Kembali Untuk Menjemput Takdir

Kembali Untuk Menjemput Takdir
Draft


__ADS_3

Bahkan Xi Lilian merasa sangat senang, karena dia akhirnya bisa mengerjai Gege nya itu sampai berkeringat dingin seperti itu.


Yah, sebenarnya Xi Lilian tidak benar-benar marah. Hanya saja dirinya sedang sangat jenuh, sehingga timbullah niat untuk mengusili kakak laki-lakinya yang biasanya selalu serius dan juga pendiam itu.


Namun Xi Lilian juga merasa bersalah Karena dirinya telah menakuti Sang Gege hingga seperti saat ini.


Sehingga kini dirinya mulai mengubah sikapnya menjadi lebih lembut dan juga menyenangkan di hadapan Sang Gege.


"Karena Gege sudah mengerti, jadi bisakah selain mengurusi si pemilik aura dalam danau itu. Tapi Gege juga harus mendapatkan beberapa ikan yang besar dari dalam danau itu. Mereka pasti akan sangat enak jika di jadikan ikan bakar. Bagaimana menurut Gege?" tanya Xi Lilian yang kini dalam mode sangat manja.


Bahkan saat ini Xi Liliana tidak hanya bergelayut di lengan Shen Yu Lin sepeti biasanya.


Tapi saat ini Xi Lilian telah melompat di punggung Gege nya itu sambil memilin seberkas rambut yang ada di samping telinga Shen Yu Lin sambil menyenderkan kepalanya di atas bahu lebar Shen Yu Lin.


Di sana Xi Liliana pun masih sambil terus menggumamkan kata-kata yang juga membuat nafsu makan kedua orang pria yang bersamanya itu benar-benar meningkat.


"Bisakah Gege? aku ingin buat ikan bakar, sup ikan, ikan asam manis, ikan kuah rempah pedas, dan beberapa hidangan dari ikan yang lainnya." gumam Xi Lilian sambil dirinya membayangkan akan betapa enaknya makanan yang dirinya bicarakan itu.


Bahkan saat ini Shen Yu Lin dan juga Mo Fei Tian yang mendengar celotehan samar dari gadis kecil itu, kini sudah sangat bersusah payah untuk tidak meneguk ludahnya sendiri sebanyak beberapa kali.


Karena hanya dengan mendengar macam-macam nama hidangan yang disebutkan oleh Xi Lilian barusan. Sudah membuat kedua pria itu bisa membayangkan bagaimana cita rasa dan juga kelezatan yang susah untuk mereka lupakan.


Karena mereka tahu, bahwa semua makanan buatan Xi Lilian itu sangat enak, sehingga mereka tidak dapat menolak pesona setiap hidangan itu.


"Baiklah, tentu saja Gege mu ini akan mendapatkan ikan-ikan itu sebanyak yang kau mau Meimei. Emmn....tapi itu tandanya kau tidak lagi marah pada Gege mu ini kan Lian'er?" tanya Shen Yu Lin memastikan bahwa Sang adik telah benar-benar memaafkan dirinya.


"Ehem...Tidak ada.... memangnya siapa yang bilang kalau aku sedang marah pada Gege?" tanya Xi Lilian dengan ekspresi bak anak kecil yang imut dan tidak tahu apa-apa.


"Lian'er kau...." saat Shen Yu Lin ingin mengomel sudah di hentikan begitu saja oleh Xi Lilian.


"Oke, Gege kita sudah sepakat. Dan aku tahu bahwa kaulah yang terbaik. Selain itu aku juga percaya bahwa Gege akan berhasil memenangkannya dan membawakan banyak ikan yang besar-besar untuk ku. Baiklah kalau begitu Gege yang semangat ya. Dan berjuanglah, Aku dan A Tian akan segera kembali menemui mu lagi nanti," seru Xi Lilian yang tiba-tiba saja melompat turun dari punggung Shen Yu Lin dan segera berlari sambil menyeret Mo Fei Tian untuk menjauh dan meninggalkan Shen Yu Lin sendiri di pinggir Danau itu.


