Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 227


__ADS_3

Namun sayangnya begitu mereka berenam telah berhasil mendapatkan dua buah persik dewa itu dan juga yang lainnya.


Mereka justru diserang oleh rekan mereka sendiri. Yang mana sedari awal tadi mereka berdua justru pergi untuk bersembunyi dan tanpa tahu membantu keenam rekan yang lain untuk menghadapi sang ular raksasa berkepala tiga, penjaga pohon buah spiritual itu.


Namun saat ini, dengan tidak tahu malunya kedua orang itu yang kebetulan adalah sepasang kakak beradik itu ingin menguasai kedua buah spiritual itu begitu saja.


Padahal mereka berdua sama sekali tidak ada usaha sama sekali untuk membantu mereka agar bisa mendapatkan kedua buah Persik Dewa itu.


"Cepat kalian serahkan kedua buah spiritual itu pada kami, Atau jika tidak, kami tidak akan segan untuk membunuh kalian semua." teriak seorang gadis dengan angkuh dan sombong.


"Apa kata mu? Jangan keterlaluan kau Shen Sie Lie, Kau tidak ada hak apapun terhadap buah-buah spiritual ini. Bukankah kau tadi kabur bersama Gege mu itu saat kami berjuang mati-matian menghadapi ular raksasa itu? Kalian bahkan tidak berkontribusi apapun untuk bisa mendapatkan buah buah spiritual itu. Dasar kalian pengecut tidak tahu malu," Teriak Shen Fei Fei Sang Putri resmi dari cabang Keluarga Kedua.


"Apakah ada yang salah dengan kalian semua? Cobalah kalian pikir, bukankah selama bertahun-tahun ini di dalam Keluarga Shen kami, orang yang paling berjasa dan berkontribusi besar adalah orang-orang dari Keluarga cabang Pertama kami? Dan kalian beserta seluruh Keluarga kalian itu hanya menumpang hidup dan juga menumpang popularitas dari Keluarga kami? Jadi sudah seharusnya saat ini kalian harus membalas jasa-jasa Keluarga kami selama ini?" seru seorang pemuda yang menurut mereka jauh lebih tidak tahu malu sama sekali.


Jika dibandingkan dengan sang adik perempuannya yang sedari tadi telah berkoar-koar dihadapan mereka semua yang merupakan masih memiliki hubungan persaudaraan dengan kedua anak-anak Sang Jenderal Shen Guo Feng itu.


"Cukup! tutup mulut bau kalian...!!! Karena Kalian berdua sama sekali tidak memiliki hak apapun menghakimi kami. Kalian berdua hanyalah keturunan Selir rendahan dari Paman Pertama kami. Sedangkan kami semua yang ada di sini merupakan keturunan resmi dari keluarga kami. Jadi sebelum kalian berani membuka mulut busuk kalian itu, lebih baik jika kalian sadar diri jika kalian itu hanya keturunan Selir," sergah Shen Fei Fei lagi yang merasa jengah dan juga marah pada dua orang tak tahu diri itu.


"Lalu, kenapa kalau kami keturunan Selir? bukankah saat ini ibunda kamilah satu-satunya istri yang dimiliki oleh ayah kami Sang Jenderal Besar Shen yang terkenal di seluruh penjuru Kekaisaran," timpal Shen Sie Lie yang kini sama sekali tidak berpura-pura sebagai gadis yang lemah lembut dan anggun.


Bahkan dirinya tampak begitu garang dan juga pandai berdebat serta memiliki pemikiran yang licik.


