
Namun betapa penasaran dirinya, tetap saja Mo Fei Tian melanjutkan aksi pura-pura tidur nya itu.
Bahkan dirinya juga menekan seluruh aura kekuatannya hingga tampak seperti seorang yang benar-benar tanpa kultivasi, agar tidak diketahui oleh para penyusup itu.
“Heh... Benar saja, ternyata rumor yang selama ini beredar diluaran sana mengenai Pangeran Ketiga Kekaisaran Li ini memanglah benar. Lihatlah betapa Ia tak berwaspada sama sekali ketika kita berempat memasuki kamarnya ini.
Benar-benar sampah yang tak berguna. Pasti akan sangat memalukan bagi Kaisar Wang dari kekaisaran yang paling tersohor diseluruh Negeri di Benua Nanxuang ini ketika Ia memiliki seorang putra yang bodoh dan juga lemah dalam kultivasi seperti dirinya,” kata Sang Ketua pembunuh bayaran itu dengan nada menyindir
Bahkan dirinya merasa
sombong karena dirinya yang selama ini terkenal dengan kemampuan bela dirinya yang sangat kuat sehingga mendapatkan julukan kelompok pembunuh bayaran tengkorak hitam akibat dirinya dan seluruh anggotanya tidak pernah gagal dan terkalahkan dalam menjalankan setiap misi yang dia ambil.
Namun saat ini dirinya bahkan merasa telah dipermainkan oleh orang itu karena harus menghadapi seorang yang benar-benar lemah dan sampah seperti ini.
“Benar Bos, bahkan dirinya masih bisa tidur dengan nyenyak nya. Tapi ini akan jauh lebih memudahkan bagi kita melakukan semua perintah orang itu, sehingga kita bisa segera mendapatkan bayaran yang tinggi itu,” kata salah satu anggota nya.
“Ya kakak kedua benar. Bos, lebih baik kita lakukan saja sekarang juga, agar semuanya cepat selesai,” timpal yang lainnya.
Sedangkan Mo Fei Tian yang telah mendengar semuanya yang mereka katakan, dan juga merasakan jika ke empat orang yang mendatanginya ini semuanya berada di ranah kultivasi Jendral petarung tingkat puncak.
__ADS_1
Dan itu justru membuat senyum di bibir Mo Fei Tian menjadi semakin mengembang. Yang bahkan tidak pernah disadari oleh keempat pembunuh bayaran itu.
“Tak ku sangka akhirnya mereka memandang tinggi akan diriku yang mereka kenal dengan julukan sampah yang bodoh ini. Mungkin setelah sekian kali usahanya selalu gagal akhirnya membuat mata mereka terbuka, jika diriku ini bukanlah orang yang pantas untuk mereka remehkan. Hingga akhirnya mereka mengutus para kultivator hebat di daratan Nanxuang ini. Namun itu semua masih belum cukup untuk bisa membuat diriku ini tersingkir,” batin Mo Fei Tian.
Bahkan setelah mengetahui jika ke empat orang yang datang untuk meracuninya dan juga merampas peninggalan berharga dari mendiang ibunya dari tubuh yang ia tempati saat ini, itu tak mampu membuat Mo Fei Tian bereaksi sedikitpun.
Dirinya bahkan sengaja memancing mereka para kawanan pembunuh bayaran itu dengan benda yang mereka cari yang telah Mo Fei Tian palsukan.
Namun siapapun itu orangnya tidak akan mungkin bisa mengetahui jika lencana yang kini ditampilkan oleh Mo Fei Tian yang berada dalam gengaman tangannya itu adalah palsu.
Karena Mo Fei Tian menggunakan trik tertentu yang membuat sebuah benda menjadi menyerpai sesuatu yang dipikirkan oleh nya. Dan hasilnya itu tampak nyata dan juga sama dengan barang aslinya.
Akan tetapi semua itu tidak akan memiliki fungsi apapun yang sama seperti aslinya.
“Oohhh... Apakah itu..??!” seru salah seorang pembunuh bayaran itu.
