
"Rui Ge dan juga Wang Ge karena kalian berdua sudah bangun, maka aku tidak akan berlama-lama lagi di sini. Ingat jaga diri kalian sendiri baik-baik, jangan pikirkan keselamatan orang lain selama kalian tidak mampu memastikan keselamatan kalian sendiri." ucap Xi Lilian dengan sangat serius.
" Kau tidak ingin bergabung bersama kami Lian'er?" tanya Shen Ming Rui yang merasa sangat enggan melihat adik perempuannya itu pergi.
"Maaf ku rasa aku tidak bisa melakukannya Rui Ge. Karena aku selalu merasa jika itu akan sangat mengganggu kenyamanan dan ke akraban kalian semua. Jadi aku hanya akan pergi bersama Yang Mulia Pangeran Wang Jin Tian saja," Xi Lilian mencoba menolaknya dengan halus.
Lagi pula dirunya juga merasa tidak myaman jika tinggal lebih lama dengan ke empat orang lainnya yang menurutnya sangat asing baginya.
"Ah ada satu hal lagi yang ingin ku katakan pada klian berdua gege, karena terkadang, belum tentu seseorang yang telah kalian perjuangkan hidupnya itu akan bisa menghargai apa yang telah kalian lakukan untuk mereka. Apalagi setelah mereka mengetahui keadaan kalian yang sebenarnya. Jadi terkadang kita tetap harus waspada pada orang-orang di sekitar kalian, tambah Xi Lilian dengan nada yang cukup prihatin.
Ia sengaja berkata seperti itu, karena Xi Lilian ingin melihat reaksi ke empat orang yang ada di sana pada kedua saudara kembar itu.
Selain itu Xi Lilian juga memperingatkan mereka semua agar selalu bersikap waspada pada siapapun.
"Apa maksud mu Xi Lilian? Apakah kau menuduh kami sebagai orang yang tak tahu diri?" seru Shen Zu Yan yang tiba-tiba merasa marah dan tidak enak ketika mendengar ucapan Xi Lilian barusan.
"Huft... Apa masalah mu Nona Shen? Aku merasa tidak pernah menyebut mu seperti itu? Mengapa kau begitu marah dan menuduh ku telah membicarakan keburukan mu? Apakah kaluan itu masih tidak sadar dan tidak bisa berpikir dengan jernih dengan apa yang baru saja kalian alami?
"Maksud mu..? Lebih baik kau katakan saja dengan jelas jangan bertele- tele seperti itu," ketus Shen Zu Yan yang masih tak bisa memahami maksud Xi Lilian.
"Diamlah Shen Zu Yan jika kamu memang tidak paham maka tanyalah dengan baik-baik. Jangan seperti gadis tak berpendidikan seperti itu." tegur Shen Hu Wang yang kini merasa marah karena sikap Shen Zu Yan yang begitu kasar pada Lian'er nya.
"Emn kami mengerti Lian'er, kami akan mendengarkan saran mu. Karena kami tahu bahwa semua yang kau katakan itu memang benar," jawab Shen Ming Rui menyetujui apa yang Xi Lilian sarankan padanya dan juga adik kembarnya itu. Karena Mereka baru saja mengalami hal yang serupa.
Dan tidak ingin memperdulikan yang lainnya yang akan menganggap mereka sebagai apapun.
Lagi pula mereka berdua juga sudah berusaha yang terbaik untuk menyelamatkan para saudara sepupunya itu.
Dan karena sikap mereka berdua yang menolong orang tanpa pandang bulu itu lah akibatnya mereka semua harus menderita seperti sekarang. Akibat perbuatan seseorang yang telah ia tolong.
Bahkan orang yang pada awalnya kita tolong itu, bisa saja mereka akan berbalik mencelakai bahkan membunuh mereka karena merasa tidak puas akan suatu hal.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Shen Ming An dan juga Shen Sie Lie pada mereka.
"Sepupu Wang, sepupu Rui apa yang kalian lakukan? Kalian sependapat dengan Xi Lilian itu?" jerit Shen Zu Yan yang menjadi semakin tidak senang.
"Apakah kau Begitu bodoh sehingga tidak paham juga apa yang di maksud Lian'er hah? Yuan Li jelaskan pada adikmu itu apa yang dikatakan oleh adik perempuanku barusan," tegas Shen Hu Wang yang saat ini benar-benar sangat marah dengan sikap gadis tak berotak itu.
__ADS_1
"Gege kau..." ucap Shen Zu Yan dengan lirih.
Dan mendapatkan anggukan dari Shen Yuan Li, yang mrnandakan bahwa Gege nya itu juga sependapat dengan Xi Lilian.
Dan bakan Yuan Li, dia juga merasa jika ucapan Xi Lilian itu memang sangat masuk akal.
"Lian'er hanya memperingatkan kita. semua agar tidak mudah tertipu oleg orang-orang yang ada di sekitar kita. sebagai contohnya. sendiri adalah orang-orang seperti Shen Sie Lie dan juga saudaranya yang bisa berbuat begitu buruk pada kita semua, Setelah semua kebaikan yang kita lakukan pada mereka." ujar Shen Yuan Li menjelaskan dengan sabar pada adik perempuannya itu.