Sambil tertawa dengan sangat bahagianya Xi Lilian kini mulai menjauh dari sana.


"Haih, aku bahkan sudah ketakutan setengah mati kalau gadis itu akan marah. Ternyata gadis kecil itu justru mempermainkan ku. Tapi syukurlah jika dia benar-benar tidak marah. Dengan melihat senyum bahagianya itu sudah membuatku sangat puas dan juga lega. Lian'er Gege janji, Gege pasti akan selalu mempertahankan senyum bahagiamu itu agar terus ada dan menghiasi wajahmu yang sangat cantik itu, selama Gege mu ini masih bernyawa," gumam Shen Yu Lin dengan penuh keseriusan dan ketulusan.


Sedangkan Mo Fei Tian yang melihat berbagai perubahan situasi yang baru saja terjadi, dirinya juga sempat tak menyangka jika gadis kecil yang dulunya dirinya kenal sebagai gadis yang lembut dan juga tertutup.


Namun saat ini gadis itu bahkan bisa menjelma sebagai sosok gadis yang ceria, riang dan juga penuh dengan semangat.

__ADS_1


Ini benar-benar warna baru yang sangat berarti baginya. Mo Fei Tian merasa sangat puas dengan melihat kebahagiaan yang terpancar dari istri kecilnya itu.


"Lian'er, suami mu ini bersumpah bahwa aku akan menghapuskan semua sumber kesedihan mu, dan selalu melindungi senyum yang begitu indah di wajahmu yang cantik itu," batin Mo Fei Tian sambil terus memandangi wajah Xi Lilian dengan begitu intens.


Yang seolah Mo Fei Tian tidak rela untuk melewatkan sedetikpun keindahan dari senyuman gadis yang saat ini tengah lari di depannya sambil menarik tangannya dan menggenggamnya erat-erat.


Begitu melihat kedua sejoli itu telah pergi jauh dari pandanganya. Kini akhirnya Shen Yu Lin mulai memfokuskan dirinya untuk segera melakukan meditasi di pinggir Danau yang diketahui sebagai Danau Sunyi akan tetapi banyak orang yang lebih mengenalnya sebagai Danau Giok Hijau, karena warna permukaan airnya yang tampak kehijauan namun juga sangat jernih dan transparan sejauh mata memandangnya.


Namun meskipun begitu tidak ada yang tahu seberapa dalamnya danau tersebut. Karena konon katanya tidak ada seorang pun yang dapat menyelam kedalam dasar danau itu yang dapat kembali dengan selamat.


Dan banyak juga kultivator kuat dan para pendahulu mereka yang mengatakan bahwa di dalam Danau Giok Hijau ini terdapat sesosok monster air yang sangat ganas dan juga menakutkan.


Yang mana monster itu akan menyerang dan juga memakan siapa saja yang berani menginjakan kakinya di dalam danau tersebut.


Hanya saja adapun monster jenis apa yang telah menghantui semua orang di area danau itu, masih belum diketahui secara pasti. Namun mereka berasumsi bahwa monster itu sangatlah kuat dan tidak ada tandingnya.


Sehingga selama lebih dari setengah abad yang lalu, tidak ada satu orang pun yang berani mendatangi Danau ini.


Meski Danau Giok Hijau ini terlihat pemandangannya yang sangat indah dan juga suasana yang sangat sejuk dan tampak begitu sangat nyaman.


Bahkan hanya untuk berada di sekitar danau saja mereka semua tidak berani. Karena mereka semua tidak ingin mengambil resiko yang tidak bisa untuk mereka tanggung.


Namun saat ini Shen Yu Lin bahkan tidak memikirkan sedikitpun mengenai rumor yang berkembang di masyarakat mengenai Danau Giok Hijau ini.


