptakan rumor miring mengenai kediaman Jendral maka itu sama saja menghancurkan pondasi Kediaman Jendral Dimata kaisar dan para menteri lainnya. Sehingga akan banyak Mentri yang semula satu kubu dengan Jendral akan beralih berpihak pada dirinya.” Kata Xi Lilian dengan gamblang dan penjang lebar.


“ Kau sungguh genius Lian’er, bahkan kami yang sedari tadi memikirkan hal itu tatapi tak bisa melihat dengan sedetail itu dari permasalahan ini. Sedangkan kau tak butuh waktu lama untuk bisa menganalisa dan menarik kesimpulan yang begitu menakjubkan ini.” Kata Feng Ling.


Setelah itu Xi Lilian dengan yang lainnya mulai menyusun rencana untuk melawan orang-orang licik seperti Selir Yun, Perdana Mentri Han dan juga Permaisuri dan antek-anteknya.


"Akan tetapi saat ini yang perlu kita lakukan adalah mengamankan semua orang yang pernah terlibat sehingga kita bisa memanfaatkan mereka suatu hari nanti.


Dan jangan lupa dengan keluarganya juga." Kata Xi Lilian dengan tenang.


"Selain itu identitas dari marga "Mu" ini juga masih menjadi misteri bagi kita. Dan kita juga harus menyelidikinya." Lanjut Xi Lilian.


Setelah itu hari-hari berlalu begitu aja, meskipun ada masalah yang mengganggunya tetapi semua tidak ada yang serius bagi Xi Lilian.


Hanya saja selama sepekan lebih ini di seluruh kekaisaran Wuxi digegerkan dengan pencarian orang secara besar-besaran oleh beberapa keluarga besar.


Terutama Pangeran Pemangku Kaisar Hou Sun Yao yang sejak melihat kehebatan orang yang tengah dicarinya saat ini, dirinya telah memutuskan untuk segera mendapatkan pemuda yang tengah menjadi incaran banyak orang itu.


Walau apapun akan Ia lakukan untuk bisa menariknya kedalam pasukan militer tersembunyinya.


Selain itu pihak keluarga Perdana Mentri juga tak kalah heboh dengan pencarian nya terhadap Xi Lilian.


Tapi lebih tepatnya sosok Xiaolian yang telah membuat kegegeran di Balai Pelelangan Liyun.


Akibat aksinya yang memukau semu orang. Ketika Xi Lilian mengatasi para Siluman dan juga Keluarga Kekaisaran Zhong.


Tak kalah genting lagi dari keluarga Yun, mereka juga ikut mencari sosok Xiaolian. Karena mereka yakin bahwa Tuan Muda kediaman mereka sekarat gara-gara telah menyinggungnya.


Sehingga mereka mencari Xi Lilian alias Xiaolian itu untuk menyembuhkan penyakit yang diderita oleh Tuan Muda Yun yang bejat itu.


Sedangkan Xi Lilian yang tau bahwa saat ini Ia menjadi incaran banyak orang terlihat cuek-cuek saja.


Dan menikmati hidup dalam kediamannya yang sering diselingi dengan percekcokan dengan para Selir ayahnya dan anak-anak Selir itu.

__ADS_1


Atau yang lebih menjengkelkan bagi Xi Lilian adalah saat ada seorang pelayan rendahan yang tak tau diri dan lupa statusnya dihadapannya.


Seperti hari ini yang mana adalah dua hari sebelum menjelang perayaan Festival Bunga di Istana Kekaisaran Wuxi.


Di pagi yang begitu cerah ini setelah Xi Lilian selesai dengan latihan dan aktivitas paginya, dan dan saat ini Ia tengah sarapan bersama dengan kedua pelayan setianya.


Siapa lagi kalau bukan Bibi Hong Mei dan juga Jiejie Qingyu nya yang selalu ada dan tulus menyayanginya.


Tiba-tiba saja ketenangan mereka dirusak oleh kedatangan beberapa pelayan suruhan Selir Yun yang entah apa tujuan mereka datang mengunjungi Xi Lilian pada hari ini.


Tetapi dari yang Xi Lilian lihat, mereka datang dengan tujuan mengantarkan sesuatu untuk dirinya.


Namun apapun itu pasti tidak akan ada kebaikan yang tersampaikan dari orang seperti Selir Yun ini.


Apalagi saat ini Ia sendiri tengah mengalami masalah besar, tentu saja Ia juga tak akan melepaskan orang-orang yang Ia benci hidup dengan nyaman.


Buktinya saat ini mereka telah berada di sini dan mencoba untuk mengusik ketenangan Xi Lilian.


“Kalian, apakah tidak mencium bau ini? Seorang ibu pelayan tua pada para pelayan kecil yang berada di belakangnya.


“Benar kami juga bisa mencium bau yang sangat busuk ini ibu pelayan Chui, baunya sungguh menjijikan. Kata salah seorang pelayan selir Yun yang paling sering ikut menyiksa tubuh Xi Lilian dulunya.


“Yah kau memang Tak salah, karena ini adalah bau sampah kediaman Jendral Besar yang tak dibersihkan selama bertahun-tahun ini.” kata ibu pelayan Chui itu sambil melirik sinis pada Xi Lilian.


Sedangkan Xi Lilian dan kedua bawahannya tak ada yang menggubris omongan mereka semua, dan masih asyik melanjutkan makan bersama kedua pelayan yang telah Ia anggap sebagai saudara sendiri.


Yah mereka makan dengan lahapnya karena masakan Xi Lilian memang enak dan Tak ada yang bisa menandingi rasa masakan dari Xi Lilian.


Karena semenjak Xi Lilian sembuh, ia memang tak pernah lagi mengambil makanan dari dapur kediaman.


Mereka memilih memasak sendiri makanan yang akan mereka makan. Yang tentunya lebih sehat dan juga sangat lezat.


Sedangkan para pelayan Selir Yun yang merasa diabaikan akhirnya mereka sangat marah dan membentak Xi Lilian dengan keras.

__ADS_1


Sehingga banyak orang yang mendengar suaranya itu.


Terutama seseorang yang juga datang dan malah bersembunyi dibalik dinding pagar kediaman belakang Xi Lilian yang sangat kecil itu.


__ADS_2