
Xi Lilian pun segera menasihatinya. Dan memberikan pengertian agar Gege nya itu lebih rileks dan juga tidak lagi tertekan.
"Hei Gege, Bukan masalah bagi mu untuk melakukan segala sesuatu sesuai dengan apa yang kau inginkan. Karena sejujurnya Lian'er mu ini juga sangat ingin melihat mu hidup dengan baik dan juga selalu diliputi kebahagiaan. Kau tidak perlu memaksa dirimu sendiri menjadi seseorang yang begitu tangguh untuk melindungi ku. Namun apakah kau tahu apa yang selalu aku pikirkan untuk masa depan dirimu, Gege ku yang paling aky sayangi? Hahh... Lian'er mu ini hanya ingin menyaksikan Gege nya Xin Yu Lin akan tumbuh menjadi pemuda yang baik dan tampan dan menikahi seorang gadis yang baik dan juga pengertian dan kalian bisa menjalani kehidupan yang indah bersama anak dan cucu mu kelak. Sehingga tidak akan pernah ada yang namanya penyesalan sama sekali dalam hidup Lian'er mu ini. Jika itu semua dapat terwujud. Jadi, bisakah Gege, mulai berfikir dan juga merencanakan kehidupan yang bahagia untuk diri Gege sendiri? Dan Aku berjanji padamu. Bahwa Lian'er mu ini tidak akan penah membiarkan diri ku sendiri merasa dirugikan dan disakiti oleh siapapun, agar dirimu tidak akan merasa cemas akan diri ku sepanjang waktu," ucap Xi Lilian tulus dari dalam lubuk hatinya.
"Lian'er kau,.... Hahh... Aku hanya akan menjadi kakak yang terbaik bagi dirimu di seluruh kehidupan ku. Tidak untuk yang lain. Jadi kau gadis kecil jangan pernah berpikir yang macam- macam lagi. Apakah kau mengerti Lian'er?" ucap Shen Yu Lin dengan sangat teguh.
Bahkan Shen Yu Lin mengucapkannya dengan memeluk erat tubuh Sang adik, sambil mengelus dan menciumi pucuk kepala sang adiknya itu dengan penuh perasaan sayang.
Dan adegan tersebut berhasil membuat hati Sang Pangeran Kedua Wang Jin Tian menjadi begitu gusar. Ia bahkan merasa sangat tidak rela jika Sang Istri diperlakukan begitu lembut oleh pria lain.
Meskipun Wang Jin Tian tahu bahwa pria muda itu adalah kakak kandung dari istri kecilnya itu sendiri. Tapi tetap saja dirinya adalah seorang pria yang normal.
Mana mungkin Pangeran Wang Jin Tian bisa begitu pasrah dan juga tidak merasa kesal jika istrinya itu berpelukan dengan begitu mesranya meski itu dengan saudara kandungnya sendiri. Tetap saja dirinya merasa tidak terima dan merasa sangat dirugikan.
Jadi saat ini Sang Pangeran Wang Jin Tian itu berusaha mati-matian untuk tidak meledak karena amarah dan juga rasa cemburu yang menguasai hatinya saat ini.
Apalagi ketika Wang Jin Tian tiba-tiba teringat. Jika masih ada satu orang lagi yang bisa membuatnya begitu tercekik oleh rasa cemburu. Itu membuat Sang Kaisar Dewa yang saat ini berada di tubuh fananya ingin mengunci dan juga memenjarakan istri kecilnya itu di dalam kediaman nya.
Sehingga kedua pria muda yang tampan yang memiliki status sebagai Kakak kandung dan juga sepupu laki-laki dari istri kecilnya itu tidak bisa menyentuh dan menciumi istrinya itu sesuka hati mereka.
Bahkan jika dirinya tidak memikirkan hal-hal yang lain, sudah pasti dirinya akan memengal kepala kedua pria muda yang selama ini begitu lengket dengan Sang Istri Tercintanya itu.