"Aiya.... jangan kau kira kami semua tidak tahu jika ibu kalian itu adalah orang yang paling menjijikan dan orang yang tak tau diuntung. Bukankah dirinya itu tidak memiliki latar belakang sama sekali? Dia hanya budak yang di pungut oleh Putri Xi Yu Nian dan diberikan kehidupan yang lebih layak. Namun dirinya bahkan dengan tidak tahu diri berani menjebak tuannya dan memanjat ranjang majikannya itu untuk menggoda laki-laki kaya seperti Paman Pertama kami, Dan bahkan yang lebih memuakkan lagi bawa dia melahirkan dan juga mendidik kalian dengan ajaran yang membuat kalian semua lebih menjijikkan nya dari hewan atau apapun itu. Karena kami tahu banyak hal busuk tentang kalian. Seperti halnya tukang adu domba. bahkan kau bahkan tega membuat adik bungsu kalian itu sebagai kambing hitam dari segala trik murahan mu. Shen Sie Lie kami semua tahu bahwa dirimu sengaja membuat Adik mu Shen Sie Mei itu menjadi orang tang sombong, arogan dan juga suka berkata-kata kasar sejak dirinya kecil. Sehingga dirimu bisa menampilkan hal yang sebaliknya, agar kau bisa menarik lebih banyak simpati orang-orang. Benar-benar perilaku yang sangat murahan. Padahal kami semua dan bahkan Paman Pertama kami juga tahu bahwa kau itu jauh lebih licik dan kejam jika dibandingkan saudaramu yang lain. Selain itu kalian bahkan merampas harta sepupu Yu Lin dan juga Lian'er yang ditinggalkan oleh Ibunda mereka Sang Putri Xi, Apakah kalian pikir tidak ada yang tahu apa saja hal buruk yang telah kalian ibu dan anak lakukan selama ini. Dan masih banyak lagi kejahatan yang telah kau lakukan. Dan kami semua tahu itu," Maki Shen Zu Yan Putri dari Keluarga Ketiga.


Yang tanpa peduli betapa malunya Shen Sie Lie dan juga Shen Ming An ketika kebenaran mengenai identitas ibunya itu kembali diungkit dengan begitu gamblangnya.


Dan tidak hanya itu saja, bahkan banyak hal yang sangat memalukan itu telah diungkap begitu saja dihadapan orang-orang yang selama ini dirinya dan juga ibundanya anggap sebagai orang bodoh yang mudah untuk mereka tipu dan juga dibodoh-bodohi.


Namun yang tidak mereka tahu, bahwa selama ini perbuatan buruk mereka telah lama dilihat dan diketahui oleh semua orang di Kediaman Jenderal.


Jadi bukankah selama ini mereka menjadi sebuah lelucon diantara mereka semua.


Lalu bagaimana hebatnya mereka melakukan peran sebagai orang-orang yang naif dan bodoh untuk tidak kehilangan kesabaran untuk mengungkap segala kecurangan dan juga kebusukan Keluarga nya.


Bahkan Shen Sie Lie dan ibunda Selir nya sendiri tidak tahu jika seluruh perbuatan mereka dan juga kecurangan mengenai harta yang mereka curi dari gudang harta mahar milik nyonya Jenderal benar-benar telah diketahui dan tersebar hingga ke keluarga ke tiga.


Hal itu benar-benar sebuah pukulan telak terhadap reputasinya yang selama ini dengan susah payah dirinya bangun.

__ADS_1


Bahkan ketika dirinya dipermalukan oleh Xi Lilian ketika di Istana Kekaisaran saja Shen Sie Lie masih saja berhasil mengendalikan situasi keseluruhannya sehingga dirinya tidak di ekspos dengan begitu gamblangnya.


Sehingga pada awalnya masih Shen Sie Lie masih bisa berpikir jika semua orang hanya akan menganggap bahwa itu rumor jahat semata.


Namun saat ini tampaknya semua orang memang telah mengetahui semua aib dan kebohongan yang selama ini mereka coba tutupi dengan rapat-rapat. tampak dengan begitu jelas dihadapan semua orang.


Sayangnya kenyataan tidak berpihak pada mereka. Sehingga nama baik nya kini telah tercemar.


Dengan berpikir seperti itu Shen Sie Lie benar-benar merasa gemetar ketakutan dan juga jatuh dalan keputusasaan.