Yang mengakibatkan ketiga rekannya terkejut dan bahkan sampai berjingkat akibat pekikan temannya tadi yang cukup keras jika untuk membangunkan seseorang yang tengah terlelap dalam tidurnya.
Namun mereka segera merasa beruntung bahwa target incaran mereka tidak terbangun akibat kecerobohan yang dilakukan salah satu dari mereka.
__ADS_1
“Adik ke tiga Apakah kau berencana untuk membangunkan Pangeran tak berguna itu dan juga memancing para pengawal kekaisaran ini agar meringkus kita semua?” tegur sang ketua pembunuh bayaran dengan menggertakan giginya.
Karena Ia benar-benar merasa Marah dan juga takut jika mereka sampai ketahuan oleh orang-orang Istana Kekaisaran, bukan hanya mereka tidak akan pernah mendapatkan bayaran mereka namun justru akan membuat nyawa mereka melayang sia-sia.
“Bukan, maafkan kan aku Kakak, akan tetapi lihatlah itu benda yang ada ditangan Pangeran bodoh itu sangat mirip dengan ciri-ciri yang disebutkan oleh orang itu kepada kita. Aku sangat yakin jika memang benda itulah yang mereka maksud dengan lencana Keluarga Xia yang mereka cari itu.” Kata pembunuh bayaran yang terpekik tadi menjelaskan kepada rekan-rekannya.
Begitu mereka mendengar apa yang baru saja dikatakan oleh rekan pembunuhya tadi mrmereka semua akhirnya memusatkan perhatian dan pandangan mereka terhadap barang yang digenggam oleh Mo Fei Tian yang pura-pura tidur itu.
“Bagus, benar-benar bagus, bahkan kita tidak perlu bersusah payah untuk mencari apa yang kita inginkan, ternyata Pangeran ketiga dari Kekaisaran Li ini bahkan sangat pengertian terhadap kita, sehingga dirinya sendiri yang bahkan dengan suka rela menunjukan keberadaan Lencana Keluarga Xia itu dengan sendirinya. Ini sangat menguntungkan bagi kita,” kata sang ketua kelompok pembunuh bayaran itu dengan parasaan puas dan juga kegembiraan yang tak terkira.
“Kau benar bos, entah kita yang sangat beruntung atau memang Pangeran ini yang sangat bodoh, sehingga ia tidak menyimpan benda yang begitu berharga dengan benar.” Kata salah satu anak buah pembunuh itu menanggapi sang ketua.
“Ya betapa sialnya wanita yang akan menjadi jodoh dari Pangeran Ketiga Wang Jin Tian ini, sudah orangnya bodoh dan juga buruk rupa, jadi aku rasa wanita itu pasti telah dikutuk jika bisa mendapatkan jodoh seperti dirinya.” Kata yang lainnya lagi, mengutarakan apa yang berada dalam benaknya menengenai penialaiannya tersebut.
Disaat para pembunuh bayaran itu merasa bahagia dan merasa diatas awan karena keberungannya, yang mendapatkan target misi seorang yang kemah dan dikenal sebagai pecundang yang tidak bisa melakukan kultivasi seperti saudara nya yang lainnya dan juga seseorang yang sangat bodoh, sehingga dia sendiri yang bahkan menyerahkan kemenangan kepada mereka berempat.
Namun yang tidak pernah mereka ketahui adalah, nyawa mereka saai ini sedang terancam yang bahkan bisa melayang kapan saja, oleh orang yang sedari tadi mereka anggap remeh dan juga pecundang.
Adapun saat ini Mo Fei Tian yang mulai tersulut emosi, akibat ia mendengar bahwa mereka membawa jodoh nya yang mereka bilang telah di kutuk.
__ADS_1
Itulah sebabnya yang membuat Mo Fei Tian yang awalnya masih ingin melihat bagaimana aksi dari mereka yang akan meracuninya dan merebut benda pusaka Keluarga nya dari pihak mendiang ibundanya itu.
Merasa jika ia harus memberikan pelajaran kepada keempat suruhan dari saudara keempatnya itu.