Namun apa boleh buat? Dirinya tidak bisa melakukan semua itu, meskipun dirinya mau. Atau jika tidak maka dirinya justru akan kehilangan Istri kesayangannya yang sangat cantik dan baik itu.
Namun ketika Sang Pangeran Wang Jin Tian harus kembali lagi menyaksikan dan membiarkan kejadian semacam ini terus berulang lagi. Itu benar-benar hal yang sangat berat dan juga membebani mental dan juga hatinya.
Karena hal itu terasa sungguh sangat menyakitkan bagi Wang Jin Tian yang merupakan seorang Kaisar di Alam Dewa.
Sedangkan Xi Lilian yang mengerti bagaimana perasaan Suami tampannya itu kini justru sedang menyembunyikan senyum gelinya ketika melihat ekspresi dari Sang Pangeran Wang Jin Tian yang mendadak masam dan muram.
Namun sebelum Xi Lilian bisa bereaksi, tiba-tiba saja dirinya dapat mendengar suara Gege nya dan dia juga bisa merasakan gerakan tangan Gege nya yang telah melepaskan pelukan hangatnya.
"Terima kasih Yang Mulia telah menjaga gadis manja ku ini. Aku sangat lega dan juga sangat senang karena bisa melihatnya selalu tersenyum seperti ini," Shen Yu Lin mengalihkan perhatiannya pada Sang penguasa yang kini telah menjadi kerabat baginya itu yang saat ini tampak sangat muram. Dan itu semua bisa terjadi karena Xi Lilian sang adik kesayangannya itu.
Shen Yu Lin pun juga bisa memahami bahwa Sang Penguasa di Alam Atas itu saat ini tengah menelan cuka yang begitu banyak. Jadi dirinya segera mengambil tindakan agar Sang Adik iparnya itu tidak lagi bertambah kesal dan juga masam.
Karena Shen Yu Lin tahu, bagaimana perasaan seorang pria yang sedang jatuh cinta. Meski dirinya tidak pernah mengalaminya secara pribadi.
Namun untung nya saja, meskipun Sang Pangeran Wang Jin Tian itu merasa sangat cemburu. Akan tetapi dirinya masih dapat mempertahankan rasionalitasnya. Sehingga dirinya tidak melakukan hal-hal yang macam-macam.
Sehingga ketika Sang Pangeran Wang Jin Tian melihat jika iparnya Shen Yu Lin telah melepaskan tubuh Istri kesayangannya itu, dirinya tidak lagi begitu jengkel dan marah.
__ADS_1
Dan dengan segera menanggapi ucapan dari Sang ipar. Meski harus dengan sekuat tenag untuk menutupi rasa kecemburuannya itu.
"Tentu saja, Dan aku pun dengan sangat senang hati melakukannya, itu pun bukan karena mu yang memintanya. Karena aku sendiri akan selalu berusaha untuk membuat senyumanya selalu mengembang di bibirnya itu, Meskipun tidak ada orang yang memintanya." Wang Jin Tian segera menjelaskan. Bahwa dirinya akan selalu membuat Xi Lilian selalu bahagia tanpa adanya alasan.
Karena bagi Wang Jin Tian, kebahagiaan Xi Lilian merupakan sumber kebahagiaan nya.
Jadi setiap kali dirinya membuat Sang istri kecilnya itu merasa bahagia.
Itu sama saja dengan dirinya juga sedang mencari kebahagiaan bagi dirinya sendiri.
Jadi tidak ada alasan bagi Sang Kaisar Dewa itu untuk tidak membuat Xi Lilian merasa bahagia saat hidup bersama dengannya.
Karena sebuah kesedihan yang dirasakan oleh istri mungilnya itu sama halnya menghancurkan dunianya yang indah.
Oleh Karena itu, tidak ada satu orang pun yang bisa membuatnya berhenti menyenangkan Xi Lilian.