Jadi sekalipun itu akan sangat berbahaya bagi dirinya. Shen Yu Lin tidak akan peduli sama sekali. Dirinya berani bertaruh karena dirinya juga ingin segera meningkatkan kekuatannya hingga mencapai ranah misteri atau Bahakan lebih tinggi lagi.


Agar dirinya dapat segera naik ke Alam Atas bersama seluruh keluarga besar Klan Xin. Akan tetapi alasan utama yang membuat Shen Yu Lin ingin menjadi jauh lebih kuat adalah, agar dirinya mampu berjalan beriringan dengan Meimei nya Xi Lilian. Serta dapat melindunginya dengan jauh lebih baik lagi.


Karena bagi Shen Yu Lin saat ini dan selamanya, tidak akan ada yang lebih penting selain adik kesayangannya itu.


Meskipun Shen Yu Lin tau bahwa saat ini Sang adik sudah tidak sendiri lagi. Namun dirinya tetap akan selalu berusaha sekuat yang dirinya bisa untuk melindungi Xi Lilian selayaknya seorang kakak yang baik.


Kini setelah beberapa saat Shen Yu Lin bermeditasi dan kini jiwanya mulai memasuki kawasan Danau Giok Hijau itu, yang ternyata di sana terdapat sebuah formasi penghalang. Yang mana untuk bisa memasuki atau memecahkan formasi itu. Maka Shen Yu Lin harus mampu memecahkan ilusi yang akan menelan jiwanya jika dirinya gagal untuk menyelesaikan ilusi ini.


Di sisi lain sesosok yang selama ini disebut-sebut sebagai monster penunggu Danau Giok Hijau ini oleh orang-orang. Kini sosok itu juga bisa merasakan adanya aura yang cukup kuat tengah berusaha untuk memasuki kawasan nya.


Dan sosok itu juga tahu jika saat ini jiwa Shen Yu Lin saat ini sudah berhasil memasuki formasi ilusi yang selama ini telah terpasang selama ribuan tahun lamanya.


Namun baru kali ini ada seseorang manusia dari Alam Fana yang benar-benar sanggup untuk menembus lapisan pertama dari formasi buatannya itu.

__ADS_1


Hanya saja sosok penunggu dari Danau Giok Hijau itu, saat ini masih sangat yakin bahwa Shen Yu Lin tidak akan pernah bisa lolos dari jeratan ilusi miliknya.


Yang selama ini terkenal hingga di Alam Atas, bahwa ilusi yang dibuat oleh Ras Naga Air adalah yang terkuat dari segala kekuatan ilusi yang pernah ada di seluruh dunia ini.


Bahkan seorang dari Ras Dewa sekalipun belum tentu bisa melepas dari jeratan ilusi yang mereka buat.


Jadi apalagi hanya seorang kultivator muda dari Alam fana yang begitu rendah ini. Baginya itu sama halnya dengan menyerahkan nyawa mereka dengan sendirinya dan memberikan keuntungan bagi dirinya.


Karena jika ada seseorang kultivator yang berhasil terjerat dan tidak bisa meloloskan diri dari ilusinya itu. Maka jiwa orang itu dan juga kekuatannya akan menjadi makanan baginya.


Sehingga dengan demikian kekuatannya serta kemampuan ilusinya akan semakin kuat lagi.


"Hehhehehe... Tidak ku sangka, setelah puluhan tahun lamanya kini masih ada juga seseorang yang begitu bodohnya dengan menantang kemampuan ku dan mengantarkan nyawanya sendiri sebagai makananku. Tapi tidak apa-apa, itu juga sangat bagus. Apalagi aku juga sudah sangat haus dan lapar ingin segera mencicipi jiwa jiwa manusia yang serakah itu. Selain itu juga dengan kemampuan manusia yang datang kali ini cukup lumayan untuk meningkatkan kembali tingkatan dari mutiara naga bersinar ku. Yang selama ini tidak mendapatkan sumberdaya. Dengan adanya kekuatan yang dapat diserap dari manusia yang datang kali ini maka itu akan cukup bagiku untuk segera membangkitkan lagi kekuatan tubuhku yang sejati, yang sudah sangat lama tersegel di dalam tempat yang sempit dan miskin ini," gumam roh Naga Laut yang selama ini disegel lebih dari lima ratus tahun lamanya didalam Danau Giok Hijau ini.


