Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Bab. 108 Penyesalan Selir Duan


__ADS_3

Karena selama ini mereka semua dapat menyaksikan betapa tulusnya dan juga kerasnya perjuangan Sang Jendral Muda itu untuk dapat meraih hati dari Sang Putri Xi Yu Nian.


Apalagi Sang Jendral Shen Guo Feng sendiri lebih meyakinkan dengan bersumpah setia bahwa dirinya hanya akan menjadikan Sang Putri kesayangan dari Kekaisaran Wexia itu Istri tercinta satu-satunya selama hidupnya, dan tak akan mengambil seorang wanita pun sebagai selir maupun gundik dihadapan seluruh Keluarga Besar Kekaisaran Wexia dan juga Keluarganya sendiri.


Sehingga pernikahan mereka juga segera berlangsung dengan sangat bahagia.


Namun mereka semua tidak tahu jika itu adalah awal dari kehidupan penuh dengan penderitaan bagi Sang Putri Xi Yu Nian yang telah menjadi Nonya Jendral Shen.


Seperti halnya yang telah diketahui oleh semua orang di seluruh kekaisaran saat ini.


Bahwa kematian dari Sang Putri dari Kekaisaran Wexia itu merupakan sebuah rencana kejahatan yang dilakukan oleh banyak pihak di Kekaisaran Wuxi ini.


Dan pada saat ini masih diselidiki lebih lanjut lagi oleh pengadilan negeri dan juga kementrian birokrasi Yamen.


Flashback off


...****************...


“Gawat, ini bagaimana aku tidak tahu jika ada hal yang mengejutkan dan kisah semacam ini dibalik sebuah kipas yang indah ini. Dan dengan bodohnya aku mengaku jika kipas ini merupakan milikku sendiri, jelas saja sedari tadi Tuan Jendral Besar tampaknya tak pernah percaya dengan bagaimana pun aku mencoba meyakinkannya dengan dalih dan alasan yang ku buat. Tak ku sangka bahwa aku sendiri yang dengan bodohnya masuk dalam jebakan Sang Jendral. Bagaimana sekarang? Apa yang harus aku lakukan? Aku yakin Jendral Shen Guo Feng pasti tidak akan melepaskan nya begitu saja,” kata Selir Duan Yu Yan dalam hatinya yang kini telah mengalami kepanikan.


Akibat kebohongan nya mengenai kipas tulang hewan itu dan mengakuinya sebagai kepunyaan nya. Yang tidak tahunya dirinya telah ketahuan sejak awal oleh Sang Jendral Shen Guo Feng yang merupakan orang yang berjuang untuk mendapatkan tulang hewan berkualitas tinggi dan merancang desain dalam pembuat kipas tersebut. Yang memang dipersembahakan secara khusus untuk Xi Yu Nian.


Selir Duan Yu Yan kini semakin takut dan berkeringat dingin, membayangkan bagaimana dirinya akan berakhir dengan menerima hukuman yang begitu berat, karena dengan 80 cambukan maka bisa dipastikan jika dirinya akan sangat mengenaskan. Dan apakah dirinya bisa bertahan hidup atau tidak yang jelas dirinya tidak akan baik-baik saja mulai saat ini.


Bahkan ketiga anaknya yang mendengarkan seluruh kisah yang telah diceritakan oleh Ayahanda mereka, kini mereka benar-benar mengerti bahwa status Sang Bunda yang selama ini melahirkan dan juga membesarkan mereka itu tidaklah berarti sama sekali dihati Sang Ayah.


Bahkan saat ini mereka juga merasa malu dan juga tidak berharap jika memiliki seorang Ibu yang memiliki status dan asal usulnya yang juga rendahan.


Terutama Shen Sie Mei yang memangkah memiliki sifat impulsif dan juga ceplas-ceplos.

__ADS_1


Sehingga tanpa rasa bersalahnya dia bahkan berseru dengan suara yang sangat keras.


“ Tak ku sangka ternyata ibu yang selama ini ku hormati hanyalah seorang pelayan rendahan yang suka mencuri. Benar-benar memalukan, aku tak mau lagi memiliki seorang ibu yang memiliki status dan asal-usul rendahan sepertinya,” teriak Shen Sie Mei layaknya orang kesurupan.


Bahkan terdengar bisikan dari para pelayan dan juga Pengawal kediaman yang mulai bergunjing, setelah mereka semua tahu dan mendengar kisah antara Sang Jendral dan juga mendiang istrinya.


Mereka semua dibuat geram akan segala tindakan kedua Selir Jendral Shen selama ini yang ternyata hanyalah seorang yang serakah dan juga tak tahu diri.


Berbeda dengan Sang adik yang memanglah tidak bisa mengendalikan perkataannya Shen Ming An jauh lebih memilih untuk diam dan secara perlahan Ia semakin menjauh dari tempat itu dan akhirnya meninggalkan halaman itu karena dia tidak ingin terlibat dengan apa yang akan terjadi dengan ibu dan juga Sang adik.


Apalagi sedari awal dirinya juga telah bertekad untuk memutuskan hubungan dengan Sang Ibunda, agar dirinya tidak kehilangan dukungan dan juga perhatian dari Sang Ayahanda.


Sehingga dia masih memiliki kesempatan untuk merebut kedudukan gegenya Shen Yu Lin di masa depan.


Namun yang tidak dirinya ketahui bahwa Shen Yu Lin yang sekarang bukanlah orang yang naif seperti sebelumnya.


Sehingga tak akan mungkin bisa semudah itu untuk bisa mengalahkan Shen Yu Lin, apalagi saat ini Shen Yu Lin bahkan memiliki para Anggota Black Star Mafia dan juga Xi Lilian yang selalu mendukung dan juga membantunya dalam setiap hal.


