
Mereka yang hadir dalam Persidangan Pagi itu dibuat ketakutan, setelah mendengar apa yang telah dikatakan oleh kedua penguasa terkuat di Daratan Nanxuang ini.
Begitu juga Sang Kaisar Hou Yuan Yu yang saat ini benar-benar merasa tak berdaya dan terpojok.
Hingga akhirnya Ia menyetujui keinginan Putra keduanya yang sedari awal telah mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkan dekrit resmi untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.
Dan akhirnya Kaisar Hou baru Memahami, bahwa Putra keduanya itu memang berpikir jauh dan bisa mempertimbangkan keputusan terbaik dalam situasi yang kacau dan juga genting seperti saat ini.
Dan akhirnya saat ini yang lebih penting adalah keselamatan dan kesejahteraan para rakyatnya. Dibandingkan citra dan nama baiknya.
Kini Sang Kaisar juga menyadari bahwa semua ini harus di selesaikan sampai ke akarnya. Agar di masa depan tidak ada hal serupa kembali terjadi.
Selain itu sebenarnya di dalam benak Sang Kaisar Hou Yuan Yu juga ingin membuktikan apakah dugaannya benar, mengenai orang yang telah memberinya racun selama ini.
Yang kemungkinan besar adanya keterlibatan dan terdapat sangkut pautnya dengan semua ini, karena pihak-pihak tertentu pasti berencana menggulingkan kekuasaan dan mendapatkan tahta Kaisar dari dirinya.
Sedangkan para Kaisar yang telah mendengar putusan dari kaisar Hou Yuan Yu yang telah bersedia menurunkan Dekrit untuk penyelidikan kasus ini merasa bahwa itu sudah semestinya sedari awal mereka lakukan.
Dan tidak bertindak melindungi otak dari masalah besar ini. Yang justru akan merusak dan memperparah situasi kedepannya nanti.
Sedangkan Sang Jendral Besar Shen yang juga menghadiri Persidangan Pagi tersebut juga merasa lebih lega.
Namun Ia belum puas jika para penjahat yang membuat istrinya itu menderita belum ditangkap dan dihukum.
Bahkan jika itu benar-benar Sang Permaisuri sekalipun dirinya akan mencoba sekuat mungkin untuk bisa menghukumnya.
Ini semua Jendral Shen lakukan demi menebus segala kesalahannya pada mendiang Sang Istri tercintanya yang selama ini adalah korban yang sesungguhnya dalam kasus ini.
Dan juga kedua darah dagingnya yang selama ini hidup dengan penuh penderitaan akibat kebodohannya.
Sedangkan Pangeran Mahkota saat ini telah berkeringat dingin, setelah Ayahanda Kaisar nya telah benar-benar menurunkan Dekrit Penyelidikan yang diajukan oleh Pangeran Kedua.
Jadi setelah Persidangan Pagi itu telah berakhir, Sang Pangeran Mahkota segera bergegas akan menuju harem tepatnya di Istana Phoeniex yang ditempati oleh Ibunda Permaisurinya.
Untuk melaporkan semuanya dan mencari solusi bersama Sang Ibu.
Namun belum lama Ia melangkahkan kaki dari Aula Persidangan, Pangeran Mahkota dikejutkan oleh suara yang agung, yang sangat Ia kenali, yang kini tengah memanggilnya.
__ADS_1
“Pangeran Mahkota, bisa kah kau mengikuti ku ke ruang kerja ku sekarang juga,” kata Kaisar Hou Yuan Yu pada Pangeran Mahkota.
...****************...
Berbeda halnya dengan Sang Pangeran Mahkota yang tengah dilanda kepanikan.
Jendral Shen yang telah keluar dari Aula Persidangan. Ia segera ingin menghampiri Ayah mertuanya.
Namun Ia menyadari bahwa Ayah mertuanya itu tengah marah dan kecewa terhadapnya sehingga Ia hanya mendengarkan satu kalimat perintah dari Ayah mertuanya itu.
“Kembalikan abu jasad Nian'er dan juga kedua cucuku maka aku akan melepaskan mu!” tegas Kaisar Xi Zhao Tian
Yang merupakan Ayah mertua Sang Jendral Shen yang kemudian bergegas pergi meninggalkan Sang Jendral Shen mematung seorang diri di halaman Aula Persidangan.
Sang Jendral Shen terpaku dan merenung disana setelah mendengar keinginan mertuanya itu.
Yang mana itu sama halnya meminta perceraian antara dirinya dengan istrinya Xi Yu Nian dan mengambil alih hak pengasuhan kedua Putra dan Putri kecilnya yang belum sempat Ia bahagiakan.
Dan bahkan hingga saat ini Jendral Shen juga belum memiliki kesempatan untuk meminta maaf terhadap kedua buah hatinya bersama istri tercintanya Xi Yu Nian itu.
Terutama kepada Sang Putri kecilnya, yang kini telah tumbuh menjadi gadis remaja yang sangat jelita, melebihi ibundanya sekalipun.
Dan saat ini semua itu akan begitu saja lepas dari genggaman tangannya dan juga pandangannya.
Bahkan putra dan putrinya itu kemarin telah menyatakan bahwa mereka juga akan keluar dari kediamannya meski tanpa diminta sekalipun.
...****************...
Meninggalkan Sang Jendral Shen yang tengah dilanda kesedihan dalam hatinya.
Dari semua orang yang hadir dalam persidangan pagi kali ini ada seseorang yang sangat bersemangat untuk segera mengungkap kasus yang dialami oleh Keluarga Jendral Besar Shen ini.