Bahkan Shen Sie Lie tidak berani, meski hanya sekedar membayangkan mengenai bagaimana reaksi yang diberikan semua orang terhadap dirinya di masa depan.


Terpikir akan segala hal yang mungkin saja akan dirinya hadapi di masa depan. Kini Shen Sie Lie jatuh dalam lamunan dan juga pemikiran nya sendiri yang dipenuhi bayang bayang menakutkan karena dia harus menanggung seluruh hujatan dan makian dari semua orang.


Hal itu benar-benar berhasil membuat Shen Sie Lie sampai pucat dan juga menggigil karena ketakutan yang melanda hatinya.


Melihat Shen Sie Lie yang berubah pucat dan juga panik itu membuat enam orang yang ada di sana menjadi sangat puas.


"Huuhhh.... bersiap-siap saja kalian karena mungkin sebentar lagi kalian akan mendapatkan balasan yang setimpal dari pihak Keluarga Kekaisaran Wexia. Dan pada saat itu tiba maka jangan sebutkan jika kami tak pernah memperingatkan kalian semua. Dasar orang-orang yang tak tahu malu.' Timpal Shen Fei Fei lagi yang kini merasa jauh lebih baik suasana hatinya setelah menumpahkan semua kekesalan dan caci maki terhadap kedua saudara Shen Sie Lie dan juga Shen Ming An itu.


"Omong kosong apa yang kalian katakan. Bukankah memang sepantasnya jika harta mahar nyonya rumah itu menjadi harta Keluarga Shen? Kami ini adalah keturunan dari Ayah kami Sang Jenderal Besar Shen Guo Feng, jadi sangat wajar jika kami hidup dengan menggunakan harta itu? Terlepas dari itu semua lebuh baik kalian semua segera serahkan kedua buah spiritual itu kepada kami, atau jika tidak maka kalian tanggung sendiri akibatnya," teriak Shen Ming An yang masih tidak mau menyerah juga.


Dan bahkan dirinya kini tengah bersiap siap untuk menyerang para sepupunya itu demi bisa merebut buah Persik Dewa yang berhasil mereka dapatkan dari Ular raksasa kepala tiga beberapa saat yang lalu.


Namun sebelum Shen Ming An dapat meluncurkan serangannya, durinya dikejutkan raungan seseorang yang selama ini dikenal sebagai seorang yang pendiam dan juga lembut.


Dari seluruh saudara dan saudari sepupunya itu, hanya dia lah orang yang selalu cuek dan tak pernah berkomentar apapun.


Akan tetapi saat ini Shen Ming An dapat melihatnya begitu murka dan tampak begitu mengerikan.


Bahkan aura yang sepupunya itu keluar kan hampir setara dengan kekuatan Ayah nya Sang Jenderal Shen Guo Feng.


"Dasar brengsek, Kurang Ajar. Beraninya kalian berdua, sudah bosan hidup ya?" teriak Shen Ming Rui yang merupakan putra dari Shen Gong Fu Paman keempat yang selalu peduli terhadap Xi Lilian sejak kecil.


Begitu selesai berteriak Shen Ming Rui pun segera melemparkan sebuah serangan terkuatnya pada Shen Ming An, dengan sisa-sisa kekuatannya setelah terkuras habis untuk menghadapi Sang ular raksasa kepala tiga tadi.


Dan seketika itu juga terdengar sebuah ledakan yang cukup keras menghantam seseorang yang sedari tadi selalu saja berkoar-koar dengan tak tahu malunya.

__ADS_1


"Dhuaaarrrrr...."


Suara hantaman keras mengenai dada bagian jantung Shen Ming An. Yang membuat Shen Ming An terpental sejauh dua puluh meter, hingga menghantam sebuah pohon besar hingga patah dan tumbang begitu saja.


Bahkan saat ini keadaan Shen Ming An tidak dapat dipastikan. Yang jelas dia mengalami cidera yang parah pada organ vitalnya.


