
Yang kemudian menarik seluruh perhatian dari semua orang yang berada disana tak terkecuali Sang Permaisuri yang baru saja menenangkan diri dari keterkejutan akibat lontaran anak panah yang hampir saja mengenainya.
Mereka semua bisa melihat jika anak panah itu memiliki simbol sebuah bintang dengan dua warna sebagian hitam dan sebagian lagi putih. Yang mana mereka semua langsung tahu identitas pemanah tersebut.
“Ada apa ini? Kenapa Anggota Black Star Mafia itu berusaha melenyapkan Permaisuri Kaisar, sedangan mereka semua juga tau jika keadaan Kekaisaran Wuxi sedang dalam keadaan yang tidak kondusif seperti ini?” tanya Panglima Xuan Yu Ming.
"Tidak, mereka tidak mengincar nyawa Permaisuri Kaisar, melainkan mengirimkan sebuah pesan pada kita semua. Lihatlah gulungan kertas yang diikatkan pada anak panah itu,” kata Pangeran Kedua Hou Juan Zi menegaskan maksud dari organisasi yang baru-baru ini mengemparkan seluruh Kekaisaran.
Kemudian Pangeran Kedua langsung mengambil dan membuka gulungan yang dikirim oleh anggota Black Star Mafia itu.
Didalamnya hanya tertulis informasi singkat, dan tidak memberikan keterangan apapun lagi.
Yang membuat Sang Pangeran Kedua menjadi sangat penasaran dan ekspresi wajahnya menunjukan rasa penasaran dan juga berpikir. Sehingga menimbulkan sebuah pertanyan bagi semua orang yang ada disana
“Ada apa dengan Anda Yang Mulia Pangeran?” tanya Panglima Xuan Yu Ming
Karena Ia benar-benar merasa jika informasi yang diberikan oleh organisasi ternama itu sangatlah tidak terduga.
Sedangkan Pangeran kedua yang mendapatkan pertanyaan dari Panglima Perang yang sangat ditakuti setelah Sang Jendral Perang Shen Guo Feng yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Mentri birokrasi Yamen itu pun hanya diam dan tidak menjawabnya.
Melainkan langsung menyerahkan pesan yang dikirim boleh anggota Black Star Mafia barusan.
Panglima Xuan Yu Ming yang mendapatkan sodoran gulungan pesan dari Sang Pangeran Kedua langsung menerimanya dan membuka surat itu.
Setelah Sang Panglima membacanya, Ia juga menunjukan ekspresi yang tidak biasa.
Namun Ia tampak sangat yakin akan informasi tersebut.
Kemudian Panglima Xuan Yu Ming memandang Sang Pangeran Kedua lagi.
Dan mendapatkan anggukan dari Sang Pangeran.
__ADS_1
Maka dengan yakin dia memerintahkan salah seorang kepercayaan nya untuk segera menjalankan tugas yang akan Ia berikan.
“Ning Han, cepat siapkan seluruh Pasukan Elang Merah dan pergi ke sebelah barat daya kaki gunung “Shang Wu” saat ini juga dan ingat hati-hatilah jangan ambil tindakan gegabah sebelum kami datang!” ucap Panglima Xuan Yu Ming itu dengan tegas.
“Baik, laksanakan Tuan,” jawab Ning Han yang kemudian bergegas pergi.
Sedangan Sang Permaisuri Xiao yang mendengar kata-kata Panglima Xuan Yu Ming mengenai lereng gunung Shang Wu sebelah barat daya, Ia bertambah ketakutan dan ingin menghentikan mereka agar semuanya tidak terbongkar oleh pasukan Elang Merah yang terkenal sangat kuat dan juga tak pernah gagal menjalankan seluruh tugasnya.
Sehingga secara refleks Sang Permaisuri Xiao berteriak kencang untuk memberikan perintah untuk menghentikan orang yang diutus oleh Kepala Birokrasi Yamen tadi.
“Tidak....kalian tidak boleh menyentuh tempat itu. Tarik kembali pasukan itu. Kalian tidak berhak untuk membawa pasukan Elang Merah kalian ketempat tersembunyi itu!” ucap Permaisuri Xiao semakin histeris.
Karena Permaisuri Xiao tau jika pasukan yang telah Putranya dan Pangeran Agung Huo Sun Yao diketahui oleh mereka semua.
Maka habislah sudar riwayat mereka. Dan dia juga tidak akan mungkin memiliki kesempatan untuk merebut tahta Kekaisaran lagi di masa depan.
Apalagi jika sampai identitas Putranya yang sesungguhnya sampai terbongkar oleh mereka maka akan semakin sulit lagi baginya untuk bebas dari kasus ini.
Jika semua nya terungkap maka dirinya sungguh tidak bisa membayangkan lagi apa hukuman yang akan mereka tanggung.