Dan orang ini adalah Pangeran Kedua Hou Juan Zi . Karena Ia yakin dengan terungkapnya dalang dan terpecahkannya masalah pada kasus kali ini, itu juga akan ikut membuka dan memecahkan tabir yang selama ini membelenggu dan menghentikan beberapa kasus, karena tidak menemukan titik terang, yang seolah semua bukti segera raib dan lenyap begitu saja dalam satu malam.
Sehingga saat ini Pangeran Kedua yang telah mendapatkan Dekrit resmi dari Kaisar Hou Yuan Yu untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kasus ini.
Sang Pangeran Kedua langsung saja menghubungi Kepala Birokrasi Penyelidikan dari Pengadilan Negeri Wuxi dan juga Ketua Mentri Penegak Hukum dan Tindak kriminal dari Yamen untuk segera menyusun strategi penyelidikan yang akan segera mereka mulai.
__ADS_1
Hingga akhirnya pada siang itu juga mereka telah memutuskan untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus ini dengan memulai dari Mentri terkait dengan bukti yang ada sehingga membuahkan skema jaringan tindakan kriminal yang mereka lakukan.
Seperti halnya saat ini di kediaman Perdana Mentri Han Ling Gou, yang sementara ini menjadi tersangka utama dalam kasus yang melibatkan gundik nya yang sengaja Ia kirim sebagai Selir di Kediaman Sang Jendral.
Di Kediaman Perdana Mentri saat ini telah terjadi keributan, yang diakibatkan Sang Perdana Mentri Han Ling Gou mangkir dari proses penyidikan dan penyelidikan yang tengah dilakukan dengan alasan jatuh sakit ketika kembali dari persidangan pagi.
Namun para Penyidik dari Balai Birokrasi Penyidik Pengadilan Negeri Wuxi ini tetap melakukan prosedural penyelidikan dan tidak serta merta melepaskan Sang Perdana Mentri Han untuk lolos begitu saja dari penyidikan ini.
Akhirnya setelah perdebatan yang alot dari pihak Birokrasi Penyidik dan Penyelidik dengan pihak Keluarga Perdana Mentri Han, akhirnya memutuskan untuk menyelidikinya dari seluruh anggota Keluarga Kediaman Perdana Mentri tersebut.
Dan dengan adanya Dekrit yang telah diturunkan oleh Kaisar akhirnya mereka bisa melakukan tatap muka langsung dengan Perdana Mentri Han yang kini tengah berpura-pura meringkuk kesakitan diranjangnya.
karena sebelumnya Sang Perdana Mentri Han sempat berpikir ingin kabur dan juga lari dari kediamannya untuk segera bersembunyi.
Akan tetapi Sang Perdana Mentri Han terpaksa harus mengurungkan niatnya untuk kabur, karena kenyataannya semua rencananya tak semudah seperti dalam angan-angan nya.
Hal itu disebabkan oleh para pasukan patri dan Perajurit Militer Kementerian Yamen telah berjaga dan mengepung di setiap sudut kediamannya. Sehingga itu membuatnya gagal dan menyerah untuk menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan.
...****************...
Sementara itu beralih pada Kediaman Sang Jendral Perang.
Dikediaman Jendral Besar Shen saat ini juga telah terjadi adu mulut dari pihak Putra dan Putri Selir Yun Xue Ruo yang tengah mencoba menghalangi para Petugas dari Mentri Penegak Hukum Dinas Yamen, yang ingin melakukan penangkapan dan juga introgasi terhadap ibu mereka Selir Yun.
Sedangkan Selir Yun sendiri kini telah meringkuk ketakutan dan menyembunyikan diri di dalam kamarnya. Ia tak mau keluar dan menemui para Petugas dari Yamen tersebut.
Karena dia benar-benar tak ingin menghabiskan sisa hidupnya di dalam penjara tahanan. Dan di cap sebagai seorang Kriminal.
Namun sekuat apapun mereka mencoba menghalangi dan menghindari penangkapan pada pada Selir Yun.
Tetap saja itu tidak ada gunanya dimata para Petugas Yamen yang sangat terkenal tegas dan kuat.
Apalagi saat ini Sang Jendral juga tidak ingin ikut campur dalam proses pengadilan. Maka Ia hanya akan menyerahkan semuanya kepada Petugas dari Yamen tersebut.
Selain itu Jendral Besar Shen juga telah menyerahkan bukti-bukti yang didapatkan oleh para pengawal bayangannya untuk memperkuat semua bukti yang telah Shen Yu Lin berikan padanya.
Dan salah satu bukti yang telah berhasil Sang Jenderal Shen dapatkan adalah salinan akta palsu dari seluruh aset milik mendiang istrinya Xi Yu Nian serta beberapa lembar cetak transaksi dan bukti pegadaian yang dilakukan oleh Yun Xue Ruo.
__ADS_1
Dan dia juga menyerahkan sebuah kantong yang disembunyikan oleh Yun Xue Ruo di belakang kediamannya dan ditanam di bawah patung batu simbol Yun kiriman dari keluarganya.
Dan ternyata isinya adalah beberapa gulungan surat dari Permaisuri Kaisar yang didalamnya menyatakan rencana pertunangan Putra Mahkota dengan Xi Lilian, guna untuk menarik dukungan dari Sang Jendral serta Kekaisaran Wexia untuk memperkuat kedudukan Pangeran Mahkota.