Ketika Shen Zu Yan trlah mengerti apa yang dimaksud oleh Xi Lilian, dirinya benar-benar merasa sangat malu dan bersalah.
Dan ketika dirinya ingin meminta maaf pada Xi Lilian namun ia tak memiliki kesempatan itu Karena Xi Lilian sudah mendahuluinya ambil suara.
"Oh ya, Aku hampir saja melupakan sesuatu hal...Eemm kedua Buah Persik Dewa itu berada di dalam cincin penyimpanan yang ada di jari kalian berdua itu. Itu pemberian dari Keluarga Kekaisaran Wexia sebagai sedikit rasa Terima kasih kami pada kalian yang selalu baik pada ku selama ini. Kalian tak perlu khawatir jika kedua benda itu akan dirampas seseorang. Karena cincin itu telah terikat kontrak darah dengan kalian masing-masing. Jadi tidak akan ada yang bisa mendapatkan benda yang sudah menjadi milik kalian itu." kata Xi Lilian yang mengejutkan semua saudara sepupu dari Keluarga Shen itu.
"Tapi, Lian'er benda artefak kuno seperti ini terlalu berharga, bagaimana bisa Kau memberikannya kepada kami berdua begitu saja. lagi pula kami masih ada cincin ruang penyimpanan biasa yang bisa Kami gunakan," seru Shen Hu Wang pada Xi Lilian.
Karena Shen Hu Wang merasa bahwa apa yang diberikan oleh Xi Lilian pada dirinya dan juga Kakak kembarnya itu terlalu berlebihan untuk mereka. Sehingga mereka merasa tidak pantas untuk menerimanya.
"Apa yang dikatakan oleh Wang'er benar, Lian'er, hal sebagus ini tidak layak jika kami yang memakainya. Kau bisa mengambilnya kembali. Lagi pula kami tidak merasa pernah melakukan hal besar yang berarti untuk mu selama ini. Jadi lebih ba....." ucapan Shen Ming Rui terpotobg oleh apa yang Xi Lilian katakan.
"Gege kalian berdua mungkin merasa jika tindakan dan kebaikan kalian selama kami masih kecil itu adalah hal yang kecil dan sudah semestinya. Tapi tidak seperti itu bagi ku. Karena Apa yang telah kalian lakukan untuk ku di masa lalu. Itu adalah hal yang sangat berarti bagi ku. Karena jika tidak ada kalian yang selalu bersembunyi dan memberikan sebuah roti gulung dan juga bahan makanan yang lainnya saat itu. Kemungkinan besar, tidak ada lagi seseorang yang bernama Xi Lilian di antra kalian sampai saat ini. Dan tujuan para wanita tak tahu diri itu akan berhasil dan tidak akan pernah ada orang yang akan mengingat dan mau repot-repot menegakkan keadilan bagi mendiang Ibunda ku. Yang mengalamai ketidakadilan selama menikahi Jenderal Shen Guo Feng yang sombong, buta dan picik itu hingga Ibuku itu menghembuskan nafas terakhirnya," ucap Xi Lilian dengan sangat emosional. bahkan tanpa sadar dirinya sampai mengeluarkan aura membunuhnya yang sangat pekat ketika mengingat kehidupannya di masa lalu.
Hingga Akhirnya Sang Pangeran Wang Jin Tian harus segera meredakan emosi sang istri kecilnya itu.
Karena kalau tidak semua keturunan keluarga Shen akan segera mati karena aura yang di keluarkan oleh kekasihnya itu.
"Hai istri kau jangan marah lagi, kau lihat wajah mereka sudah sangat hitam karena harus menahan ketakutan," cetus Sang Pangeran Wang Jin Tian dengan ucapannya yang terdengar asal dan tidak sopan.
Di tambah dengan sebuah pelukan mesra yang membenamkan seluruh wajah Xi Lilian pada dada bidangnya di depan semua orang yang bermarga Shen itu.
Sehingga membuat mereka semua begitu terkejut dengan tindakan sembrono dan juga berani yang dilakukan oleh Sang Pangeran ketiga dari Kekaisaran Li itu.
Tapi cara itu sungguh berhasil menenangkan Xi Lilian, sehingga dirinya menarik kembali aura kuat yang tanpa sengaja Ia keluarkan tadi.
"Maaf aku tidak sengaja membuat kalian seperti itu. Aku akan pergi, jaga diri kalian masing- masing," tukas Xi Lilian yang langsung bertolak dari sana meninggalkan semua irang yang bermarga Shen terfiam di sana.
"Oh ya saat ini hari masih fajar. Dan sekedar saran dariku, lebih baik kalian segera pergi dari sini menuju ke tempat portal keluar hutan ini sebelum senja tiba. Baiklah kami akan pergi, sampai jumpa di luar nanti Rui Ge dan juga Wang Ge," ucap Xi Lilian dengan sangat lembut, yang sangat berbeda dengan cara Ia berbicara dengan keempat orang lainnya.