"Baikah, Aku mengerti. Aku juga sangat bahagia ketika bisa melihat Lian'er bahagia bersama dengan mu. Dan aku sebagai kakak juga akan berusaha untuk selalu menjaganya dan juga melindunginya, meski apapun yang terjadi di masa depan," tegas Shen Yu Lin dengan sangat mantap.
Melihat keakraban dan juga kisah haru yang menyelimuti mereka bertiga itu, terlihat sangat kontras dengan apa yang terjadi pada para peserta lainnya yang mengikuti acara perburuan kali ini.
Karena banyak dari mereka yang telah mengalami cidera. Baik itu cidera ringan ataupun cidera berat dan bahkan banyak dari mereka yang telah meregang nyawa. Akibat pertarungan sengit yang mereka alami selama perburuan itu berlangsung.
Mereka semua telah banyak sekali melawan para hewan buas maupun hewan spiritual bahkan tak jarang juga ada sebuah tumbuhan spiritual yang dapat menyerang dan juga menjerat mereka hingga mati.
Karena Mereka semua belum pernah menemukan hal semacam itu sebelumnya. Dan hanya di dalam Hutan Sunyi ini mereka dapat menemukan apa yang dinamakan tumbuhan spiritual atau yang sering di sebut sebagai tumbuhan Roh.
Hanya saja jenis Tumbuhan Roh yang berada di kedalaman Hutan Sunyi itu hanyalah tumbuhan Roh tingkat rendah.
Namun bagi manusia fana biasa, mereka akan menglami kesulitan untuk mengatasi para tumbuhan Roh tersebut.
Karena mereka para tumbuhan Roh akan dapat menyerap seluruh esensi darah dan juga tingkat kultivasi manusia yang terjerat pada sulur maupun akar dari para tumbuhan Roh tersebut.
Selain itu disana juga sangat banyak binatang spiritual tingkat Empat ke atas. Yang mana itu akan sangat sulit dihadapi oleh Mereka para kultivator di Alam Fana ini.
Karena hampir semua binatang dan tumbuhan spiritual yang mereka temui di dalam hutan sunyi ini memiliki kekuatan dan juga tingkat kultivasi yang sangat tinggi.
Sehingga tidak mudah bagi mereka untuk bisa menahan dan menghindari serangan dari para hewan spiritual itu.
Jangankan para kultivator pemula bahkan bagi seorang yang berada di ranah Jenderal Petarung atau bahkan seorang dari ranah Raja Pemberani tingkat puncak sekalipun, mereka masih akan merasa sangat kualahan jika berhadapan satu lawan satu dengan para binatang spiritual tingkat lima ke atas.
Sehingga mereka semua harus saling bekerja sama dengan rekan satu tim mereka untuk dapat lolos dari incaran para predator itu.
__ADS_1
Yang mana saat ini keadaan seakan menjadi terbalik. Karena justru mereka lah yang tampak menjadi target, sasaran dan juga mangsa bagi para binatang dan juga tumbuhan spiritual yang mereka jumpai.
Namun meskipun demikian mereka semua tidak ada yang mau menyerah begitu saja. Bahkan semangat meteka seolah tak pernah surut meski tenaga dan juga kekuatan mereka telah terkuras habis begitu saja dalam pelarian mereka ketika menghindari para binatang spiritual dan juga tumbuhan Roh.
Semua itu terjadi karena selain mendapatkan serangan berkali-kali, namun mereka juga banyak mendapatkan harta yang cukup langka dan mahal berupa herbal maupun buah-buahan spiritual yang kemungkinan hanya akan muncul selama seratus tahun sekali.
Namun mereka juga hanya bisa mendapatkan beberapa hewan liar biasa atau paling bagus mereka bisa beruntung dapat membawa binatang buas untuk memenangkan perburuan kali ini yang di ikuti oleh seluruh Kekaisaran yang betada di Daratan Nanxuang ini.