Karena Shen Ming Rui tadi menggunakan seluruh kekuatannya dari seorang kultivator ranah Raja Pemberani level menengah yang berada satu level dibawah Sang Jenderal Shen Guo Feng Sang Paman pertama nya.


Semua orang yang berada di sana benar-benar tercengang Karena sepupu Mereka yang paling pendiam dan tidak banyak ikut campur dalam masalah orang lain itu. Saat ini benar-benar murka dan menyerang seseorang pecundang yang bermulut besar.


Namun mereka bukannya merasa sedih atau merasa bersalah. Tapi mereka justru merasa sangat lega dan juga senang dengan hal yang baru saja Shen Ming Rui lakukan saat itu.


Bahkan mereka semua tidak peduli dengan keadaan Shen Ming An. Dan mereka juga tidak ingin repot-repot mengasihani dan memeriksa keadaanya.


"Rui'er kau sangat hebat, ucap Shen Fei Fei yang merupakan putri pertama yang berusia 15 tahun pada awal bulan depan. Dan hanya selisih setengah tahun lebih tua dibandingkan dengan Shen Ming Rui.


"Benar apa yang dikatakan oleh jie jie. Sepupu Rui memang yang terbaik," Timpal Shen Hao Chen yang merupakan adik kandung dari Shen Fei Fei yang saat ini telah berusia tiga belas tahun.


Dan seruan antusiasme dari dua bersaudara itu hanya dibalas dengan senyuman oleh Shen Ming Rui.


Namun dibalik senyuman itu Shen Ming Rui menyembunyikan rasa sakitnya yang begitu mendera sanubarinya.


Karena di saat kondisi nya yang begitu tidak baik-baik saja Shen Ming Rui masih memaksakan diri untuk menggunakan kekuatan spiritualnya. Dan itu semakin memperparah keadaanya saat ini.


"Haihh.... Rui'er kau tahu sendiri bagaimana keadaan mu. Tapi mengapa kau memaksakan diri untuk melakukan serangan spiritual yang begitu kuat. Bukankah itu hanya akan merugikan dirimu sendiri?" ucap Shen Yuan Li Putra pertama dari paman ketiga yang tampak begitu khawatir dengan keadaan sepupunya itu.


Gege, Bagaimana bisa kau begitu ceroboh seperti ini? cepatlah ambil dan serap pil ini, meski itu tidak terlalu berguna untuk menyembuhkan cidera dalam mu, tapi setidaknya pil itu bisa membantumu menahan dan memperlambat kerusakan internal yang kemungkinan besar terjadi pada mu, sampai kita bisa kembai dan keluar dari Hutan Sunyi ini." cerocos Shen Hu Wang adik kembar dari Shen Ming Rui yang sangat khawatir akan keadaan sang Kakak.


Namun meskipun mereka berdua kembar, seluruh kebiasaan dan juga karakter mereka berdua sangat berbeda.


Jika Shen Ming Rui adalah sosok yang dingin dan lembut. Akan tetapi Shen Hu Wang adalah sosok yang hangat, periang dan selalu ceria. Dan dia akan menjadi lebih cerewet jika dibandingkan dengan para gadis jika itu sudah bersinggungan dengan orang-orang terdekatnya.


Namun disisi lain di tempat Shen Sie Lie saat ini ia benar-benar terkejut dan merasa tak percaya dengan kejadian yang baru saja dirinya saksikan dengan mata kepalanya sendiri.


Kejadian tragis yang begitu tiba-tiba terjadi begitu saja yang menumbangkan Gege dan juga satu-satunya pendukung yang Shen Sie Lie miliki saat ini.


Yang membuatnya lekas berteriak histeris, karena saking takut dan khawatir nya dirinya terhadap Sang Gege yang saat ini terluka akibat serangan kuat barusan. yang diluncurkan oleh sepupunya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2