Berbeda dengan kedua saudara kandung nya, reaksi yang ditunjukan oleh Shen Sie Lie justru terkesan lebih dewasa dan juga tenang ketika menyikapi masalah ini.


Bahkan dirinya juga tampak sedih dan juga simpatik terhadap apa yang akan menimpa Ibundanya itu, dan itu sesuai dengan citranya selama ini yang dikenal sebagai seorang yang santun dan lemah lembut serta penyayang.


Namun jauh didalam lubuk hatinya, bahkan dia jauh lebih kejam dan sadis jika dibandingkan dengan saudarinya Shen Sie Mei yang terkenal sembrono dan juga impulsif itu.


Bahkan saat ini pun dirinya tak benar-benar peduli akan keadaan Ibundanya itu, melainkan berusaha untuk menjaga agar Sang Ibunda Selir Duan Yu Yan nya itu tetap percaya terhadap dirinya.


Karena Shen Sie Lie tahu, bahwa saat ini sang ibunda Selir nya itu masih memiliki nilai guna baginya.


Dan bahkan dirinya juga sangat yakin bila Sang Ibunda nya masih menyimpan banyak harta dan juga kartu as yang tersimpan yang kemungkinan besar akan berguna baginya di masa depan.

__ADS_1


Jadi selama dirinya belum bisa mendapatkan apa yang dimiliki oleh Sang Bunda maka Shen Sie Lie akan terus berbuat dan bertingkah selayaknya anak yang berbakti dan juga penuh pengertian terhadap orang tua yang melahirkan dan mendidiknya selama ini.


Namun apa yang telah menjadi incaran dan juga tujuannya telah tercapai maka dirinya akan memilih berputar haluan terhadap orang lain yang lebih bermanfaat bagi kehidupannya.


“Bibi, katakan pada Lie'er jika kau tak pernah mengambil barang milik ibunda Nian kan? Pasti Ibunda Nian sendiri kan yang memberikan benda pusaka itubkepada Bibi? Tolong katakan yang sebenarnya Bi? Lie'er yakin bahwa Bibi adalah orang yang baik yang selama ini Lie'er kenal selama ini kan?” teriak Shen Sie Lie yang pura-pura menangis dan tidak pernah menyangka jika Sang Ibu Selir nya telah berbuat tak bermoral seperti yang dipikirkan oleh semua orang yang berada disana.


Sehingga reaksinya yang seperti itu banyak mengundang simpati orang-orang dan memunculkan anggapan yang sesuai dengan yang diharapkannya.


Mereka semua menganggapnya sebagai seorang yang suci, lembut hati sehingga tak pernah memiliki pikiran buruk sedikitpun terhadap orang-orang terdekatnya.


Namun apapun peranan yang dimainkannya ada seseorang yang benar-benar mengetahui kemunafikan tersebut.


Dan orang itu tak lain tak bukan adalah Sang Tuan keempat Keluarga Jendral Shen. Yakni Shen Gong Fu. Paman yang selama ini selalu peduli dengan tubuh Xi Lilian.


Sedangkan Selir Duan Yu Yan yang mendengar reaksi dari putri bungsunya hatinya telah jatuh kedalam dasar jurang yang dalam sehingga telah dingin di sekujur tubuhnya.


Namun setelah dirinya mendengar tangisan pilu dan juga perhatian dari Putri Sulung nya itu didalam hatinya terasa lebih hangat dan juga terharu atas kepedulian yang Putri yang selalu Ia andalkan tersebut.


“Tuan mohon ampunilah kesalahan hamba kali ini saja Tuan, hamba tahu hamba telah bersalah dan juga tidak mematuhi Anda, Akan tetapi hamba janji tidak akan melakukan hal-hal seperti ini lagi, hamba benar-benar tahu hamba salah, tolong ampuni dan beri kesempatan bagi hamba sekali lagi Tuan,” rengek Selir Duan Yu Yan sambil menangis tersedu bersujud dihadapan sang Jendral Shen Guo Feng.


“Kau tahu, sedari awal aku telah memberikan kesempatan bagimu untuk mengakui semua kesalahanmu sendiri, namun kau tak pernah mengindahkan perkataan ku. Dan kau juga bersikeras mengatakan apa yang ingin kau katakan bahkan kau sama sekali tidak ingin mengatakan kesalahan yang telah kau perbuat dihadapan kami semua, dan saat ini kau memohon kepada diriku setelah aku memperingatkan dirimu. Maka itu tak akan pernah ada gunanya lagi!” kata Sang Jendral Shen Guo Feng dengan dingin.


“Tuan, Tuan aku mohon kali ini saja Tuan, maka mulai saat ini aku tidak akan pernah bersikap dan membuat kesalahan lagi. Tuan tolonglah demi anak-anak kita.” Ucao Selir Duan memohon.


Namun semua usahanya itu sia-sia saja karena Sang Jendral Shen Guo Feng telah melihat bagaimana perangai Selirnya itu. Dan selain itu juga Sang Jendral juga mengetahui jika Selirnya itu bukanlah orang yang dapat dipercaya.


Karena selama ini hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Yi’an dan lainnya membuktikan bahwa Sang Selir Duan Yu Yan ini bahkan bisa lebih kejam jika dibandingkan dengan Chui Xue Ruo yang saat ini telah ditangkap dan dipenjarakan.


Dan dari sana lah akhirnya Jendral Shen Guo Feng tahu apa saja yang telah dilakukan oleh Para selir dan anak-anaknya.

__ADS_1


__ADS_2