Akan tetapi keberadaan banyak herbal yang cukup berharga ataupun langka yang dapat mereka temukan di sana itu membuat meteka semua menjadi lebih bersemangat.
Dan itu sudah merupakan harta tak ternilai harganya bagi mereka semua. Dan bahkan mereka sampai saling berebut dan saling membunuh hanya untuk memperebutkan hal-hal seperti itu.
Namun mereka semua tidak tahu jika barang-barang semacam itu, bahkan tidak bisa memasuki penglihatan dari seseorang yang selama ini mereka anggap sebagai sampah dan pemborosan.
Yah, semua itu tidak ada artinya sama sekali bagi Xi Lilian dan juga Pangeran Wang Jin Tian.
Karena mereka bahkan memiliki yang jauh lebih menakjubkan lagi di dapam Ruang Dimensi mereka masing-masing. Dan bahkan semua itu tidak akan ada habisnya.
Namun meskipun begitu herbal dan juga tumbuhan langka itu tentu saja dapat menghasilkan keuntungan yang cukup banyak bagi mereka semua yang berhasil mendapatkan nya.
Karena dari keseluruhan herbal dan juga tumbuhan langka itu telah berumur sangat tua. Bahkan ada yang mencapai usia seribu tahun atau bahkan lebih.
Dan salah satu contohnya adalah tumbuhan Lili Merah yang telah berhasil didapatkan oleh rombongan Pangeran Mahkota Wang Yun Yi dan yang lainnya.
Seperti saat ini, tampak seorang gadis dan juga seorang pria muda yang berusaha merebut sebuah harta karun langka yang telah berhasil tim mereka dapatkan.
Gadis dan juga pemuda itu tampak sedang ingin merampas sebuah buah spiritual dari tangan teman satu tim nya sendiri.
Karena kedua gadis dan pria muda itu ingin menguasai dan mendapatkan barang-barang berharga itu hanya untuk diri mereka sendiri.
Bahkan tanpa mengenal ampun, kedua orang itu berusaha membunuh rekan satu tim nya sendiri yang saat ini telah banyak mengalami cidera dan juga luka dalam yang sangat serius.
Yang mana luka itu mereka dapatkan akibat dari pertempuran sebelumnya yang telah mereka semua lakukan untuk bisa mendapatkan harta karun langka yang berupa Buah Persik Dewa yang telah berada ditangan mereka saat ini.
Dan untuk bisa mendapatkan dua butir buah spiritual yang sangat diminati oleh semua orang itu, karena khasiatnya yang mampu memperpanjang usia mereka hingga seratus tahun bagi siapa saja yang memakan satu buah Persik Dewa tersebut.
Ke enam orang yang ada di dalam rombongan yang berjumlah delapan orang itu, harus bersusah payah bertarung melawan seekor ular spiritual berkepala tiga tingkat 6 awal yang menjaga pohon Buah Persik Dewa yang kini berhasil mereka dapatkan dengan susah payah. Sedangkan dua orang diantaranya justu tersembunyi untuk menghindari pertempuran tersebut.
Namun rasa lelah dan juga cidera yang meteka alami itu seolah terbayar dengan hasil yang mereka dapatkan. Setelah mereka berenam berhasil mengalahkan Sang ular spiritual kepala tiga yang sangat kuat itu. Meski mereka harus menangung luka uar maupun cidera bagian dalam. Bahkan beberapa dari mereka hampir kegabisan energi spiritual mereka.
Tetap saja mereka masih diuntungkan dengan didapatkannya dua buah buah Persik Dewa yang legendaris itu dan masih ditambah dengan tiga buah inti kristal dari binatang spiritual tingkat 6 dari ular raksasa berkepala tiga itu.
__ADS_1
Selain itu daging serta racun dari ular itu juga dapat mereka manfaatkan. Bahkan sisiknya yang kuat juga memiliki harga yang lumayan jika dijual.