Memikirkan hal Itu adalah sesuatu yang sangat menakutkan bagi Sang Permaisuri Xiao saat ini.
Sedangkan Pangeran Kedua Hou Juan Zi dan juga Sang Panglima Xuan Yu Ming dan yang lainnya yang mendengar teriakan dari Permaisuri Kaisar itu juga merasa semakin yakin jika ada sesuatu hal besar yang disembunyikan di tempat terpencil itu.
“Ada apa Yang Mulia? Apakah ada sesuatu yang kau sembunyikan ditempat yang sangat terpencil itu? Kenapa kau menjadi pucat seperti itu setelah mendengar tempat itu disebutkan?” tanya Pangeran Kedua dengan memicingkan matanya pada Sang Permaisuri Xiao.
“Apa yang kau katakan Pangeran? Aku, aku tidak pucat dan tidak takut sama sekali,” ucap Permaisuri Xiao mengelak.
Saat Sang Permaisuri ingin mengatakan sesuatu lagi tiba-tiba terpotong eh seorang petugas penyidik dari Pengadilan Negeri Wuxi yang datang dan melapor terhadap Pangeran Kedua Huo Juan Zi.
"Kau jangan sembarang menu.....” ucapan sang permaisuri terhenti.
__ADS_1
“Lapor Yang Mulia Pangeran Kedua, kami berhasil menemukan ini di dalam lemari pakaian Yang Mulia Permaisuri Xiao,” lapor petugas itu dengan tegas pada Pangeran Huo Juan Zi.
Mendengar laporan dari bawahannya itu Pangeran Kedua kemudian mengambil sebuah kotak yang dibawa oleh petugas yang melapor tadi.
“Baiklah, terima kasih kau boleh lanjutan kembali tugasmu,” kata pangeran kedua.
kemudian pergi menghampiri Kepala Birokrasi Yamen untuk melihat apa yang berada di dalam kotak yang dibawa oleh salah satu anggota Penyidik Pengadilan Negeri Wuxi tadi.
Namun tiba-tiba ada sebuah teriakan dari Sang Permaisuri yang kini tengah mencoba melepaskan diri dari kedua Petugas Birokrasi Yamen yang menahannya.
“Lancang, beraninya kalian mengambil barang-barang ku. Cepat kembalikan kotak itu kepadaku, atau kalau tidak kalian akan menanggung akibatnya.” Teriak Permaisuri Xiao meronta, meminta kotaknya dikembalikan.
Sang Permaisuri yang melihat bahwa kotak itu adalah barang-barang yang telah dirinya sembunyikan di sudut terbawah dalam lemari pakaiannya.
Ia pun kembali memberontak dari para petugas yang memegangi tangannya dan berusaha untuk merebut kembali kotak itu.
Namun semua usahanya itu berakhir sia-sia saja, karena kekuatannya tidaklah sebanding dengan kedua petugas yang menahannya sedari tadi.
Bahkan upayanya menggunakan kekuatan elemennya juga tidak berhasil.
Entah karena apa, akan tetapi ia merasa jika seluruh kultivasi dan juga tenaganya seolah tertahan oleh sesuatu.
Karena sebenarnya mereka semua tidak tau jika hal yang dialami oleh Permaisuri Kekaisaran saat ini merupakan akibat dari racun pelumpuh kultivasi untuk sementara waktu yang Xi Lilian berikan melalui anak panah yang mengarah pada Sang Permaisuri tadi.
Yang mana Xi Lilian menggunakan sebuah segel formasi khusus untuk membawa serbuk racun yang ditujukan khusus untuk Sang Permaisuri.
Karena Xi Lilian dapat memperkirakan jika setelah rahasia mengenai pasukan militer tersembunyi yang Permaisuri Xiao dirikan bersama dengan Pangeran Agung terungkap di hadapan para Petugas Pengadilan maka Sang Permaisuri Xiao akan menggila dan menggunakan kekuatannya yang selama ini dia sembunyikan dari semua orang.
Karena sesungguhnya Sang Permaisuri menggunakan pil terlarang untuk meningkatkan tingkat Kultivasi nya secara instan ketika Ia melakukan ritual kultivasi ganda dengan pasangan nya yang tak lain adalah Sang Pangeran Agung Huo Sun Yao.
Dan saat ini tingkat kultivasi yang Ia sembunyikan dengan sangat rapat saat ini hampir menyamai ranah Sang Pangeran Kedua dan juga Jendral Perang yang telah mencapai ranah Raja Yang Tangguh level 5 dan 4. Sedangkan Sang Permaisuri Xiao berada diranah Raja Yang Tangguh level 2.
__ADS_1
Yang mana diranah tersebut sudah termasuk sangat tinggi bagi makhluk dunia fana ini.