__ADS_1
"Lian'er hati-hati. Terima kasih untuk semuanya. Dan kami akan selalu mendengarkan mu," seru kedua saudara kembar itu dengan serempak yang seolah olah mereka telah sepakat untuk berteriak bersama-sama.
Xi Lilian yang mendengar pun hanya melambaikan tangannya. Dan kemudian Ia juga melakukan transmisi suara pada kedua bersaudara itu.
"Saat ini keadaan kalian masih dalam proses penulihan sebelum kalian bisa menggunakan kekuatan kalian kembali. Setidaknya kalian membutuhkan waktu kurang lebih tiga hari ke depan. Dan dalam masa pemulihan ini, kalian wajib meminum pil-pil yang telah aku simpan di dalam cincin menyimpanan kalian masing-masing. Di sana aku juga sudah menuliskan semuanya dan cara meminum obat itu. Sekali lagi aku akan ingatkan jaga diri kalian masing-masing Gege," Xi Lilian menegaskan hal-hal yang harus kedua saudara kembar itu lakukan.
Di tempat kedua saudara kembar itu berada kini sangat terkejut karena dapat mendengarkan suara gadis kecil yang selama ini mereka rindukan itu, muncul dalam benak mereka. Sehingga mereka saling memandang dan menganggukkan kepala satu sama lain yang menandakan bahwa mereka dapat mendengarkan suara yang sama.
Dan kini Mereka berdua telah sadar jika saudara perempuan mereka yang selama ini mereka kenal sangat lemah itu saat ini telah berubah menjadi gadis yang tangguh.
Bahkan saat ini di dalam hati keduanya kini menjadi semakin bertekad untuk selalu ada untuk gadis kecil yang selama ini telah mereka anggap sebagai adiknya sendiri.
Meskipun mereka berdua tahu bahwa mereka berdua memiliki seorang adik yang berasal dari ayah yang sama namun berbeda ibu. Namun mereka tetap tidak pernah menganggapnya sebagai adik.
Tapi mereka tidak akan melarang jika mereka ingin mengakui Shen Wu Lan sebagai anak.
Yang jelas bagi mereka berdua adik mereka hanyalah Xi Lilian seorang saja Dan Shen Yu Lin yang merupakan kakak kandung Xi Lilian yang juga telah mereka anggap sebagai saudara lelaki mereka.
Bahkan ketika mereka tahu jika saat ini Shen Wu Lan berada di dalam penjara. Mereka tetap tidak akan pernah menunjukan simpati mereka sama sekali.
Apalagi untuk menginjakan kaki untuk menemui perempuan keturunan wanita iblis itu. Merek benar-benar tidak akan pernah sudi.
Karena menurut mereka, jika mereka menerima gadis yang licik seperti Shen Wu Lan itu sebagai adik mereka. Itu sama halnya dengan menghianati Ibunda mereka yang telah bertaruh nyawa untuk mengandung serta melahirkan mereka.
Selain itu juga ada Bibi Pertama mereka yang akan merasa kecewa. Karena berkat pertolongan Bibi mereka yang merupakan Putri Xi Yu Nian yang juga Ibunda Xi Lilian. Tentu saja mereka tidak akan pernah ada di dunia ini.
Karena berkat pertolongan Bibi Pertama nya itulah mereka berhasil dilahirkan dengan selamat dan mereka juga bisa merasakan kasih sayang Ibunda mereka selama tiga tahun lebih, Hingga akhirnya ibundanya meninggal tepat sepekan setelah meninggalnya ibunda Xi Lilian.
Karena selama itu ibunya dapat bertahan melawan penyakit bawaannya itu berkat perawatan dan juga terapi akupuntur yang dilakukan oleh ibunda Xi Lilian.
Dan berita kematian Putri Xi Yu Nian itu mengakhiri semangat ibundanya untuk berjuang hidup. Bakan berita kematian Putri Xi Yu Nian itu bahkan telah menjadi pukulan psikologis yang sangat berat bagi ibunda mereka yang berakibat dengan menurun dan juga menyerahnya ibunda mereka melawan penyakitnya itu dan akhirnya juga ikut meninggal menyusul bibi mereka yang baik hati itu.
Dan meninggalkannya Dengan Sang Ayah yang sangat mencintai mereka berdua. Dan berkat ayahnya itulah mereka akhirnya bisa dapat menemui Xi Lilian yang masih bayi dan saat Xi Lilian telah di pindahkan ke tempat yang tidak seharusnya.
Karena ketika mereka mengunjungi Xi Lilian kecil kala itu. Gadis kecil itu berda di tempat terpencil di kediaman Jenderal untuk diasingkan.
Karena saat itu Xi Lilian tiba-tiba menderita sakit yang aneh dan juga membuatnya mengalami kerusakan pada dantian nya. Sehingga itu akan membuatnya menjadi seorang sampah yang tak bisa melakukan kultivasi.
__ADS_1
Bahkan keadaan Xi Lilian saat itu ketika mereka bersama ayahnya mengunjunginya, tampak sangat memprihatinkan. Karena Xi Lilian jarang sekali di berikan makanan yang layak. Itu membuat anak yang berusia lima tahun itu tampak sangat kecil dan juga kurus.