Sedangkan disisi Shen Yu Lin, saat ini jiwanya benar -benar dijerat dan terjebak didalam sebuah ilusi yang cukup memancing adrenalinnya.


Ya, benar-benar sangat memacu ketangkasannya. Karena saat ini jiwa Shen Yu Lin terjebak diantara banyaknya Monster Air yang ganas yang siap memangsa dirinya kapan saja.


Yang mana saat ini Shen Yu Lin tengah terkepung diantara kerumunan beberapa monster air, seperti monster gurita yang mana kekuatan utama mereka adalah memiliki cairan tinta beracun, yang dapat melumpuhkan seseorang yang kemudian akan mati secara mengenaskan tanpa perlawanan jika dirinya sampai terkena semburan tinta itu.


Selain itu juga Monster belut listrik yang mampu menyengat seseorang hingga kehilangan kesadaran atau bahkan mati pada detik itu juga jika mereka mengeluarkan serangan mereka yang sangat kuat.


Tidak hanya itu, di sana juga masih terdapat biota laut lainnya yang juga memiliki kemampuan yang tidak bisa dianggap remeh.


Meski mereka para tumbuhan dan juga hewan laut itu tidak memiliki kemampuan besar untuk membunuhnya. Namun jumlah mereka yang sangat banyak, itu juga merupakan hal yang sangat serius bagi Shen Yu Lin yang saat ini tengah terkepung.


"Ah, sial.... Mereka semua benar -benar sangat merepotkan." kesal Shen Yu Lin yang saat ini sungguh kelelahan setelah bertempur dengan mereka semua selama beberapa waktu ini.


"Huh, tidak heran jika selama ini banyak orang yang tidak berhasil menghadapi mereka semua. Terang saja kekuatan dan stamina mereka sangat unggul bahkan begitu kuat. Karena mereka semua hanyalah ilusi semata.


Namun apa boleh buat, Aku juga sudah berada di sini sekarang. Dan aku harus segera menemukan celah dan segera memecahkan ilusi ini. Jika tidak aku hanya akan kelelahan dan juga terjebak didalam ilusi ini sampai saatnya tiba jiwaku akan benar -benar lemah dan tak sanggup kembali lagi dari sini," batin Shen Yu Lin yang saat ini benar-benar memfokuskan pandangannya pada seluruh sudut tempat dimana dirinya berada saat ini.


Kini Shen Yu Lin pun kembali memfokuskan dirinya terhadap situasi sekitar bahkan tidak meninggalkan celah sedikitpun untuk mencari pusat dari ilusi ini.


Namun meskipun demikian dirinya juga masih sangat lihai dalam menghadapi para Monster Air itu yang masih dengan sigap dan juga ganas menyerang dan juga menerjang ke arah dirinya.


Bahkan tidak jarang jika Shen Yu Lin hampir saja terjerat oleh tentakel -tentakel Monster gurita yang sangat besar dan juga lihai itu.


Bahkan sudah berulang kali juga Shen Yu Lin mendapatkan sengatan dari Monster belut listrik yang sangat menyakitkan baginya.

__ADS_1


Namun meskipun begitu Shen Yu Lin masih pantang untuk menyerah. bahkan dirinya sangat bertekad untuk segera menemukan pusat kendali ilusi dan segera memecahkannya secepat mungkin.


Sedangkan di sisi yang berlawanan, Saat ini Jiwa Naga Air yang awalnya merasa sangat santai,dan senang dalam menantikan calon mangsanya itu.


__ADS_2